Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

“PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DALAM PENCAPAIAN SDG’s DI DESA SEDERHANA MUARA GEMBONG” Fauziah Yanis; Sisman Prasetyo; Lukiyana Lukiyana; Masnia Ahmad; Andi Saidah; Danang Trijayanto; Muhammad Junaid Kamaruddin
Midang Vol 1, No 3 (2023): Midang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2023
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v1i3.50545

Abstract

Sektor ekonomi memegang peranan penting dalam era globalisasi. Pada era globalisasi perkembangan teknologi bertumbuh dengan cepat, pemasaran yang semula tradisional beralih ke media online (digital), sehingga menimbulkan persaingan yang ketat dalam sektor pertumbuhan usaha. Ketidaktahuan masyarakat terkait penjualan secara online menjadi kendala tersendiri, dikarenakan masyarakat Desa Sederhana Muara Gembong tidak dapat memanfaatkan teknologi digital secara maksimal. Hal ini menimbulkan kesempatan dalam mengembangkan usaha bisnis menjadi terhambat. Melihat masalah yang ada, Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mensosialisasikan pemanfaatan media sosial seperti WhatsApp, Instagram, facebook, twitter, TikTok sebagai langkah pemasaran online untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi, Target program ini adalah adanya peningkatan pengetahuan terkait pemanfaatan media social dan kemampuan dalam membangun kreatifitas melalui konten pemberitaan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan sosialisasi materi pengenalan pengatahuan dalam pemanfaatan media sosial baik secara efektif dan efisien dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Hasil kegiatan memperlihatkan antusias para masyarakat yang ikut hadir. Sejak awal memerhatikan dan mengikuti semua rangkaian acara hingga selesai dan aktif memberikan beberapa pertanyaan. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif yang signifikan pada pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di tingkat desa yaitu pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan
Analisis Isi SMS Iklan Layanan Telekomunikasi Operator Telkomsel, Indosat dan Xl berdasarkan Etika Pariwara Indonesia Periode 2013 Danang Trijayanto; Syarifuddin Syarifuddin
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol. 12 No. 3 (2014): September 2014
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17933/bpostel.2014.120306

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi merevolusi aktivitas pemasaran ke mobile marketing, salah satunya adalah dengan SMS advertising. Badan usaha yang cenderung menggunakan cara pemasaran tersebut adalah operator selular dengan iklan produk layanan telekomunikasinya. Permasalahannya adalah strategi pemasaran produk telekomunikasi yang cenderung banyak merugikan pelanggan karena ketidaksesuaian antara isi iklan dan produk yang diperoleh, yang dipengaruhi oleh kelengkapan dan kejelasan informasi produk. Salah satu aturan yang menjadi dasar dalam aktivitas SMS advertising adalah berdasarkan Etika Pariwara Indonesia.  Penelitian  ini   meneliti  bagaimanakah  Penerapan aturan tersebut terhadap isi SMS iklan produk telekomunikasi yang dikirimkan oleh provider selular GSM prabayar pada bulan Juli hingga Nopember 2013.  Hasil  Penelitian menunjukkan bahwa dalam mengiklankan produk telekomunikasi melalui SMS advertising, para operator selular belum menerapkan regulasi dan etika pemasaran dengan baik. Kekurangan informasi yang belum lengkap terdapat pada informasi syarat kontrak yang menjadi informasi dasar hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh pelanggan.
Pengenalan Literasi Budaya dan Pencegahan Konflik di Indonesia Vidya Kusumawardani; Dinar Ayu Chandra Agustin; Riong Seulina; Danang Trijayanto; Sugeng Wahyudi
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAI Al Fithrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/khidmatuna.v2i1.441

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang betemakan literasi budaya ini telah dilaksanakan pada tanggal 26 Juli 2022 dengan judul Pengenalan Literasi Budaya dan Pencegahan Konflik di Indonesia yang diadakan di SMAN 40 Jakarta. Metode pengambilan data kegiatan sosilaisasi dilakukan dengan menggunakan data kuantitatif dengan menggunakan questionnaire dengan menggunakan pendekatan Skala Likert yang terdiri dari SS, S,KS, TS, dan STS  pada saat Pre test maupun piost test yang teridiri 10 pertanyaan. Dari hasil data pre-test diatas dapat disimpulkan bahwa dari 33 orang mahasiswa masing-masing sudah memahmi pentingnya literasi budaya untuk mencegah konflik yang terjadi di Indonesia yang meliputi pertanyaan 1 (72%), pertanyaan 2 (45%), pertanyaan 3 (54%), pertanyaan 4 (57%), pertanyaan 5 (48%), pertanyaan 6 (60%), pertanyaan 7 (54%), pertanyaan 8 (54%), pertanyaan 9 (60%), dan pertanyaan 10 (78%). Sedangkan dari data post test dapat disimpulkan bahwa dari 33 orang mahasiswa masing-masing sudah memahmi pentingnya literasi budaya untuk mencegah konflik yang terjadi di Indonesia yang meliputi pertanyaan 1 (75%), pertanyaan 2 (45%), pertanyaan 3 (69%), pertanyaan 4 (51%), pertanyaan 5 (51%), pertanyaan 6 (57%), pertanyaan 7 (63%), pertanyaan 8 (63%), pertanyaan 9 (75%), dan pertanyaan 10 (72%). Dengan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait dengan literasi budaya ini hal ini sesuai dengan program yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah untuk memberikan pemahaman kepada siswa terkait dengan sikap untuk dapat saling menghormati, menghargai pluralism yang ada didalam masyarakat Indonesia yang sangat rentan dengan koflik sara.
Pernyataan Kontroversial Pejabat Negara Dalam Pemberitaan Media (Analisis Framing pada Detik.com dan Kompas.com) Chandra Agustin, Dinar Ayu; Danang Trijayanto; Ela Indah Dwi Syayekti
Kediri Journal of Journalism and Digital Media (KJOURDIA) Vol. 3 No. 2 (2025): KJOURDIA: Kediri Journal of Journalism and Digital Media
Publisher : Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/kjourdia.v3i2.3302

Abstract

This research aims to analyze and compare the media framing of the Indonesian Minister of Finance's controversial statements regarding the "17+8" demands, which triggered a political communication crisis. Utilizing a qualitative approach with the Robert N. Entman framing analysis model, the study compares nine news articles from the online portals Kompas.com (4 articles) and Detik.com (5 articles) published between September 9 and 10, 2025. The results indicate that both media effectively served a function of social control by maintaining a consensus on demanding moral accountability from the official. However, a significant difference in problem diagnosis was found: Kompas.com framed the issue as systemic, criticizing the political elite's mentality of dismissing public demands, whereas Detik.com focused on the personal dimension, highlighting the official's failure in adapting his communication ethics. This contrast leads to a main conclusion: that state officials are required to possess not only substantive competence and professional ability, but must also be equipped with deep empathy and behavioral accountability in all public communication. The result of this study contribute to strengthening research in the fields of political communication and media framing analysis, particularly by highlighting how media discourse construction shapes public perception of communication crises involving state afficials.