Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Eco-Printing untuk Menciptakan Produk ToteBag yang Layak Dipasarkan di Desa Terbah, Kulon Progo Triyanto Triyanto; Nur Kholifah; Haniah Nur Istanti; Resi Sepsilia Elvera; Zahada Rahma Devi; Vaisa Ayu Ningrum; Fitria Oktariani; Nayla Faza Ramadhani; Dewinda Octaviera Rizqi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i2.8990

Abstract

Potensi ibu PKK di Desa Terbah, Kulon Progo, yang terlibat dalam bisnis sampingan seperti ToteBags, masih belum dimanfaatkan sepenuhnya dan memerlukan kreativitas untuk meningkatkan nilai pasar mereka. Salah satu pendekatan alternatif adalah penerapan motif Eco-printing pada produk ToteBags. Tujuan dari kegiatan pelayanan masyarakat ini adalah untuk meningkatkan potensi ibu PKK dengan memberikan bimbingan tentang pemahaman Eco-printing dan aplikasinya dalam produksi ToteBags. Pelatihan tersebut dilakukan pada bulan Oktober 2023, melibatkan 25 peserta, terdiri dari 15 ibu PKK dan 10 anggota organisasi pemuda. Kegiatan ini terstruktur mengikuti kerangka Plan-Organize-Act-Check (POAC). Keberhasilan kegiatan bimbingan ini terbukti dari evaluasi para ahli, peningkatan pemahaman di antara peserta, dan penilaian terhadap barang-barang yang diproduksi. Tahap-tahap penting dalam proses Eco-printing untuk produksi ToteBags disorot, dengan menekankan pentingnya setiap langkah. Kontribusi dari kegiatan pelayanan masyarakat ini dimaksudkan untuk memperkuat pemberdayaan berkelanjutan di kalangan ibu PKK, memastikan pertumbuhan dan partisipasi mereka dalam usaha ekonomi yang berkelanjutan
Edukasi dan pelatihan teknologi pemipihan eceng gondok untuk meningkatkan kualitas produk kerajinan di Maeswara Keranjang Basket, Kulonprogo-Yogyakarta Nur Kholifah; Triyanto Triyanto; Muhammad Nurtanto; Aris Eko Wibowo; Danang Satya; Shculastica Brilian Milen Febriawan; Fitri Oktariani; Resi Sepsilia Elvera; Zaenab Syahrbanu Mulachela; Farid Mutohhari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27739

Abstract

AbstrakProgram pengabdian masyarakat ini berfokus pada edukasi dan pelatihan bagi pengrajin eceng gondok di Maeswara Keranjang Basket, Kulonprogo-Yogyakarta, dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan kualitas produk. Fokus utama kegiatan adalah pengembangan dan penggunaan teknologi pemipihan, yang sebelumnya terbatas pada proses manual. Program ini berlangsung selama empat bulan, dari April hingga Juli 2024, melibatkan seluruh pekerja termasuk pemilik usaha. Kegiatan utama meliputi diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion), perancangan dan pembuatan alat pemipihan, serta sesi pelatihan langsung yang diikuti dengan evaluasi kinerja. Sasaran program adalah lima orang, termasuk pengrajin dan administrator. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan operasional dan produktivitas. Selain itu, kemampuan pekerja dalam merawat dan mengoperasikan teknologi baru secara aman juga meningkat. Inisiatif ini berhasil meningkatkan daya saing produk Maeswara di pasar. Kata Kunci: eichhornia crassipes; teknologi pemipihan; produksi kerajinan; edukasi dan pelatihan; maeswara. AbstractThe community service program focused on educating and training water hyacinth artisans at Maeswara Keranjang Basket, Kulonprogo-Yogyakarta, with the aim of increasing productivity and product quality. The primary focus of the activities was on the development and use of a flattening tool technology, which had previously been limited to manual processes. The program was conducted over four months, from April to July 2024, involving all workers, including the owner. The main activities included Focus Group Discussions, the design and fabrication of the flattening tool, as well as hands-on training sessions followed by performance evaluation. The target audience consisted of five individuals, including artisans and administrators. The training results demonstrated significant improvements in operational capabilities and productivity. Additionally, the workers’ ability to maintain and safely operate the new technology was enhanced. This initiative successfully increased the competitiveness of Maeswara's products in the market. Keywords: eichhornia crassipes; flattening technology; craft production; education and training; maeswara.
Bibliometric Analysis of Consumer Behavior in Sustainable Fashion: Trends, Insights, and Future Direction Aiyya Nadira Fairuz Zahra; Nur Kholifah
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIM-ID) Vol. 5 No. 04 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisplin Indonesia (JIM-ID), April 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Consumers are becoming increasingly aware of the environmental and social impacts of their purchasing choices, prompting in-depth research into consumer behavior in sustainable fashion. This study analyzes research trends in consumer behavior in sustainable fashion using bibliometric methods to identify key topics, patterns of researcher collaboration, and future research directions. Using a PRISMA-based systematic literature review methodology, data from 514 publications (2015-2025) were downloaded from Scopus and analyzed in RStudio using the Bibliometrix package to visualize citation networks, author collaborations, and keyword trends. Results revealed three dominant topics: “Sustainability” (192 publications), “Sustainable Fashion” (112 publications), and “Consumption Behavior” (109 publications), with an annual growth rate of 27.91%. International collaboration reached 26.26%, with significant contributions from leading universities such as Yonsei University and Sapienza Università di Roma, as well as institutions from the United States, Italy, and China. In conclusion, although understanding of consumer behavior in sustainable fashion has grown rapidly, future research should prioritize circular economy models, the influence of social media, consumer willingness to pay, and the adoption of sustainable consumption patterns in developing countries to drive the fashion industry's transition towards global sustainability.