Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Dharma Ekonomi

Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, Dan Komunikasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada KPPBC Tipe Madya Pabean A Semarang Hizkia Brahmana; Haryani Haryani
Dharma Ekonomi Vol. 29 No. 1 (2022): DHARMA EKONOMI
Publisher : sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharmaputra Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.342 KB) | DOI: 10.59725/de.v29i1.40

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Lingkungan Kerja dan Komunikasi Terhadap Kinerja Pegawai KPPBC TMP A Semarang. Populasi yang digunakan adalah 61 pegawai Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean A Semarang. Penentuan sampel ini menggunakan teknik sensus random sampeling. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sejumlah 61 pegawai. Alat analisis data penelitian ini menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Hal ini ditunjukkan nilai t hitung lebih besar dari t table yaitu 2,725 > 1,672, dengan nilai sig. sebesar 0,009 < 0,05 (signifikan). Lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Hal ini ditunjukkan nilai t hitung sebesar 4.451 > 1,672, dengan nilai sig. sebesar 0,000 < 0,05 (signifikan). Komunikasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Hal ini ditunjukkan nilai t hitung yaitu sebesar 2.316 > 1,672, dengan nilai sig. sebesar 0,004 < 0,05 (signifikan). Hasil analisis regresi linier berganda diperoleh persamaan Y = 0,285X1 + 0,444X2 + 0,242X3 + e. Besarnya β1 = 0,285 (bertanda positif) dengan signifikansi 0,009 artinya semakin tinggi gaya kepemimpinan yang diberikan, maka akan mempengaruhi tinggi rendahnya kinerja pegawai. Besarnya β2 = 0,444 (bertanda positif) dengan signifikansi 0,000 artinya semakin tinggi lingkungan kerja pegawai, maka akan semakin tinggi kinerja pegawai. Besarnya β3 = 0,242 (bertanda positif) dengan signifikansi 0,004 artinya semakin tinggi komunikasi, maka akan semakin tinggi kinerja pegawai.
Pengaruh Kompetensi, Kepuasan Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Karyawann Pada PT. BPR Mandri Artha Abadi Di Semarang Desi Pramita Sari; Haryani Haryani
Dharma Ekonomi Vol. 29 No. 2 (2022): DHARMA EKONOMI
Publisher : sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharmaputra Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.935 KB) | DOI: 10.59725/de.v29i2.54

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi, kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan pada PT. BPR Mandri Artha Abadi di Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. BPR Mandri Artha Abadi di Semarang dengan berjumlah 136 orang. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh anggota populasi dengan metode sensus. Penelitian ini menggunakan teknis analisis regresi berganda. Hasil pengujian hipotesis pengaruh variabel kompetensi terhadap kinerja karyawan ditunjukan nilait hitung =2,953 > t tabel =1,657 dan angka signifikansi sebesar 0,004 < = 0,05 sehingga signifikan. Dengan demikian hipotesis (H1) bahwa kompetensi berpengaruh berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan terbukti. Koefisien regresi variabel kompetensi atau β1 (beta) = 0,214 (positif) maka dapat diinterpretasikan bahwa semakin tinggi kompetensi, semakin tinggi kinerja karyawan. Pengujian hipotesis pengaruh variabel kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan ditunjukan nilait hitung = 2,389> t tabel =1,657dan angka signifikansi sebesar 0,018 < = 0,05 sehingga signifikan. Dengan demikian hipotesis (H2) bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawanterbukti. Koefisien regresi variabel kepuasan kerja atau β2 (beta) = 0,215 (positif), maka dapat diinterpretasikan bahwa semakin tinggi kepuasan kerja, semakin tinggi kinerja karyawan. Pengujian hipotesis pengaruh variabel komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan ditunjukan nilait hitung = 5,229>t tabel =1,657 dan angka signifikansi sebesar 0,000 <  = 0,05 sehingga signifikan. Dengan demikian hipotesis (H3) bahwa komitmen organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan terbukti. Koefisien regresi variabel komunikas atau β3 (beta) = 0,453 (positif), maka dapat diinterpretasikan bahwa semakin baik komitmen organisasi yang diberikan, semakin tinggi kinerja karyawan. Berdasarkan hasil penelitian ini, PT. BPR Mandri Artha Abadi di Semarang agar lebih memperhatikan kompetensi dari karyawannya, membuat kepuasan kerja yang baik dan meningkatkan komitmen organisasi agar dapat meningkatkan kinerja karyawan.