Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

TAK BERDIAM LAGI: MENGINVESTIGASI RESILIENSI WANITA KORBAN KEKERASAN DALAM PACARAN Mentari Djuri, Ayu; Aris Nurjaman, Tabah; Yudhawati, Dian
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 1 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i1.2024.277-288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dinamika proses resiliensi perempuan yang menjadi korban kekerasan dalam hubungan asmara. Tiga partisipan perempuan dengan latar belakang yang beragam menjadi fokus penelitian, yang dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Untuk memastikan kredibilitas data, penelitian ini menerapkan triangulasi metode, di mana metode wawancara didukung oleh pengamatan langsung pada saat interaksi wawancara terjadi. Temuan penelitian mengungkap bahwa ketiga subjek berhasil menunjukkan dimensi resiliensi, mampu bangkit dari keterpurukan akibat kekerasan yang mereka alami, yang berpotensi menyebabkan trauma. Proses resiliensi yang dialami oleh partisipan melibatkan berbagai strategi, seperti berbagi pengalaman kekerasan dengan orang terdekat, mencari kedekatan spiritual melalui ibadah, dan tetap aktif melalui kegiatan produktif. Faktor pendukung utama bagi ketiga subjek mencakup dukungan solid dari keluarga atau teman dekat, kekuatan internal untuk menerima dan bersikap optimis terhadap masa depan, serta kemampuan interpersonal dan pemecahan masalah, termasuk sikap asertif, pengambilan keputusan untuk mengakhiri hubungan, dan berbagi masalah dengan orang yang dipercayai.
Pengaruh Pelatihan Kepemimpinan Tranformasional Supervisor Terhadap Mutu Pelayanan Pramuniaga Di Flora Group Yudhawati, Dian; Sahrah, Alimatus; Yuniasanti, Reny
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 18 No. 2: Agustus 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.021 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v18i2.394

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pelatihan kepemimpinan transformasional supervisor terhadap mutu pelayanan pramuniaga. Mutu pelayanan pramuniaga termasuk penampilan fisik, responsif, tanggung jawab, jaminan dan empati. Sedangkan kepemimpinan transformasional terdiri dari 5 aspek, idealized influenced, inspirational motivation, intellectual stimulation dan individualized consideration.  Terdapat tiga puluh dua karyawan Flora Grup yang terlibat dalam penelitian ini menggunakan kuasi eksperimental design yang mengukur pretest dan post test kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hasil analisa data post test , t = 10,775, dengan p = 0,000 yang artinya ada perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.  
Empowering Advocates: Evaluating a Skill-Booster Intervention for Companions of Gender-Based and Child Violence Victims Ifah Rofiqoh; Dian Yudhawati; Nuraini Aisiyah
Communautaire: Journal of Community Service Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/communautaire.v5i1.2042

Abstract

Companions in cases of violence against women and children play an essential role in providing protection and recovery services for victims. This study aims to enhance companion capacity through a skill booster program focused on case management standards, victim-centred assessment, cross-agency coordination, and ethical gender-sensitive assistance. The program was implemented using a participatory capacity-building approach involving workshops, case studies, simulations, and focus group discussions. Evaluation used pre-test and post-test questionnaires, analysed with Respondent Achievement Level analysis. Results show an increase in mean score from 3.81 to 4.16, indicating improved competencies in case management understanding, victim assessment skills, and ethical practice implementation, while coordination across service networks remains limited. The findings imply that continuous capacity development is required to strengthen integrated service systems, improve inter-institutional collaboration, and enhance the professionalism and responsiveness of companions in handling violence cases against women and children. Strengthening referral mechanisms and periodic training is recommended to ensure sustainable service quality and effective victim protection outcomes at the institutional level through a continuous monitoring and evaluation system improvement cycle.
STUDI KORELASI ANTARA EMOTIONAL LABOR DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA PEGAWAI BAGIAN PELAYANAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL WILAYAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Nabila Ika Sari; Dian Yudhawati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i12.2025.4552-4561

Abstract

Pelayanan publik di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk keluhan masyarakat terhadap sikap pegawai yang kurang ramah. Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil khususnya di bagian pelayanan, dituntut untuk tetap bersikap ramah dan profesional meskipun menghadapi target kerja dan beragam dinamika masyarakat. Kondisi ini menuntut kemampuan dalam mengelola emosi (emotional labor) yang memiliki keterkaitan dengan psychological well-being pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara emotional labor dengan psychological well-being pada pegawai bagian pelayanan di Disdukcapil wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan 70 responden. Instrumen yang digunakan yaitu skala emotional labor berdasarkan teori Hochschild (2003) dan skala psychological well-being berdasarkan teori Ryff (1989). Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara emotional labor dengan psychological well-being (r = 0,536, p = 0,000). Artinya, semakin tinggi kemampuan pegawai dalam mengelola emosinya selama bekerja, maka semakin tinggi pula tingkat psychological well-being yang dirasakan oleh pegawai tersebut.
PERILAKU CYBERLOAFTING PADA BADAN NARKOTIKA NASIONAL DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DI TINJAU DARI KONTROL DIRI Dimas Putra Kesawa; Dian Yudhawati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 3 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i3.2026.731-734

Abstract

Pada era digital 4.0 saat ini, perkembangan internet begitu cepat. Jumlah pengguna internet di Indonesia sendiri sudah mencapai 215 juta. Berdasarkan hasil survei terbaru dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat pengguna internet di Indonesia telah mencapai 78,19% persen pada 2023 atau menembus 215.626.156 jiwa dari total populasi sebesar 275.773.901 jiwa. Dari data tersebut menunjukkan bahwa internet sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kontrol diri terhadap perilaku cyberloafing pada pegawai Badan Narkotika Nasional di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 92 pegawai Badan Narkotika Nasional di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 25. Teknik pengumpulan data menggunakan skala kontrol diri menurut Averill (1973) dan cyberloafing menurut Blanchard dan henle (2008). Hasil uji regresi linear sederhana dengan SPSS menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif sebesar -0,817 dari kontrol diri terhadap cyberloafing. Artinya setiap nilai kontrol diri meningkat satu (1) satuan, maka nilai cyberloafing akan mengalami penurunan sebesar - 0,817. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontrol diri berkontribusi sebesar 55,2% terhadap variabel team cyberloafing. Sementara sisanya, yaitu sebesar 44,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil dari uji lanjutan menunjukkan total keseluruhan aspek kontrol diri berkontribusi terhadap cyberloafing sebesar 54,8% dengan sumbangan terbesar pada aspek kontrol perilaku sebesar 19,4%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kontrol diri berpengaruh negatif terhadap cyberloafing pada pegawai Badan Narkotika Nasional di Daerah Istimewa Yogyakarta