Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Estimasi nilai ragam genetik dan heritabilitas tomat tipe determinate pada dua lingkungan tanam di dataran rendah Farhah, Najmi; Daryanto, Ady; Istiqlal, Muhammad Ridha Alfarabi; Pribadi, Edi Minaji; Widiyanto, Sigit
Jurnal AGRO Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/16276

Abstract

Pertumbuhan tomat pada lingkungan berbeda memberikan perbedaan hasil karena adanya interaksi genetik x lingkungan yang mempengaruhi ekspresi suatu gen pada kondisi lingkungan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menduga nilai ragam genetik serta nilai heritabilitas arti luas pada genotip tomat tipe determinate di dua lingkungan tanam. Penelitian dilakukan dari Maret hingga Juli 2021 dengan menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) di dua lingkungan tanam (Depok dan Jakarta). Perlakuan terdiri dari 3 genotip tomat generasi F6 dan 2 varietas komersil diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan tanam memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan genotip tomat yang digunakan. Nilai ragam genetik pada setiap karakter tergolong dalam kriteria sempit, kecuali pada karakter tebal daging buah dan luas daun. Nilai heritabilitas arti luas terhadap karakter yang diamati menunjukkan kriteria tinggi, kecuali pada karakter diameter buah (kriteria sedang) dan karakter tinggi tanaman (kriteria rendah). Genotip RwTa-4-10U-6U-4U-2U memberikan penampilan terbaik pada kedua lokasi tanam, dengan tinggi tanaman lebih rendah (91,09 cm), diameter batang lebih kekar (9,69 mm), buah lebih panjang (5,64 cm), diameter buah lebih besar (4,25 cm), total padatan terlarut lebih tinggi (5,22ºBrix), bobot per buah lebih besar (48,43 g), serta umur berbunga lebih genjah (25 HST) dibandingkan varietas Tantyna dan varietas Tora.ABSTRACTTomatoes growth in different environments give different results due to genetic x environment interaction that affect the expression of genes in a certain environmental condition. This study aimed to estimate the genetic variance and the broad sense heritability of determinate tomato genotypes in two growing environments. The study was conducted from March to July 2021, using a Randomized Complete Block Design (RCBD) in two planting environments (Depok and Jakarta). The treatments consisted of 3 genotypes of tomato generation F6 and 2 commercial varieties with 3 replications. The results showed that the environment affected the growth and development of the tomato genotypes used. The genetic variance was classified into narrow criteria except for flesh thickness and leaves area. The heritability value showed high value except for fruit diameter (medium) and plant height (low). The genotype RwTa-4-10U-6U-4U-2U gave the best performance at both planting locations, with lower plant height (91.09 cm), more harder stem diameter (9.69 mm), longer fruit (5.64 cm), larger fruit diameter (4.25 cm), higher total dissolved solids (5.22ºBrix), greater weight per fruit (48.43 g), and early flowering (25 DAP) compared to the Tantyna and Tora varieties.
Potensi Hasil dan Penampilan Hortikultura Tomat Generasi F6 di Dataran Rendah Saputry, Dinda Helma; Daryanto, Ady; Istiqlal, Muhammad Ridha Alfarabi; Widiyanto, Sigit
Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Hortikultura Indonesia
Publisher : Indonesian Society for Horticulture / Department of Agronomy and Horticulture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jhi.13.1.14-22

Abstract

Perakitan varietas tomat khusus wilayah urban perlu dilakukan untuk mempercepat ketersediaan tomat secara mandiri di wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi hasil, penampilan karakter hortikultura, serta menduga nilai heritabilitas arti luas genotipe tomat generasi F6 di dataran rendah. Penelitian dilakukan pada bulan Maret hingga Agustus 2021 di Kebun Percobaan Agroteknologi Universitas Gunadarma wilayah Jakarta Timur, dengan menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) satu faktor, yaitu genotipe tomat yang diulang tiga kali. Taraf perlakuan terdiri atas 4 genotipe tomat generasi F6 dan 2 varietas komersil (Tantyna F1 dan Tora IPB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan penampilan hortikultura antara genotipe tomat generasi F6 dengan varietas komersial yang diamati. Segregasi masih terjadi pada karakter kualitatif yaitu, pewarnaan antosianin pada hipokotil, warna bahu buah hijau sebelum matang dan bentuk ujung pada genotipe tomat F6. Terdapat genotipe tomat F6 yang memiliki karakter komponen hasil dan karakter hasil yang lebih baik dibanding varietas komersial seperti umur berbunga, umur panen, bobot per buah, panjang buah, kekerasan buah, total padatanterlarut, jumlah buah layak panen, dan bobot buah layak panen. Seluruh karakter kuantitatif memiliki nilai heritabilitas arti luas kriteria tinggi kecuali umur panen dan jumlah rongga buah dengan kriteria rendah. Karakter dengan nilai heritabilitas tinggi dapat dijadikan karakter seleksi generasi berikutnya. Kata kunci: daya hasil, heritabilitas, ragam genetik, Solanum lycopersicum.
Heterosis dan Daya Gabung Karakter Agronomi Cabai (Capsicum annuum L.) Hasil Persilangan Half Diallel Daryanto, Ady; Sujiprihati, Sriani; Syukur, Muhamad
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 38 No. 2 (2010): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.704 KB) | DOI: 10.24831/jai.v38i2.1795

Abstract

<!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:""; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:10.0pt; margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:Calibri; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:IN; mso-no-proof:yes;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} --> The objective of this research was to study heterosis and heterobeltiosis effects of fi fteen chili genotypes (Capsicum annuum L.), the general combining ability (GCA) and specifi c combining ability (SCA) of six chili inbred lines through half diallel crosses. The experiment was conducted from November 2008 to June 2009 using a Randomized Complete Block Design with three replications at IPB experimental fi eld, Leuwikopo, Darmaga. Heterosis values were predicted based on the average values of their parents whereas heterobeltiosis were predicted based on the average values of the highest parents. Analyses GCA and SCA were based on the Griffi ng&rsquo;s fi xed model of diallel design method II. Genotype IPB C2 had the highest GCA for fruit weight and fruit length. Genotype IPB C15 had the highest GCA for yield per plant and percentage of marketable fruit. Hybrid IPB C2 x IPB C14 and IPB C9 x IPB C14 had the highest heterosis, heterobeltiosis, and SCA for all fruit characters and yield per plant. Keywords: chili, hybrid, heterobeltiosis, yield.
Penampilan Karakter Hortikultura Beberapa Varietas Tomat Hibrida di Rumah Kaca Dataran Rendah Daryanto, Ady; Muhammad Ridha Alfarabi Istiqlal; Ummu Kalsum; Ratih Kurniasih
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 48 No. 2 (2020): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.445 KB) | DOI: 10.24831/jai.v48i2.30502

Abstract

Kegiatan urban farming diperlukan untuk mendukung ketahanan pangan, nutrisi serta vitamin bagi keluarga di wilayah urban. Informasi karakteristik varietas tomat untuk penanaman urban farming di dalam greenhouse masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik hortikultura beberapa varietas tomat hibrida yang ditanam di dalam greenhouse dataran rendah. Percobaan dilaksanakan dengan rancangan kelompok lengkap teracak (RKLT) terhadap 5 varietas tomat hibrida dengan 3 ulangan. Percobaan dilakukan di greenhouse percobaan Universitas Gunadarma di Wilayah Kota Depok, Jawa Barat, pada bulan Oktober 2018 hingga Januari 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima varietas yang diuji memiliki perbedaan pada semua karakter kuantitatif. Varietas Tymoti dan Tantyna menunjukkan penampilan yang baik di wilayah dataran rendah serta memiliki ukuran buah yang sesuai untuk tomat sayur. Varietas Agatha dan Ultima mengalami penurunan ukuran buah hingga 40% di greenhouse dataran rendah. Varietas Rewako tidak sesuai untuk penanaman di wilayah dataran rendah karena gugur bunga yang sangat tinggi dan pembentukan buah yang sangat rendah. Karakter kualitatif yang mencirikan masing-masing varietas adalah tipe tumbuh, warna pundak buah muda, bentuk buah, dan bentuk ujung buah. Kata kunci: determinate, indeterminate, Solanum lycopersicum, urban farming