Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNIK

APLIKASI SISTEM RAYONISASI PENERIMAAN SISWA BARU TINGKAT SMA NEGERI DI JAKARTA BARAT DENGAN METODE BUBBLE SORT Rahma Farah Ningrum
Jurnal Teknik Vol 4, No 1 (2015): Januari-Juni 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v4i1.360

Abstract

Pendidikan wajib 12 (dua belas) tahun adalah salah satu program yang dicanangkan oleh pemerintah untuk mencerdaskan generasi muda bangsa. Untuk merealisasikan program tersebut, pemerintah tidak tanggung-tanggung untuk menggratiskan biaya pendidikan mulai dari tingkat SD hingga tingkat SMA. Namun, gratis tersebut bukan tanpa syarat. Untuk mendapatkan SDM (sumber daya manusia) yang berkualitas, pemerintah menciptakan sebuah seleksi bagi calon siswa yang ingin mendaftar di sekolah negeri pada level SMP sampai SMA. Seleksi tersebut di bagi berdasarkan wilayah atau disebut rayon.Rayonisasi adalah proses clustering atau pengelompokkan pada sistem penerimaan siswa baru negeri di sekolah menegah atas maupun sekolah menengah pertama. Prosedur rayonisasi yang berlangsung saat ini masih ditemukan berbagai kesulitan, mulai dari pendaftaran siswa baru, pengurutan nilai hingga proses pengumuman. Aplikasi rayonisasi ini dirancang menggunakan perangkat lunak macromedia dreamweaver 8, xampp, mysql dan crystal report sebagai alat bantu dalam pembuatannya dengan metode bubble sort. Studi kasus pada rayon Jakarta Barat untuk sistem penerimaan siswa baru tingkat SMA. Kata kunci : rayonisasi, sistem, penerimaan siswa baru, bubble sort.
PROTOTYPE ALAT PEMBATAS DAN PEMUTUS ARUS LISTRIK PASCABAYAR PADA RUMAH TANGGA BERBASIS SMARTPHONE Rahma Farah Ningrum
Jurnal Teknik Vol 7, No 2 (2018): Juli-Desember 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v7i2.1356

Abstract

Electricity consumption in the household sector is 37.5% of total energy consumption. In 2017 Basic Electricity Fare (BEF) has increased 4 times. To suppress the high price that must be paid every month from the use of electrical energy and to anticipate the occurrence of energy crisis required a system that can limit the use of electrical energy. Therefore, a system that can control and limit the use of electrical energy. The system uses the arduino as the control center of the model circuit component, then connected to the current-breaker application on the user's smartphone. So with this system people can control and limit the usage of electric current with ease, therefore the savings on electrical energy can be done and also is one way to anticipate the occurrence of energy crisis in the future
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN MAHASISWA PENERIMA BEASISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Rahma Farah Ningrum
Jurnal Teknik Vol 2, No 1 (2013): Januari-Juni 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v2i1.4244

Abstract

Beasiswa adalah pemberian berupa bantuan keuangan yang diberikan kepada perorangan yang bertujuan untuk digunakan demi keberlangsungan pendidikan yang ditempuh. Beasiswa dapat diberikan oleh lembaga pemerintah, perusahaan ataupun yayasan.Sebuah institusi pendidikan yang salah satunya adalah Perguruan Tinggi yang dapat memberikan beasiswa kepada para mahasiswanya. Sesuai dengan peraturan yang ada pada Perguruan Tinggi, untuk memperoleh beasiswa, maka diperlukan kriteria-kriteria untuk menentukan siapa yang akan terpilih untuk menerima beasiswa. Pembagian beasiswa dilakukan oleh pihak Perguruan Tinggi untuk membantu seseorang yang kurang mampu ataupun berprestasi selama menempuh studinya. Untuk membantu penentuan dalam menetapkan seseorang yang layak menerima beasiswa maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan.Salah satu model yang dapat digunakan untuk sistem pendukung keputusan adalah dengan menggunakan model Multiple Attribute Decision Making (MADM).dengan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode ini dipilih karena dapat menentukan nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian dilanjutkan dengan proses perankingan yang akan menyeleksi alternatif terbaik. Alternatif terbaik yang dimaksud adalah yang berhak menerima beasiswa berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Penelitian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap kriteria, dan kemudian membuat proses peringkat yang akan menentukan alternatif yang optimal adalah mahasiswa terbaik akan dipertimbangkan oleh keputusan pembuat untuk mendapatkan beasiswa.Kata kunci: Beasiswa, Multiple Attribute Decision Making (MADM), Simple Additive Weighting (SAW).
RANCANG BANGUN SIMULASI PENGENDALI LAMPU LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN DENGAN LIMA JALUR Rahma Farah Ningrum; Rosidah Rosidah; Puji Puji
Jurnal Teknik Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Teknik FT UMT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v6i1.320

Abstract

The imbalance between the rapid increase in the number of motor vehicles in urban cities in Indonesia and the available transportation infrastructure, such as the capacity of the road,  has created more congestions or traffic jams . The congestions that  mostly occur at inter-sections or crossroads can cause several problems in terms of time delays, cost, health and environment issues due to air pollution. The traffic jams can be reduced by imposing the right traffic control.. One of the solutions to optimize the traffic condition at intersections is by controlling the traffic lights. Each traffic light at an intersection needs to have different set of green and red periods based on the current traffic condition. The purpose of this paper is to simulate the traffic condition at an intersection with 5  lines. The simulation can be used to display the results of the traffic light control possibilities on each line.  Keywords : traffic light, traffic control, simulation