Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengembangan Techno Virtual Berbasis Website sebagai Media Pembelajaran Rekayasa Visual Blender 3D bagi Mahasiswa Desain Produk Banindro, Baskoro Suryo
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 5 No. 01 (2019): February 2019
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v5i01.1965

Abstract

AbstrakPenelitian terapan ini bertujuan untuk  mengembangkan model pembelajaran alih media teknologi maya (techno virtual) rekayasa visual Blender 3D bagi mahasiswa berbasis website learning. Secara operasional penelitian ini akan menilai apakah melalui techno virtual, materi bahan ajar dapat dengan mudah diterima dan membantu para mahasiswa dalam menyelesaikan tugasnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, yaitu penelitian yang mendasarkan atas pengolahan statistik, dan percobaan terkontrol dengan sampel mahasiswa desain produk. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis inferensia berdasarkan sample test. Untuk menguji tingkat kepuasan user dan baik tidaknya layanan fasilitas yang lain, maka teknik Important Performance Analysis (IPA) digunakan untuk mengukur tingkat layanan website. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website learning berbasis techno virtual dapat diterima secara kognitif dan menstimuli psikomotorik sehingga sangat membantu dan memudahkan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas rekayasa visual Blender 3D. Kata Kunci: Blender 3D, mahasiswa, techno virtual, website learning AbstractThis applied research aims to develop a learning model of virtual media technology transfer (Techno Virtual) visual engineering Blender 3D for student-based website learning. Operationally this research will assess whether the material of teaching materials can be easily accepted through virtual techno, and help students in completing their assignments. This research uses quantitative descriptive approach, that is research based on statistical processing and controlled experiment with the sample of product design student. The analytical method used is inferencing analysis based on sample test. The Important Performance Analysis (IPA) technique is used to measure the level of website services and the level of user satisfaction. The results showed that virtual technology-based learning website can be accepted cognitively and stimulate psychomotor so it is very helpful and easier for students in completing the assignments of visual engineering Blender 3D. Keywords: Blender 3D, student, techno virtual, website learning
“Fake Brands” Studi Kasus Peniruan Identitas Visual pada Consumer Products Industry Banindro, Baskoro Suryo
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 7 No. 02 (2021): August 2021
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v7i2.5048

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk membahas maraknya kasus pemalsuan merek (fake brands) identitas visual produk industri rumah tangga (consumer products). Bermacam produk barang yang dipalsukan umumnya membonceng merek (passing off) yang sudah terkenal atau laku di pasaran. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, menafsirkan, dan menguraikan data yang ada bersamaan dengan situasi yang sedang terjadi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, merupakan pendekatan penelitian yang berlandaskan fenomenologi dan paradigma konstruktivisme dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Data dikumpulkan bersumber dari pustaka buku, jurnal, dan pustaka digital yang relevan. Selanjutnya data akan dikelompokkan untuk mengetahui prinsip identik antar variabel yang diteliti menggunakan pendekatan Doktrin Persamaan Merek, dan teori Imitation Fake Brands untuk menggolongkan jenis peniruan atas produknya. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa maraknya produk dan merek tiruan (fake brands) produk consumer goods dilandasi itikad tidak baik, semata-mata untuk memperoleh keuntungan besar dengan melakukan jalan pintas numpang ketenaran identitas visual sebuah merek consumer good industry.  Kata Kunci: consumer product industry, identitas visual, merek palsu AbstractThis research objective is to discuss the growth of counterfeiting cases of legitimate brands on the visual identity of household industry products (consumer products). Various counterfeited goods generally piggyback on brands (passing off) that are already well known or sold in the market. This research is descriptive, interpreting and deciphering existing data along with the situation that is happening. This type of research is qualitative, is a research approach based on phenomenology and constructivism paradigm in developing science. The data collected is sourced from relevant book libraries, journals, and digital libraries. Furthermore, the data will group to find identical principles between variables studied using the Brand Equality Doctrine approach and the Type Fake Brands Motive theory to classify the type of imitation of its product. This study concluded that the growth of fake consumer goods products (fake brands consumer goods) based on bad faith, solely to gain significant profits by shortcutting the fame of the visual identity of an industrial product brand. Keywords: consumer product industry, fake brands, visual identity
Exploring Art and Islamic Elements of Sunan Kalijaga's Da’wa in Web-based Education Banindro, Baskoro Suryo; Mutmainah, Baridah Mutmainah; Auliya, Nahij Auliya
Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 17 No. 2 (2023): Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/nw.2023.17.2.19466

Abstract

This research aims to develop digital-based educational media highlighting Sunan Kalijaga's role as a saint and artist in Java. This study is important to discuss Sunan Kalijaga’s role in da’wa; first, Sunan Kalijaga employed a unique and effective method of da’wa or proselytizing through art, adapting to the local community's culture. Secondly, the teachings and artistic legacy of Sunan Kalijaga are still preserved and well-maintained in some parts of Western, Central, and Eastern Java. There is a shortage of studies exploring Sunan Kalijaga's role as an Islamic saint and artist through new media like a website. Data were collected by reviewing printed and digital literature, interviews, and field observations. This research adopts a descriptive approach with a literature review method and 5W1H analysis (what, who, why, when, how). This website was chosen as a platform to enable users to interact with the content, thereby increasing interest and understanding of Sunan Kalijaga's role in da’wa. Through the Likert scale usability test, this study concluded that the website design could be used as an educational media for teaching and public use.
DAYA GAGAS POSTER DALAM PERGERAKAN DAN KEBEBASAN REVOLUSI INDONESIA 1945 - 1965 Baskoro Suryo Banindro
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 21, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1048.91 KB) | DOI: 10.24821/ars.v21i1.2873

Abstract

Wacana ini bertujuan untuk merekonstruksi sejarah perjalanan poster dalam pergerakan kemerdekaan Indonesia. Adapun data diperoleh berdasarkan studi pustaka dan observasi lapangan. Data dipaparkan secara deskriptif dengan pendekatan sketsa historis dalam untaian diakronik. Diharapkan melalui wacana ini maka diharapkan dapat menambah wacana tentang media publikasi khususnya poster sejak masa revolusi hingga akhir demokrasi terpimpin era 1945 - 1965.
Co-Authors Agave Teofilus Sunarto aldrin yoel kaawoan Alvin Febrian Yusuf Anastasia Safira Sugiharto Anastasia Safira Sugiharto Anastasia Vania Seputra ANDRE PRASTYA DHARMA Ardila, Rikhana Widya Arif Agung Suwasono Asnar Zacky Auliya, Nahij Auliya Baridah Mutmainah Bernadette Dian Arini Maer Bing Bedjo Tanudjaja Bing Bedjo Tanudjaja Brian Steven Susilo Brian Steven Susilo, Brian Steven Christie, Natalia David Budi Prasetyo David Victor Hariawan Dedy Tanjaya Dominicus Fredrikson Jacob Edwin Hendrawan Elim Elim Elim Elim Erny Ferniaty Anggara Ang Fransiscus Erryanto Jasi Gracia Monica Goeifanny hami, yoko galatia Hans Arya Sinatra Irene Ria Santoso Irene Ria Santoso, Irene Ria Jayadi, Lily Meliana Jennifer Budiono Sadono Jennifer Budiono Sadono Jeremy Adrian Sutanto Joshua Kevin Pari Matulessy kaawoan, aldrin yoel Kwang, Yong Lilian Angeline Soesanto Lilian Angeline Soesanto Lily Meliana Jayadi Lintang Andamari Hananto Soenarto Marcelino Michael Madjid Mario Bonaventura Sunyoto Melissa Puspita Melissa Puspita, Melissa Michelle Hartanto Mickael Elia Bong mickael elia bong, mickael elia Mochamad Faizal Rochman Natalia Christie Niko Halimsaputra Novita Condro Dewi Novita Condro Dewi Olivia Onggo Olivia Onggo Oshi Paulina Oshi Paulina Owen Wira Prayoga Prasetyo, David Budi Reyner Valiant Sanjaya Richard Karjohardjo Richard Karjohardjo, Richard Rikhana Widya Ardilla Rima Sukmawaty Tambunan Rima Sukmawaty Tambunan Robby Gunawan Samuel Adi Nugraha Selina Siswanto Selina Siswanto, Selina Sinatra, Hans Arya Stefanie Meilisa Wijanto Stefanie Meilisa Wijanto Stefanus Santoso Sunyoto, Mario Bonaventura Tivoli Yve Gozali Tivoli Yve Gozali Yohanes Yansen Saputro yoko galatia hami Yong Kwang Yusuf Hendra Yolianto Yusuf Hendra Yulianto Yusuf Hendra Yulianto Yusuf Hendra Yulianto Yusuf Hendra Yulianto Yusuf Hendra Yulianto Yusuf Hendra Yulianto