Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control)

Colored Ball Position Tracking Method for Goalkeeper Humanoid Robot Soccer Arif Rahman; Nuryono Satya Widodo
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 11, No 1: March 2013
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v11i1.877

Abstract

The goalkeeper robot in a robot soccer game must be able to detect position of the ball and block the ball into the goal. Identifying the location of the ball using robot vision becomes very important in addition to the mechanical motion of the robot. This paper proposed method to track colored ball position for goalkeeper robot. First, image is captured with web camera and then color filtering based on HSL color model performed on each image frame in the video. After that, images from filtering process are detected its blob by labeling nearest connected components. The largest blob in image represents the ball. The next step is detection of ball position using 9-Cells coordinate. Ball position coordinate is updated in some period of time and then sends to robot controller to conduct the robot's movements appropriately. Experiment results show that system is able to detect the ball and its position in 9-Cells coordinate which can be used by goalkeeper robot soccer controller to block the ball.
KARAKTERISTIK SISTEM KENDALI ON-OFF SUHU CAIRAN BERBASIS MIKROKONTROLER AT90S8535 Muchlas Muchlas; Nuryono Satya Widodo; Wisnu Wulur
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 3, No 2: August 2005
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v3i2.1227

Abstract

Penggunaan mikrokontroler sebagai bagian dari suatu sistem pengendalian dan pengukuran merupakan suatu alternatif yang menarik untuk dikembangkan. Dengan semakin tersedianya mikrokontroler yang memiliki berbagai fasilitas seperti saluran ADC dan sarana komunikasi yang menyatu dalam satu chip tunggal dengan prosesor utamanya, maka peluang merancang sendiri peralatan pengendalian dan pengukuran untuk berbagai eksperimen menjadi sangat terbuka. Tujuan penelitian adalah merancang dan menguji alat pengendali suhu cairan dengan menggunakan mikrokontroler AT90S8535.Pada penelitian ini dirancang suatu  alat pengendali suhu cairan yang bisa dipertahankan nilainya sesuai dengan nilai yang diinginkan. Perancangan sistem kendali suhu cairan yang dibuat meliputi dua bagian utama yaitu bagian perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras meliputi mikrokontroler AT90S8535 sebagai pusat kendali, relai solid state (SSR) dan relai  mekanik sebagai komponen penyaklaran, 2 tombol tekan sebagai pengatur set-point suhu, serta pemanas dan pendingin yang berisi cairan sebagai plant yang dikendalikan. Pengambilan data dilakukan dengan cara pertama, mengambil data hasil perbandingan suhu yang terukur oleh alat kendali dengan termometer analog dimana alat kendali diperlakukan sebagai termometer digital. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan karakteristik pembacaan/pengukuran suhu dari alat kendali. Kedua, pengambilan data dilakukan dengan membandingkan masukan set-point suhu dengan kendali on-off terhadap perubahan waktu. Hal ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik pengendalian dari alat kendali. Hasil yang didapatkan adalah  alat ini bisa mengendalikan dan mengukur suhu berkisar 27°C – 99°C dengan delta pengendalian terkecil sebesar 1°C. Dengan adanya tampilan digital pada LCD (Liqud Crystal Display) dan pengukuran suhu dalam satuan derajat Celcius dan Fahrenheit, maka alat ini dapat pula dimanfaatkan sebagai termometer digital.
Vision Based Self Localization for Humanoid Robot Soccer Nuryono Satya Widodo; Arif Rahman
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 10, No 4: December 2012
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v10i4.851

Abstract

Vision based robot soccer localization system, aiming to create a robot soccer localization system. The implementation of this idea is motivated by the need of the localization system for the robot soccer to play the ball effectively and efficiently. The expected result of this research is to develop the localization system for the robot soccer based on camera vision. Thus the developed robot will be able to play football better. It is because of the localization system that can make the robot able to behave more precisely on certain condition and location. For example, the robot should be able to find the ball in its own area or in the opponent’s. Research conducted on several major parts, consisting: image capture, processing image information and directions to the information about the location of the robot at the time. The experimental results indicate that the localization system in this research work has the ability to perform an approximation of the robot location with respect to the goal.
PENERAPAN MULTI-MIKROKONTROLER PADA MODEL ROBOT MOBIL BERBASIS LOGIKA FUZI Nuryono Satya Widodo
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 7, No 3: December 2009
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v7i3.597

Abstract

This paper proposed a fuzzy logic based mobile robot as implemented in a multimicrocontroller system. Fuzzy logic controller was developed based on a behavior based approach. The Controller inputs were obtained from seven sonar sensor and three tactile switches. Behavior based approach was implemented in different level priority of behaviors. The behaviors were: obstacle avoidance, wall following and escaping as the emergency behavior. The results show that robot was able to navigate autonomously and avoid the entire obstacle.
MOBIL ROBOT ANTI MENABRAK BERBASIS MIKROKONTROLER 68HC11 Nuryono Satya Widodo; Balza Achmad; Darmawan Sutanto
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 3, No 1: April 2005
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v3i1.1218

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah pertama, merancang prototip mobil robot anti menabrak, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kedua, menentukan kesalahan perjalanan mobil robot anti menabrak dalam menghindari dinding khusus atau dinding yang memenuhi kriteria tertentu. Subjek penelitian ini adalah mobil robot anti menabrak berbasis mikrokontroler 68HC11. Transdusernya adalah sensor inframerah dengan fototransistor menggunakan penguat operasional LM 324. Bagian-bagian yang dirancang adalah untai penguat instrumen  sebagai penguat tegangan, rangkaian penguatan sensor inframerah, badan (body) mobil, tombol pemilih dan program untuk mengatur kerja rangkaian. Alat yang diperlukan untuk mengumpulkan data  adalah perangkat mobil yang telah jadi dengan sensor inframerah sebagai transduser, penggaris untuk mengukur jarak respon mobil  mulai membelok, berbagai macam bentuk benda penghalang yang dibuat dari karton dengan warna yang berbeda. Data diperoleh dengan melihat perbedaan jarak pada saat mobil mulai membelok ketika didepan mobil diberi benda penghalang yang bermacam-macam bentuk dan warna berbeda, juga respon sensor inframerah pada mobil robot terhadap penghalang dengan sudut yang berbeda-beda. Hasil penelitian menunjukkan, telah dapat dirancang mobil robot anti menabrak berbasis mikrokontroler  68HC11, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya, dengan sensor inframerah sebagai pendeteksi dinding penghalang. Mobil robot dapat menghindari penghalang dengan baik pada posisi sudut 35 terhadap  penghalang dengan  0% kegagalan, mulai menunjukkan kesalahan pada sudut 30  terhadap penghalang dengan 10% kegagalan dan mulai gagal 100% pada sudut 20terhadap penghalang. Bentuk penghalang yang paling sensitif dideteksi oleh sensor inframerah adalah bentuk balok dan segitiga sama sisi, sedangkan yang paling tidak sensitif adalah bentuk tabung dan prisma sama sisi. Warna penghalang yang paling sensitif dideteksi oleh sensor inframerah adalah warna perak, kemudian diikuti warna putih dan hitam.
SISTEM PENGAMAN PINTU ELEKTRONIS MENGGUNAKAN BARCODE PASSWORD DAN PIN PASSWORD BERBASIS MIKROKONTROLER 68HC11 Muchlas Muchlas; Nuryono Satya Widodo; Haris Ramdan
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 3, No 2: August 2005
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v3i2.1225

Abstract

Proses buka tutup dan sistem keamanan pintu pada awalnya dilakukan secara manual, namun dengan meningkatnya tindakan kriminalitas dibutuhkan sistem pengaman pintu yang baik dan pintu dapat bekerja secara otomatis dengan mempertimbangkan aspek pembiayaan agar tetap murah. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pengaman pintu elektronis menggunakan dua jenis pengaman yaitu barcode password dan PIN password berbasis mikrokontroler 68HC11.Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen di laboratorium yang dimulai dengan merancang perangkat keraas yang meliputi rangkaian sistem EVBU mikrokontroler 68HC11, catu daya, barcode reader, keypad 3x4, LCD 20x2 karakter, dan driver motor stepper. Sistem pengaman pintu elektronis ini mempunyai 2 password yaitu barcode dan kombinasi PIN, sedangkan proses buka dan tutup pintu diimplementasikan oleh putaran motor stepper. Selanjutnya merancang peragkat lunak sebagai pengendali sistem keamanan pintu elektronis yang meliputi perancangan program komunikasi serial antara borcode reader dengan Serial Peripheral Interface dari mikrokontroler 68HC11, program penampilan karakter oleh LCD sebagai penampil layanan menu, program keypad untuk pemasukan kombinasi PIN dan program untuk memutarkan motor stepper. Pengujian dilakukan secara eksperimen yang meliputi frekuensi barcode reader pada saat melakukan scanning, respon barcode reader terhadap media kertas yang berbeda, jarak scanning barcode, kemiringan scanning barcode, dan pemasukan kombinasi PIN.Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem pintu elektronis menggunakan dua jenis pengaman yaitu barcode password dan kombinasi PIN berbasis mikrokontroler 68HC11 telah dapat dirancang dan bekerja dengan baik. Barcode reader membaca barcode dengan cara scanning dari kiri ke kanan (0º) atau dari kanan ke kiri (180º), dengan kemiringan maksimum 45º. Media cetak barcode menggunakan kertas yang berbeda tidak memberikan pengaruh yang signifikan, yang terpenting adalah media cetak barcode tersebut dapat memantulkan sinar yang dipancarkan oleh barcode reader dengan jarak maksimum scanning barcode 2 cm.