Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analysis of Student's Creative Thinking Ability on Arithmetic Sequences in the Lesson Study Framework Rayinda Aseti Prafianti; Novitasari Novitasari; M Ulul Albab; Dian Novi Ambarwati
Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol. 5 No. 1 (2023): Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/voj.v5i1.700

Abstract

This research aims to determine the creative thinking ability of students in arranging and solving contextual problems on arithmetic sequence. This research is a descriptive quantitative study through a Lesson Study framework with a subject of 18 students of the Mathematics Education study program at the Islamic University of Lamongan. The instruments in this study include attitude assessment sheets used to measure student activity in participating in learning and Student Worksheets used to measure students' creative thinking ability in arranging and solving contextual problems on arithmetic sequences. The results of the analysis show that the average score of student activities during learning is 85.13% while the average score of students' creative thinking ability is 71.875% in the Enough category.
Membangun Generasi Berakhlak Sejak Dini: Konstruksi Pendidikan Karakter dalam Kitab Akhlaq Lil Banin Ahmad Fauzan; Winarto Eka wahyudi; Hayyan Ahmad Ulul Albab
Al Mudzakarah Vol. 3 No. 1 (2026): Al-Mudzakarah: Journal of Islamic Studies
Publisher : LPPM IAI PERSIS GARUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65876/jis.v3i1.199

Abstract

Pendidikan karakter anak usia dini merupakan fondasi penting dalam pendidikan kepribadian dan akhlak manusia. Fenomena degradasi moral pada anak mendorong perlunya penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi pendidikan karakter dalam Kitab Akhlaq Lil Banin karya Syekh Umar Achmad Baradja serta relevansinya terhadap pendidikan karakter anak usia dini di era modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) melalui analisis isi terhadap teks kitab dan literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kitab Akhlaq Lil Banin mengonstruksi pendidikan karakter melalui penanaman adab, sopan santun, tanggung jawab, dan kewajiban yang disajikan secara sistematis, bertahap, dan aplikatif sesuai perkembangan anak. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan kebutuhan pendidikan karakter kontemporer dan dapat diimplementasikan dalam lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia sejak dini.
Integrasi Pendidikan Formal dan Diniyah dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa: Studi Kasus di MI Al Aziz dan Madin Ula Al Aziz Lamongan Heri Sugianto; Winarto Eka Wahyudi; Hayyan Ahmad Ulul Albab
Al Mudzakarah Vol. 3 No. 1 (2026): Al-Mudzakarah: Journal of Islamic Studies
Publisher : LPPM IAI PERSIS GARUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65876/jis.v3i1.223

Abstract

Integrasi pendidikan formal dan madrasah diniyah merupakan upaya untuk memperkuat kompetensi keagamaan peserta didik melalui pembelajaran yang terpadu. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk dan model integrasi pembelajaran formal dan diniyah di MI Al Aziz dan Madin Ula Al Aziz. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pembelajaran dilaksanakan melalui integrasi struktural, kurikulum, materi, metode, waktu, evaluasi, dan output. Integrasi struktural tampak pada sinergi kelembagaan dan sumber daya guru, sedangkan integrasi kurikulum dan materi diwujudkan melalui penguatan mata pelajaran agama formal dengan kajian kitab di madrasah diniyah. Integrasi metode menggabungkan pembelajaran klasikal dengan metode pesantren seperti sorogan, hafalan, dan pembiasaan ibadah. Keseluruhan praktik tersebut membentuk Model Integrasi Holistik-Komplementer Berbasis Pesantren yang berorientasi pada penguatan kompetensi keagamaan dan kesiapan peserta didik melanjutkan pendidikan ke pesantren.
Implementasi Metode Bernyanyi untuk Menstimulasi Pemahaman Hadits Pilihan pada Anak Usia Dini Siti Sholihah; Hayyan Ahmad Ulul Albab; Fathurahman Fathurahman
JPIK – Jurnal Pendidikan Islam dan Studi Keislaman Vol. 2 No. 3 (2026): September
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi metode bernyanyi dalam pembelajaran hadits pilihan pada anak usia dini di RA Nurul Falah Sugiharjo Tuban, menganalisis pemahaman anak, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus; data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara induktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi dilaksanakan secara sistematis melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terintegrasi dalam kegiatan pembinaan pagi dan muroja'ah; pemahaman anak meningkat melalui perpaduan hafalan lafaz, penjelasan makna, dan pendekatan 3M (Main, Musik, Media); keberhasilan dipengaruhi oleh kesungguhan guru, motivasi anak, dan dukungan orang tua, sedangkan hambatan berupa kurangnya pendampingan orang tua di rumah dan variasi kondisi emosional anak. Efektivitas metode ini dijelaskan melalui dual coding theory, karena penggabungan jalur verbal (lirik) dan nonverbal (melodi dan gerak) memperkuat jejak ingatan anak sekaligus menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan sesuai karakteristik anak usia dini. Penelitian ini menegaskan bahwa metode bernyanyi merupakan strategi pedagogis yang efektif untuk menstimulasi pemahaman hadits pada anak usia dini dan merekomendasikan penguatan sinergi guru, anak, dan orang tua bagi keberlanjutan program.
Konsep Ahsani Taqwim dalam Tafsir Al-Misbah:  Studi Implikasi terhadap Teori Kecerdasan Majemuk Siti Sholihah; Hayyan Ahmad Ulul Albab; Fathurrahman Fathurrahman
JPIK – Jurnal Pendidikan Islam dan Studi Keislaman Vol. 2 No. 3 (2026): September
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep ahsani taqwim dalam Tafsir Al-Mishbah karya M. Quraish Shihab serta implikasinya terhadap teori kecerdasan majemuk Howard Gardner. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sistem pendidikan yang masih berorientasi pada aspek kognitif sehingga keberagaman potensi peserta didik belum berkembang secara optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data primer diperoleh dari Tafsir Al-Mishbah, Tafsir Al-Lubab, karya-karya M. Quraish Shihab, serta tulisan Howard Gardner mengenai teori kecerdasan majemuk. Data sekunder berasal dari kitab tafsir, buku, jurnal, dan literatur relevan. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ahsani taqwim memaknai manusia sebagai makhluk yang diciptakan dalam bentuk terbaik dengan potensi fisik, akal, spiritual, dan moral yang harus dikembangkan dan dipertahankan secara optimal. Konsep tersebut berimplikasi pada teori kecerdasan majemuk karena sama-sama memandang manusia memiliki potensi yang beragam dan unik sebagai dasar pengembangan pendidikan.