Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

CARA PEREMPUAN MEMANDANG: FEMALE GAZE DAN SEKSUALITAS PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF SUTRADARA PEREMPUAN NIA DINATA Marsya, Ulmi; Mayasari, Fitria
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 3, No 2 (2019): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.381 KB) | DOI: 10.24853/pk.3.2.69-79

Abstract

Penelitian  ini  akan  fokus  pada  kasus  mengenai  bagaimana  sutradara  perempuan  menampilkan ekspresi  seksualitas  dan  perempuan  yang  terepresentasi  dalam  film  karyanya.  Sering  kali seksualitas  perempuan  ditampilkan  sebagai  dosa  perempuan  dalam  film  yang  lebih  banyak dikuasi  oleh  kaum  laki-laki,  sehingga  gaze  yang  dikonstruksi  dalam  film  menempatkan perempuan hanya sebagai objek seksual, namun ekspresi seksualitas perempuan justru merusak kesucian  perempuan  itu  sendiri.  Pada  era  reformasi,  terjadi  perubahan  yang  cukup  signifikan dalam  industri  film  di  Indonesia  dengan  bermunculannya  sutradara  perempuan,  seperti  Nia Dinata  yang  sering  mengangkat  tema  pengalaman  perempuan  sebagai  tema  film  garapannya. Sehingga gaze yang terbentuk berasal dari perempuan itu sendiri atau bisa disebut dengan female gaze.  Maka  dari  itu  penelitian  ini  menggunakan  teori  konstruksi  realitas  Peter  Berger  dan Thomas  Luckman  untuk  melihat  subjektivitas  sutradara  perempun  mamahami  seksualitas perempuan,  dengan  metode  penelitian  kualitatif  dan  analisis  studi  kasus.  Sehingga  mendapat temuan bahwa female gaze yang dibangun oleh Nia Dinata film-filmnya merujuk pada beberapa isu perempuan seperti hak reproduksi,  prostitusi,  pernikahan, dan relasi  kuasa. Nia  Dinata  juga membangun  perspektif  yang  berbeda  mengenai  seksualitas  perempuan  yaitu  seksualitas eksploitatif dan seksualitas natural.   Kata Kunci: Female Gaze, Film Indonesia, Seksualitas Perempuan, Sutradara Perempuan 
PELATIHAN PEMBAWA ACARA KEGIATAN KEAGAMAAN BAGI REMAJA DAN IBU-IBU PENGAJIAN MASJID HIKMAH PEKANBARU Desliana Dwita; Jupendri Jupendri; Jayus Jayus; Fitria Mayasari Fitria Mayasari
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 1 No 1 (2017): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.669 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v1i1.36

Abstract

Masjid Hikmah yang terletak di Jalan Melati gang Hikmah Kelurahan Sukajadi,Kecamatan Sukajadi Pekanbaru merupakan salah satu masjid yang memiliki IkatanRemaja Masjid yang bernama REHIS (Remaja Masjid Hikmah dan Sekitarnya) danperkumpulan ibu-ibu pengajian dengan nama Peswajiramah (Persatuan Wanita JiranMasjid Hikmah). Remaja yang tergabung dalam REHIS biasanya menjadi pembawaacara dalam Santapan Rohani Ramadhan yang dilaksanakan sebelum sholat tarawih.Ibu-ibu di lingkungan Masjid Hikmah juga secara bergiliran menjadi pembawa acarawirid. Permasalahannya adalah bagaimana menjadi pembawa acara keagamaan yangterampil, memiliki pengetahuan agama, dan percaya diri? Untuk itu dilakukan kegiatanpengabdian kepada masyarakat yang bertujuan agar remaja Masjid Hikmah dan ibu-ibupengajian Masjid Hikmah memiliki keterampilan, pengetahuan, dan kepercayaan diriuntuk menjadi pembawa acara keagamaan. Materi yang disampaikan tentang publicspeaking, teknik menjadi pembawa acara kegiatan keagamaan, dan komunikasi dakwah.Metode yang dilakukan dengan ceramah, diskusi, tanya jawab dan praktik. Hasilkegiatan ini, remaja masjid dan ibu-ibu pengajian menjadi lebih mengerti tentangpersiapan untuk menjadi seorang pembawa acara yang terampil dan komunikatif.Dengan bertambahnya pemahaman tentang pembawa acara, maka remaja dan ibu-ibupengajian menjadi mampu dan percaya diri untuk menjadi pembawa acara dalamkegiatan keagamaan.
PENDIDIKAN LITERASI MEDIA UNTUK GURU-GURU SMK MUHAMMADIYAh 2 PEKANBARU Fitria Mayasari; Jupendri Jupendri; Jayus Jayus; Desliana Dwita
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 2 No 1 (2018): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1821.171 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v2i1.610

Abstract

The rapid development of television stations in Indonesia has influenced various aspects of people's lives such as among school students like in SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru. Various aspects influenced include social, cultural, religious, health and service quality. Social reality or the negative impact of the presence of mass media especially television does get the attention of parents and teachers. Media literacy education is one of the efforts to develop skills in selecting and watching critically the programs presented by the media. Media education or media literacy is an activity that can help people to have the competence, ability, or skill needed to not reactive in a negative sense, but proactive in understanding the messages conveyed by the media. Educators are the right audience for media literacy education. In an effort to provide understanding to school students in choosing, understanding and sorting media messages, especially television media. For that done community service activities in the form of Media Literacy Education For Teachers in SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru. The results of this activity, teachers in SMK Muhammadiyah 2 become more familiar about media literacy, and able to provide direction and understanding of the contents of the media so that learners become critical and creative. Keywords: media literacy, teachers, SMK Muhammadiyah 2
PELATIHAN KOMUNIKASI EFEKTIF MEDIA PEMBELAJARAN GOOGLE CLASSROOM BAGI GURU MAN 2 MODEL PEKANBARU Fitria Mayasari; Desliana Dwita; Jupendri Jupendri; Jayus Jayus; Nazhifah Nazhifah; Khusnul Hanafi; Nolly Medya Putra
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 1 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.03 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i1.1155

Abstract

In today's digital era, teaching staff have many choices of interactive learning media that can support the learning process. One application that can help teachers realize effective communication between students and teachers is google classroom. The Google Classroom is a mixed learning platform that is intended for every educational scope that is intended to find a way out of the difficulties in making, sharing and classifying each paperless assignment. For this reason, there is a need for knowledge and skills about how effective communication can be done through innovative learning media based on Blended Learning (Google Classroom), so that the quality of teaching can be better. Therefore, dedication activities are carried out in MAN 2 Model on "Effective Communication Training through Blended-Learning (Google Classroom) Innovative Learning Media for Teachers in MAN 2 Model Pekanbaru". The material presented included effective communication, innovative learning media based on Blended Learning, and the use of google classroom as a medium to support innovative and communicative learning
DIGITIZATION AND CULTURE (CASE STUDY ON LOCAL WISDOM-BASED CULTURE DEVELOPMENT THROUGH NEW MEDIA BY SAGANG FOUNDATION) Fitria Mayasari
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 2, No 2 (2018): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.064 KB) | DOI: 10.24853/pk.2.2.%p

Abstract

The presence of media plays a very important role  to the growth and development of a culture, one of which is local  culture.  New  media  offers  a  variety  of  advantages  compared  to  traditional  media,  such  as  users  ability  to adjust  time.  The  demasification  of  new  media  also  affects  to  the  results  and  potential  of  the  use  of  new  media. Because the flow of information that takes place becomes more personal. Existing findings dissected the key ele- ment of successful in using new media as a strategy for political communication, campaigns and social movements. However, these efforts to use successful new media are often adhered by communities or institutions in large cities with adequate infrastructure and management. Therefore, it is interesting to see and analyze the use of new media in the field of cultural development from a non-profit organization. This study uses a case study approach to look at the strategy of developing local wisdom-based culture through new  media conducted by the Sagang Foundation. Regarding the results of research and analysis, it is known that the characteristics of individuals, organizations, and the  environment  contribute  to  the  results  of  the  use  of  the  media  carried  out  by  the  Sagang  Foundation.  These characteristics successfully  enhanced to the strategic results for organization in utilizing new media.Keywords: Digitization, Cultural, New Media, Sagang Foundation
PEMANFAATAN KOMUNIKASI DALAM DUNIA DIGITAL MELALUI PELATIHAN TEKNIK FOTOGRAFI DAN VIDEOGRAFI Mayasari, Fitria; Jupendri, Jupendri; Jayus, Jayus; Salsabila, Fahmi; Nurrahmi, Nurrahmi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.22124

Abstract

Perkembangan fotografi di era sekarang ini sangat pesat dan menjadi kebutuhan penting bagi manusia. Fotografi dan videografi berperan penting dalam menunjang proses pembuatan atau produksi film. SMAN 2 Tambang merupakan salah satu Sekolah Menengah Atas yang terletak di Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau yang saat ini mereka sudah belajar mengenai dasar-dasar jurnalistik, dimana  skill atau kemampuan tentang fotografi dan videografi juga sangat dibutuhkan di dalam dunia jurnalistik. Oleh Karena itu perlu dilaksanakan pelatihan dasar teknik fotografi dan videografi bagi siswa/I di SMAN 2 Tambang sebanyak 42 orang. Adapun pelaksanaan pengabdian ini yaitu Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) dengan didampingi beberapa mahasiswa Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMRI (HIMA ILKOM UMRI).  Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memperkenalkan dan meningkatkan pengetahuan atau kemampuan fotografi dan videografi di SMAN 2 Tambang. Metode yang dilaksanakan dalam pengabdian ini adalah ceramah, sosialisasi pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Hasil dari pengabdian adalah adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan siswa/i SMAN 2 Tambang dalam penggunaan pengambilan gambar dan video yang menarik dan interaktif sebesar 85 %.