Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PKM Pemberdayaan UMKM Jajan Tradisional di Kelurahan Kawan Bangli Agus Darma Yoga Pratama; I Gusti Ayu Agung Dian Susanthi; Ni Made Rai Juniariani
Linguistic Community Services Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Warmadewa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55637/licosjournal.5.2.10278.59-63

Abstract

Di Bali, khususnya di Kelurahan Kawan, Kabupaten Bangli, terdapat banyak UMKM yang memproduksi jajanan tradisional. Masyarakat di Kelurahan Kawan berperan besar dalam memproduksi dan melestarikan jajanan tradisional Bali, salah satunya adalah Kelompok Usaha Kawan. Namun, kelompok usaha ini memiliki beberapa permasalahan, seperti kurangnya branding produk melalui pembuatan logo produk, kemasan, promosi media sosial dengan bahasa iklan yang menarik, dan keterbatasan peralatan sehingga kelompok ini tidak bisa berkembang dalam hal pangsa pasar dan varian produk. Terdapat beberapa metode yang dilakukan oleh tim PKM untuk mengatasi permasalahan mitra yaitu melakukan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan bahasa iklan dengan membuat konten dalam bentuk foto dan video, pencatatan arus kas keuangan, dan program bantuan peralatan. Hasil dari kegiatan ini yaitu peningkatan penjualan yang dihasilkan oleh mitra melalui perluasan pasar dengan menggunakan media sosial sebagai ajang branding dan promosi melalui konten-konten yang menarik. Selain itu, mitra juga mengalami perubahan dalam mengelola keuangan pribadi dan keuangan dalam usahanya sebagai hasil dari adanya pelatihan pencatatan arus kas.
PKM Pemberdayaan UMKM Anyaman Sokasi Desa Kawan Bangli I Nyoman Kardana; I Gusti Ngurah Adi Rajistha; Ni Made Rai Juniariani
Linguistic Community Services Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Warmadewa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Kawan, yang terletak di Kabupaten Bangli, memiliki beberapa UMKM yang memproduksi kerajinan tangan tradisional khas Bali, terutama anyaman sokasi. Meskipun berperan penting dalam pelestarian budaya lokal, UMKM Anyaman Sokasi Tradisional menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya pemahaman mengenai bahasa iklan untuk promosi dan pelabelan produk, keterbatasan inovasi motif, serta belum adanya sistem pembukuan keuangan yang memadai. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan pelatihan dan pendampingan dalam penggunaan bahasa iklan untuk pembuatan konten promosi audiovisual dan labeling produk sebagai upaya branding. Selain itu, diberikan bantuan bahan seperti bambu dan cat pewarna untuk memfasilitasi inovasi motif anyaman. Pendampingan pencatatan arus kas juga dilakukan untuk memantau pengeluaran dan pemasukan usaha. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa mitra mampu mempromosikan produknya dengan lebih efektif melalui penggunaan bahasa iklan yang tepat, yang berdampak pada peningkatan penjualan melalui media sosial. Labeling produk membantu branding dan memperluas pasar, sementara pencatatan arus kas mempermudah mitra dalam mengelola keuangan usahanya.
Village Waste Management Strategy as an Economic Asset: Accounting Evaluation an Implementation of Sustainable Practices in Bongkasa Village, Abiansemal District, Badung Regency ASRIDA, Putu Diah; JUNIARIANI, Ni Made Rai; DEWI, A A Istri Krisna Gangga
Community Services: Sustainability Development Vol. 1 No. 3 (2024): Community Services: Sustainability Development (July - October 2024)
Publisher : PT Batara Swastika Harati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61857/cssdev.v1i3.57

Abstract

Bongkasa Village faces significant challenges in waste management, which has become increasingly complex due to population growth, cultural activities, and rising consumption. The Community Service Program (KKN-PMM) aims to evaluate the economic potential of waste management using an accounting approach, enabling efficient and sustainable management of waste. Additionally, this program seeks to empower the local community with knowledge and skills in environmentally friendly and economical waste management practices, contributing to the creation of a clean, healthy, and attractive village environment for eco-tourism development. This service indicates that although the community's knowledge of waste management is fairly good, there are differing views on the burden of waste management. To address this, it is recommended to implement activity-based budgeting that includes budget allocation for facilities, sorting technology, and incentive programs. By making appropriate budget allocations and ensuring good oversight, it is hoped that the efficiency and effectiveness of the waste management program can improve. Furthermore, continuous socialization and education through routine outreach programs are essential to enhance community knowledge, starting from elementary school students about the importance of waste sorting and its benefits for the environment. The support provided must be integrated with budget management to ensure that all aspects of the ongoing program can be optimized, fostering active community participation and improving waste management quality in Bongkasa Village.
Implementation Of The Triple Bottom Line In Cooperative Performance Assessment JUNIARIANI, Ni Made Rai; LESTARI, Ni Luh Putu Ratna Wahyu
International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Vol. 2 No. 3 (2021): International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science (Nov
Publisher : PT Keberlanjutan Strategis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ijesss.v2i3.92

Abstract

This study explores and describes the facts about what is felt and experienced directly by the informants in-depth on the application of the Triple Bottom Line (TBL) concept in cooperatives. The research uses a non-positivistic method with a qualitative design and a case study approach. Data analysis was carried out by conducting interviews with informants who were directly related to the implementation of the TBL concept, namely the chairman of the cooperative, the members of the cooperative, and the employees of the cooperative. Based on data analysis and in-depth interviews with informants, it can be concluded that the Savings and Loans Cooperative (KSP) Jumari has implemented the TBL concept well and the impact of this application for KSP Jumari is that the KSP Jumari economy always grows positively. This is inseparable from the active participation of members and employees of KSP Jumari themselves. This is inseparable from the trust of members to KSP Jumari and this is also the impact of the cooperative's concern for the environment so that the existence of KSP Jumari is better known. The financial condition alone is not enough to guarantee the value of the company to grow sustainably.
Mempertahankan Desa Belega Sebagai Sentra Pengrajin Bambu Mariyatni, Ni Putu Sri; Juniariani, Ni Made Rai; Pratama, Agus Darma Yoga
International Journal of Community Service Learning Vol. 4 No. 3 (2020): August 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.907 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v4i3.28946

Abstract

Kabupaten Gianyar khususnya di Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh,  sebagai sentra penghasil kerajinan dari bambu, merupakan ciri khas dari desa ini, sehingga mendapat julukan Desa Bambu. Salah satu pengerajin bambu yang berasal dari desa tersebut adalah Bapak I Nyoman Sudiarta dengan spesifikasi produk adalah furniture seperti set kursi, roomdivider (sekat ruangan), hanger dan bale bambu. Terdapat beberapa permasalahan terkait dengan pengelolaan manajemen usaha dari usaha yang ditekuni dari tahun 2000an tersebut, yaitu belum melakukan pencatatan keuangan, belum memiliki sistem promosi untuk memasarkan produknya dan banyak peralatan produksi yang kondisinya sudah rusak. Jenis kegiatan yang dilakukan untuk membantu pengerajin adalah memberikan pelatihan dan pendampingan pencatatan keuangan sederhana dan pemasaran serta pengadaan beberapa peralatan baru. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman mitra terkait pencatatan keuangan usaha dan pemasaran, serta meningkatkan kapasitas produksi usahanya. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan aset, omset usaha, jumlah produksi serta peningkatan jumlah tenaga kerja.
Pendampingan Pencatatan Keuangan dan Pemasaran Sarathi Banten Mariyatni, Ni Putu Sri; Juniariani, Ni Made Rai; Pratama, Agus Darma Yoga
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.12 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v5i2.35069

Abstract

Tukang banten atau disebut juga Sarathi banten adalah seseorang yang memiliki kewajiban serta tanggung jawab untuk mempersiapkan sarana persembahan terkait dengan upacara yang dilaksanakan oleh umat Hindu. Ibu Dewa Ayu Astiti adalah salah satu penjual banten sekaligus sebagai Sarathi atau tukang banten,  yang sudah ditekuni sejak  tahun 2012  berlokasi di desa Kapal, kecamatan Mengwi, kabupaten Badung, Terdapat beberapa permasalahan mitra terkait dengan pengelolaan manajemen usaha, yaitu belum melakukan pencatatan keuangan, belum memiliki sistem promosi untuk memasarkan produknya, dan lay out untuk menata banten belum teratur. Jenis kegiatan yang dilakukan untuk membantu Sarathi adalah memberikan pelatihan dan pendampingan pencatatan keuangan sederhana dan pendampingan dalam pemasaran produk serta membantu pengadaan sarana prasarana yang dibutuhkan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman mitra terkait pencatatan keuangan usaha dan pemasaran, serta meningkatkan kapasitas produksi usahanya. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan aset, omset usaha, jumlah produksi serta peningkatan jumlah tenaga kerja.
The Impact of Effective Corporate Governance on The Quality of Financial Reports, Mediated by The Use of Information Technology Putra, I Putu Mega Juli Semara; Juniariani, Ni Made Rai
Juara: Jurnal Riset Akuntansi Vol. 15 No. 1 (2025): Juara: Jurnal Riset Akuntansi
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/juara.v15i1.9737

Abstract

Purpose—The paper aims to examine the impact of good corporate governance on the quality of financial reports using the mediation effect of information technology utilization. Methodology—This study was conducted in all Lembaga Perkreditan Desa (LPDs) in Bali. The study population included 1,334 LPDs based on data from Bali LP-LPDs as of 2022. The objects in this study include good corporate governance, the use of information technology, and the quality of LPD financial reports. The research sample was 299, which was determined based on a proportionate stratified random sampling design. Findings— The findings indicate that the use of sound corporate governance principles is very important to ensure better and more reliable financial report quality. The use of information technology is able to mediate the relationship between good corporate governance and the quality of financial reports. This shows that the application of information technology in an organization can act as a link between the tenets of effective corporate governance and the integrity of financial statements. Research limitations—The limitation of this study is that was conducted at LPDs in Bali, so caution is needed in generalizing the research results. The R Square value is 64.4%, so that indicates that there are numerous more elements influence the quality of financial reports. Paper type— research paper.
KINERJA INDIVIDUAL KARYAWAN DITINJAU DARI KONSEP THEORY OF PLANNED BEHAVIOR (STUDI KASUS PADA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KOTA DENPASAR) Ni Made Rai Juniariani; Putu Dian Pradnyanitasari; Ni Made Intan Priliandani
BAJ: Behavioral Accounting Journal Vol. 1 No. 1 (2018): January-June 2018
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/baj.v1i1.16

Abstract

The purpose of this study is to determine whether the concept of the theory of planned behavior in this research attitude toward behavioral is understood as self-motivation, subjective norms are understood as organizational culture and perceived behavioral control is understood as the ability of work to influence the performance of individual employees. This study uses primary data in the form of answers to questionnaires from employees of the Library and Archives Department of Denpasar City using the survey method. 44 samples were obtained using purposive sampling method. The method of analysis of this study uses multiple linear regression analysis. The results of testing hypotheses show that (1) self motivation positively affects the performance of individual employees. (2) organizational culture positively affects individual employee performance and (3) work ability influences individual employee performance. This research shows that individual employee performance is influenced by factors that exist in themselves and the environment in the organization or company.
Peningkatan Keahlian Manajerial Melalui Pengelolaan Akuntansi Biaya Produksi dan Sumber Daya Manusia Juniariani , Ni Made Rai; Damayanti , Ni Nyoman Sri Rahayu; Pertama , I Gede Agung Wira
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v9i2.2593

Abstract

Mitra merupakan kelompok pengrajin ukir yang terdiri dari 15 penggrajin ukir. Kelompok pengrajin dipimpin oleh I Made Wirama. Persaingan usaha yang semakin ketat, menjadi salah satu motivasi bagi mitra untuk berbenah. Namun, mitra mengungkapkan beberapa permasalahan terkait operasionalnya seperti pemahaman terkait penentuan harga pokok produksi yang belum memadai, pembagian job description yang belum jelas, serta terbatasnya alat produksi. Mengacu pada kondisi tersebut, kami berupaya untuk meningkatkan kapabilitas manajemen terkait perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan dengan sosialisasi, identifikasi beban, serta simulasi perhitungan. Selanjutnya memberikan pelatihan terkait pengelolaan sumber daya pengukir yang dilakukan dengan mengidentifikasi tugas pokok pengukir serta simulasi pembuatan job descsription. Memberikan bantuan berupa alat produksi berupa mesin tatah, gerinda, bor, dan kuas. Setelah program pengabdian selesai dilaksanakan, kami melakukan evaluasi pemahaman mitra dengan memberikan kuesioner. Hasil evaluasi menunjukan bahwa mitra relatif cukup paham terkait materi pengabdian yang kami berikan