Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Tinjauan Naratif: Kepatuhan Minum Obat dan Faktor Keberhasilan Terapi Hipertensi di Puskesmas Indonesia Saturi; Djoko Wahyono; Indri Hapsari
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 9 No 1 (2025): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/6gkw4j69

Abstract

Kepatuhan pasien dalam menjalankan pengobatan antihipertensi berperan vital dalam mencapai keberhasilan terapi serta mengontrol tekanan darah secara optimal. Meskipun demikian, beragam penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan pasien hipertensi di Puskesmas masih cukup bervariasi dan dipengaruhi oleh beragam determinan. Tinjauan naratif ini bertujuan mengidentifikasi serta menganalisis faktor-faktor penentu kepatuhan sekaligus hubungannya dengan keberhasilan terapi hipertensi. Dengan menganalisa sembilan artikel ilmiah ditemukan bahwa pengetahuan, motivasi, dukungan keluarga, penggunaan obat herbal, serta karakteristik individu seperti usia, pendidikan, dan pekerjaan memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan. Sebagian besar penelitian menggunakan instrumen MMAS-8 sebagai alat ukur utama. Ada hubungan yang kuat antara tingkat kepatuhan dan keberhasilan pengendalian tekanan darah. Oleh karena itu, strategi intervensi edukatif dan penguatan dukungan sosial di Puskesmas sangat diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan hipertensi.
Tinjauan Naratif : EvaluasiĀ  Pengelolaan Obat Puskesmas di Indonesia Wiryanto; Djoko Wahyono; Indri Hapsari
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 9 No 1 (2025): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/04hp4197

Abstract

Pengelolaan logistik obat yang efektif dan efisien di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) memegang peranan penting dalam menjamin ketersediaan obat yang bermutu dan tepat waktu bagi masyarakat. Namun, sejumlah studi menunjukkan bahwa pengelolaan logistik obat di tingkat pelayanan primer masih menghadapi berbagai kendala. Tinjauan naratif ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem informasi manajemen logistik obat di Puskesmas berdasarkan analisis terhadap sebelas artikel penelitian yang diperoleh dari Google Scholar dan memenuhi kriteria inklusi. Permasalahan utama yang teridentifikasi meliputi aspek perencanaan, pengadaan, distribusi, penyimpanan, kepatuhan terhadap regulasi, serta pemanfaatan dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan logistik obat di Puskesmas masih belum optimal dan membutuhkan penguatan dalam aspek teknis, sumber daya manusia, serta dukungan kebijakan yang konsisten. Rekomendasi perbaikan meliputi integrasi sistem informasi digital antara Dinas Kesehatan dan Puskesmas, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan berkelanjutan, serta optimalisasi alokasi dana JKN dalam perencanaan dan pengadaan obat. Diharapkan, langkah-langkah tersebut dapat mendorong efisiensi pengelolaan obat dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dasar.