Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN PADA JASA DIGITAL PRINTING DENGAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT Angga Ardiansyah; Sandra Jamu Kuryanti; Eva Argarini Pratama; Recha Abriana Anggraini
CONTEN : Computer and Network Technology Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/conten.v2i2.1720

Abstract

Di era digitalisasi seperti saat ini, kehidupan kita tidak bisa terlepas dari penerapan dan pemanfaatan teknologi. Hampir dalam segala bidang dan lini kehidupan teknologi berperan penting. Kemampuan komputer bisa digunakan sebagai alat bantu dalam suatu sistem informasi. Pengolahan data secara terkomputerisasi memberikan efektivitas dan efisiensi dibandingkan pengolahan data yang dilakukan secara manual. Pengolahan gaji karyawan pada Jasa Digital Printing saat ini terjadi beberapa masalah atau kendala seperti sering terjadi kesalahan pada perhitungan gaji yang mengakibatkan terjadinya keterlambatan dalam proses penggajian, hal ini dapat mempengaruhi kualitas kerja karyawan. Model yang dapat digunakan dalam pengembangan sistem informasi adalah Rapid Application Development dengan menggunakan tiga tahapan yaitu Rencana Kebutuhan, Proses Desain Sistem, serta Implementasi. Tujuan dari penelitian ini adalah sistem informasi yang dibangun dapat membantu pengelolaan data penggajian pada perusahaan jasa digital printing. Sistem penggajian yang telah dibuat sudah terkomputerisasi dan sudah dapat diakses oleh pengguna dan dapat meningkatkan efisiensi kerja, kecepatan, dan ketepatan dalam suatu pengambilan keputusan.
Penentuan Waktu Tempuh Terpendek Lokasi Dengan Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW sandra jamu kuryanti
Jurnal Ilmiah Binary STMIK Bina Nusantara Jaya Lubuklinggau Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Binary STMIK Bina Nusantara Jaya
Publisher : STMIK Bina Nusantara Jaya Lubuk Linggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52303/jb.v7i2.162

Abstract

Penentuan waktu tempuh terpendek dari beberapa alternatif lokasi merupakan aspek penting dalam pengambilan keputusan, terutama dalam bidang transportasi, logistik, dan manajemen perjalanan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi dengan waktu tempuh tercepat berdasarkan beberapa kriteria menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Kriteria yang digunakan meliputi jarak tempuh, kondisi jalan, kepadatan lalu lintas, dan jumlah persimpangan. Metode SAW digunakan karena mampu memberikan hasil pemeringkatan yang objektif melalui proses normalisasi dan pembobotan setiap kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SAW dapat secara efektif mengidentifikasi alternatif lokasi dengan waktu tempuh paling optimal, dari tiga alternatif rute yang dianalisis (Rute A, Rute B, dan Rute C), Rute B (via jalan tol) terpilih sebagai rute dengan waktu tempuh terpendek, dengan nilai SAW tertinggi sebesar 0,8845. serta memberikan solusi yang sistematis dalam pengambilan keputusan multi-kriteria. Dengan demikian, metode ini dapat dijadikan acuan dalam perencanaan rute perjalanan atau distribusi barang yang lebih efisien.
Audit Tata Kelola TI Dengan Menggunakan COBIT 2019 Domain DSS01-DSS02 Sandra Jamu Kuryanti; Ade Suryadi; Diah Ayu Ambarsari; Cep Adiwihardja
JIKTEKS : Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol. 4 No. 03 (2026): Agustus
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/jikteks.v4i03.708

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung proses bisnis menuntut organisasi menerapkan tata kelola TI yang efektif. Mukti Laser Cutting sebagai perusahaan yang menggunakan sistem informasi dalam operasionalnya memerlukan evaluasi untuk mengetahui tingkat kapabilitas layanan TI. Penelitian ini bertujuan mengaudit tata kelola teknologi informasi menggunakan framework COBIT 2019 pada domain DSS01 (Manage Operations) dan DSS02 (Manage Service Requests and Incidents). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Analisis dilakukan menggunakan COBIT 2019 untuk mengukur tingkat kapabilitas dan menganalisis kesenjangan antara kondisi saat ini dengan target yang diharapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola TI telah berjalan dengan baik, namun masih diperlukan peningkatan pada aspek operasional, pengelolaan insiden, dan dokumentasi layanan. Rekomendasi yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas tata kelola TI di Mukti Laser Cutting. Hasil pengolahan kuesioner menunjukkan bahwa domain DSS01 memperoleh persentase sebesar 82% dengan kategori Largely Achieved, sedangkan domain DSS02 memperoleh persentase sebesar 86% dengan kategori Fully Achieved. Berdasarkan hasil analisis capability level, DSS01 berada pada Level 2 (Managed Process) dan DSS02 berada pada Level 3 (Established Process).
PENINGKATAN KUALITAS CITRA BAWAH AIR BERBASIS ALGORITMA FUSION DENGAN KESEIMBANGAN WARNA, OPTIMALISASI KONTRAS, DAN PEREGANGAN HISTOGRAM Suharyanto Suharyanto; Frieyadie Frieyadie; Sandra Jamu Kuryanti
INTI Nusa Mandiri Vol. 16 No. 1 (2021): INTI Periode Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/inti.v16i1.2286

Abstract

Para peneliti saat ini memberikan perhatian yang cukup besar terhadap obyek citra bawah air, kebutuhan akan aplikasi pengamatan citra bawah air memiliki peran yang sangat penting dalam mengidentifikasi objek, pemantauan kehidupan spesies, deteksi kebocoran pipa minyak atau gas, pemantauan polusi, dan sebagainya. Degradasi citra bawah air merupakan fenomena atmosfer yang merupakan hasil dari hamburan dan penyerapan cahaya. Kami menggunakan satu gambar terdistorsi untuk mendapatkan kontras yang ditingkatkan dan versi koreksi warna dari gambar aslinya. Selanjutnya menghilangkan distorsi dan meningkatkan visibilitas objek dalam gambar dengan menerapkan peta bobot, hal ini dapat dicapai dengan menerapkan penyeimbangan warna putih, kemudian penajaman menggunakan gaussian filtering dilakukan untuk, meningkatkan tampilan visual. pada setiap input yang di proses. Langkah terakhir dilakukan menaikan nilai kontras dengan koreksi peregangan kontras yang dibatasi utuk meningkatkan warna keabuan dan uuntuk menhjilangkan efek noise yang berlebihan pada latar belakang obyek gambar. Hasil penelitian evaluasi menggunakan fitur Root Mean Squared Error (RMSE), dan Peak Signal-to-Noise Ratio (PSNR) dan kami bandingkan dengan metode CLAHE. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan PNSR yang signifikan kualitas citra yg di perbaiki menggunakan algoritma kombinasi dibanding dengan menggunakan metode CLAHE sebagaimana yang kami paparkan dalam bagian hasil penelitian.