Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Eco-Printing untuk Menciptakan Produk ToteBag yang Layak Dipasarkan di Desa Terbah, Kulon Progo Triyanto Triyanto; Nur Kholifah; Haniah Nur Istanti; Resi Sepsilia Elvera; Zahada Rahma Devi; Vaisa Ayu Ningrum; Fitria Oktariani; Nayla Faza Ramadhani; Dewinda Octaviera Rizqi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i2.8990

Abstract

Potensi ibu PKK di Desa Terbah, Kulon Progo, yang terlibat dalam bisnis sampingan seperti ToteBags, masih belum dimanfaatkan sepenuhnya dan memerlukan kreativitas untuk meningkatkan nilai pasar mereka. Salah satu pendekatan alternatif adalah penerapan motif Eco-printing pada produk ToteBags. Tujuan dari kegiatan pelayanan masyarakat ini adalah untuk meningkatkan potensi ibu PKK dengan memberikan bimbingan tentang pemahaman Eco-printing dan aplikasinya dalam produksi ToteBags. Pelatihan tersebut dilakukan pada bulan Oktober 2023, melibatkan 25 peserta, terdiri dari 15 ibu PKK dan 10 anggota organisasi pemuda. Kegiatan ini terstruktur mengikuti kerangka Plan-Organize-Act-Check (POAC). Keberhasilan kegiatan bimbingan ini terbukti dari evaluasi para ahli, peningkatan pemahaman di antara peserta, dan penilaian terhadap barang-barang yang diproduksi. Tahap-tahap penting dalam proses Eco-printing untuk produksi ToteBags disorot, dengan menekankan pentingnya setiap langkah. Kontribusi dari kegiatan pelayanan masyarakat ini dimaksudkan untuk memperkuat pemberdayaan berkelanjutan di kalangan ibu PKK, memastikan pertumbuhan dan partisipasi mereka dalam usaha ekonomi yang berkelanjutan
Edukasi dan pelatihan teknologi pemipihan eceng gondok untuk meningkatkan kualitas produk kerajinan di Maeswara Keranjang Basket, Kulonprogo-Yogyakarta Nur Kholifah; Triyanto Triyanto; Muhammad Nurtanto; Aris Eko Wibowo; Danang Satya; Shculastica Brilian Milen Febriawan; Fitri Oktariani; Resi Sepsilia Elvera; Zaenab Syahrbanu Mulachela; Farid Mutohhari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27739

Abstract

AbstrakProgram pengabdian masyarakat ini berfokus pada edukasi dan pelatihan bagi pengrajin eceng gondok di Maeswara Keranjang Basket, Kulonprogo-Yogyakarta, dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan kualitas produk. Fokus utama kegiatan adalah pengembangan dan penggunaan teknologi pemipihan, yang sebelumnya terbatas pada proses manual. Program ini berlangsung selama empat bulan, dari April hingga Juli 2024, melibatkan seluruh pekerja termasuk pemilik usaha. Kegiatan utama meliputi diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion), perancangan dan pembuatan alat pemipihan, serta sesi pelatihan langsung yang diikuti dengan evaluasi kinerja. Sasaran program adalah lima orang, termasuk pengrajin dan administrator. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan operasional dan produktivitas. Selain itu, kemampuan pekerja dalam merawat dan mengoperasikan teknologi baru secara aman juga meningkat. Inisiatif ini berhasil meningkatkan daya saing produk Maeswara di pasar. Kata Kunci: eichhornia crassipes; teknologi pemipihan; produksi kerajinan; edukasi dan pelatihan; maeswara. AbstractThe community service program focused on educating and training water hyacinth artisans at Maeswara Keranjang Basket, Kulonprogo-Yogyakarta, with the aim of increasing productivity and product quality. The primary focus of the activities was on the development and use of a flattening tool technology, which had previously been limited to manual processes. The program was conducted over four months, from April to July 2024, involving all workers, including the owner. The main activities included Focus Group Discussions, the design and fabrication of the flattening tool, as well as hands-on training sessions followed by performance evaluation. The target audience consisted of five individuals, including artisans and administrators. The training results demonstrated significant improvements in operational capabilities and productivity. Additionally, the workers’ ability to maintain and safely operate the new technology was enhanced. This initiative successfully increased the competitiveness of Maeswara's products in the market. Keywords: eichhornia crassipes; flattening technology; craft production; education and training; maeswara.
Bibliometric Analysis of Consumer Behavior in Sustainable Fashion: Trends, Insights, and Future Direction Aiyya Nadira Fairuz Zahra; Nur Kholifah
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIM-ID) Vol. 5 No. 04 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisplin Indonesia (JIM-ID), April 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Consumers are becoming increasingly aware of the environmental and social impacts of their purchasing choices, prompting in-depth research into consumer behavior in sustainable fashion. This study analyzes research trends in consumer behavior in sustainable fashion using bibliometric methods to identify key topics, patterns of researcher collaboration, and future research directions. Using a PRISMA-based systematic literature review methodology, data from 514 publications (2015-2025) were downloaded from Scopus and analyzed in RStudio using the Bibliometrix package to visualize citation networks, author collaborations, and keyword trends. Results revealed three dominant topics: “Sustainability” (192 publications), “Sustainable Fashion” (112 publications), and “Consumption Behavior” (109 publications), with an annual growth rate of 27.91%. International collaboration reached 26.26%, with significant contributions from leading universities such as Yonsei University and Sapienza Università di Roma, as well as institutions from the United States, Italy, and China. In conclusion, although understanding of consumer behavior in sustainable fashion has grown rapidly, future research should prioritize circular economy models, the influence of social media, consumer willingness to pay, and the adoption of sustainable consumption patterns in developing countries to drive the fashion industry's transition towards global sustainability.
Peningkatan Ekonomi Kreatif Desa Pacarejo Gunungkidul Melalui Pelatihan Teknik Ecoprint Laila Nurul Himmah; Chytra Mahanani; Nur Kholifah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1536

Abstract

Peningkatan ekonomi kreatif di Desa Pacarejo, Gunungkidul, menjadi fokus dalam upaya pemberdayaan masyarakat lokal. Salah satu strategi yang diterapkan adalah melalui pelatihan teknik ecoprint, sebuah metode cetak kain ramah lingkungan yang memanfaatkan bahan-bahan alami. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kreativitas ibu-ibu PKK Desa Pacarejo Gunungkidul dalam menghasilkan produk tekstil unik yang memiliki nilai jual tinggi serta membuka peluang home industry meningkatkan kesejahteraan keluarga. Metode kegiatan pelatihan ini melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses pelatihan dan produksi ecoprint. Pelatihan teknik ecoprint melalui beberapa tahapan, yaitu: scouring (pencucian kain), mordanting (perendaman kain pada larutan mordan dan larutan pewarna alami), penyusunan daun di atas kain, pemukulan atau pounding, dan fiksasi (pengeringan). Kerajinan teknik Ecoprint memanfaatkan dedaunan, bunga, batang, atau bagian tumbuhan lain yang mengandung pigmen warna merupakan wujud dari memanfaatkan lingkungan sekitar pekarangan rumah. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknik ecoprint dan memperoleh pendapatan yang lebih baik. Pelatihan ini juga bermanfaat melestarikan lingkungan dan semangat kewirausahaan di kalangan masyarakat Desa Pacarejo, sehingga memperkuat kemandirian dan keberlanjutan ekonomi desa.
Readiness of fashion education and training institutions management in facing the industrial revolution 4.0 and society 5.0 Miftahul Annisah Nurfitria; Widihastuti Widihastuti; Nur Kholifah; Sayidatul Maslahah
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 11 No. 3 (2021)
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpv.v11i3.44094

Abstract

This study aims to determine how the management of education and fashion training institutions is prepared to face the industrial revolution 4.0 and society 5.0. This research is a case study research by examining field conditions. The data collection method is triangulation with observation, interviews, and documentation. The data of this study were obtained from the head of the institution, instructors, and course students. Technique triangulation and source triangulation were carried out to check the validity of the data. The research was conducted at the Yogyakarta Career Busana course and training institute. The research results based on the principles of POAC (planning, organizing, actuating, controlling) include the condition of the institution's management such as the institution's program curriculum, institutional management, strategy, program implementation, and control strategies and techniques in management. The results show that a strategy is needed to increase the readiness of educational institutions and fashion training for industrial revolution 4.0 and society 5.0. The development strategy can be seen from several aspects of the management function, namely planning, organizing, activating, and controlling. Institutions that have good readiness for the industrial revolution 4.0 and society 5.0 have aspects of management functions that are by the development, needs, and conditions of the industrial revolution 4.0 and society 5.0.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SMK DALAM PEMBELAJARAN DAN PENILAIAN BERBASIS KASUS MELALUI PELATIHAN DAN EVALUASI Widihastuti Widihastuti; Emy Budiastuti; Sri Wening; Nur Kholifah; Sudji Munadi; Putu Diah Ari Kusumadewi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.32299

Abstract

Abstrak: Pelaksanaan pembelajaran berbasis kasus belum banyak diterapkan di lingkungan SMK, padahal pendekatan ini efektif dalam membangun keterampilan berpikir kritis dan kontekstual siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konseptual, keterampilan perencanaan, dan motivasi guru dalam menerapkan pembelajaran dan penilaian berbasis case-method. Metode pelaksanaan mencakup pelatihan, workshop, dan pendampingan yang melibatkan 16 guru SMK. Evaluasi dilakukan menggunakan Model Kirkpatrick pada tiga level: reaksi, pembelajaran, dan perilaku. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman dari 67,8 menjadi 83,1 (naik 15,3 poin atau 22,6%), serta 75% peserta berhasil menerapkan RPP berbasis kasus di kelas. Temuan ini menunjukkan keberhasilan pelatihan dalam menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik. Kegiatan ini merekomendasikan pendampingan lintas mata pelajaran serta studi lanjutan tentang dampak penerapan metode ini terhadap hasil belajar siswa.Abstract: The case-based learning approach has not been widely implemented in vocational high schools (SMK), despite its effectiveness in fostering students' critical and contextual thinking skills. This community engagement program aimed to enhance teachers' conceptual understanding, instructional planning skills, and motivation to implement case-method-based teaching and assessment. The program involved training sessions, workshops, and mentoring activities with 16 teachers. Evaluation was conducted using the Kirkpatrick Model at three levels: reaction, learning, and behavior. The results indicated an increase in the average comprehension score from 67.8 to 83.1 (a gain of 15.3 points or 22.6%), and 75% of the participants successfully implemented case-based lesson plans in their classrooms. These findings demonstrate the effectiveness of the training program in bridging the gap between theoretical understanding and practical implementation. The activity recommends follow-up mentoring across subject areas and further applied research on the impact of case-method implementation on student learning outcomes.