Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IMPLEMENTASI TEKNOLOGI PEMANENAN AIR HUJAN UNTUK MENDUKUNG PROGRAM SANITASI SEKOLAH Puji Utomo; Annisa Mu’awanah Sukmawati; Algazt Aryad Masagala
Journal of Community Empowerment Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v3i2.27913

Abstract

ABSTRAK                                                                            Akses terhadap air bersih layak merupakan salah satu aspek penting dalam program sanitasi sekolah. SD Negeri Kalidadap merupakan salah satu sekolah yang masih mengalami kendala terhadap akses air bersih layak, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Implementasi teknologi pemanen air hujan digunakan sebagai alternatif solusi karena potensi curah hujan yang terdistribusi sepanjang tahun di wilayah tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menerapkan teknologi pemanen air hujan sebagai alternatif penyediaan air bersih di SD Negeri Kalidadap khususnya untuk kebutuhan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dalam 3 tahapan, yaitu: tahap persiapan alat dan bahan serta diskusi dengan kepala sekolah, tahap implementasi program melalui sosialisasi dan pemasangan alat, serta monitoring dan evaluasi. Sasaran dari program ini adalah warga sekolah di SD Negeri Kalidadap yang terdiri dari 8 guru, 5 tenaga kependidikan, dan 151 siswa. Melalui kegiatan pengabdian ini, alat pemanenan air hujan telah berhasil diimplementasikan di SD Negeri Kalidadap sebagai alternatif solusi penyediaan air bersih. Kegiatan pengabdian ini juga telah berhasil meningkatkan pemahaman konsep dan pengetahuan cara kerja teknologi bagi warga mencapai 76 – 88%. Selain itu, hasil analisis efektivitas alat menunjukkan bahwa air hujan yang tertampung diestimasikan mencapai 1.944 liter/minggu dan diproyeksikan memenuhi kebutuhan cuci tangan selama 33 hari. Mitra sangat mendukung adanya program lanjutan untuk mengimplementasikan teknologi tepat guna lainnya dalam meningkatkan akses air bersih di SD Negeri Kalidadap. Kata kunci: Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS); pemanenan air hujan; sanitasi sekolah. ABSTRACTAccess to clean water is an essential aspect of the school sanitation program. SD Negeri Kalidadap is one of the schools that still experiences obstacles in accessing clean water in terms of quality and quantity. Implementing rainwater harvesting technology is an alternative solution due to the potential for rainfall distributed throughout the year in the area. This activity aims to apply rainwater harvesting technology as an alternative to providing clean water at SD Negeri Kalidadap, especially for the needs of Washing Hands with Soap (CTPS). Community service activities were carried out in 3 stages: the preparation stage for tools and materials and discussions with the principal, the program implementation stage through socialization and installation of tools, and monitoring and evaluation. The target of this program is the school community at SD Negeri Kalidadap consisting of 8 teachers, 5 educational staffs, and 151 students. Through this community service activity, rainwater harvesting tools have been successfully implemented at SD Negeri Kalidadap as an alternative solution to providing clean water. This community service activity has also increased the understanding of how technology works for residents by 76 - 88%. In addition, the results of the tool effectiveness analysis showed that the collected rainwater was estimated to reach 1,944 liters/week and was projected to meet hand washing needs for 33 days. Partners strongly support the program's continuation in implementing other appropriate technologies to increase access to clean water at SD Negeri Kalidadap. Keywords: hand washing behavior with soap (CTPS); rainwater harvesting; school sanitation
Pemberdayaan Komunitas Lansia dalam Budidaya Ikan Air Tawar Menggunakan Sistem Akuaponik di Kampung Ledhok Timoho Mohammad Manshur Mustofa; Puji Utomo; Muhammad Lutfi Ardiansyah; Septianang; Fitrah Handayani; Tengku Zafira Maharani; Annisa Mu’awanah Sukmawati
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/capj8889

Abstract

Kampung Ledhok Timoho terletak di bantaran Sungai Gajah Wong yang dominasi penduduknya bekerja sebagai anak jalanan, pemulung, dan pengamen dari luar Kota Yogyakarta. Kondisi ini menimbulkan masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan. Namun, kampung ini memiliki potensi air sungai dan lahan kosong di area bantaran sungai yang belum termanfaatkan optimal. Tujuan kegiatan pengabdian untuk mengoptimalkan potensi sumber daya air Sungai Gajah Wong di Kampung Ledhok Timoho melalui budidaya ikan tawar dengan sistem akuaponik. Mitra sasaran pemberdayaan adalah komunitas lansia sejumlah 20 orang anggota aktif. Tahapan pelaksanaan dimulai dari persiapan, meliputi: pemetaan ketersediaan lahan, perancangan desain kolam, dan penyiapan bahan. Tahapan selanjutnya adalah sosialisasi kegiatan, implementasi pembuatan kolam, dan manajemen operasional. Tahap terakhir, merupakan strategi keberlanjutan melalui pembentukan struktur kepengurusan dan monitoring secara berkala. Penerapan sistem pertanian akuaponik menunjukkan hasil yang positif, dimana 90% anggota komunitas lansia telah memahami dan menggunakan sistem ini. Ini menunjukkan tingginya tingkat pengetahuan dan keterampilan yang berhasil ditransfer kepada mereka. Kegiatan ini memiliki potensi pengembangan usaha lain yang dapat dimunculkan termasuk diversifikasi produk dan wisata edukasi. Hasil lain yang secara langsung dirasakan oleh masyarakat mitra adalah peningkatan hasil produksi, potensi ekonomi dari hasil penjualan, dan peningkatan kerja sama dalam kelompok lansia di Kampung Ledhok Timoho.
TINGKAT AKURASI EMPERICAL AREA REDUCTION METHOD (EARM) UNTUK MEMPREDIKSI KURVA H-V DI WADUK MRICA Puji Utomo; Nanda Melyadi Putri; Ajeng Yandhika Fitriana
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 11 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v11i1.387

Abstract

Abstrak Sedimentasi waduk merupakan permasalahan yang sangat penting dalam kegiatan operasi dan pemeliharaan waduk. Perkembangan sedimentasi waduk dapat dilihat dari hubungan antara kapasitas tampungan dan elevasi atau sering disebut kurva H-V. Kurva ini dapat dibuat dengan melakukan pengukuran echosounding secara periodik. Namun, dalam beberapa kasus banyak waduk tidak melakukan ini karena pertimbangan biaya, oleh karena itu, perlu digunakan pendekatan model seperti Emperical Area Reduction Method (EARM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat akurasi model distribusi sedimen EARM agar dapat digunakan untuk memprediksi kurva H-V.Lokasi penelitian inidi Waduk Mrica yang berada di Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara.Tahapan analisis meliputi menganalisis kondisi sedimentasi waduk, menganalisis prediksi kurva H-V dengan model EARM, dan mengevaluasi kesesuaian model untuk mengetahui tingkat akurasi berdasarkan nilai korelasi (R) dan Relative Mean Error (RME).Waduk Mrica mengalami tingkat sedimentasi yang sangat tinggi dengan laju sedimentasi waduk rerata sebesar 3,951 juta m3/tahun. Laju sedimentasi berangsur mengalami penurunan akibat mulai adanya pengelolaan sedimentasi di Waduk Mrica. Pendekatan dengan model Emperical Area Reduction Method (EARM) untuk memprediksi kurva H-V sangat ideal digunakan di Waduk Mrica. Hasil evaluasi dari prediksi model terlihat nilai korelasi mendekati kondisi ideal (R2 = 1) dan nilai RME hanya bekisar antara 0 - 11%, artinya prediksi kurva H-V dengan model EARM menunjukkan korelasi yang sangat kuat dengan data lapangan dari pengukuran echosounding. Kata kunci: Distribusi Sedimen, Empirical Area Reduction Method (EARM), Kurva H-V, Sedimentasi Waduk, Waduk Mrica  Abstract Reservoir sedimentation is a very important issue in reservoir operation and maintenance activities. The development of reservoir sedimentation can be seen from the relationship between the reservoir capacity and elevation or often is called H-V curve. This curve can be made with periodic echosounding measurements. However, in some cases many reservoirs dont perform due to cost considerations,therefore, it requires a modeling approach such asEmperical Area Reduction Method (EARM). This study aims to determine the level of accuracy of EARM sediment distribution model so that it can be used to predict the H-V curve. The location of this research was in Mrica Reservoir, Bawang District, Banjarnegara Regency. The stages of analysisinclude: analyzing the sedimentation conditions ofreservoir, analyzing the H-V curve prediction withEARM model, and evaluating the suitability of the model to determine the level of accuracy based on the correlation value (R) and Relative Mean Error (RME). As results, Mrica Reservoir experienced a very high sedimentation rate with an average reservoir sedimentation rate of 3,951 million m3/year. The sedimentation rate has gradually decreased due tosedimentation management in the Mrica Reservoir. The Emperical Area Reduction Method (EARM) approach to predict the H-V curve is ideal for used inMrica Reservoir. The evaluation results ofprediction model show that correlation value approach ideal conditions (R2 = 1) and RME value is only in the range of 0 - 11%, It meaning thatH-V curve prediction with the EARM model shows a very strong correlation with field data from echosounding measurements. Keywords: Sediment Distribution, Empirical Area Reduction Method (EARM), H-V Curve, ReservoirSedimentation, Mrica Reservoir.