Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

AKTIVITAS SERANGGA PENGUNJUNG (Insect Visitor) PADA BUNGA SALAK (Salacca sumatrana Becc.) DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN Sri Rahmi Tanjung
Jurnal Education and Development Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1963.006 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i2.997

Abstract

Serangga melakukan kunjungan pada tanaman untuk mencari pakan berupa nektar, serbuk sari dan jaringan bunga. Aktivitas serangga ini untuk melengkapi kebutuhan nutrisi yang diperlukan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perilaku kunjungan serangga yang berpotensi sebagai penyerbuk meliputi jumlah kunjungan per satuan waktu dan waktu kunjungan per bunga. Pengamatan dalam penelitian ini dilakukan dengan metode focal sampling. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Tapanuli Selatan yaitu di Kecamatan Angkola Barat dan Marancar yang dilakukan dari bulan Mei - Juni 2017. Perilaku kunjungan untuk spesies Nodocnemis sp yaitu jumlah kunjungan per menit 25,41 (±2,57) bunga/menit dan waktu kunjungan perbunga 3,27 (±1,61) detik/bunga.
INVENTARISASI SERANGGA YANG BERPOTENSI HAMA PADA TANAMAN SALAK (Salacca sumatrana Becc.) DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN Sri Rahmi Tanjung
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.792 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i2.2550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis serangga hama yang terdapat di perkebunan salak. Penelitian ini dilaksanakan di perkebunan salak milik masyarakat di daerah Tapanuli Selatan yaitu di kecamatan Angkola Barat dan Marancar. Sampel diambil sebanyak 10% dari jumlah tanaman salak pada setiap lahan, sehingga tanaman sampel berjumlah 20 batang tanaman tiap-tiap lahan dengan total sampel seluruhnya 80 batang tanaman salak. Pengamatan telah dilakukan dari bulan Mei sampai Juni 2017. Berdasarkan hasil pengamatan, didapatkan 6 jenis serangga yang berpotensi hama pada tanaman salak. Serangga tersebut yaituordo Coleoptera (919 individu), Hymenoptera (213 individu), Hemiptera (43 Individu).
STUDI KEANEKARAGAMAN SERANGGA PADA PERKEBUNAN KOPI SIPIROK (Coffea arabica L.) Sri Rahmi; Dwi Aninditya Siregar; Rizky Amelia Dona Siregar
Jurnal Education and Development Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i3.5466

Abstract

Penelitian ini dilakukan di perkebunan kopi Sipirok (Coffea Arabica L.) pada tiga desa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yaitu dengan kriteria luas lahan masing-masing lahan 0,4 Ha dengan umur tanaman 3,5 tahun dan berbuah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arthropoda yang ditemukan di perkebunan kopi sipirok (Coffea arabica L.) terdiri dari Ordo Hymenoptera merupakan ordo yang paling dominan (64,78%), Coleoptera (31,60%), Diptera (2,98%) dan Hemiptera merupakan ordo dengan kelimpahan terendah (1,24%). Indeks Keanekaragaman Shanon-Weiner pada tanaman kopi yang ditemukan termasuk dalam kategori sedang dengan H’=2,7 (1< H’ > 3) dan indeks kemerataan tergolong hampir merata yaitu, 0,77
PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BUAH KOPI (PBKo) PADA KELOMPOK TANI SERASI DESA SITUMBA KECAMATAN SIPIROK Tanjung, Sri Rahmi; Fauzi, Rahmad; Surraya, Laila
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6782

Abstract

Perkebunan kopi yang berada di Kecamatan Sipirok mengalami penurunan hasil panen pada beberapa lokasi yang diakibatkan oleh Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). OPT tersebut dinamakan hama. Hama pada tanaman kopi biasanya disebut PBKo. PBKo yaitu serangga penggerek buah kopi yang hidup dan berkembangbiak di dalam buah kopi. Salah satu cara pengendalian hama yaitu dengan menggunakan atraktan. Penggunaan atraktan mampu merangsang hama PBKo untuk mendekat karena atraktan menghasilkan aroma atau bau yang disukai oleh serangga hama tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada kelompok Tani Serasi Desa Situmba Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan. Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan di Kantor Kepala Desa Situmba memberikan efek yang positif terhadap pengetahuan masyarakat. Dari hasil post-test yang dilakukan terjadi peningkatan sekitar 92,9% masyarakat menjadi Sangat paham dan 7,1% masyarakat menjadi paham tentang pengendalian hama pada tanaman kopi.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN 3D TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS X-1 MA NAHDLATUL ULAMA BATANGTORU Harahap, Adesya Dela Putri; Siregar, Nabilah; Dona Siregar, Rizky Amelia; Tanjung, Sri Rahmi; Siregar, Rosniati
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7447

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah terdapat Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis 3 Dimensi Terhadap Hasil belajar Biologi Siswa Kelas X-1 MA Nahdlatul Ulama Batang Toru. Penelitian ini mulai dari bulan April - Mei 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Pre-Eksperimental Design, dengan bentuk One Group Pretest-Posttest. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan teknik Total Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan bantuan aplikasi SPSS 25. Berdasarkan hasil analisis deskriptif penggunaan media pembelajaran berbasis 3 dimensi diperoleh nilai rata-rata 77,50 berada pada kategori “Baik”. Hasil belajar siswa pada materi ekosistem dengan menggunakan media pembelajaran berbasis 3 dimensi diperoleh nilai rata-rata sebesar 78,00 berada pada kategori “Baik”. Selanjutnya adalah analisis inferensial dengan menggunakan uji “t-test”. Hasil perhitungan yang dilakukan dengan bantuan aplikasi SPSS 25 diperoleh thitung > ttabel yaitu 15,758 > 1,701, maka berdasarkan perhitungan tersebut dan ditolak, yang artinya terdapat peengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis 3 dimensi terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X-1 MA Nahdlatul Ulama Batang Toru.