Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMETAAN DAERAH RAWAN EROSI DENGAN MENNGUNAKAN METODE UNIVERSAL SOIL LOSS EQUATION (USLE) DI KOTA KUPANG Elsa Yovanka Neolaka; J. L. Tanesib; Bernandus Bernandus
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v7i1.6081

Abstract

The research has done about mapping of erosion-prone areas using the USLE method in Kupang city. The purpose of this research is to map erosion-prone areas and determine the potential level of erosion hazard in Kupang city. The parameters used are rain erosivity (R), soil erodibility (K), slope (LS), and land cover (CP). The process of overlaying erosion parameters and calculating the rate of erosion produces erosion hazard map which are categorized into five class, namely very light, light, medium, heavy and very heavy. Very light erosion (<15 tons/ha/year) has the largest area of 104.92 km², light erosion class (15-60 tons/ha/year) with an area of 28.32 km², medium erosion class (60-180 tons/ha/year) with an area of 13.37 km², heavy erosion class (180-480 tons/ha/year) with an area of 2.37 km², and very heavy erosion class (>480 tons/ha/year) has the smallest area of 0.526 km². The level of erosion hazard is very light and light spread throughout the city of Kupang. While the level of medium to very heavy erosion hazard is widely spread in Alak sub-district, especially the villages of Alak, Manutapen, Nunbaun Sabu, Batuplat, Manulai II. In the Maulafa sub-district spread in the villages of Sikumana and Belo. And several points in the villages of Tuak Daun Merah and Liliba, especially in the river area.
Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Sains dan Elektronika Sederhana Bagi Siswa SMAN I Taebenu Kabupaten Kupang Jonshon Tarigan; Albert Zicko Johannes; Bernandus Bernandus; Minsyahril Bukit
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Desember 2021
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.15 KB) | DOI: 10.55506/arch.v1i1.2

Abstract

Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang merupakan daerah yang masih memiliki banyak potensi sumber daya alam untuk dikembangkan. Potensi sumber daya alam tersebut cenderung tidak terolah karena terbatasnya pemahaman ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) oleh warga di daerah tersebut. Pemahaman iptek ini dapat ditingkatkan dengan memberikan pembelajaran yang berkaitan dengan sains dasar kepada anak usia sekolah. Pembelajaran sains dasar pada siswa SMAN I Taebenu di desa Baumata masih terhambat karena keterbatasan minat dan fasilitas pembelajaran sains di sekolah tersebut. Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat SMAN I Taebenu dengan tema “Meningkatkan sumber daya manusia guru dan murid dalam pembelajaran sains dan elektronika”. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pencerahan bagi siswa SMAN I Taebenu dalam mempelajari sains dasar melalui pelatihan pembuatan alat peraga sains dan elektronika sederhana. Pelatihan ini berhasil memacu minat siswa untuk terus belajar sains dan elektronika. Serta menambah alat peraga sains dan elektronika sederhana yang nantinya dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran sains di SMAN I Taebenu.