Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Keperawatan

Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Stres pada Ibu Hamil dalam Menghadapi Persalinan Velga Yazia; Ulfa Suryani
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.263 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.851

Abstract

Kehamilan dapat menimbulkan suatu krisis maturitas yang dapat menyebabkan stres. Stres pada ibu hamil memiliki keterkaitan dalam menimbulkan stres saat hamil, melahirkan dan nifas. Tujuan penelitian ini untuk melihat faktor -faktor yang berhubungan dengan tingkat stress pada ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya tanggal 25 April-7 Mei 2022. Populasi adalah semua ibu hamil yang berkunjung ke Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2022 berjumlah 178 orang dengan sampel sebanyak 64 orang, dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dengan hasil analisis validitas nilai r>0,267 dan uji reabilitas memiliki nilai Alpha Cronbach >0,7 dan diolah secara manual, dengan menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan 26.6% mengalami stres sedang, 37.5% dukungan keluarga yang kurang baik, 37.5% dukungan suami yang kurang baik, 40.6% memiliki trauma, 46.9 % memiliki tingkat kesiapan personal dalam kategori tidak siap dan 46.9% memiliki tingkat aktivitas yang berat. Terdapat hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stres, terdapat hubungan dukungan suami dengan tingkat stres, terdapat hubungan pengalaman traumatik dengan tingkat stres, terdapat hubungan tingkat kesiapan personal dengan tingkat stres dan terdapat hubungan tingkat aktivitas dengan tingkat stres.
Hubungan Kecanduan Gadget dengan Gangguan Emosi pada Remaja Ulfa Suryani; Velga Yazia
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.027 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.862

Abstract

Kecanduan gadget dapat menimbulkan permasalahan psikologis dan sosial seperti: penurunan daya ingat, euforia saat online, waktu berinternet berlebihan, menarik diri dari lingkungan sosial, merasa cemas dan depresi bila offline. Remaja menjadi susah mengontrol emosinya karena tidak bisa dipisahkan oleh gadget hingga mengabaikan sekelilingnya seperti saat orang tua meminta tolong remaja sering mengatakan nanti, remaja menjadi kurang berempati, atau kurang peka terhadap sekelilingnyaTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecanduan gadget dengan gangguan emosi pada remaja tahun 2022. Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 28 – 29 Juli 2022. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa/i kelas X, XI dan XII berjumlah 117 orang dengan sampel 54 orang. Teknik stratified random sampling, yaitu suatu teknik pengambilan sampel dengan memperhatikan suatu tingkatan (strata) pada elemen populasi, Kemudian data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian lebih dari separoh (57,4%) remaja mengalami gangguan emosi, lebih dari separoh (55,6%) remaja memiliki kecanduan gadget SMA Pertiwi 2 Padang. Ada hubungan kecanduan gadget dengan gangguan emosi pada remaja di SMA Pertiwi 2 Padang tahun 2022. Kesimpulan peneliti kecanduan gadget mempengaruhi gangguan emosi pada remaja.
Pola Pemberian Makanan Pendamping ASI Berhubungan dengan Status Gizi Balita Usia Diatas 24 Bulan Velga Yazia; Ulfa Suryani
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i1.863

Abstract

Prevalensi kurang gizi di Indonesia masih tergolong tinggi. Kurang gizi berpengaruh terhadap perkembangan mental dan kemampuan berpikir. Prevalensi kurang gizi tercatat 17,7% terdiri dari 3,9% gizi buruk dan 13,8% gizi kurang. Sumatera Barat menempati urutan ke 16 untuk proporsi status gizi buruk dan status gizi kurang pada balita. Anak kurang gizi mengalami penurunan interaksi dengan lingkungannya dan keadaan ini menimbulkan perkembangan yang buruk. Untuk itu orangtua penting memberikan pola makan yang baik dan benar kepada anaknya. Penelitian bertujuan melihat hubungan antara `pola pemberian makanan pendamping ASI dengan status gizi pada balita. Jenis penelitian deskriptif analitik. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Pengumpulan data dilaksanakan tanggal 7-12 Februari 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang yaitu di Posyandu Kelurahan Kubu Dalam Parak Kerakah. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki balita usia diatas 24 bulan sebanyak 60 orang. Jenis data yang digunakan data primer. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner dengan hasil uji validitas dilakukan melalui pengujian validitas isi dengan nilai signifikan 0,05 sedangkan uji reabilitas diperoleh nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,792 (> 0,6 dikatakan realibel). Analisa data dilakukan menggunakan uji normalitas yaitu uji chi-square secara univariat dan bivariat. Didapatkan sebesar 43,3% balita memiliki status gizi kurang dan 56,7% balita memiliki pola pemberian makanan pendamping ASI kurang tepat. Pengolahan data secara manual didapatkan hasil nilai X2h = 8.492  dan nilai X2t =3,841 maka X2h > X2t  (Ha diterima). Terdapat hubungan pola pemberian makanan pendamping ASI dengan status gizi pada balita usia diatas 24 bulan. Dapat disimpulkan bahwa pola pemberian makan pendamping ASI berhubungan dengan status gizi balita usia diatas 24 bulan yang berada di Kelurahan Kubu Dalam.