Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

E-Modul Project Based Learning Untuk Pembelajaran Fisika SMA Pada Materi Pemanasan Global Dewi Nurhasanah; Bambang Heru Iswanto; Hadi Nasbey
Lontar Physics Today Vol 2, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/lpt.v2i1.14349

Abstract

E-modul merupakan media pembelajaran digital disajikan dalam format elektronik yang dapat digunakan secara mandiri oleh siswa dengan metode pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran emodul berbasis ispring suite pada materi pemanasan global yang layak untuk dipergunakan dalam rangka meningkatkan hasil belajar fisika di tingkat SMA. E-modul berbasis Project Based Learning yang dikembangkan dilengkapi dengan beberapa aspek media seperti gambar, video, dan quiz yang langsung memproses nilai secara otomatis. metode penelitian yang diguankan yaitu metode Penelitian Pengembangan atau Research and Development (R&D). Sedangkan pengembangan media dilakukan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate). Hasil dari penelitian ini adalah e-modul berbasis Project Based Learning pada materi pemanasan global untuk peserta didik SMA kelas X. E-modul yang dihasilkan memperoleh 77% untuk uji kelayakan materi, 85% untuk uji kelayakan media, 91% untuk uji coba yang dilakukan oleh guru dan 87% untuk uji coba yang dilakukan oleh siswa. Keywords: Modul, PjBL, Pemanasan Global
E-modul berbasis Refutation Text pada Materi Suhu dan Kalor - Apriyani; Bambang Heru Iswanto; Lari Andreas Sanjaya
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Miskonsepsi atau konsepsi alternatif menjadi salah satu penyebab peserta didik tidak mencapai standarketuntasan belajar minimal. Miskonsepsi dapat diatasi dengan mengimplementasikan bahan bacaanyang menimbulkan adanya perubahan konseptual. Refutation text efektif membantu peserta didikmelakukan perubahan konseptual. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modulberbasis refutation text dalam pembelajaran fisika pada materi suhu dan kalor. Penelitian ini dilakukandengan menerapkan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model penelitian Dick andCarey yang dibatasi sampai tahap pengembangan. Hasil dari penelitian ini adalah media pembelajaranberupa e-modul berbasis refutation text yang dapat digunakan melalui laptop atau handphone, dan dapatmeremediasi miskonsepsi peserta didik pada materi suhu dan kalor. Diperlukan penelitian lebih lanjutmengenai validasi e-modul berbasis refutation text ini. Kata Kunci: e-modul, miskonsepsi, perubahan konseptual, refutation text, suhu dan kalor.
Pelatihan Pengembangan Website Pembelajaran Berbasis Weebly Untuk Guru Sagusaku IGI Delina, Mutia; Iswanto, Bambang Heru
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 1 Nomor 1, Juni 2022
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.975 KB) | DOI: 10.58797/teras.0101.04

Abstract

Abstract One of the ways to prevent transmission of the Corona Virus (COVID-19) is to optimize the use of ICT by developing a website on physics learning for SMA in ISAGU IGI. Methods in website development activities will be carried out in two sessions, and the first session is to introduce Weebly and how to create a website using Weebly. The second session is to evaluate the website that has been made. The output of this activity is that each participant can create a website using Weebly for physics learning. The results of the PPM activities are videos on YouTube, and the learning module gets IPR. It can conclude that this learning website training is helpful during Distance Learning (PJJ) activities to help students understand the subject matter. Abstrak Salah satu cara mencegah penularan Virus Corona (COVID-19), yaitu melakukan optimalisasi pemanfaatan ICT dengan mengembangkan website dalam pembelajaran fisika untuk SMA di ISAGU IGI. Metode dalam kegiatan pengembangan website akan dilaksanakan dalam dua sesi, sesi pertama adalah memperkenalkan weebly dan cara membuat website dengan menggunakan weebly, dan sesi kedua adalah mengevaluasi website yang telah dibuat. Luaran dari kegiatan ini adalah setiap peserta mampu membuat website dengan menggunakan weebly untuk pembelajaran fisika. Hasil kegiatan PPM di videokan ke youtube, dan modul pembelajaran mendapatkan HAKI. Dapat disimpulkan bahwa, pelatihan website pembelajaran ini sangat berguna selama kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk membantu siswa memahami materi pelajaran.
KARAKTERISTIK FITUR SUARA KETUKAN BUAH KELAPA BERDASARKAN DOMAIN WAKTU DAN DOMAIN FREKUENSI Oktaviani, Paulina Riska; Iswanto, Bambang Heru; Suhendar, Haris
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 12 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1201.FA02

Abstract

Abstrak Pada penelitian ini dilakukan untuk menganalisis karakteristik suara akustik hasil ketukan buah kelapa dengan tingkat kematangan pada buah kelapa yang berbeda yaitu muda, setengah tua, dan tua. Analisis suara ketukan buah kelapa dilakukan untuk menentukan apakah perbedaan respons akustik dapat membantu meningkatkan diferensiasi buah pada tingkat kematangan yang berbeda. Dalam pendekatan ini analisis suara akan dilakukan dengan mengekstraksi beberapa fitur seperti Mel Frequency Cepstral Coefficients (MFCC), Mel spectrogram, centroid, zero crossing rate (ZCR), spectral rolloff, dan contrast. Fitur yang diekstraksi kemudian direduksi dimensinya dengan teknik Principal Componen Analysis (PCA). Efektivitas pendekatan ini dievaluasi dengan menganalisis representasi fitur yang dihasilkan. Hasil percobaan menunjukkan kemampuan metode yang diusulkan dalam menangkap informasi penting yang berkaitan dengan tingkat kematangan kelapa. Kata-kata kunci: analisis suara, kematangan buah kelapa, ekstraksi fitur Abstract This research was conducted to analyze the characteristics of the acoustic sound produced by tapping coconuts with different levels of maturity on coconuts, namely young, fairly mature, and mature. The Analysis of coconut sound-tapping was conducted to determine whether differences in acoustic responses can aid in improving fruit differentiation at various maturity levels. In this approach, sound analysis is performed by extracting several features, including Mel Frequency Cepstral Coefficients (MFCC), Mel spectrogram, centroid, zero crossing rate (ZCR), spectral rolloff, and contrast. The extracted features are then subjected to dimensionality reduction using Principal Component Analysis (PCA). The effectiveness of this approach needs to be evaluated by analyzing the resulting feature representation. The experimental results demonstrate the capability of the proposed method in capturing essential information related to coconut maturity levels. Keywords: suara analysis, coconut maturity, feature extraction
DETEKSI OBJEK BAYANGAN KENDARAAN MENGGUNAKAN FASTER R-CNN Nabila, Deeva; Iswanto, Bambang Heru; Risnandar, Risnandar
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 12 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1201.FA04

Abstract

Abstrak Objek bayangan memiliki intensitas dan bentuk yang beragam, yang dapat menimbulkan masalah dalam sistem visi kendaraan otonom. Bayangan yang ditimbulkan dari pohon, bangunan, dan objek lain di sekitar jalan dapat mempengaruhi kinerja sistem pengenalan dan pelacakan target. Maka itu, diperlukan suatu model pendeteksian bayangan untuk mengetahui lokasi bayangan agar dapat digunakan pada penelitian terkat eliminasi bayangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat akurasi model dengan variasi dataset yang kami berikan dan mendefinisikan masing-masing label objek non-shadow dan shadow merupakan metode yang digunakan untuk membedakan antara bayangan dan objeknya yang mirip. Pelatihan model dilakukan dengan fine-tuning Faster R-CNN pada kerangka kerja Pytorch menggunakan arsitektur ResNet50 sebagai rancangan dasar. Implementasi model untuk dapat mendeteksi bayangan diterapkan pada video perjalanan kendaraan otonom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kelima model yang dibuat, model P5 berhasil mendeteksi bayangan dengan rata-rata akurasi F1-score sebesar 46%. Kata-kata kunci: Bayangan, Deteksi, Faster R-CNN, R-CNN, ResNet50, Pytorch Abstract Shadow objects exhibit varying intensities and shapes, which can pose problems in autonomous vehicle vision systems. Shadows generated by trees, buildings, and other objects in the vicinity of the road can impact the performance of the recognition and tracking system. Thus, a shadow detection model is necessary to determine the location of shadows, which can be employed in studies related to shadow removal. This study aims to determine the accuracy level of the model with our given diverse dataset and defining distinct labels for non-shadow and shadow objects to differentiate between shadows and similar-looking objects. The model training was performed by fine-tuning Faster R-CNN on the PyTorch framework, utilizing ResNet50 as the backbone architecture. The implemented model aimed to detect shadows in videos of autonomous vehicle. The results indicated that out of the five models developed, P5 model successfully detected shadows with an average accuracy based on F1-score is 0.46%. Keywords: Shadow, Detection, Faster R-CNN, Faster R-CNN, R-CNN, ResNet50, Pytorch
KLASIFIKASI KERUSAKAN JALAN RAYA BERBASIS CITRA UDARA MENGGUNAKAN OBJECT-BASED IMAGE-ANALYSIS (OBIA) Sukmaningsih, Rania Virda; Iswanto, Bambang Heru; Suhendar, Haris
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 12 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1201.FA05

Abstract

Abstrak Kerusakan jalan merupakan masalah serius yang dapat menyebabkan kemacetan, kecelakaan, dan risiko keselamatan. Pada makalah ini, diusulkan penggunaan citra drone untuk mengidentifikasi kerusakan jalan raya. Pendekatan pixel-to-pixel pada citra drone yang beresolusi spasial tinggi sulit dilakukan karena kerusakan jalan menyebar ke beberapa piksel. Oleh karena itu, pendekatan OBIA digunakan untuk mengklasifikasikan kerusakan jalan raya dengan memfokuskan objek sebagai kesatuan. Klasifikasi citra dilakukan menggunakan pendekatan Object-Based Image-Analysis (OBIA) dengan mengimplementasikan algoritma Simple Linear Iterative Clustering (SLIC). SLIC akan dieksplorasi dengan memvariasikan jumlah cluster untuk mendapatkan metode ekstraksi ciri yang tepat sebelum dilakukan klasifikasi menggunakan CNN. Terdapat dua objek yang dipilih untuk memvalidasi hasil klasifikasi, yaitu jalan rusak dan jalan tidak rusak. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa pendekatan OBIA mampu mengidentifikasi objek kerusakan jalan dengan optimal. Bahkan, pemilihan jumlah cluster juga mempengaruhi nilai akurasi klasifikasi. Penggunaan jumlah maksimal 300 cluster memberikan hasil akurasi klasifikasi terbaik dengan peningkatan 13,87% dibandingkan dengan 500 cluster. Kata-kata kunci: Kerusakan Jalan, OBIA, SLIC, Klasifikasi, Unmanned Aerial Vehicles (UAV) Abstract Road damage is a serious problem that can lead to congestion, accidents, and safety risks. This paper proposes the use of drone imagery for identifying road damage. The pixel-to-pixel approach on high-resolution drone imagery is challenging as road damage can span across multiple pixels. Therefore, an Object-Based Image Analysis (OBIA) approach is employed to classify road damage by focusing on objects as a whole. The classification of images is conducted using the Object-Based Image Analysis (OBIA) approach, implementing the Simple Linear Iterative Clustering (SLIC) algorithm. SLIC will be explored by varying the number of clusters to obtain appropriate feature extraction methods before performing classification using a Convolutional Neural Network (CNN). Two objects, namely damaged road and undamaged road, are selected to validate the classification results. The experimental results demonstrate that the OBIA approach can effectively identify road damage objects. Moreover, the selection of the number of clusters also influences the classification accuracy. The use of a maximum of 300 clusters yields the highest classification accuracy with a 13.87% improvement compared to 500 clusters. Keywords: Road Damage, OBIA, SLIC, Classification, Unmanned Aerial Vehicles (UAV)
EKSTRAKSI FITUR BUNYI KETUKAN BUAH KELAPA BERBASIS POWER-NORMALIZED CEPSTRAL COEFFICIENTS (PNCC) Abdillah, Muhlis Ahmad; Iswanto, Bambang Heru; Suhendar, Haris
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 12 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1201.FA06

Abstract

Abstrak Bunyi ketukan buah kelapa bervariasi bergantung pada tingkat kematangan buah kelapa. Penentuan tingkat kematangan buah kelapa secara manual memiliki beberapa kendala yang perlu diatasi. Proses ini cenderung subjektif dan rentan terhadap ketidakkonsistenan, karena tergantung pada pengalaman dan penilaian individu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memaparkan hasil eksperimen ekstraksi ciri bunyi kelapa menggunakan Power-Normalized Cepstral Coefficients (PNCC). Melalui pendekatan ini diperoleh gambaran yang lebih objektif dan komprehensif tentang perbedaan karakteristik bunyi ketukan pada tingkat kematangan yang berbeda. PNCC digunakan untuk mengekstraksi fitur bunyi ketukan buah kelapa yang muda, matang, dan tua. Data yang digunakan dalam penelitian ini diakuisisi menggunakan mikrofon dua arah yang ditempatkan pada kotak tertutup. Fitur diekstrak dengan membagi rekaman bunyi ketukan berdurasi satu detik. Fitur PNCC diekstrak dari bunyi ketukan buah kelapa dan dilakukan reduksi dimensi menggunakan Principal Component Analysis (PCA) dengan tiga jenis kernel, yaitu Linear, RBF, dan Sigmoid. Evaluasi perbedaan karakteristik bunyi dilakukan dengan menghitung Silhouette Score pada setiap kernel PCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kernel Linear, RBF, dan Sigmoid, diperoleh Silhouette Score berturut-turut sebesar 0.205446, 0.179289, dan 0.194963. Temuan ini memberikan pemahaman lebih dalam tentang perbedaan karakteristik bunyi ketukan pada tingkat kematangan buah kelapa yang berbeda dan dapat menjadi dasar untuk pengembangan metode non-invasif yang efisien dalam menentukan tingkat kematangan buah kelapa secara akurat. Kata-kata kunci: analisis bunyi, sinyal akustik, buah kelapa, PNCC, ekstraksi fitur Abstract The tapping sound of a coconut varies depending on the ripeness level of the coconut. Manually determining the ripeness level of a coconut has several obstacles that need to be overcome. This process tends to be subjective and prone to inconsistency, as it depends on individual experience and judgment. Therefore, this study aims to present the experimental results of coconut sound feature extraction using Power-Normalized Cepstral Coefficients (PNCC). Through this approach, a more objective and comprehensive picture of the differences in beat characteristics at different maturity levels is obtained. PNCC was used to extract the beat sound features of young, mature and old coconuts. The data used in this study was acquired using a two-way microphone placed in a closed box. Features were extracted by splitting a one-second recording of the tapping sound. PNCC features were extracted from the coconut tapping sound and dimension reduction was performed using Principal Component Analysis (PCA) with three types of kernels, namely Linear, RBF, and Sigmoid. Evaluation of differences in sound characteristics was carried out by calculating the Silhouette Score on each PCA kernel. The results showed that for Linear, RBF, and Sigmoid kernels, the Silhouette Score was 0.205446, 0.179289, and 0.194963, respectively. These findings provide a deeper understanding of the differences in the characteristics of tapping sounds at different maturity levels of coconut fruits and can be the basis for the development of efficient non-invasive methods to accurately determine the maturity level of coconut fruits. Keywords: sound analysis, acoustic signal, coconut fruit, PNCC, feature extraction
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK MATERI MOMENTUM DAN IMPULS BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN DILEMA-STEAM Rachman, Muhammad Aulia; Nasbey, Hadi; Iswanto, Bambang Heru
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 12 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1201.PF07

Abstract

Abstrak Menurut hasil analisis kebutuhan, peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami konsep materi Momentum dan Impuls. Persentase kebutuhan untuk mengembangkan LKPD sebanyak 87%. Peserta didik membutuhkan media pembelajaran LKPD yang interaktif dan melibatkan peserta didik dalam proses pemahaman dan pengaplikasian materi terkait. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan pendekatan model pembelajaran dilema-STEAM dalam LKPD yang dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang pengembangan LKPD Momentum dan Impuls berbasis Dilema-STEAM. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang memiliki langkah Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pada tahap Analyze dilakukan beberapa analisis kebutuhan peserta didik. Pada tahap Design, peneliti merancang kerangka LKPD berbasis model pembelajaran dilema-STEAM. Pada tahap Development dilakukan pengembangan LKPD berbasis pembelajaran Dilema-STEAM pada materi Momentum dan Impuls dengan bantuan aplikasi Canva. Pada setiap tahapnya dilakukan evaluasi sebelum lanjut ke tahap berikutnya. Produk LKPD yang sudah dikembangkan kemudian akan diujicobakan dengan uji coba terbatas. Kata-kata kunci: LKPD, Lembar Kerja Peserta Didik, Dilema-STEAM, Momentum dan Impuls. Abstract According to the result of the needs analysis, students experience difficulties in understanding the concept of Momentum and Impulse material. The percentage of the need to develop students' worksheets is 87%. They need students' worksheets that are interactive and involve students in the process of understanding and applying related material. One alternative that can be done is to apply the dilemma-STEAM learning model approach in the developed students' worksheets. This study aims to design the development of dilemma-STEAM-based Momentum and Impulse Worksheets. This study uses the research development (R&D) method with the ADDIE development model that has Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation steps. In the Analyze phase, several analyzes of students' needs are carried out. Then the researcher designed a worksheet framework based on the dilemma-STEAM learning model at the design stage. In the Development stage, the development of dilemma-STEAM learning-based worksheets is carried out by Canva's software. At each stage, evaluation is carried out before proceeding to the next step. Then the students' worksheets product will be tested by limited trials. Keywords: Students’ Worksheets, Dilemma-STEAM, Momentum and Impulse.
PENGEMBANGAN PHYSICS MOBILE LEARNING BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN MODEL CREATIVE PROBLEM SOLVING PADA MATERI TEORI KINETIK GAS Safitri, Sifa Nur; Iswanto, Bambang Heru; Budi, Agus Setyo
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 12 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1201.PF35

Abstract

Abstrak Saat ini perangkat mobile khususnya telepon cerdas android dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan minat siswa dalam belajar fisika. Pembelajaran fisika menggunakan telepon cerdas android disebut dengan physics mobile learning. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan physics mobile learning berbasis android dengan model creative problem solving pada materi teori kinetik gas yang layak digunakan sebagai media pembelajaran fisika. Physics mobile learning ini dilengkapi dengan gambar dan video yang dapat membantu siswa dalam memahami materi teori kinetik gas. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Sedangkan pengembangan media dilakukan dengan mengacu pada model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate). Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen uji kelayakan untuk ahli media dan ahli materi, serta menggunakan instrumen uji coba penggunaan produk untuk guru dan siswa. Hasil uji kelayakan terhadap physics mobile learning yang dikembangkan mendapat kriteria sangat layak secara materi dengan persentase 92% dan layak secara media dengan persentase 84% dan untuk hasil uji coba penggunaan produk mendapatkan kriteria sangat layak dengan persentase penilaian oleh guru fisika sebesar 90% dan persentase rata-rata penilaian oleh siswa sebesar 89%. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa physics mobile learning berbasis android menggunakan model creative problem solving pada materi teori kinetik gas layak digunakan sebagai media pembelajaran fisika. Kata-kata kunci: physics mobile learning, android, creative problem solving, dan teori kinetik gas. Abstract Nowadays, mobile devices, especially android smartphones, can be used as effective learning media to increase students’ interest in learning physics. Learning physics using an android smartphone is called physics mobile learning. This study aims to produce physics mobile learning based on androids with creative problem solving model on the kinetic theory of gasses that is feasible for use as a physics learning media. Physics mobile learning is equipped with illustrations and videos that can help students understand the kinetic theory of gasses. The study method used is Research and Development (R&D). Meanwhile, media development is carried out by referring to the ADDIE model (Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate). Data was collected using a feasibility test instrument for material expert and media expert, and product test instrument for teacher and students. The results of the feasibility test by material expert got very feasible with a percentage of 92% and by media expert got feasible with a percentage of 84%. The results of the product test obtained were very feasible with a percentage of 90% by teacher and average percentage of 89% by students. Based on these results, it shows that physics mobile learning based on android using creative problem solving model on the kinetic theory of gasses is feasible for use as a physics learning media. Keywords: physics mobile learning, android, creative problem solving, and the kinetic theory of gasses.
ANALYSIS OF COCONUT MATURITY LEVEL RECOGNITION USING PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA) METHOD BASED ON COCONUT KNOCKING SOUND DATA IN OPEN SPACES: ANALISIS PENGENALAN TINGKAT KEMATANGAN KELAPA MENGGUNAKAN METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA) BERDASARKAN DATA SUARA KETUKAN KELAPA DI RUANG TERBUKA Yusuf Niko Fitranto; Bambang Heru Iswanto; Haris Suhendar
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol. 13 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1301.FA09

Abstract

Coconuts delivered from farmers generally have different variations in maturity. This study aims to identify the maturity of coconut fruit based on acoustic feature analysis using the Principal Component Analysis (PCA) method. This method combines data acquisition of coconut tapping sounds with multivariate statistical analysis to acoustically recognise the type of coconut maturity. The research experiment involved 40 coconut samples and the recording of coconut knocking sound was done by knocking the coconut three times from each coconut sample using a coconut knocking device in an open space. Time and frequency domain acoustic features were extracted from the resulting audio signals. Subsequently, PCA analysis was used to reduce the dimensionality of the acoustic features and identify patterns that represent the ripeness level of the coconut. The results of PCA visualisation obtained differences in acoustic features from young and old coconut maturity levels can be identified. From the results of analysis using PCA, the first two principal components explained about 40.28% and the second principal component explained about 30.07% of the data variation. Visualisation of the data using a scree plot shows that the young coconut group is clearly separated from the old coconut group.