Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH LAMA PENYINARAN TERHADAP WARNA TUBUH, PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP PADA IKAN MOLLY (Poecillia sphenops) Ramananda, Ilham; Hasan, Hastiadi; Lestari, Tuti Puji
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v11i2.5722

Abstract

Ikan molly merupakan ikan hias yang sangat diminati, dikarenakan bentuk, warna cemerlang, kelengkapan fisik dan tingkah laku yang unik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lama penyinaran terhadap peningkatan warna tubuh, pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup pada ikan molly. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulanggan. Variabel pengamatan meliputi pengamatan warna, laju pertumbuhan spesifik, kelangsungan hidup (SR), komsumsi oksigen dan kualitas air. Berdasarkan hasil penelitian menunjukn bahwa hasil pengamatan pada warna ikan yang paling baik terdapat pada perlakuan E (24 jam/hari) dengan nilai skor 7 TCF 0915, pada laju pertumbuhan spesifik dan kelangsungan hidup terdapat hasil yang berbeda sangat nyata. Nilai laju pertumbuhan spesifik d engan rata-rata berat awal 1,4 g dan pada berat akhir menjadi 3,5 g pada ikan molly dan panjang spesifik dengan rata-rata panjang awal 3,6 cm dan panjang akhir 6 cm, kelangsungan hidup ikan molly di pada perlakuan A, B, C, D dan E 100%(SR), komsumsi oksigen dengan nilai terbaik pada perlakuan C (12 jam/hari). Dan kualitas air yang diperoleh selama penelitian yaitu suhu 27-28ºC, pH 6,2-7,0, Do 9,3-9,7 dan ammoniak 1,0-1,5
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN KOMBINASI TEPUNG LABU KUNING DAN PASAK BUMI DALAM MENINGKATKAN PERSENTASE PEMIJAHAN IKAN GUPPY SUPER RED (Poecilia reticulate) Lestari, Tuti Puji; Farida, Farida; Hasan, Hastiadi; Siregar, Ilham Mustafa
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan guppy super red merupakan salah satu ikan guppy yang memiliki nilai jual cukup tinggi dibandingkan ikan guppy lainya, dalam musim pemijahannya ikan guppy super red hanya mampu melakukan satu kali pemijahan dengan waktu melahirkan hingga 2 minggu. Tujuan mengevaluasi penambahan kombinasi tepung labu kuning dan pasak bumi dalam mempengaruhi frekuensi pemijahan ikan guppy. Metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuannya terdiri dari: a. kontrol; b. kombinasi tepung labu kuning 100%: tepung pasak bumi 0%; c. kombinasi tepung labu kuning 75%: tepung pasak bumi 25%; d. kombinasi tepung labu kuning 50%: tepung pasak bumi 50%; e. kombinasi tepung labu kuning 25%: tepung pasak bumi 75%; f. kombinasi tepung labu kuning 0%: tepung pasak bumi 100%. Ikan uji yang digunakan sebanyak 10 ekor ikan betina dan 5 ekor ikan jantan per unit percobaan. Ikan diberi pakan dua kali sehari (pagi dan sore) secara at satiation selama 8 minggu pemeliharaan. Dengan hasil yang diperoleh 100% ikan guppy dapat memijah dengan waktu pematangan gonad 4 minggu dan menghasislkan larva sebanyak 312 ekor, kelangsungan hidup larva 100%, induk berkisar 78,57-100% dengan kadar kombinasi terbaik sebesar 50:50 %. Kata kunci: kombinasi, persentase pemijahan ikan guppy, tepung labu kuning, tepung pasak bumi
EFEKTIFITAS INDUKSI SPWANPRIME TERHADAP PROSES SPERMIASI IKAN BIAWAN (Helostoma temminckii) Lestari, Tuti Puji; Farida, Farida; Hasan, Hastiadi; Sofiandy, Rudi Agus
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v12i2.6633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hormon spawnprin terhadap induksi spermiasi dan motilitas sperma ikan biawan. Rancangan yang digunakan, Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 3 ekor ikan jantan dan betina yang terdiri dari perlakuan: A (larutan NaCl 0,9% 1 ml/kg ikan); B (0,25 ml/kg ikan); C (0,50 ml/kg ikan); dan D (0,75 ml/kg ikan). Variabel yang diamati antaralain: jumlah sel sperma, persentase motilitas sperma, fekunditas, dan kelangsungan hidup. Hasil penelitian memberikan pengaruh nyata terhadap spermiasi ikan biawan dengan jumlah sel sperma yang di hasilkan berkisar antara 63,00x106-141,33x106 sel/ml, persentase motilitas sperma berkisar antara 87,10-95,14%, waktu laten berkisar 11,53 – 15,16 jam, survivel rate induk 100% dengan dosis optimum 0,47 ml/kg. Kata kunci: Helostoma temminckii, induksi, motilitas, spawnprim, spermiasi