Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

IMPLEMENTASI MANAJEMEN KONFLIK DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS SEKOLAH DI MAS MASYITHAH JEMBER Della Asmarani; Ismawati, Ismawati; Budi Susanto; Mu’ Alimin
Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober : Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1136.295 KB) | DOI: 10.55606/jurrafi.v1i2.491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen konflik dalam meningkatkan produktivitas sekolah di MAS Masyithah Jember. Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah. Metode penelitian adalah deskriptif dengan menggunakan metode penelitian kualititaif, yaitu mendeskripsikan data yang telah didapat di lapangan. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara wawancara , observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data adalah reduksi data, display data, jarak, kesimpulan, dan ferifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi penyelesaian konflik yang digunakan kepala madrasah di MAS Masyithah Jember dengan cara silaturrahmi, tabayyun, islah agar konflik didalam madrasah tidak mempengaruhi produktivitas sekolah.
Building a Mobile Reporting Dashboard System Based on Android Using Web Service Restful for Congregation Data Dody Ivana; Budi Susanto; Yuan Lukito
International Journal of Information Technology and Business Vol. 4 No. 2 (2022): April: International Journal of Information Technology and Business
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/ijiteb.422022.01-15

Abstract

The development of the Church is increasingly growing marked by the increasing number of people who attend the church. The church needs to utilize technology in paying attention to spiritual growth in existing congregations. But to do that, there needs to be a system that can see data that is well visualized and can be used by the church. It is not easy to visualize data manually so a practical and portable system is needed. The purpose of this study is as a material consideration in seeing the development of the Church in the Church and improve efficiency without having to use a computer. The process of gathering congregational data comes from the data warehouse of the Indonesian Christian Church Synod in the Central Java Region which is obtained from the Church Information System called SISWA which is local in every church. The interface design process is also carried out using User Centered Design which is centered on the user. This system will be designed using Resrful web Service which has better capabilities than other web services. By building this system, it can facilitate the church in seeing the development of the church and can be taken into consideration in making decisions by the church.
THE IMPLEMENTATION OF LAW NUMBER 30 OF 2014 ON GOVERNMENT ADMINISTRATION: SUPPORT, CRITICS AND APPLICATION OF THE LAW: IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 30 TAHUN 2014 TENTANG ADMINISTRASI PEMERINTAH: DUKUNGAN, KRITIK, SERTA PENERAPAN UNDANG-UNDANG Irlandi Paradizsa; Budi Susanto
Progress In Social Development Vol. 4 No. 2 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psd.v4i2.73

Abstract

Undang-Undang Administrasi Pemerintah (UU AP) diciptakan untuk meningkatkan kinerja administrasi pemerintahan. Kepada masyarakat, UU AP ini memberikan penjaminan bahwa setiap keputusan yang dibuat harus sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku. Kepada aparatur negara, undang-undang ini memberikan perlindungan tuntutan pidana atas kebijakan yang telah mereka ambil apabila telah dibuat sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Sehingga, secara prinsip UU AP ini disusun untuk memberikan kepastian hukum dan ketenangan bagi kedua pihak. Tetapi pada pelaksanaannya, masih banyak hal yang perlu dikembangkan lagi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur. Selain itu, untuk memahami konteks dari implementasi UU AP ini, dilakukan pengkajian lebih mendalam terhadap 1 (satu) contoh studi kasus. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, penelitian ini merekomendasikan agar dapat dilakukan 2 (dua) hal yaitu dilakukan harmonisasi antara UU AP dengan undang-undang atau peraturan terkait lainnya, serta disusun kerangka kelembagaan yang akan menindaklanjuti hasil keputusan sengketa atas administrasi negara.
ANALISIS POSTUR KERJA PEKERJA ANGKUT DENGAN PENDEKATAN REBA DI GUDANG CV. JAGARAGA KUNINGAN Lia Amelia; Tribudi Prasetyo; Budi Susanto
Journal Central Publisher Vol 3 No 7 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i7.697

Abstract

Latar Belakang : Gangguan Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan masalah kesehatan kerja yang umum terjadi pada pekerjaan manual akibat postur tubuh yang tidak ergonomis. Penelitian ini dilakukan di gudang CV. Jagaraga Kuningan yang bergerak di bidang produksi dan distribusi air minum dalam kemasan, dengan fokus pada aktivitas pemindahan galon secara manual yang berpotensi menimbulkan keluhan muskuloskeletal akibat posisi kerja membungkuk dan jongkok. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat risiko postur kerja pekerja angkut menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) serta memberikan rekomendasi perbaikan berbasis ergonomi. sedangkan analisis REBA digunakan untuk mengukur tingkat risiko postur kerja. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan mix methods untuk menganalisis risiko ergonomi pekerja warehouse di CV. Jagaraga. Penilaian postur kerja dilakukan dengan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) pada aktivitas pemindahan air minum dalam kemasan terhadap 33 pekerja. Hasil analisis digunakan sebagai dasar rekomendasi perbaikan ergonomi dan keselamatan kerja. Hasil dan Pembahasan : Hasil menunjukkan bahwa keluhan tertinggi dialami pada bagian pinggang (skor 74) dan punggung (skor 71), diikuti lengan atas kanan dan kiri. Skor REBA menunjukkan tingkat risiko tinggi yang memerlukan tindakan perbaikan segera, meliputi modifikasi tata letak area kerja, penggunaan alat bantu angkat, serta pelatihan postur kerja yang benar. Jagaraga berada pada kategori risiko tinggi terhadap MSDs. Kesimpulan : Penerapan rekomendasi perbaikan diharapkan dapat menurunkan beban kerja fisik, meminimalkan risiko cedera, dan meningkatkan kenyamanan serta produktivitas kerja serta dapat menjadi acuan bagi industri sejenis dalam mengimplementasikan prinsip ergonomi secara berkelanjutan.
Perancangan Tata Letak Fasilitas Laboratorium Dengan Systematic Layout Planning Untuk Mendukung Pelayanan Metrologi Legal Pada Dinas Perdagangan Dan Perindustrian Kabupaten Cirebon Ikin Sodikin; Nuri Kartini; Budi Susanto
Indonesian Journal of Science, Technology and Humanities Vol. 3 No. 3 (2026): IJSTECH - February 2026
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60076/ijstech.v3i3.1933

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk merancang tata letak fasilitas Laboratorium Metrologi Legal dengan tujuan meningkatkan efisiensi pemanfaatan ruang, efektivitas waktu persiapan pengujian, serta memastikan kesesuaian dengan persyaratan standar internasional ISO/IEC 17025:2017. Luas total laboratorium yang digunakan adalah 19,84 m². Pada kondisi awal, pemanfaatan ruang hanya mencapai efisiensi sebesar 64,97%. Setelah dilakukan perancangan ulang tata letak menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP), efisiensi ruang meningkat menjadi 81,80%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 16,83% tanpa menambah luas area laboratorium. Selain itu, hasil simulasi menunjukkan bahwa rata-rata waktu persiapan pengujian mengalami penurunan yang signifikan, yaitu dari 73,4 detik sebelum perancangan menjadi 38,4 detik setelah perancangan. Peningkatan efisiensi waktu sebesar 47,68% ini dicapai melalui penataan ulang alur kerja, optimalisasi zonasi area pengujian dan penyimpanan, serta penempatan peralatan sesuai dengan frekuensi penggunaannya. Rancangan layout baru ini juga dianalisis berdasarkan pendekatan klausul ISO/IEC 17025:2017 yang berkaitan dengan tata letak, khususnya klausul 6.1 tentang sumber daya, klausul 6.3 mengenai fasilitas dan kondisi lingkungan, klausul 6.4 terkait peralatan, serta klausul 7.4 mengenai penanganan benda uji. Hasil analisis menunjukkan bahwa rancangan tata letak telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan, sehingga dapat mendukung keandalan hasil pengujian dan kalibrasi. Dengan demikian, penelitian ini membuktikan bahwa penerapan metode SLP dapat memberikan manfaat nyata bagi laboratorium, baik dalam aspek efisiensi ruang dan waktu maupun dalam mendukung pemenuhan standar akreditasi internasional