Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Physio Journal

PENGARUH QUADRICEP SETTING EXERCISE DENGAN PENAMBAHAN KINESIO TAPING TERHADAP PENURUNAN NYERI DAN PENINGKATAN MMT PADA OSTEOATRITIS GENU LANSIA Destina Anggun Melania; Dea Linia Romadhoni
Physio Journal Vol. 3 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/phyjou.v3i2.968

Abstract

Latar belakang: Kondisi akibat adanya osteoatritis genu mengakibatkan adanya gangguan gerak dan fungsi dengan tingkatan derajat gangguannya dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain: adanya nyeri dan penurunan kekuatan otot. Quadricep setting exercise dengan penambahan Kinesio taping dapat dilakukan untuk meminimalisasi problematika pada osteoatritis. Tujuan: Mengetahui pengaruh quadricep setting exercise dengan penambhan Kinesio taping terhadap penurunan nyeri dan peningkatan MMT pada osteoatritis genu lansia. Metode: jenis penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, eksperimen semu Quasy Experimental Pre-Post Test With Control Group Design dengan sampel 40 subjek yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 20 kelompok eksperimen dan 20 kelompok kontrol. Instrument penelitian menggunakan kuesioner, wawancara, dan pengukuran nyeri dengan VAS dan kekuatan otot dengan MMT. Intervensi Quadricep setting exercise dan Kinesio taping dilakukan 3x seminggu dalam 3 minggu. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan terdapat pengaruh pada kedua kelompok antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi, pada kelompok eksperimen nilai VAS (p=0.014) dan nilai MMT (p=0.008), sedangkan pada kelompok kontrol nilai VAS (p=0.025) dan nilai MMT (p=0,046). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pada masing masing kelompok dan ada perbedaan pengaruh pada kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol.
PENGARUH MC KENZIE CERVICAL EXERCISE TERHADAP NECK PAIN AKIBAT FORWARD HEAD POSTURE DI MASA PANDEMI COVID 19 PADA PEKERJA KANTOR Revalina Elviani, Faiziah; Romadhoni, Dea Linia
Physio Journal Vol. 4 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/phy.jou.v4i2.1012

Abstract

Latar belakang: Neck pain merupakan spasme atau ketegangan otot pada area leher yang menyebabkan keterbatasan pergerakan leher jadi fungsional leher akan terhambat. Mc kenzie Cervical Exercise merupakan latihan untuk mengurangi rasa nyeri pada leher juga dapat meningkatkan fleksibilitas otot leher, dapat membantu dalam peningkatan range of motion yang terbatas, pengurangan spasme pada otot. Tujuan: Mengetahui tentang pengaruh mc kenzie cervical exercise terhadap neck pain akibat  forward head posture di masa pandemi covid 19 pada pekerja kantor. Metode: Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan one group pre and post test dengan jumlah sampel 25 responden. Instrumen penelitian menggunakan Numeric Rating Scale. Intervensi Mc Kenzie Cervical Exercise dilakukan sebanyak 3 kali selama 3 minggu. Analisis data menggunakan uji pengaruh Marginal Homogenity. Hasil: Marginal Homogenity test berdasarkan pengukuran nyeri menggunakan NRS terhadap neck pain pada pekerja kantor sebelum dan sesudah perlakuan, menunjukkan hasil signifikansi p=0,001 yang berarti (p<0.05). Kesimpulan: Ada pengaruh Mc Kenzie Cervical Exercise terhadap Neck Pain akibat Forward Head Posture di masa pandemi covid 19 pada pekerja kantor.
PENGARUH MYOFASCIAL RELEASE DAN POSTURAL AWARENESS TERHADAP PENURUNAN NYERI LEHER AKIBAT FORWARD HEAD POSTURE PADA REMAJA Amrullah, Muhammad Hanif; Romadhoni, Dea Linia; Ramadhani, Alinda Nur
Physio Journal Vol. 5 No. 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/phy.jou.v5i2.1618

Abstract

Latar belakang: Forward Head Posture adalah posisi kepala condong ke depan melebihi bahu dimana posisi kepala normal adalah berada sejajar dengan bahu. Posisi Forward Head Posture menyebabkan terjadinya nyeri leher dan dapat menyebabkan penurunan konsentrasi belajar pada pelajar usia remaja. Myofascial release bertujuan untuk meregangkan fascia, mengurangi perlengketan jaringan dan mengurangi nyeri leher sedangkan latihan postural awareness bertujuan untuk memperbaiki postur yang buruk akibat Forward head posture dan mengurangi nyeri pada leher. Tujuan: Mengetahui pengaruh Myofascial release dan postural awareness terhadap penurunan nyeri leher akibat forward head posture pada remaja. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, eksperimental pre-post test dengan jumlah subjek 27. Instrument penelitian menggunakan kuesioner, wawancara, dan pengukuran nyeri NRS. Intervensi Myofascial release dan postural awareness dilakukan 2x seminggu dalam 4 minggu. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh pada subjek setelah diberikan intervensi dengan nilai NRS (p=0,046). Kesimpulan: myofascial release dan postural awareness berpengaruh terhadap penurunan nyeri leher pada remaja dengan forward head posture.
PENGARUH PEMBERIAN NERVE AND TENDON GLIDING EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN FUNGSIONAL HAND-WRIST PADA PENJAHIT DENGAN RISIKO CARPAL TUNNEL SYNDROME Ramadani, Dina Ayum; Mirawati, Dita; Romadhoni, Dea Linia; Mutnawasitoh, Asita Rohmah
Physio Journal Vol. 5 No. 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/phy.jou.v5i2.1621

Abstract

Latar Belakang: Carpal Tunnel Syndrome (CTS) memiliki keterkaitan erat dengan pekerjaan terutama pekerjaan yang membutuhkan tenaga manual, gerakan tangan berulang, getaran yang ditransmisi oleh tangan, dan gerakan menekuk/memutar pergelangan tangan. Fisioterapi dapat membantu perawatan CTS dengan berbagai modalitas seperti nerve and tendon gliding exercise. Nerve and tendon gliding exercise dapat menstimulasi penyembuhan jaringan lunak serta meningkatkan vaskularisasi saraf medianus di terowongan karpal dan merupakan intervensi berbasis mekanis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nerve and tendon gliding exercise terhadap peningkatan fungsional hand-wrist pada pekerja dengan risiko CTS. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis quasi experimental menggunakan rancangan one group pre-test dan post-test. Total 26 subjek penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengukuran fungsional tangan dengan kuesioner Boston Carpal Tunnel Questionnaire (BCTQ). Intervensi nerve and tendon gliding exercise dilakukan 3 kali seminggu selama 3 minggu. Hasil: Uji pengaruh dengan uji Wilcoxon p=0.001 (p <0.05) menunjukkan bahwa nerve and tendon gliding exercise dapat meningkatkan kemampuan fungsional. hand-wrist. Kesimpulan: Terdapat pengaruh nerve and tendon gliding exercise terhadap peningkatan fungsional hand-wrist pada penjahit dengan risiko CTS.