Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Penyuluhan dan Pelatihan Fisioterapi Pada Anak Dengan Kondisi ISPA Menggunakan Modalitas Baby Massage dan Clapping di Komunitas Posyandu Balita Nur Susanti; Ade Irma Nahdliyyah; Agung Hermawan; Fitri Amalia Elsant
Surya Abdimas Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i4.1998

Abstract

Infeksi Saluran Nafas Atas (ISPA) merupakan penyakit infeksi pada saluran pernafasan bagian atas yang dimulai dari rongga hidung sampai luring. ISPA sering kali dijumpai pada anak karena sistem imun yang masih lemah. Hasil observasi dan wawancara pada ibu dan kader posyandu seruni poncol Kota Pekalongan dihasilkan banyak ibu balita yang belum mengetahui penanganan fisioterapi pada anak dengan kondisi ISPA. Sebagia ibu balita yang pernah mengalami ISPA hanya diberikan medikamentosa saja. Tujuan fisioterapi pada ISPA yaitu membersihkan jalan nafas karena adanya penyumbatan dari sputum atau lendir. Selain pembersihan nafas juga harus dijaga kondisinya dengan massage. Massage pada bayi dapat meningkatkan imunitas sehingga meminimalkan anak terkena serangan infeksi. Pembersihan jalan nafas dengan clapping yang bertujuan membantu pengeluaran sputum sehingga nafas pada anak lebih lancer. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu balita dan kader tentang penanganan dan pencegahan fisioterapi pada anak ISPA. Kegiatan ini berupa penyuluhan dan pelatihan, penyuluhan berupa pemberian materi secara teori tentang ISPA dan penanganan Fisioterapinya. Pelatihan berupa praktek massage dan clapping pada anak dengan kondisi ISPA. Hasil kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan 8 ibu balita tentang fisioterapi pada anak dengan kondisi ISPA.
EDUKASI DUKUNGAN SUAMI PADA IBU HAMIL Remilda Armika Vianti; Ade Irma Nahdliyyah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4841

Abstract

Pemeriksaan kehamilan merupakan bentuk pengawasan terhadap kehamilan untuk mendapatkan informasi kesehatan umum ibu, menegakkan secara dini penyakit ada kehamilan, menegakkan secara dini komplikasi kehamilan dan menetapkan risiko kehamilan. Tingginya mortalitas dan morbiditas pada ibu hamil dan bersalin adalah masalah besar di Negara berkembang. Di Negara miskin berkisar 25-30% kematian usia subur disebabkan oleh hal yang berkaitan dengan kehamilan dan persalinan. Objective: tujuan edukasi ini adalah melihat pengetahuan dukungan suami pada ibu hamil setelah diberikan edukasi dengan mendukung ibu hamil mengikuti kelas hamil. Method: edukasi ini memberikan pendidikan kesehatan terkait pengetahuan dukungan suami pada ibu hamil. Result: setelah dilakukan edukasi pengetahuan dukungan suami pada ibu hamil ada peningkatan pengetahuan sebelum dilakukan dan setelah dilakukan edukasi yaitu 100% pengetahuan baik. Dukungan keluarga terlebih suami sangat diperlukan selama kehamilan istri yang sedang hamil. Ketika keluarga memiliki salah satu anggota keluarga yang sedang hamil, suami diharapkan selalu memberikan motivasi, membantu, dan mendampingi anggota keluarga tersebut sehingga ia akan merasa nyaman dan tenang ketika ada masalah yang ia alami selama masa kehamilannya.
Physiotherapy Management To Prevent Covid-19 By Improved Physical Activity In Elderly Andung Maheswara Rakasiwi; Ade Irma Nahdliyyah
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 2 No. 6 (2023): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1969.968 KB) | DOI: 10.59141/jrssem.v2i06.353

Abstract

Coronavirus 2019 (Covid 19) is an acute respiratory syn-drome caused by the corona-2 virus (SARS-CoV-2). Meanwhile, elderly is a condition characterized by a decline in the tissue's self-repairing func-tion. This decline causes various diseases and health problems, hence, efforts are needed to improve their physical condition and health after retirement. Therefore, this study aims to reduce the impact of Covid-19 on the elderly as well as to provide an overview of the physical problems associated with the virus and its prevention measures. This is an experimental study with a pre-experimental research design in the form of a one-group pre-post-test design. The results showed a probability with a p-value of <0.05, which indicates that physiotherapy management in the elderly during Covid-19 increased their physical activity, thereby eliminating the risk of exposure to the virus. The statistical analysis results showed that there was a sig-nificant difference between the pre-test and post-test on physiotherapy management. Furthermore, physical activity had a p-value of 0.015, which indicates that the level of physical activities carried out did not change, but it served as a motivation. The fear of contracting the virus had a p-value of 0.007, which shows that information on physical activity provided by physiotherapists had no effect on their fea.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KUNJUNGAN KEHAMILAN Remilda Armika Vianti; Ade Irma Nahdliyyah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1: Juni 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i1.6381

Abstract

Tingginya angka kematian ibu (AKI) di Indonesia membuat Pemerintah menempatkan upaya penurunan AKI sebagai program prioritas dalam pembangunan kesehatan dimana program ini merupakan salah satu Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Cakupan pelayanan kehamilan pada kunjungan pertama K1 terendah adalah pada kota dan kabupaten Pekalongan dengan jumlah 93,6% sedangkan sejumlah 6,4% ibu hamil tidak mendapatkan pelayanan antenatal yang ke 4 (K4) Objective: tujuan edukasi ini adalah melihat pengetahuan pada ibu hamil setelah diberikan edukasi tentang pentingnya kunjungan lengkap pada pemeriksaan kehamilan. Method: edukasi ini memberikan pendidikan kesehatan terkait pengetahuan kunjungan kehamilan pada ibu hamil. Result: setelah dilakukan edukasi pengetahuan kunjungan kehamilan ada peningkatan pengetahuan sebelum dilakukan dan setelah dilakukan edukasi yaitu 100% pengetahuan baik. Kunjungan kehamilan selama kehamilan sangat penting, Ketika keluarga memiliki salah satu anggota keluarga yang sedang hamil, suami diharapkan selalu memberikan motivasi, membantu, dan mendampingi anggota keluarga tersebut sehingga ia akan merasa nyaman dan tenang ketika ada masalah yang ia alami selama masa kehamilannya.
Edukasi Budidaya Akuaponik: Penyuluhan Partisipatif Berbasis Kemitraan Internasional Mardiana, Tri Yusufi; Sihombing, Juita Lusiana; Syam, Dzulfiqar Ammar; Adimahsyaf, Nur Fadhilah; Fajar, Dwi Aryo; Nahdliyyah, Ade Irma; Madusari, Benny Diah; Linayati, Linayati; Syakirin, M Bahrus; B. Sarian, Hazen Mellai Xyza
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Multi Disiplin Vol. 1 No. 2 (2024): JUPENGEN - November
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/jupengen.v1i2.79

Abstract

The high population and development developments have an impact on decreasing the availability of land and waters for the fisheries and agricultural sectors. Another obstacle that people in coastal areas will encounter is the existence of land that is intruded by sea water, so that the process of cultivating fish and plants in one container is hampered. On the other hand, demand for food is increasing. This phenomenon encourages the emergence of cultivation innovations on limited land. Increasingly, efforts are being made to utilize limited land, such as the yard of the house, so that the family's food needs are met. Aquaponic cultivation is an effort to produce food that saves land use and increases the efficiency of nutrient utilization from food waste and fish metabolism. Extension activities and training on aquaponic systems need to be carried out among the community, including workers, households and students, so that people are able to meet their food needs, both from animals and vegetables. This program also aims to provide education about the importance of the benefits of eating fish and vegetables from an early age, especially among children. It is also hoped that this outreach and training program can open up business opportunities for the community. The result of this service activity is that students understand and are interested in carrying out aquaponic system cultivation activities.
Acute Effect Of Ultrasound Therapy And Active Stretching In Cases Of Calcaneus Spur Nahdliyyah, Ade Irma; Wulandari, Tiara
Pena Medika : Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2024): PENA MEDIKA: JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pmjk.v14i1.4523

Abstract

Calcaneus spur is a cartilage disease that occurs in the heel area so it can affect the sufferer's activities. The symptoms felt are pain, limited range of joint movement, and decreased muscle strength. The physiotherapy examination carried out in this case included pain examination with the Visual Analogue Scale, range of motion with a goniometer, muscle strength with Manual Muscle Testing and functional activity with the Foot Ankle Disability Index. The modalities used are ultrasound (US) therapy and exercise therapy. The aim of this study was to determine the effect of physiotherapy management on the condition of left calcaneal spurs using Ultrasound (US) and Exercise Therapy modalities. The research was conducted at the Kajen General Hospital, Pekalongan Regency with a descriptive analytical research design. The research subjects were patients with left calcaneus spur conditions with Ultrasound (US) and Exercise Therapy modalities. Data collection and analysis methods use the autoanamnesis method, as well as pain examination instruments, examination of joint range of motion, and functional activities. The results of the study were 4 treatments: (1) pain decreased (2) there was an increase in range of motion (3) there was no increase in muscle strength. (4) there is an increase in daily functional activities. The research concludes that physiotherapy intervention using Ultrasound (US) and Exercise Therapy can reduce the problems caused by the condition of the left calcaneus spur, namely reducing pain, increasing joint range of motion, and increasing functional activity.
Physiotherapy Management To Prevent Covid-19 By Improved Physical Activity In Elderly Rakasiwi, Andung Maheswara; Nahdliyyah, Ade Irma
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 2 No. 6 (2023): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v2i06.353

Abstract

Coronavirus 2019 (Covid 19) is an acute respiratory syn-drome caused by the corona-2 virus (SARS-CoV-2). Meanwhile, elderly is a condition characterized by a decline in the tissue's self-repairing func-tion. This decline causes various diseases and health problems, hence, efforts are needed to improve their physical condition and health after retirement. Therefore, this study aims to reduce the impact of Covid-19 on the elderly as well as to provide an overview of the physical problems associated with the virus and its prevention measures. This is an experimental study with a pre-experimental research design in the form of a one-group pre-post-test design. The results showed a probability with a p-value of <0.05, which indicates that physiotherapy management in the elderly during Covid-19 increased their physical activity, thereby eliminating the risk of exposure to the virus. The statistical analysis results showed that there was a sig-nificant difference between the pre-test and post-test on physiotherapy management. Furthermore, physical activity had a p-value of 0.015, which indicates that the level of physical activities carried out did not change, but it served as a motivation. The fear of contracting the virus had a p-value of 0.007, which shows that information on physical activity provided by physiotherapists had no effect on their fea.
Memperkenalkan Pengobatan Tradisional Indonesia: Terapi Jamu Dan Bekam Untuk Mahasiswa Keperawatan Internasional Yuniarsih, Sri Mumpuni; Hasanah, Nunung; Martani, Rahajeng Win; Nahdliyyah, Ade Irma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.480

Abstract

Program layanan masyarakat internasional berjudul “Memperkenalkan Obat Tradisional Indonesia: Jamu dan Terapi Bekam” dirancang untuk memperkenalkan praktik pengobatan tradisional Indonesia, khususnya jamu (obat herbal) dan terapi bekam, kepada mahasiswa keperawatan internasional dari Boromarajonani College of Nursing, Nopparat Vajira (BCNNV), Thailand. Tujuan utama program ini adalah untuk meningkatkanpengetahuan, memberikan keterampilan praktis dasar, dan menumbuhkan apresiasi budaya terhadap pengobatan tradisional Indonesia. Program ini dilaksanakan dalam format tatap muka selama satu hari, yang meliputi ceramah, demonstrasi langsung, dan workshop praktis. Sebanyak 54 peserta, termasuk 46 mahasiswa dan 8 anggota fakultas, ikut serta dalam program ini. Survei pra-program menunjukkan bahwa 78% peserta belum pernah mendengar tentang jamu, dan 59% memiliki pengetahuan terbatas tentang terapi bekam. Evaluasi pasca-program menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman, dengan identifikasi yang benar terhadap herbal jamu meningkat menjadi 93% dan pengetahuan tentang teknik bekam dan keselamatan meningkat menjadi 89%. Meskipun sesi praktis individu terbatas karena keterbatasan waktu, peserta melaporkan pengalaman belajar sebagai sangat bermanfaat. Banyak yang menyatakan minat khusus pada teknik bekam sunnah, yang berbeda dari terapi cupping dalam Medicine Tradisional Cina (TCM), menunjukkan rasa ingin tahu terhadap praktik budaya yang berbeda. Selain itu, program ini berhasil membangun dasar kolaborasi akademik antara Universitas Pekalongan (UNIKAL) dan BCNNV, membuka peluang untuk pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, dan pengembangan kurikulum di masa depan. Kesimpulannya, program ini secara efektif meningkatkan kompetensi budaya dan kesadaran peserta tentang pengobatan tradisional Indonesia. Hal ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan pengetahuan budaya ke dalam pendidikan keperawatan untuk mendukung praktik kesehatan holistik dan sensitif budaya secara global.
FACTOR ANALYSIS OF STRESS LEVELS AMONG PARENTS OF CHILDREN WITH DISABILITIES Ade Irma Nahdliyyah; Martani, Rahajeng Win; Nur Baiti Nasution; Septiana Arifadhi; Endang Axtia
Nursing Sciences Journal Vol 9 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/nsj.v9i2.6619

Abstract

Parenting stress among parents raising children with disabilities is a mental health concern that significantly impacts caregiving quality and family well-being. This study was conducted to identify factors associated with parenting stress levels among parents of children with disabilities in the Pekalongan Residency. The purpose of this study was to analyze the relationship between parental characteristics, social support, illness uncertainty, and the type of child’s disability with parenting stress. This research employed a descriptive analytic design with a cross-sectional approach and involved 39 parents as respondents. Data were collected using validated questionnaires and analyzed using the chi-square test. The results showed that the majority of parents experienced a moderate level of parenting stress (61.5%). There were significant associations between parenting stress and several factors, including the parent's gender, level of social support, illness uncertainty, and the type of the child’s disability (p<0.05). These findings highlight the importance of implementing family-based interventions and strengthening social support to reduce parenting stress among parents caring for children with disabilities.