Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pendampingan Pembuatan Artikel Ilmiah bagi Guru SMA Negeri 1 Selakau Ira Nofita Sari; Matsun Matsun; Adi Pramuda; Anita Anita; Eti Sukadi; Boisandi Boisandi; Nurussaniah Nurussaniah; Soka Hadiati; Lia Angraeni; Dwi Fajar Saputri; Syarif Lukman Hakim Assegaf
Surya Abdimas Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i4.2168

Abstract

Tulisan ilmiah yang berisi tentang hasil penelitian dan karya guru lainnya sangat potensial untuk dijadikan sebagai karya tulis ilmiah. Secara garis besar masalah yang dihadapi mitra adalah kurangnya pemahaman guru-guru mengenai cara membuat karya tulis ilmiah dan minimnya pengalaman guru-guru dalam menulis karya ilmiah dari hasil penelitian yang telah dilakukan. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui pemaparan materi terkait cara membuat karya tulis ilmiah dan memberikan pendampingan penulisan karya tulis ilmiah. Indikator ketercapaian program yang dilakukan yaitu guru-guru dapat memahami cara-cara membuat karya tulis ilmiah dan guru-guru dapat menulis karya tulis ilmiah hasil penelian yang telah dilakukan. Kegiatan ini dapat mempermudah guru dalam menulis karya ilmiah hasil penelitian yang selanjutnya dapat digunakan untuk pengembangan pembelajaran di kelas sekaligus untuk pengajuan kenaikan pangkat. Pendampingan akan dilakukan dalam dua tahap yaitu pembekalan dan pelatihan. Metode yang dilakukan yaitu tutorial dan pendekatan kegiatan dilakukan secara kolaboratif -partisipatif. Pada tahap pertama, guru akan diberikan materi mengenai cara menulis artikel ilmiah dari hasil hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Pada tahap kedua guru akan dilatih untuk menulis arikel hasil penelitian sampai pada cek kemiripan. Khalayak sasaran kegiatan pengabdian masyarakat yaitu guru-guru di SMA Negeri 1 Selakau. Beradasarkan hasil analisis data pretes dan postes yang diberikan, diketahui bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta. Berdasarkan angket respon kepuasan mitra, diketahui bahwa secara umum peserta memberikan respon positif terhadap kegiatan yang telah dilakukan.
Pengembangan Media Pembelajaran Pop Up Book untuk Mengenalkan Alat-Alat Optik Selvanus Yudi Prayogo; Anita Anita; Ira Nofita Sari
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 5, No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v5i1.3124

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh adanya keterbatasan sumber belajar yang menarik, inovatif, dan mampu menciptakan suasana pembelajaran aktif sehingga berpengaruh terhadap minat dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran pop up book untuk mengenalkan alat-alat optik berdasarkan validasi ahli materi dan ahli media, (2) untuk mengetahui respon siswa terhadap penggunaan media pembelajaran pop up book untuk mengenalkan alat-alat optik pada siswa kelas VI SD Negeri 17 pongok tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development) atau yang biasa disebut dengan RND dengan model 4 D milik Thiagarajan yang terdiri dari tahapan pendefinisian (Define), desain (Design), pengembangan (Development), dan tahap (Dessimenitasion) yang dibatasi sampai pada tahap pengembangan (Development) yang dipadukan dengan 4 level penelitian milik sugiyono dan peneliti berada pada level 3. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri 17 Pongok yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan penelitian ini adalah teknik komunikasi tidak langsung berupa angket. Sedangkan alat pengumpul data dalam penelitian ini berupa angket yaitu lembar validasi ahli dan angket respon siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) hasil validasi media pembelajaran berdasarkan validator ahli materi pada aspek isi, bahasa, dan penyajian diperoleh hasil penilaian rata-rata dengan presentase sebesar 85 % dengan kriteria sangat layak, (2) hasil validasi yang telah dilakukan oleh validator ahli media pada aspek tampilan, bahasa, dan kepraktisan diperoleh hasil penilaian rata-rata dengan presentase sebesar 87 % dengan kriteria sangat layak. (3) Sedangkan merujuk pada hasil respon siswa diperoleh hasil penilaian rata-rata dengan presentase 89 %. Dengan demikian media pembelejaran pop up book efektif digunakan sebagai media pembelajaran alternatif untuk siswa kelas VI SD Negeri 17 Pongok.
Pendampingan Submit Artikel Ilmiah Melalui Open Journal System (OJS) Bagi Guru SMA Negeri 1 Selakau Nurussaniah Nurussaniah; Ira Nofita Sari; Lia Angraeni; Eti Sukadi; Anita Anita; Adi Pramuda; Soka Hadiati; Dwi Fajar Saputri; Matsun Matsun; Boisandi Boisandi; Syarif Lukman Hakim Assegaf
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 6 (2023): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i6.189

Abstract

Dewasa ini, sebagian besar media publikasi, terutama jurnal-jurnal ilmiah, telah beralih ke bentuk daring atau online. Namun, SMA Negeri 1 Selakau menghadapi tantangan di mana pemahaman dan keterampilan guru dalam mempublikasikan artikel ilmiah secara online melalui open journal system (OJS) belum optimal. Untuk mengatasi masalah ini, diusulkan solusi yang terdiri dari dua langkah. Pertama, memberikan pemaparan materi tentang OJS kepada para guru untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang platform ini. Kedua, menyelenggarakan pelatihan khusus mengenai penggunaan OJS agar para guru dapat lebih mahir dalam mempublikasikan artikel ilmiah secara efektif melalui sistem tersebut. Sasaran kegiatan PKM ini adalah guru-guru SMAN 1 Negeri Selakau, SMAN 2 Selakau, SMAN 1 Salatiga dan SMAN 1 Pemangkat yang berjumlah 38 orang. Narasumber dan pendamping guru saat pelatihan adalah seluruh dosen Program Studi Pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak. Pelaksanaan PKM pendampingan submit artikel ilmiah melalui open journal system (OJS) bagi guru SMA Negeri 1 Selakau dilaksanakan selama 1 hari (8 JP) di SMA Negeri 1 Selakau. Metode penyampaian adalah dalam bentuk seminar dan diskusi. Indikator keberhasilan program ditentukan dengan adanya peningkatan pemahaman guru-guru terhadap OJS setelah dilaksanakannya PKM. Kesimpulannya, terdapat peningkatan yang signifikan dalam pemahaman guru mengenai Open Journal System pada keempat indikator yang diuji. Hal ini mengindikasikan bahwa intervensi atau pelatihan yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman guru mengenai OJS, sehingga guru lebih siap untuk mengakses, mendaftar, dan mengajukan artikel pada jurnal online melalui sistem ini.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS MITIGASI BENCANA BANJIR PADA MATERI FLUIDA STATIS KELAS XI MIPA DI SMA N 1 SUNGAI KAKAP Erliani Dini Melpri; Anita Anita; Eti Sukadi
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v6i1.6237

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) kelayakan bahan ajar berbasis mitigasi bencana banjir menurut ahli media dan 2) kelayakan bahan ajar berbasis mitigasi bencana banjir menurut ahli materi. Penelitian menggunakan metode 4D kemudian dimodifikasi menjadi 3D yang meliputi mendefinisikan (define), rancangan(design) dan mengembangkan (development). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara dan teknik komunikasi tidak langsung dengan menggunakan alat pengumpulan data yaitu lembar validasi ahli materi dan ahli media. . Validasi materi terdiri dua dosen dan satu guru mata pelajaran fisika. Validasi ahli media meliputi dua dosen pendidikan fisika. Hasil validasi ahli materi dilihat dari validator pertama, kedua dan ketiga memperoleh rata-rata persentase 83% dengan kriteria sangat sedangkan hasil validasi ahli media dilihat dari validator pertama dan kedua memperoleh skor rata-rata persentase 81% dengan kriteria sangat layak. Dari sini dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis materi fluida statis kelas XI MIPA untuk mitigasi bencana banjir sangat layak dan dapat digunakan oleh siswa dan guru sebagai pendukung dalam proses pembelajaran
Pengembangan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) Berbasis Struktur Kognitif Dan Kemampuan Metakognisi Siswa Anita; Eti Sukadi; Winny Liliawaty
Kappa Journal Vol 8 No 2 (2024): Kappa Journal
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v8i2.25168

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menyusun lembar kegiatan peserta didik (LKPD) yang berbasis struktur kognitif dan kemampuan metakognisi. LKPD disusun untuk meningkatan kemampuan struktur kognitif peserta didik pada aspek struktur berfikir komparatif, struktur representasi simbolik, dan struktur penalaran logis serta kemampuan metakognisi peserta didik pada aspek planning (perencanaan), monitoring, reflection. Materi LKPD disesuaikan dengan standar kompetensi, yaitu menerapkan hukum-hukum fluida statis, merancang dan melakukan percobaan yang memanfaatkan sifat-sifat fluida statis.  Tahapan penelitian pengembangan ini sampai pada tahapan analisis dan mendesain.
Desain Instrumen Assesmen Metakognisi Untuk Mahasiswa Calon Guru Fisika Pada Materi Optika Geometri Eti Sukadi; Anita
Kappa Journal Vol 9 No 1 (2025): Kappa Journal
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i1.28492

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan seperangkat instrumen assesmen yang dapat mengukur seberapa besar kemampuan metakognisi mahasiswa calon guru fisika pada materi optika geometri. Tujuan penelitian ini mengembangkan asesmen metakognisi dalam pembelajaran sains agar kemampuan siswa dalam pembelajaran sains lebih menjadi bermakna. Metode yang digunakan adalah tahapan penelitian pengembangan model ADDIE. Instrument diberikan kepada mahasiwa yang mengambil mata kuliah Fisika Dasar II di Universitas PGRI Pontianak.  Penyusuanan instrument assesmen metakognisi dilakukan setelah penyusunan Metacognitive Awareness Inventory (MAI) untuk mengetahui pengetahuan kognitif (pengetahuan deklaratif, pengetahuan procedural dan pengetahuan kondisional) dan regulasi kognitif mahasiswa calon guru tersebut. Hasil yang diperoleh adalah instrument assesmen metakognisi yang akan dilakukan proses peneltian selanjutnya.
Analysis of Conceptual Understanding Improvement Through Solar Cell Experiments in Scientific-Based Physics Learning Boisandi Boisandi; Anita Anita; Aulia Aulia; Fila Delfia
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v12i2.10629

Abstract

The global energy transition toward renewable sources has increased the urgency of integrating solar energy concepts into physics education. This study analyzes the effectiveness and characteristics of solar cell experiments in supporting scientific-based learning at the senior high school level. The research employed a quantitative pre-experimental design using a one-group pretest–posttest approach. The participants were 32 twelfth-grade students in Pontianak, Indonesia. Research instruments included a conceptual understanding test, scientific activity observation sheets, student response questionnaires, and inquiry-based experiment worksheets. Data were analyzed using mean scores, N-gain calculations, and percentage-based descriptive analysis. The results indicate a significant improvement in students’ conceptual understanding, with the average score increasing from 58 to 82 and an N-gain value of 0.57 in the moderate category. The highest improvement was observed in students’ understanding of the effect of light intensity on electrical power output. The implementation of scientific learning stages showed high percentages across all phases, particularly in the experimenting phase (94%). These findings suggest that solar cell experiments effectively enhance both conceptual understanding and science process skills. The study concludes that simple, measurable, and contextual solar cell experiments can integrate empirical measurement, data analysis, and scientific communication into a coherent learning sequence. The integration of photovoltaic experiments is recommended to strengthen energy literacy and scientific literacy in secondary physics education.