Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

IMPLEMENTATION OF GOLD CARD PROJECT AS AN EMPLOYEE RECOGNITION PROGRAM AT SOFITEL BALI NUSA DUA BEACH RESORT I Putu Wika Saputra; I Ketut Astawa; I Nyoman Rajin Aryana
Journal of Applied Sciences in Travel and Hospitality Vol 1 No 3 (2018): September 2018
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.895 KB)

Abstract

Engaging the employee is one of the challenges currently faced by the companies. Without good human resource management, the company will not be able to run effectively. The purpose of this study is to find out in-depth the latest employee recognition program implemented at Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort which is called “Gold Card” project. An in-depth interview was performed to get the details of the program. To enhance the result, a simple survey questionnaire was given to 60 employees to gather some feedback about the implementation of the project. The result of the research indicated that the “Gold Card” project is well received and is supported by the employee.
Implementation of Green Practice In Improving Service Quality At The Front Office Department At Mercure Bali Legian Ni Kadek Helen Kusuma Dewi; Nyoman Mastiani Nadra; I Ketut Suarja; Ni Nyoman Triyuni; I Ketut Astawa
International Journal of Travel, Hospitality and Events Vol. 2 No. 2 (2023): International Journal of Travel, Hospitality and Events
Publisher : The Postgraduate School of Tourism Sahid Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/ijothe.v2i2.260

Abstract

Purpose: This study aims to determine the application of green practice in improving the service quality of the front office department at Mercure Bali Legian. Research methods: The data collection method was an observation, interviews, distributing questionnaires, and a literature study. The sampling technique was accidental sampling, with a total sample of 68 respondents and three informants. They collected data using online questionnaires distributed to respondents. Results and discussion: The application of green practice in improving the service quality of the front office department at Mercure Bali Legian has been maximally implemented, starting from the application of green action, green food, and green donation. Implication: The application of this green practice has a positive impact on improving the quality of service in the front office department, especially in helping work become more efficient and practical without using too many manual systems.   Keywords: Implementation, green practice, service quality, front office department, hotel.
The Effectiveness of Travel Agent Contracts in Increasing The Number of Booking at The Café - International Buffet Restaurant Ni Made Mahayuni; Ni Nyoman Triyuni; I Ketut Astawa; I Putu Budiarta
International Journal of Travel, Hospitality and Events Vol. 2 No. 3 (2023): International Journal of Travel, Hospitality and Events
Publisher : The Postgraduate School of Tourism Sahid Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/ijothe.v2i3.299

Abstract

Purpose: Travel and leisure demand reach a considerable number through tourism development. In accommodating travel and leisure needs, the solution was found by using a third party to arrange the itinerary. This is how travel agent existence could be used as a marketing strategy. This trick also done by The Café - International Buffet Restaurant. This research was conducted to analyze the implementation of travel agent contracts in increasing the number of bookings and identify the most effective travel agent contracts in advancing the number of bookings. Research methods: Regarding finding the result, this research used the quantitative technique by applying the effectiveness formula and categorizing the result with the effectiveness level. The result is performed using tables, numbers, percentages, and charts processed by Microsoft Excel. In describing the explanatory, it uses descriptive analysis, which uses quantitative techniques to interpret the meaning of the result. The results will be solved as information on the problem formulation, conclusion, and suggestion. Results and discussion: The implementation of travel agent contract Chinese market and travel agent contracts in the non-Chinese market are the objects of this research. Implication: Based on the analysis, the travel agent contract in the non-Chinese market is more effective in increasing the number of restaurant bookings regarding its contribution exceeding the target that must be achieved. Keywords: Effectiveness, travel agent contract, restaurant booking
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI INVESTOR DARI PRAKTIK MANIPULASI HARGA SAHAM DI PASAR MODAL DAN RELEVANSI SANKSI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL (STUDI KASUS PT. JIWASRAYA) Embang Herlambang; I Ketut Astawa
YUSTISI Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v12i1.18881

Abstract

Seperti hal nya di tengah gemerlap dunia investasi pasar modal Indonesia, tersembunyi sebuah fenomena yang kini menjadi perbincangan hangat saham gorengan. Istilah yang terdengar menggelitik ini sebenarnya menyimpan kisah kelam yang mengguncang fondasi kepercayaan investor. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode penelitian deskriptif-analitis. Pendekatan yuridis normatif digunakan untuk menelaah dan menganalisis ketentuan hukum yang berlaku, khususnya terkait perlindungan hukum bagi investor dan relevansi sanksi berdasarkan UUPM dalam kasus PT. Jiwasraya. Dalam upaya melindungi investor di pasar modal Indonesia, OJK memainkan juga peran krusial sebagai badan pengawas utama yang diamanatkan oleh UUPM. Dalam konteks manipulasi harga saham, seperti yang terjadi pada kasus PT. Jiwasraya, para pelaku diduga melanggar ketentuan dalam Pasal 91, 92, dan 93 UU No. 8/1995. Pasal-pasal ini melarang tindakan yang menciptakan gambaran semu mengenai harga atau kondisi pasar saham, serta pelaksanaan transaksi yang direkayasa untuk mempengaruhi harga efek di bursa. Melalui perlindungan hukum preventif dan represif, diharapkan kepercayaan publik terhadap pasar modal dapat terus ditingkatkan. Upaya kolaboratif dari semua pihak, termasuk edukasi investor, pengawasan ketat, dan sanksi tegas terhadap pelaku pelanggaran. Kata kunci: Saham, Manipulasi, Investasi.
PERAN NOTARIS DALAM INITIAL PUBLIC OFFERING I Ketut Astawa; Muhammad Yunus
YUSTISI Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v12i1.18882

Abstract

Dalam konteks dinamika bisnis kontemporer, objek transaksi tidak lagi terbatas pada produk atau layanan yang dihasilkan perusahaan, melainkan meluas hingga mencakup saham perusahaan itu sendiri sebagai komoditas strategis. Motivasi utama perusahaan melakukan go public atau initial public offering (IPO) adalah mengakses sumber pendanaan segar yang diperlukan untuk mendukung kegiatan operasional dan pengembangan usaha, yang dilaksanakan secara khusus dalam pasar perdana. Untuk menjamin kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat, Undang-Undang Pasar Modal melalui Pasal 64 secara eksplisit mengakui peran penting profesi tertentu, dengan Notaris sebagai salah satu aktor kunci dalam mendukung aktivitas pasar modal. Penelitian dengan pendekatan kualitatif dan perspektif yuridis normatif ini bertujuan mengeksplorasi peran Notaris dalam proses IPO, yang tercermin melalui serangkaian kewenangan komprehensif. Kewenangan tersebut meliputi pembuatan akta, verifikasi akurasi pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham, pengelolaan perubahan Anggaran Dasar atau Anggaran Rumah Tangga, penyusunan akta perjanjian, pelaporan kepada Otoritas Jasa Keuangan, serta pembuatan akta autentik dalam konteks penawaran umum perdana saham, yang secara keseluruhan bertujuan menciptakan landasan hukum yang kuat dan transparan. Kata Kunci: Notaris, Initial Public Offering, Efek.
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI INVESTOR DARI PRAKTIK MANIPULASI HARGA SAHAM DI PASAR MODAL DAN RELEVANSI SANKSI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL (STUDI KASUS PT. JIWASRAYA) Embang Herlambang; I Ketut Astawa
YUSTISI Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v12i1.18881

Abstract

Seperti hal nya di tengah gemerlap dunia investasi pasar modal Indonesia, tersembunyi sebuah fenomena yang kini menjadi perbincangan hangat saham gorengan. Istilah yang terdengar menggelitik ini sebenarnya menyimpan kisah kelam yang mengguncang fondasi kepercayaan investor. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode penelitian deskriptif-analitis. Pendekatan yuridis normatif digunakan untuk menelaah dan menganalisis ketentuan hukum yang berlaku, khususnya terkait perlindungan hukum bagi investor dan relevansi sanksi berdasarkan UUPM dalam kasus PT. Jiwasraya. Dalam upaya melindungi investor di pasar modal Indonesia, OJK memainkan juga peran krusial sebagai badan pengawas utama yang diamanatkan oleh UUPM. Dalam konteks manipulasi harga saham, seperti yang terjadi pada kasus PT. Jiwasraya, para pelaku diduga melanggar ketentuan dalam Pasal 91, 92, dan 93 UU No. 8/1995. Pasal-pasal ini melarang tindakan yang menciptakan gambaran semu mengenai harga atau kondisi pasar saham, serta pelaksanaan transaksi yang direkayasa untuk mempengaruhi harga efek di bursa. Melalui perlindungan hukum preventif dan represif, diharapkan kepercayaan publik terhadap pasar modal dapat terus ditingkatkan. Upaya kolaboratif dari semua pihak, termasuk edukasi investor, pengawasan ketat, dan sanksi tegas terhadap pelaku pelanggaran. Kata kunci: Saham, Manipulasi, Investasi.
PERAN NOTARIS DALAM INITIAL PUBLIC OFFERING I Ketut Astawa; Muhammad Yunus
YUSTISI Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v12i1.18882

Abstract

Dalam konteks dinamika bisnis kontemporer, objek transaksi tidak lagi terbatas pada produk atau layanan yang dihasilkan perusahaan, melainkan meluas hingga mencakup saham perusahaan itu sendiri sebagai komoditas strategis. Motivasi utama perusahaan melakukan go public atau initial public offering (IPO) adalah mengakses sumber pendanaan segar yang diperlukan untuk mendukung kegiatan operasional dan pengembangan usaha, yang dilaksanakan secara khusus dalam pasar perdana. Untuk menjamin kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat, Undang-Undang Pasar Modal melalui Pasal 64 secara eksplisit mengakui peran penting profesi tertentu, dengan Notaris sebagai salah satu aktor kunci dalam mendukung aktivitas pasar modal. Penelitian dengan pendekatan kualitatif dan perspektif yuridis normatif ini bertujuan mengeksplorasi peran Notaris dalam proses IPO, yang tercermin melalui serangkaian kewenangan komprehensif. Kewenangan tersebut meliputi pembuatan akta, verifikasi akurasi pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham, pengelolaan perubahan Anggaran Dasar atau Anggaran Rumah Tangga, penyusunan akta perjanjian, pelaporan kepada Otoritas Jasa Keuangan, serta pembuatan akta autentik dalam konteks penawaran umum perdana saham, yang secara keseluruhan bertujuan menciptakan landasan hukum yang kuat dan transparan. Kata Kunci: Notaris, Initial Public Offering, Efek.
PERANAN HUKUM PERIZINAN DALAM KEMUDAHAN INVESTASI ASING DEMI TERCAPAINYA PEMBANGUNAN EKONOMI Aldiansyah Yudha Prawira; Tri Setiady; I Ketut Astawa
YUSTISI Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v11i1.16209

Abstract

Investasi asing memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi negara berkembang seperti Indonesia. Namun, kepastian hukum dan regulasi yang tidak efektif dapat mengurangi minat investor untuk menanamkan modalnya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara hukum perizinan dan kemudahan investasi asing, serta implikasinya terhadap pembangunan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif sebagai pendekatan dalam penelitiannya. Metode ini melibatkan studi kepustakaan yang mencakup penelusuran berbagai bahan-bahan sekunder seperti peraturan perundangan, arsip hukum, hasil penelitian sebelumnya, artikel, dan data hukum lainnya yang relevan dengan permasalahan yang diteliti. Investasi asing mempertimbangkan faktor-faktor seperti syarat ekonomi, kestabilan politik, dan kepastian hukum dalam memilih negara untuk berinvestasi. Regulasi yang jelas, transparan, dan mudah dipahami diperlukan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. Hasil dalam penelitian ini adalah dalam upaya membangun ekonomi yang adil dan berkembang, peran hukum dalam mengatur perizinan dan mengelola investasi asing di Indonesia menjadi krusial. Dengan memperbaiki regulasi, memastikan kepastian hukum, dan menciptakan iklim investasi yang kondusif, Indonesia dapat meningkatkan minat investor untuk menanamkan modalnya dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kata kunci: perizinan; investasi asing; keberlanjutan ekonomi; pembangunan ekonomi.
PERANAN HUKUM PERIZINAN DALAM KEMUDAHAN INVESTASI ASING DEMI TERCAPAINYA PEMBANGUNAN EKONOMI Aldiansyah Yudha Prawira; Tri Setiady; I Ketut Astawa
YUSTISI Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v11i1.16209

Abstract

Investasi asing memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi negara berkembang seperti Indonesia. Namun, kepastian hukum dan regulasi yang tidak efektif dapat mengurangi minat investor untuk menanamkan modalnya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara hukum perizinan dan kemudahan investasi asing, serta implikasinya terhadap pembangunan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif sebagai pendekatan dalam penelitiannya. Metode ini melibatkan studi kepustakaan yang mencakup penelusuran berbagai bahan-bahan sekunder seperti peraturan perundangan, arsip hukum, hasil penelitian sebelumnya, artikel, dan data hukum lainnya yang relevan dengan permasalahan yang diteliti. Investasi asing mempertimbangkan faktor-faktor seperti syarat ekonomi, kestabilan politik, dan kepastian hukum dalam memilih negara untuk berinvestasi. Regulasi yang jelas, transparan, dan mudah dipahami diperlukan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. Hasil dalam penelitian ini adalah dalam upaya membangun ekonomi yang adil dan berkembang, peran hukum dalam mengatur perizinan dan mengelola investasi asing di Indonesia menjadi krusial. Dengan memperbaiki regulasi, memastikan kepastian hukum, dan menciptakan iklim investasi yang kondusif, Indonesia dapat meningkatkan minat investor untuk menanamkan modalnya dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kata kunci: perizinan; investasi asing; keberlanjutan ekonomi; pembangunan ekonomi.
Promotion Strategy to Increase Room Occupancy during the Covid-19 Pandemic Ni Made Diantari; Ni Nyoman Triyuni; I Ketut Astawa; Nyoman Mastiani Nadra; A. Agung Putu Swabawa
International Journal of Travel, Hospitality and Events Vol. 1 No. 1 (2022): International Journal of Travel, Hospitality and Events
Publisher : The Postgraduate School of Tourism Sahid Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/ijothe.v1i1.4

Abstract

ABSTRACT Purpose: The purpose of this research is to identify the suitable promotion strategy that can be implemented to increase room occupancy during the Covid-19 pandemic at Pramana Watu Kurung Resort Ubud, Bali, Indonesia. Research methods: Data collection methods used are participation observation, semi-structured interviews, documentation, and questionnaires. The questionnaire was distributed to 10 informants from the head of department who were determined by purposive sampling technique. Data analysis technique used is descriptive qualitative analysis, SWOT analysis, Internal Factor Analysis Summary (IFAS), External Factor Analysis Summary (EFAS), Internal-External Matrix (IE), SWOT Matrix, and Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) analysis. Findings: The internal factors with IFAS score 2,71 and external factors with EFAS score 2,05 can be known if the current position of promotion strategy in cell V, which is in the growth and stability with horizontal integration. SWOT analysis resulted in 8 alternative promotion strategies with a suitable promotion strategy that can be implemented to increase room occupancy during the Covid-19 pandemic is to collaborate with competitors with the highest TAS (Total Attractive Score) value, 144.67 that obtained from QSPM analysis. Implication: Pramana Watu Kurung Resort Ubud must do collaborate with competitors as a suitable promotion strategy to increase room occupancy. The collaboration aims to create profits through sharing the resources of each company to reduce costs and create new innovations. Keywords: promotion strategy, room occupancy, Covid-19 pandemic.