Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Program Penerapan Teknologi Tepat Guna Pemberi Pakan Ikan Pada Kolam Ikan Lele Di Pondok Pesantren Markiz Daarul Qur’an Kecamatan Lipatkain Kabupaten Kampar Provinsi Riau Ery Safrianti; Feranita; Nurhalim; Firdaus; Iswadi Hasyim Rosma; Linna Oktaviana Sari; Dian Yayan Sukma
BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1: BATOBO: Juni 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/batobo.1.1.1-11

Abstract

Budidaya ikan lele merupakan salah satu usaha di Pondok Pesantren Markiz Daarul Qur’an Kecamatan Lipat Kain, Kabupaten Kampar Kiri dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bagi santri yang ada di pondok. Kegiatan utama pengabdian masyarakat ini adalah memanfaatkan teknologi tepat guna untuk pemberian pakan ikan lele di ponpes Markiz Daarul Qur’an sehingga kegiatan pemberian pakan ikan dapat diberikan secara teratur dan otomatis. Selain mempermudah dalam pemberian pakan juga mengurangi tingkat kanibalisme ikan lele, sehingga ikan lele dapat diproduksi dalam jumlah yang sama dengan padat tebarnya. Kegiatan ini dimulai dengan melakukan survei oleh tim pengabdian dan mahasiswa Kukerta. Kedatangan tim pengabdian disambut oleh pihak pesantren dan mengantar tim untuk melakukan pengecekan ke tempat kolam budidaya ikan lele yang menjadi tempat pemasangan alat teknologi tepat guna (TTG) pemberi pakan ikan otomatis. Kondisi kolam dalam keadaan baik. Padat tebar benih ikan lele yang dibudidayakan yaitu 750 ekor, dengan jadwal pemberian pakan pada tiga waktu yaitu, jam 07.00 WIB untuk pagi hari, jam 15.00 WIB untuk sore hari dan jam 21.00 WIB untuk malam hari. Penerapan TTG pemberian pakan ikan lele di ponpes ini secara tidak langsung telah membantu  biaya operasional dan penyelenggaraan pendidikan santrinya, karena kebanyakan berasal dari golongan masyarakat kurang mampu dan anak yatim dari berbagai usia.
Pencegahan Kegagalan Produksi Ikan Bilis Asam Masyarakat Nelayan Akibat Musim Hujan Di Desa Bunsur Apit Kabupaten Siak Rahyul Amri; Noveri Lysbetti Marpaung; Edy Ervianto; Nurhalim Nurhalim
BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1: BATOBO: Juni 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/batobo.1.1.36-48

Abstract

Pengabdian kepada mayarakat ini dilaksanakan di Desa Bunsur Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak Propinsi Riau dengan khalayak sasarannya masyarakat nelayan desa tersebut. Sektor pertanian dan nelayan merupakan profesi yang sangat dominan sebagai sumber kehidupan di desa ini. Berdasarkan informasi kepala desa, desa ini terkenal sebagai penghasil ikan Bilis Asam. Berdasarkan hasil survei harga jual ikan ini di Pasar Panam Kota Pekanbaru berkisar Rp. 125 ribu per kg. Harga ini menunjukkan nilai keekonomian yang tinggi dan sangat menjanjikan bagi kehidupan masyarakat nelayan di Desa Bunsur ini. Dari informasi para nelayan, pada musim hujan semua hasil tangkapan ikan ini tidak dapat dijual bahkan dibuang begitu saja karena membusuk akhibat tidak bisa dikeringkan karena tidak ada cahaya matahari. Keadaan ini dapat diatasi dengan membuat sebuah tempat pengeringan khusus dengan teknik rekayasa cahaya lampu dalam sebuah ruangan yang dirancang sedemikian rupa. Ruangan ini akan dapat menyelamatkan gagal produksi ikan Bilis Asam masyarakat nelayan di Desa Bunsur dengan demikian kehidupan mayarakat nelayan dapat lebih stabil di setiap musim, baik musim hujan maupun musim panas. Pengeringan ikan yang akan dirancang adalah tipe pengeringan mekanis dengan rekayasa cahaya lampu. Pengeringan ikan ini akan dibuat transparan yang dikelilingi akrilik bening dan tembus cahaya. Penjemuran tembus cahaya ini bertujuan agar di musim panas masyarakat juga tetap menggunakan penjemuran ini.  Penjemuran ini akan dipasang sensor sehingga pada saat hujan atau panas pengeringan tetap berfungsi dengan baik dan otomatis. Sistem ini dirancang agar nelayan tidak perlu kuatir ikannya terkena hujan atau tidak kena panas karena sudah beroperasi secara otomatis
Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Untuk Supply Aerator pada Kolam Ikan dengan Sistem Bioflok Suwitno Suwitno1; Muhammad Nasir Harahap; Nurhalim Dani Ali; Iswadi Hasyim Rosma; Fri Murdiya; Firdaus Firdaus; Noveri Lysbetti Marpaung
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 10, No 2 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v10i2.12215

Abstract

Penelitian ini membahas perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk kolam ikan dengan sistem bioflok di Kampung Pangan Madani. Terdapat lima kolam ikan lele berkapasitas 1.000 ekor/kolam dan satu kolam ikan gurame dengan 250 ekor/kolam, yang memerlukan konsumsi energi listrik sebesar 6,6 kWh per hari. Analisis dilakukan menggunakan simulasi perangkat lunak PVSyst pada tiga topologi sistem PLTS, yakni On-grid, Off-grid, dan Hybrid. Hasil simulasi menunjukkan bahwa PLTS On-grid dengan 4 panel 250 Wp menghasilkan 1.325 kWh/tahun dan dinyatakan layak secara ekonomi dengan nilai COE Rp.1.404,00, NPV Rp.561.442 dalam 11 tahun, Shadow Price 1,01 per 1% perubahan, PI sebesar 1,49 dan DPP 11,97 tahun. Sementara itu, PLTS Off-grid dengan 10 panel 250 Wp dan 8 baterai 180 Ah menghasilkan 3.084 kWh/tahun, namun dinyatakan tidak layak dengan nilai COE Rp.2.951,84, NPV Rp.-86.075,46, PI 0,99 dan DPP 21 tahun. Pada analisa ekonomi dengan Shadow Price PLTS Off-Grid dengan NPV pada tahun ke-21 di peroleh hasil 0,94 per 1% perubahan. Adapun PLTS Hybrid dengan 5 panel 250 Wp dan 1 baterai menghasilkan 1.558 kWh/tahun dan dinyatakan layak dengan nilai COE Rp.1.799,50, NPV Rp.1.370.980 dalam 13 tahun,Shadow Price 0,99 per 1 % perubahan, PI 1,35,dan DPP 13,95 tahun. Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem PLTS On-grid dan Hybrid lebih layak diterapkan untuk memenuhi kebutuhan energi listrik kolam ikan berbasis bioflok
Optimalisasi Pencahayaan Pada Ruangan Perumahan PT Pertamina (Persero) RUII Production Dumai Menggunakan Logika Fuzzy Suwitno Suwitno; Muhammad Valdi Winanda; Nurhalim Dani Ali; Iswadi Hasyim Rosma; Romy Romy
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 9, No 3 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v9i3.10579

Abstract

Pencahayaan ruangan yang dijadikan objek penelitian adalah pencahayaan pada perumahan PT Pertamina (Persero) RU II ProductionDumai. Perumahan ini sebagian besar merupakan ruangan yang digunakan untuk keluarga. Penentuan pencahayaan ruangan pada ruangan-ruangan tersebut saat ini masih dilakukan secara objektif, belum terdapat perhitungan yang jelas dalam penentuan tingkat pecahayaannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat optimalisasi sistem pencahayaan ruangan kondisi eksisting dan melakukan upaya perbaikan untuk menuju sistem pencahayaan ruangan kondisi ideal. Upaya untuk menuju kondisi ideal tersebut adalah dengan melakukan pengukuran, perhitungan dan analisa terhadap tingkat pencahayaan, daya lampu total, biaya investasi dan biaya pemakaian listrik dengan menggunakan metoda logika fuzzy. Untuk validasi data digunakan software Matlab. Pada kondisi eksisting seluruh ruangan masih terbilang kurang baik, dengan nilai lux < 50 lux dan optimasi 60%, sehingga berdampak baik karena telah mencapai tingkat pencahayaan minimum masing-masing ruangan berdasarkan fungsi ruangan yang telah direkomendasikan sesuai dengan SNI 03-6575-2011 yaitu ruang tamu dengan lux 200 atau ruang kamar tidur 150 lux.
Analisis Kinerja Dan Implementasi Mppt Berbasis PSO Pada Sistem Panel Surya Untuk Peningkatan Efisiensi Energi Suwitno - Suwitno; Muhamad iqbal salaeh; Dian Yayan Sukma; Amir Hamzah; Iswadi Hasyim Rosma; Nurhalim Nurhalim
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 11, No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v11i1.13379

Abstract

Penggunaan panel surya sebagai sumber energi terbarukan seringkali kurang optimal akibat fluktuasi iradiasi matahari dan metode pembebanan langsung (direct coupling) yang memicu terjadinya jatuh tegangan (voltage drop). Untuk mengatasi permasalahan inefisiensi tersebut, penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem Maximum Power Point Tracking (MPPT) cerdas menggunakan algoritma Particle Swarm Optimization (PSO) yang diintegrasikan dengan rangkaian Boost Converter pada panel surya berkapasitas 100 WP. Pengambilan data dan evaluasi kinerja sistem dilakukan melalui pengujian lapangan selama tujuh hari berturut-turut yang mencakup berbagai dinamika cuaca, mulai dari kondisi mendung ekstrem hingga panas terik. Hasil pengujian memvalidasi bahwa algoritma PSO beroperasi secara lincah dan adaptif dalam memanipulasi duty cycle untuk melacak Titik Daya Maksimum (MPP). Sistem ini terbukti sangat andal terutama pada kondisi iradiasi optimal (tinggi), di mana algoritma PSO sukses mencegah fenomena jatuh tegangan yang dialami oleh sistem tanpa kendali. Dari sisi perangkat keras, purwarupa Boost Converter menunjukkan kualitas konversi yang sangat baik dengan mempertahankan efisiensi secara konsisten di atas 92% pada setiap siklus pengujian harian (puncak 93,6%). Secara keseluruhan, sistem kendali MPPT PSO berhasil menghimpun total energi sebesar 2156 Wh selama tujuh hari pengujian, melampaui sistem konvensional tanpa MPPT yang hanya memanen 1507 Wh. Hal ini membuktikan bahwa purwarupa yang dirancang sukses memberikan persentase peningkatan ketersediaan energi total yang sangat signifikan sebesar 43.06%.
Desain Dan Implementasi Inverter Satu Fasa Berbasis Teknologi Mikrokontroler Arduino Uno Suwitno Suwitno; M. Aziz; Nurhalim Dani Ali; Iswadi Hasyim Rosma; Firdaus Firdaus; Noveri Lysbetti Marpaung
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 10, No 3 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v10i3.13158

Abstract

Penelitian ini membahas desain dan implementasi inverter satu fasa berbasis mikrokontroler Arduino dengan teknik modulasi gelombang persegi. Sistem inverter dirancang untuk mengonversi sumber tegangan DC menjadi tegangan AC satu fasa dengan frekuensi 50 Hz. Arduino digunakan sebagai pembangkit sinyal kendali, sedangkan IC IR2110 berfungsi sebagai driver untuk menghubungkan sinyal logika mikro kontroler dengan piranti switching MOSFET pada rangkaian inverter. Untuk meningkatkan kualitas tegangan keluaran, diterapkan rangkaian filter kapasitor pada sisi sekunder transformator guna mereduksi komponen harmonisa yang dihasilkan oleh modulasi gelombang persegi. Pengujian dilakukan dengan variasi beban resistif berupa lampu pijar 15 W, 25 W, dan 40 W untuk mengevaluasi kestabilan tegangan dan bentuk gelombang keluaran inverter. Hasil pengujian menunjukkan bahwa setelah pemasangan kapasitor filter, bentuk gelombang keluaran inverter mendekati sinusoidal dengan tingkat distorsi yang lebih rendah. Tegangan keluaran terukur tanpa beban sebesar 219,8 V dengan frekuensi 50 Hz, sesuai dengan standar system listrik AC. Meskipun terjadi penurunan tegangan saat beban 40W 3,1% seiring peningkatan beban, inverter tetap mampu mempertahankan kinerja yang stabil tanpa distorsi gelombang yang signifikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inverter satu fasa berbasis Arduino dengan modulasi gelombang persegi dan penambahan filter kapasitor dapat digunakan secara efektif untuk aplikasi daya rendah.
Analisis Potensi Biomassa di Kecamatan Pulau Burung Menggunakan Teknologi Insenerasi Sebagai Bahan Bakar Pembangkit Listrik Tenaga Uap Suwitno Suwitno; Hendrian Syaputra; Nurhalim Nurhalim; Dian Yayan Sukma; Amir Hamzah
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 8, No 2 (2023): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v8i2.7680

Abstract

Steam Power Plant is a widely applied electrical energy generation system.  The limitation of fossil fuels has spurred us to find alternative fuels.  One alternative fuel that can be used in PLTU is biomass.  Coconut coir is a biomass that has the potential to become an alternative fuel which is abundantly available in Indragiri Hilir district, especially in the Pulau Burung sub-district.  This study aims to calculate the electrical power generated from the utilization of coconut fiber as an energy source in Steam Power Plants. The method used in this research is to process quantitative data from coconut fruit production to obtain the availability of coconut fiber, generated calorific value, steam turbine output work and generated electrical energy. The results showed that the availability of coconut fiber with an annual average value of  1,058.405 kg/hour. The heat value from burning one kilogram of coconut fiber was 16,767.2967 kJ / kg. Using calculations, two steam power plant of electrical system designs were obtained, where the output power of the first unit generator was 647,7053 kW and the output of the unit two generating system is 289,2458 kW with a total electric power generated by the PLTU of 936.9511 kW.
Pitch Blade Control Prototype Design for Vertical Axis Wind Power Plant Antonius Rajagukguk; Winggi Arafanaldy; Anhar Anhar; Nurhalim Nurhalim
Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika Vol. 8 No. 1 (2022): March
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jiteki.v8i1.23662

Abstract

One alternative energy that is easy and can be used is wind. This energy is utilized through wind turbines which have two general types, namely horizontal and vertical axis wind turbines. This wind turbine can move by utilizing the energy available in the wind to rotate the turbine. The problem with wind turbines is self-starting is difficult to achieve. This can be caused by several factors, such as slow wind speed and erratic wind direction. In addition, wind turbines also have low-efficiency values. Therefore, our contribution to this research is to design a blade controller on a vertical axis wind turbine. This blade control is designed by utilizing the pitch angle by using actuators that are applied to each blade based on the Proportional, Integral & Derivative (PID) algorithm. The PID algorithm is used to find the appropriate pitch angle value on a vertical axis wind turbine. The effect of the pitch angle on the wind turbine serves to maintain the mechanical power value by the available power in the wind. This research was conducted using a simulation method (MATLAB). In this study, it was found that this wind energy conversion simulation produces maximum mechanical power when the wind speed varies is 1723 Watt and when the wind speed is 7 m/s, mechanical power achieved is 362.595  Watt.
Penerapan Filter Pasif Single Tuned Untuk Mengurangi Distorsi Harmonik Akibat Penggunaan Multi-Variable Speed Drive Muhammad Fahmi Arif; Reyhan Exsa Kurniawan; Imam Suri Tauladan; Boy Ihsan; Nurhalim Dani Ali; Antonius Rajagukguk
Electrical Today Vol 1 No 01 (2025): Electrical Today: June 2025
Publisher : Asosiasi Material Terapan dan Teknologi (AMTT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65794/J.Electo.1.01.1-10

Abstract

Penerapan Variable Speed Drive (VSD) pada motor induksi tiga fasa sudah umum dalam industri karena kemampuannya dalam mengendalikan kecepatan motor secara fleksibel dan efisien. Namun, pemanfaatan VSD juga dapat memicu masalah kualitas daya berupa distorsi harmonik, yang mampu menurunkan efisiensi sistem dan mempercepat kerusakan peralatan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi efektivitas filter pasif single tuned dalam mereduksi harmonisa yang diakibatkan oleh VSD pada sistem tenaga listrik. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak ETAP pada sistem dengan beban 3.500 kW, terdiri dari 5 motor yang beroperasi menggunakan VSD dan satu lump load 650 kW. Tiga buah filter pasif disetting pada harmonisa orde ke-5, ke-7, dan ke-11. Hasil simulasi menunjukkan penurunan Total Harmonic Distortion (THD) dari 14,92% menjadi 1,84% dan peningkatan faktor daya dari 86,59% menjadi 98,83%. Penurunan arus dan peningkatan profil tegangan juga menunjukkan bahwa filter ini efektif dalam meningkatkan kualitas daya. Dengan demikian, penerapan filter pasif single tuned dapat menjadi solusi praktis untuk mengurangi harmonisa yang terjadi pada sistem tenaga listrik yang memiliki berbeban non-linear