Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Tingkat Pendidikan Ibu dengan Pemeriksaan Awal Kehamilan (K1) di Puskesmas Krebet Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun Dyah Permata Sari
Biomedika Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.967 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v10i1.231

Abstract

Pelayanan antenatal care memainkan peranan yang penting dalam mencegah dan mendeteksi komplikasi obstetrik sedini yang mungkin serta ditangani pada tahapan awal untuk mendapatkan ibu dan bayi yang sehat. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan ibu dengan pemeriksaan awal kehamilan (K1) di Puskesmas Krebet Pilangkenceng Madiun. Jenis penelitian analitik korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Variabel penelitian tingkat pendidikan ibu sebagai variabel independent dan pemeriksaan awal kehamilan (K1) sebagai variabel dependent. Populasi penelitian seluruh ibu hamil di Puskesmas Krebet Pilangkenceng Madiun pada Bulan Januari - Agustus 2016 sebanyak 49. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling sebanyak 43 responden pada tanggal 3 Oktober – 30 Desember 2016. Data dikumpulkan dalam bentuk data sekunder kemudian hasil pengumpulan data diuji dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden paling banyak pendidikan responden adalah menengah (SLTA) sebanyak 29 responden (67,4%) dan kunjungan K1 Akses sebanyak 35 responden (81,4%) dan kunjungan K1 murni sebanyak 8 responden (18,6%). Hasil statistic Wilcoxon Signed Rank pada program SPSS diperoleh hasil ρ = 0,042. Jika α = 0,05 maka dapat disimpulkan ρ < α artinya H ditolak berarti ada hubungan antar tingkat pendidikan dengan pemeriksaan awal keha- 0 milan (K1). Pada umumnya semakin tinggi pendidikan seseorang akan mempengaruhi kunjungan kehamilan yaitu responden yang berpendidikan tinggi cenderung melakukan kunjungan ANC K1 murni, sedangkan responden yang berpendidikan rendah cenderung memilih kunjungan ANC K1 akses. diharapkan ibu juga dapat meningkatkan informasi yang diperoleh tentang kunjungan ANC sehingga dapat melakukan kunjungan dengan lebih aktif dan dapat mendeteksi kelainan pada kehamilan secara dini.
Hubungan Sikap Pantang Makanan Ibu Nifas dengan Proses Involusi Uteri di Puskesmas Sooko Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto Dyah Permata Sari
Biomedika Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.709 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v11i1.376

Abstract

Masa nifas merupakan masa setelah partus selesai dan setelah 6 minggu. Namun fenomena yang sering terjadi di masyarakat pedesaan adalah kuatnya pengaruh sosial budaya terhadap kebiasaan sehari-hari. Kebutuhan gizi seimbang, baik kualitas maupun kuantitasnya sangatlah penting bagi ibu pada masa nifas atau menyusui. Tujuan penelitian mengetahui hubungan sikap pantang makanan ibu nifas dengan proses involusi uteri di Puskesmas Sooko Mojokerto. Jenis penelitian analitik cross sectional. Variabel independen dalam penelitian ini adalah sikap pantang makanan. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah proses involusi uteri. Pada penelitian ini populasinya adalah ibu nifas sebanyak 20 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan September - Oktober 2017 dengan jumlah sampel 20 responden. Teknik Sampling Total sampling. Instrumen penelitian menggunakan cheklis dan kuesioner. Uji statistik Exact Fisher's Hasil didapatkan bahwa sebagian besar responden melakukan pantang makanan sejumlah 12 responden (60%), kurang dari setengah responden mengalami proses involusi uteri yang tidak normal sejumlah 8 orang (40%). Hasil uji Exact Fisher's dengan SPSS didapatkan bahwa hitung lebih kecil dari tabel yaitu 0,028 < 0,050, artinya ada hubungan sikap pantang makanan dengan proses involusi uteri. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berpendidikan SD, tidak bekerja dan merupakan ibu primi para sehingga belum mempunyai pengalaman dan pengetahuan yang cukup dalam hal budaya pantang makanan pada ibu nifas. Proses involusi uteri dipengaruhi oleh sikap ibu terhadap pantang makanan. Disarankan ibu lebih meningkatkan pengetahuan tentang dampak dari pantang makanan dengan cara membaca buku, bertanya pada tenaga kesehatan. Tenaga Kesehatanmeningkatkan penyuluhan dan memberikan motivasi tentang dampak dari perilaku pantang makanan pada ibu nifas dan keluarga sehingga ibu dapat mengubah kebiasaan pantang makanan. Kata kunci: pantang makanan, involusi uteri
Persepsi Ibu Nifas terhadap Pelayanan Kunjungan Nifas Dyah Permata Sari
Biomedika Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.234 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v12i1.383

Abstract

The covered of porturition service supposed to more than or minimal same with chilbirth by the health staff. Because midewife more active doing the porturition call notiwithstanding to toward woman the chilbirth that helping by indigenous medical practitioner. But a matter of fact that happen about the problem of porturition call that is occur a drop out between the women and Health staf. Because that problem that research done to explaint the perception by women of porturion about porturition call service. The kind of this Research are the descriptif research with quantitative phenomenological. Variabel that researched are perception by women of porturion about porturition call serve. The Population of this Research are all of the women chilbirth in the Puskesmas Sooko Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto that amount to 20 people. The technical that used is total sampling. This Research did in September 11th – December 4th, 2018. The instrument that used to roundup the file is the kuesioner and the did the processed file that include editing, coding, scoring, tabulating. The result of the Research is almost of the respondent have a positive perception by porturition serve. The observation by age, Education degree, and total of the child, have gotten more of the responden attain the age of 20-35 years old as much as 12 of the respondent (60%). Well educated of the responden are SMP as much as 15 of the respondent (75%), and including by total of the child as much as 14 of the responden have 2 child or for about 70%. Perception is the one of the indicator to explaint how much reaction of responden by the object that Raise in the Research. Result of the Research have indicated that women chilbirth have a positive perception about porturition call service. To advance the orturition call service might as well doing the elaboration intitutionaly
Perhitungan Usia Kehamilan Berdasarkan Pengukuran Tinggi Fundus Uteri dengan Hari Pertama Haid Terakhir di BPS Farida Yuliani Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto Dyah Permata Sari
Biomedika Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.453 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v11i2.402

Abstract

Hubungan besarnya rahim dan tuanya kehamilan penting untuk diketahui karena kemungkinan penyimpangan kehamilan seperti hamil ganda, hamil mola hidatidosa, hamil dengan hidramnion yang akan teraba lebih besar. Penelitian ini dilakukan untuk evaluasi hasil perhitungan usia kehamilan berdasarkan pengukuran tinggi fundus uteri dengan HPHT. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif, dengan desain study survey. Variabel dalam penelitian ini adalah perhitungan usia kehamilan berdasarkan pengukuran tinggi fundus uteri dengan HPHT. Populasi yang diambil semua ibu hamil trimester II dan III yang berkunjung di BPS Farida Yuliani Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto sejumlah 33 orang dan sampelnya sebanyak 33 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah non probability samping dengan cara pengambilan total sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 4 Mei – 31 Juli 2018. Pengumpulan data dengan teknik dokumentasi yang menggunakan data sekunder yaitu dari Rekam Medik dan instrument yang digunakan adalah check list. Data diolah serta disajikan dalam bentuk prosentase tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perhitungan usia kehamilan berdasarkan tinggi fundus uteri posisi lutut lurus sesuai dengan usia kehamilan berdasarkan hari pertama haid terakhir yaitu 18 responden (54.55 %). Simpulan dalam penelitian ini adalah hasil perhitungan usia kehamilan berdasarkan pengukuran tinggi fundus uteri posisi lutut lurus sesuai dengan hari pertama haid terakhir serta ada hubungan antara gravida dengan ketepatan pengukuran tinggi fundus uteri. Diharapkan hasil penelitian dapat digunakan sebagai bahan masukan dalam memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil, khususnya pada saat pengukuran tinggi fundus uteri menggunakan metode pengukuran yang lebih akurat. Kata Kunci : Usia Kehamilan, Tinggi Fundus Uteri, Hari Pertama Haid Terakhir
AKTUALISASI TTB (TEORI TAKSONOMI BLOOM) MELALUI DRAMA KEPAHLAWANAN GUNA PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA PESERTA DIDIK Farhan Aziz; Fajrin Nurjanah; Dyah Permata Sari
FKIP e-PROCEEDING 2017: PROSIDING SEMINAR NASIONAL #3: BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DALAM KONTEKS GLOBAL
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran pengoptimalan implementasi pendidikan karakter dalam pelajaran Bahasa Indonesia, dengan menggunakan teori Taksonomi Bloom. Pendidikan merupakan proses pembentukan sikap dan tingkah laku seseorang maupun kelompok menjadi lebih baik. Pendidikan dilakukan melalui upaya pengajaran dan pelatihan oleh pendidik. Dalam hal ini, 3 ranah yang menjadi acuan dalam mendidik, yaitu (i) kognitif, (ii) afektif, (iii) dan psikomotorik. Akan tetapi, umumnya peserta didik tidak menguasai 3 aspek tersebut secara proporsional, sehingga berdampak pada ketidakseimbangan perkembangan kecerdasan peserta didik. Praktik pementasan drama sebagai salah satu upaya dalam pembentukan karakter peserta didik, menjadi salah satu pilihan tepat untuk mengatasi ketidakseimbangan tersebut. Drama, menurut Balthazar Verhagen adalah kesenian yang melukiskan sifat dan sikap manusia dengan gerak. (Suroso, 2015). Pembelajaran drama dilaksanakan dengan cara mewajibkan peserta didik untuk menulis naskah tentang kisah pejuang kemerdekaan Negara Indonesia. Kemudian, guru membentuk 6 kelompok dan memilih 6 naskah terbaik untuk ditampilkan oleh peserta didik. Proses pementasan drama yang meliputi latihan hingga pementasan, akan mendorong terwujudnya perkembangan kecerdasan ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik dengan simultan dan signifikan. Lebih dari itu, dengan mementaskan kisah para pejuang kemerdekaan, akan membentuk karakter peserta didik yang cinta akan tanah air dan siap untuk menghadapi era globalisasi. Kata-kata Kunci : taksonomi Bloom, pementasan drama, pendidikan karakter
HUBUNGAN HIPERTENSI IBU HAMIL DENGAN BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR DI RS DKT SIDOARJO TAHUN 2013 Dyah Permata Sari
Hospital Majapahit (JURNAL ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN MAJAPAHIT MOJOKERTO) Vol 7 No 1 (2015): Hospital Majapahit
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.407 KB)

Abstract

One of the important causes of maternal morbiditas and mortalitas and fetus or neonatus is hypertension on pregnancy. Many factor that related with the hypertension of pregnancy, as age, history of abortion, gravida, social economy, decline etc.The purpose of this research is to identify the relations of hypertension from pregnant women with new born baby’s weight in RS DKT Sidoarjo The 2013. The type of researh used correlation analytic. The design is Cross Sectional. The independent variable is pregnant women hypertension, the dependent variable is new born baby’s weight. The Population is all women who give birth in RS DKT Sidoarjo in the 2013 as much 3906 respondent. The technique of sampling that is used on this research is probability sampling type sampling of simple random sampling procuring 363 respondent. Data was conducted by using checklist. The data will be proceed by editing, coding, data entry, scoring, tabulating. The result of this research show 363 respondent, most of the respondent are not hypertension as much 309 respondent (85,1%) and most of the new born baby’s weight are normal as much 338 (93,1%). The Data analysis used fisher exact test, the result showed with significance = 0,78 whereas α = 0,05. Through this result H0 is accepted.There is not relations between hypertension of pregnant women with new born baby’s weight, ofthe results ofthis study indicate the success of the above methods midwife or obstetrician that have been implemented. The method has been used by the Hospitalin order to early detect and deal with complications in pregnancy need to be maintained. As the advice for pregnant women checked her pregnancy in periodikly in order to know indication of pregnancy hypertension earlier, also it preventable earlier.
PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN AKSEPTOR KONTRASEPSI IUD DENGAN SUNTIK 3 BULAN DALAM MENGHADAPI EFEK SAMPING ALAT KONTRASEPSI Dyah Permata Sari
Hospital Majapahit (JURNAL ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN MAJAPAHIT MOJOKERTO) Vol 8 No 1 (2016): Hospital Majapahit
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.743 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3497602

Abstract

The hormonal contraceptive especially injection is the most widely used in Indonesia. Unlike the IUD contraception, although both have side effects that cause anxiety, but the use of IUD is still much lower than the injection. The purpose of this research was to determine differences in the level of anxiety of IUD acceptor with 3 monthly contraceptive injections in facing the side effects of contraceptives in Independent Midwife Practice Ny. T. Tampungrejo Village District of Puri Mojokerto. Research type is observational analytic with cross sectional design. The independent variable is side effects of IUD and 3 monthly injectable contraceptive. Dependent variable is levels of anxiety of IUD acceptor with 3 monthly contraceptive injections in facing the side effects of contraceptives. Population is all IUD acceptors and 3 monthly contraceptive injections which has experienced side effects as much as 91 people and obtained 74 samples by using proportionate stratified random sampling. Data were taken using questionnaire on 20-26 May 2014. After being collected, then processed and analyzed using the Mann Whitney U Test. The results showed the majority of IUD respondents have experienced severe anxiety as many as 5 respondents (62,5%) and almost half of the 3 monthly contraceptive injection respondents have experienced moderate anxiety as many as 22 respondents (33,3%). The result of Mann Whitney U Test obtained p value (0,001) < α (0,05), then H0 is rejected and H1 is accepted, there are differences in the level of anxiety of IUD acceptor with 3 monthly contraceptive injections in facing the side effects of contraceptives. IUD acceptors have severe anxiety due to the negative image of IUD and basic education. Conclusion of this research is that there are differences in the level of anxiety of IUD acceptor with 3 monthly contraceptive injections in facing the side effects of contraceptives. Midwives should increase counseling on IUD acceptor with 3 monthly contraceptive injections by providing complete information about side effects and treatment, other types of contraceptive methods if the mother wishes to change to another method of contraception, and also efforts to deal with the anxiety experienced.
Literasi Digital dalam Pendidikan Non Formal: Peluang, Tantangan, dan Strategi Penguatan Dyah Permata Sari; Nisa Nursundanis Multisuandi
JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Untuk Semua, Oktober 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpus.v9n2.p47-51

Abstract

Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk mengkaji urgensi literasi digital dalam pendidikan non formal, serta mengidentifikasi peluang, tantangan, dan strategi penguatan yang dapat dilakukan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah, termasuk jurnal terakreditasi SINTA, buku, dan laporan kebijakan terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital memiliki urgensi yang tinggi dalam mendukung pembelajaran sepanjang hayat di PNF. Peluang penguatan literasi digital antara lain muncul melalui dukungan kebijakan pemerintah, ketersediaan teknologi pembelajaran, serta penerapan model hybrid learning. Di sisi lain, tantangan yang dihadapi mencakup keterbatasan akses internet dan perangkat, rendahnya kompetensi tutor, serta kesadaran masyarakat yang masih minim terhadap etika digital. Oleh karena itu, strategi penguatan yang dapat dilakukan meliputi peningkatan kapasitas tutor melalui pelatihan, pengembangan modul digital berbasis kearifan lokal, serta kolaborasi antara PKBM, perguruan tinggi, pemerintah, dan swasta.Kata Kunci: Literasi Digital, Pendidikan Non Formal, PKBM, Strategi Pembelajaran.
MENGURANGI EMISI: MENDORONG TRANSISI KE ENERGI BERSIH UNTUK MENGATASI POLUSI UDARA Aynun Zubaydah; Azza Zauziyah Sabilah; Dyah Permata Sari; Fania Nur Aulia Hidayah
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v4i1.1062

Abstract

Polusi udara adalah masalah lingkungan yang serius dengan dampak negatif terhadap kesehatan manusia dan ekosistem. Pembakaran bahan bakar fosil merupakan sumber utama polusi udara, menghasilkan gas rumah kaca dan partikel berbahaya. Oleh karena itu, diperlukan peralihan ke sumber energi yang lebih ramah lingkungan, seperti penggunaan kendaraan listrik, energi surya, biomassa, penyimpanan karbon (Carbon Capture Storage), dan bangunan ramah lingkungan (Green Building) yang didukung oleh teknologi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis secara mendalam dan matang solusi yang mendorong transisi ke energi bersih guna mengatasi polusi udara. Data yang dikumpulkan dan dianalisis adalah data sekunder dari berbagai sumber yang relevan seperti buku, jurnal, artikel, dan situs internet. Hasil penelitian mencakup analisis solusi berkelanjutan, penggunaan energi bersih, peran teknologi dan masyarakat, kebijakan dan regulasi, serta dampak dari emisi gas.
Hubungan Penambahan Berat Badan Ibu Selama Kehamilan Dengan Berat Badan Bayi Lahir (Studi Di Polindes Desa Wonoayu Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun Tahun 2013) Dyah Permata Sari
MEDICA MAJAPAHIT Vol 7 No 1 (2015): Medica Majapahit
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Weight gain during pregnancy in Indonesia are generally low (<10 kg), whereas weight gain is an important indicator of fetal growth. Maternal weight before pregnancy and weight gain during pregnancy is a major determinant of infant weight at birth. The purpose of this study was to determine the relationship between maternal weight gain during pregnancy with birth weight in the Wonoayu Village Pilangkenceng District Madiun. This research used the analytical method with a "cross-sectional". Independent variable was weight pregnant women and the dependent variable was the weight of newborns. The population in this study were all mothers with babies at birth in the Sumbersono Village Pilangkenceng District Madiun in 2013 as many as to 51 respondents. Samples were 45 respondents drawn used cluster random sampling technique. Source of data used secondary data through the cohort. Analysis of the data relationship between two variables used chi Square.The results showed the majority of pregnant women experience weight gain in normal category as many as 24 people (68.6%) and almost all LBW infants did not experience as many as 29 people (82.9%).The results obtained chi square test of significance value fisher exact test = 0.007 <0.05 so that H1 accepted and H0 was rejected, which means there was a relationship maternal weight gain during pregnancy with birth weight in the Wonoayu Village Pilangkenceng District Madiun. The results showed concordance between field theory with facts where a mother's weight during pregnancy showed a lack of nutritional intake during pregnancy. This has resulted in a lack of fetal nutrition asupuan and hinder the development of the fetus. Health workers should always provide education regarding nutritional needs during pregnancy and also to monitor maternal and fetal development that can be taken immediately if found abnormalities of pregnancy.