Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : proceeding umsurabaya

ELEMEN TIDAK TEREDUKSI (THE IRREDICUBLE ELEMENT) DALAM NOVEL MATA DAN RAHASIA PULAU GAPAI KARYA OKKY MADASARI Rusmiati Rusmiati; Ali Nuke Affandy; Insani Wahyu Mubarok
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.23965

Abstract

Realisme magis merupakan genre sastra yang berbentuk fiksi dengan menggabungkan kejadian nyata dan hal-hal di luar nalar manusia. Kepercayaan mistis di Indonesia berupa kepercayaan yang sudah ada sejak dahulu, seperti mempercayai bentuk hantu, yaitu tuyul, kuntilanak dan pocong. Penelitian ini menggunakan teori realisme magis Wendy B. Faris yakni elemen tidak tereduksi dengan terbagi menjadi tiga fokus penelitian (1) Dunia magis, (2) Karakter magis dan (3) Kepercayaan atau mitos. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik analisis tekstual Caulfield. Objek penelitian berfokus pada kalimat-kalimat yang mengandung elemen tidak tereduksi novel Mata dan Rahasia Pulau Gapi Karya Okky Madasari. hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) Dunia magis dalam novel Mata dan Rahasia Pulau Gapi menunjukkan kesinambungan antara masa lalu dan masa kini, (2) Karakter magis yang terdapat dalam novel Mata dan Rahasia Pulau Gapi menunjukkan sisi magis yang tidak rasional, dan (3) Kepercayaan atau Mitos yang dipercayai oleh Masyarakat Pulau Gapi berdasarkan Sejarah yang sudah di percaya sejak dahulu.
EKSISTENSI KELOMPOK LUDRUK NOM-NOMAN TJAP AREK SUROBOYO Monica Inneke Permatasari; Ali Nuke Affandy; Ngatma’in
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24065

Abstract

Penelitian ini berfokus pada kesenian ludruk yang merupakan salah satu seni pertunjukan tradisional khas Jawa Timur, khususnya di Kota Surabaya. Meskipun ludruk memiliki sejarah panjang dan signifikansi budaya yang tinggi, seni ini menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan eksistensinya di tengah arus modernisasi dan pergeseran minat masyarakat. Kelompok Ludruk Nom-Noman Tjap Arek Suroboyo (Luntas), yang didirikan pada 21 Januari 2016 oleh Cak Robetz Bayonet, menjadi salah satu upaya untuk menghidupkan kembali kesenian ini dengan pendekatan yang relevan bagi generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah berdirinya Luntas, upaya yang dilakukan untuk mempertahankan eksistensinya, serta dukungan dari pemerintah dan masyarakat. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk memperoleh data dari sumber primer dan sekunder. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Luntas berhasil memodifikasi dan menyajikan ludruk dengan elemen modern tanpa menghilangkan esensi tradisionalnya. Dukungan dari komunitas lokal dan pihak pemerintah juga berperan penting dalam pelestarian seni ini. Meskipun ludruk masih menghadapi persaingan dari hiburan modern, Luntas menawarkan solusi inovatif untuk menarik minat generasi muda dan mempertahankan relevansi budaya ludruk di era kontemporer. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan kesenian ludruk, serta menjadi referensi bagi upaya pelestarian budaya tradisional di tengah perubahan zaman.
Kriminalitas dalam Novel Tanah Para Bandit Karya Tere Liye Muhammad Ihsan Al Farisi; Ali Nuke Affandy; Insani Wahyu Mubarok
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan kriminalitas dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye ditinjau dari aspek yuridis (2) Mendeskripsikan kriminalitas dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye ditinjau dari aspek sosial. Penelitian dianalisis dengan menggunakan teori kontrol. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kalimat-kalimat yang mendeskripsikan kriminalitas dalam novel Tanah Para Bandit Karya Tere Liye ditinjau dari aspek yuridis dan aspek sosial. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca dan mencatat. Sumber data didapatkan penuh dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye yang diterbitkan oleh Sabak Grip pada tahun 2023. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca dan mencatat. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan teori kontrol. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat banyak sekali tindakan kriminalitas yang ada dalam novel Tanah Para Bandit Karya Tere Liye ditinjau dari aspek yuridis dan aspek sosial. Aspek yuridis mencakup kriminalitas seperti kejahatan kekerasan berupa pemukulan dan pengeroyokan, kejahatan korupsi, kejahatan pencurian, kejahatan pencucian uang, kejahatan perampokan, dan kejahatan penyuapan. Aspek sosial mencakup ketimpangan sosial dan ekonomi, perjuangan hidup seorang vigilante, dan hubungan interaksi sosial.