Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PRoMEDIA

Pengaruh Online Shop di Instagram Terhadap Perilaku Konsumtif Siswa SMA Mutiara 1 Jakarta Fauziah Yanis; Hilda Tamaroba
PRoMEDIA Vol 7, No 1 (2021): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v7i1.4567

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the online shop that affects consumer behavior. This study uses quantitative descriptive methods with data collection techniques using questionnaires and documentation. Participants in this study were 30 students of Social Studies Program, Mutiara 1 Jakarta High School. Based on the results of the analysis, the results of the calculation of simple linear regression Y = 14.605 + 0.162X means that if X (the influence of online shop) increases to Y (consumer behavior) will also increase. Regression test results show that 0.692> 0.05 (5%), it means that the results of this study indicate that online shops on Instagram affect the consumer behavior of SMA 1 Mutiara students. Time efficiency in online shopping makes consumers no longer need to spend time carelessly, especially the marketing strategies presented through advertising and with a large number of discounts offered are very effective to attract consumers. So the prices offered by online shops are more affordable compared to prices in traditional markets in general. In addition to the testimonials from consumers about a product review, so get the most out of buying an item.Keywords : Online Shop, Instagram, Consumptive BehaviorAbstraksiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis online shop yang mempengaruhi perilaku konsumtif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Partisipan dalam penelitian ini adalah 30 siswa Program Studi Sosial SMA Mutiara 1 Jakarta. Berdasarkan hasil analisis, hasil perhitungan regresi linier sederhana Y = 14,605 + 0,162X itu berarti jika X (pengaruh online shop) meningkat menjadi Y (perilaku konsumtif) juga akan naik. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa 0,692> 0,05 (5%), itu berarti hasil penelitian ini menunjukkan bahwa online shop di Instagram memengaruhi perilaku konsumtif siswa SMA Mutiara 1 Jakarta. Efisiensi waktu dalam berbelanja online membuat konsumen tidak perlu lagi menghabiskan waktu sembarangan, terutama strategi pemasaran yang disajikan melalui iklan dan dengan sejumlah besar diskon yang ditawarkan sangat efektif untuk menarik konsumen. Maka harga yang ditawarkan oleh online shop lebih terjangkau dibandingkan dengan harga di pasar tradisional pada umumnya. Selain testimoni dari konsumen mengenai review suatu produk, sehingga mendapatkan hasil maksimal dalam membeli suatu barang.Kata Kunci : Toko Online, Instagram, Perilaku Konsumen
PENGARUH PEMBELAJARAN E-LEARNING TERHADAP PERILAKU PERMISIF PENGGUNAAN INTERNET SISWA SMA NEGERI 2 CIBINONG fauziah fauziah
PRoMEDIA Vol 4, No 2 (2018): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.474 KB) | DOI: 10.52447/promedia.v4i2.1284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara metode pembelajaran e-learning terhadap perilaku permisif penggunaan internet pada siswa SMA Negeri 2 Cibinong Bogor, sehingga diharapkan staf pengajar atau guru mampu merancang kurikulum berbasis internet bagi siswa yang efektif dan tepat sasaran, selain dapat mengontrol penggunaan internet yang sehat bagi siswa.Sekolah yang dijadikan objek penelitian adalah SMA Negeri 2 Cibinong,  kelas X, XI dan XII, dengan jumlah responden 108 siswa. Metode yang dipergunakan metode survey, dengan pendekatan penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik analisis menggunakan alat ukur : Korelasi Rank-Order (Spearman’s Rho Rank Order Correlations). Hasil analisis korelasi Rank Spearman diperoleh nilai koefisien korelasi (rho) sebesar 0,875 (materi pembelajaran) dan 0,877 (bahan tugas sekolah) dengan signifikansi p<α (0,000<0,05) diterima pada tarafsignifikansi 5%. Artinya semakin tinggi penggunaan internet untuk akses materi pembelajaran dan bahan tugas sekolah (pembelajaran e-learning), maka semakin tinggi pula perilaku permisif dalam penggunaan internet. Dalam penggunaan media lain, penggunaan internet adalah negatif sebesar -0,505 dengan signifikansi p<α (0,001<0,05), maka hipotesis diterima. Artinya terdapat hubungan negatif yang signifikan antara penggunaan media lain dengan perilaku penggunaan internet. Nilai koefisien korelasi adalah sebesar negatif -0,598, berada pada tingkat tinggi (kuat), sehingga antara penggunaan media lain dengan perilaku penggunaan internet memiliki hubungan yang erat. Artinya semakin tinggi penggunaan media lain, maka semakin rendah perilaku permisif siswa dalam menggunakan internet.Kata Kunci : Pembelajaran E-learning, Perilaku Siswa, Penggunaan Internet
ANALISA PERILAKU CYBERBULLYING PADA REMAJA PEREMPUAN DI JEJARING SOSIAL INSTAGRAM Analyis of Cyberbullying Behavior in Teenage Girls On Instagram Social Network Fauziah Yanis
PRoMEDIA Vol 8, No 1 (2022): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v8i1.5714

Abstract

Cyberbullying is the behavior of an act of intimidation that occurs in cyberspace, especially on social media. Cyberbullying is often carried out by the surrounding community, especially teenagers who are currently very close to technological advances. This cyberbullying phenomenon often appears on social media networks because of the increasingly advanced use of internet technology in accessing social media. This study focuses on the Analysis of Cyberbullying Behavior in Adolescent Girls on the Instagram Social Network which is carried out by a group of teenage girls through the Instagram social network. The purpose of this research is to find out how the behavior of the perpetrator to the victim. The theory in this study is to use the theory of communication psychology and social media. The researcher used a qualitative descriptive method with a phenomenological approach using data collection techniques with observation, interviews and in-depth documentation techniques with sources and using data validity techniques, namely triangulation of data sources. The results of this study show that the perpetrators treat cyberbullying through Instagram, where the perpetrator comments on every post uploaded by the victim, the comments are more directed towards body shaming and frontal comments.Keywords: social media, cyberbullying, adolescent girls.