Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penguatan Kompetensi Prompting dalam Penggunaan ChatGPT untuk Menulis Akademik bagi Mahasiswa FKIP Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Arif Husein Lubis; Risa Triarisanti; Velayeti Nurfitriana Ansas; Ashanti Widyana; Ani Susanti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i2.2590

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertolak dari masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam menulis dan menerbitkan tulisan akademis mereka khususnya dalam mengembangkan gagasan penelitian yang sistematis dan orisinal. Dalam era digital saat ini, teknologi memiliki peranan penting dalam membantu penelitian mahasiswa; salah satunya melalui teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Namun, tanpa pemahaman yang tepat tentang cara memanfaatkannya, mahasiswa dapat terjebak dalam penggunaan AI yang kurang optimal, seperti ketergantungan tanpa memahami proses berpikir kritis yang dibutuhkan dalam penelitian. Oleh karena itu, pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan kepada mahasiswa tingkat sarjana di lingkungan Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta dalam penggunaan teknologi AI untuk menunjang proses penyiapan karya tulis ilmiah mereka. Tim PkM berbasis kepakaran bidang ilmu ini telah menerapkan desain pembelajaran bauran. Pembelajaran daring ditujukan untuk memberikan materi penguatan, sedangkan, pembelajaran luring ditujukan untuk diskusi lanjutan serta potensi luaran yang dihasilkan. Sebanyak 30 mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UAD Yogyakarta diundang untuk berpartisipasi dalam kegiatan PkM ini. Secara umum, hasil penguatan tersebut menunjukkan kesesuaian antara materi yang disampaikan dan karakteristik audiens yang mana mereka telah memiliki pengetahuan dasar terkait penggunaan AI dalam konteks pendidikan tinggi. Selain itu, mereka berpendapat bahwa pelatihan tersebut berdampak terhadap peningkatan pengetahuan mereka terkait strategi perumusan prompt yang dapat menghasilkan respon lebih akurat dan berterima. Pengabdian ini diharapkan dapat berkontribusi bagi pendidikan dan pemberdayaan mahasiswa dalam menunjang proses penulisan karya tulis ilmiahnya.
Digital literacy research trends and collaborations in EFL classrooms: A bibliometric analysis of language learning transformation Farhaini Uswah; Bambang Widi Pratolo; Ani Susanti
Englisia: Journal of Language, Education, and Humanities Vol. 13 No. 2 (2026): Englisia: Journal of Language, Education, and Humanities
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid advancement of digital literacy has catalyzed the transformation of technology-based English as a Foreign Language (EFL) instruction. Nevertheless, comprehensive mappings of research trends, thematic focal points, and current scholarly collaborations remain insufficiently integrated. Moreover, the scarcity of empirical research has often compelled teachers and learners to develop technological innovations independently. This study seeks to delineate the trajectory of digital literacy research within technology-based EFL learning, focusing on prevailing themes, patterns of research collaboration, and projected directions. Employing a qualitative bibliometric approach, this study analyzes 55 documents indexed in Scopus over the past five years, with data visualization conducted using RStudio. The findings reveal a pronounced emphasis on cognitive enhancement, the predominance of Mobile-Assisted Language Learning (MALL) and self-directed learning as the most highly cited concepts, the emergence of two principal thematic clusters—digital literacy with learning autonomy, and digital literacy with Computer-Assisted Language Learning (CALL)—as well as a robust regional collaboration network within Southeast Asia. These results confirm that digital literacy, EFL, and CALL constitute the core thematic foundations of technology-mediated language learning. Concurrently, the findings underscore the necessity for further research employing mixed-methods designs to develop a more holistic understanding of how to foster sustainable innovation in EFL learning grounded in digital literacy.