Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) Hepagro Bagi Pertumbuhan Green Cabomba (Cabomba caroliniana) Secara Aquascape Liswandi, Liswandi; Ezward, Chairil; Wahyudi, Wahyudi
JURNAL AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS ANDALAS Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jagur.6.2.63-69.2024

Abstract

Aquascape is the art of arranging water plants, rocks, sand, coral and ornamental fish placed in an aquarium so that it gives the effect of gardening in water. Green Cabomba (Cabomba caroliniana) is an aquatic plant. Hepagro Liquid Organic Fertilizer (POC) is a liquid fertilizer resulting from the fermentation of micro-organisms made from industrial liquid waste based on the nutrient content of Hepagro POC Carbon (C), Phosphorus (P), Nitrogen (N), Potassium (K), Calcium (Ca) and Magnesium (Mg). This research aims to determine the effect of Hepagro liquid organic fertilizer (POC) on the growth of Green Cabomba (Cabomba caroloniana) plants. The research design used was a Non Factorial Completely Randomized Design (CRD) consisting of 4 treatments and 3 replications, consisting of P0 (No Hepagro Fertilizer), P1 (12.5 ml/l Hepagro Fertilizer), P2 (25 ml/l Hepagro Fertilizer ) and P3 (Hepagro Fertilizer 37.5 ml/l). Based on the research results, giving Hepgro POC treatment had a real influence on all observation parameters with the best treatment being P3 37.5 ml/l with plant height 22.17 cm, stem diameter 2.21 mm, root length 7.10 cm and plant fresh weight 3 .95 grams.
PELATIHAN DAN PENYULUHAN TEKNIK PENGENDALIAN GULMA PADA PERKEBUNAN SAWIT RAKYAT DESA SIBEROBAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Desta Andriani; Seprido; Elfi Indrawanis; Tri Nopsagiarti; Chairil Ezward; A. Haitami; Wahyudi; Gusti Marlina
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3955

Abstract

Tanaman kelapa sawit ( Eleis guineesis jacq ) merupakan tanaman perkebunan yang memiliki arti penting bagi pembangunan nasional,selain mampu menyediakan lapangan kerja, hasil dari tanaman ini juga merupakan sumber devisa Negara. Kendala yang dihadapi para petani adalah perawatan yang masih kurang optimal diantaranya dalam hal pengendalian gulma pada tanaman belum menghasilkan. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan yang diawali dengan identifikasi permasalahan dengan melakukan survey dan diskusi dengan pengumpulan materi kegiatan penyuluhan yang berkenaan dengan pengendalian gulma pada tanaman kelapa sawit; penyebaran pretest kuesioner materi pelatihan disampaikan dalam konsep ceramah; dan diskusi serta dilakukan kegiatan pelatihan pengendalian Gulma serta pada akhir kegiatan dilakukan evaluasi kegiatan. Peserta secara keseluruhan berpastisipasi secara aktif dalam mengikuti pelaksanaan kegiatan mulai dari penyajian materi, diskusi, pengisian kuisioner, dan praktek. 100% peserta hadir dalam kegiatan ini, memahami materi yang disampaikan, dan setuju dengan daur ulang sampah anorganik. Pelatihan dan penyuluhan teknik pengendalian gulma pada tanaman kelapa sawit di desa siberobah dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat yang tergabung dalam kelompok tadi perkebunan terlihat pada hasil evaluasi kegiatan PkM bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan peserta.
Optimasi Asam Humat Gambut dan Dosis Pemupukan untuk Peningkatan Produktivitas Bawang Merah di Lahan Pasang Surut A. Haitami; Wahyudi Wahyudi; Nariman Hadi
Vegetalika Vol 15, No 2 (2026): In Publish
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.111489

Abstract

Tidal areas have significant potential for shallot cultivation, but are hampered by soil acidity and low nutrient availability. This study aimed to determine the effect of peat humic acid and NPK fertilizer on shallot growth and productivity in tidal areas. This study used a Split-Plot factorial design with two factors: The main plot is the dose of peat humic acid consisting of 4 treatment levels, namely without peat humic acid (control), 0,08 g/plant, 0,16 g/plant, and 0,32 g/plant, while the subplot is the fertilizer dose consisting of 4 treatment levels, namely without fertilization (control), 75 kg Urea ha⁻¹ + 75 kg ZA ha⁻¹ + 125 kg SP-36 ha⁻¹ + 75 kg KCl ha⁻¹, 100 kg Urea ha⁻¹ + 100 kg ZA ha⁻¹ + 175 kg SP-36 ha⁻¹ + 100 kg KCl ha⁻¹, and 125 kg Urea ha⁻¹ + 125 kg ZA ha⁻¹ + 225 kg SP-36 ha⁻¹ + 125 kg KCl ha⁻¹. The parameters observed included plant height, number of tubers, fresh tuber weight, dry tuber weight, number of tillers, and productivity. The results showed that peat humic acid and NPK fertilization each had a very significant effect on all growth parameters and yield, but no significant interaction was found between the two factors. The best results were obtained in the combination treatment of peat humic acid 3 g/plant and NPK fertilizer 75% of the recommended dose, which resulted in a plant height of 34,05 cm, 9 tubers per plant, fresh tuber weight of 71 g, dry tuber weight of 60 g, 5,10 tillers per plant, and a productivity of 10 tons/ha. Soil analysis showed a neutral pH of 7,53, a very high organic C content of 26,19 mg/L, and adequate macronutrient content. These results indicate that the application of peat humic acid 3 g/plant combined with 75% of the recommended dose of NPK fertilizer is the optimal combination for shallot cultivation in tidal land, achieving a productivity increase of 97,69% compared to the control without treatment.
Improvement of Jangguik Rice Genotype Characters (Oryza sativa L. ) Through Gamma-ray Mutation Induction in the Nursery Phase Wahyudi; Elfi Indrawanis; Gusti Marlina
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No. 2 Mei (2025): Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/juatika.v7i2.4370

Abstract

Rice is a widely cultivated and consumed food commodity. In Indonesia, the increasing population growth has led to a rise in both rice consumption and demand. The purpose of this study was to determine the effects of gamma-ray treatment on the properties of Jangguik rice, specifically regarding seed growth duration, seedling height, number of leaves, and seedling weight. The research was conducted in Koto Kari Village, located in the Kuantan Tengah District of Kuantan Senggigi Regency. The Deputy provided gamma irradiation services for Research and Innovation Infrastructure at the Yogyakarta Radiation Laboratory, situated on Jl. Babarsari, Depok, Sleman, Yogyakarta. The research was conducted over two months, from June to July 2024. This experiment employed an experimental method utilizing a Randomized Block Design with one factor. The study consisted of five treatments, each repeated three times, resulting in a total of 15 experimental plots. The treatments tested included doses of 0 Gy, 100 Gy, 200 Gy, 300 Gy, and 400 Gy. The study's results were analyzed statistically using an ANOVA table. If the calculated F-value exceeded the F-value from the table at the 5% significance level, further analysis was conducted using the Honestly Significant Difference (HSD) test at the same significance level. The results of the study indicate that gamma-ray irradiation treatment exerts a multifaceted impact on the growth of Jangguik rice seedlings. The following data were collected for analysis: the parameter of seed growth days (0 Gy treatment: 3.41 days after planting; 300 Gy treatment: 6.06 cm); the number of leaves (200 Gy: 5.46 pieces); and the weight of 100 Gy seedlings (0.146 grams).
PELATIHAN DAN PENYULUHAN TEKNIK PENGENDALIAN GULMA PADA PERKEBUNAN SAWIT RAKYAT DESA SIBEROBAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Desta Andriani; Seprido; Elfi Indrawanis; Tri Nopsagiarti; Chairil Ezward; A. Haitami; Wahyudi; Gusti Marlina
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3955

Abstract

Tanaman kelapa sawit ( Eleis guineesis jacq ) merupakan tanaman perkebunan yang memiliki arti penting bagi pembangunan nasional,selain mampu menyediakan lapangan kerja, hasil dari tanaman ini juga merupakan sumber devisa Negara. Kendala yang dihadapi para petani adalah perawatan yang masih kurang optimal diantaranya dalam hal pengendalian gulma pada tanaman belum menghasilkan. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan yang diawali dengan identifikasi permasalahan dengan melakukan survey dan diskusi dengan pengumpulan materi kegiatan penyuluhan yang berkenaan dengan pengendalian gulma pada tanaman kelapa sawit; penyebaran pretest kuesioner materi pelatihan disampaikan dalam konsep ceramah; dan diskusi serta dilakukan kegiatan pelatihan pengendalian Gulma serta pada akhir kegiatan dilakukan evaluasi kegiatan. Peserta secara keseluruhan berpastisipasi secara aktif dalam mengikuti pelaksanaan kegiatan mulai dari penyajian materi, diskusi, pengisian kuisioner, dan praktek. 100% peserta hadir dalam kegiatan ini, memahami materi yang disampaikan, dan setuju dengan daur ulang sampah anorganik. Pelatihan dan penyuluhan teknik pengendalian gulma pada tanaman kelapa sawit di desa siberobah dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat yang tergabung dalam kelompok tadi perkebunan terlihat pada hasil evaluasi kegiatan PkM bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan peserta.
PENERAPAN TEKNOLOGI BENIH DAN MANAJEMEN PEMUPUKAN PADA PEMBIBITAN TANAMAN KELAPA SAWIT DI DESA KINALI: PKM Chairil Ezward; A Haitami; Desta Andriani; Seprido Seprido; Elfi Indrawanis; Tri Nopsagiarti; Wahyudi Wahyudi; Gusti Marlina; Pebra Heriansyah; Budi Santoso
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4363

Abstract

Masyarakat Desa Kinali saat ini mulai melakukan budidaya tanaman kelapa sawit. Karena dengan menanam kelapa sawit dapat membantu perekonomian masyarakat. Diketahui masyarakat ada yang menanam kelapa sawit disekitar pekarangan rumah maupun dilahan yang luasnya rata-rata 2 hektar. Diketahui juga terdapat masyarakat yang membuat pembibitan sendiri dan ada juga yang membeli bibit di PT. Udaya Lohjinawi. Namun masih terdapat masyarakat yang belum paham tentang bibit yang berasal dari biji sapuan dan varietas unggul bersertifikat. Sehingga masyarakat masih membibitkan kelapa sawit menggunakan biji sapuan. Oleh karena hal tersebut, perlu diberikan penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat mengenai teknologi pembenihan dan manajemen pemupukan di pembibitan kelapa sawit. Metode yang digunakan yaitu identifikasi masalah dengan cara berdialog, kemudian memberikan penyuluhan dan pelatihan teknologi pembenihan dan manajemen pemupukan pada pembibitan. Tingkat kepuasan diukur dengan cara menyebarkan kuisioner. Hasil dari kegiatan PkM, masyarakat puas (91,67%) dengan penyuluhan dan pelatihan teknologi pembenihan dan manajemen pemupukan pada pembibitan tanaman kelapa sawit. Kegiatan ini penting untuk dilakukan agar masyarakat dapat merubah pola pikir dan pemberdayaan kepada masyarakat terhadap pemilihan benih, kecambah maupun bibit untuk tanaman kelapa sawit yang akan ditanam oleh masyarakat.