Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Studi Pengaruh Penggunaan Campuran Abu Fiber Kelapa Sawit dan Semen Untuk Stabilisasi Tanah Lempung Roza Mildawati; Rizqi Wahyu Hidayat
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v3i2.40

Abstract

Clay soils are susceptible to changes in moisture content, often experience instability in supporting the load above it, and have a large swelling potential. This study aimed to determine the effect of using palm fiber ash and cement for soil stabilization. This research method is divided into 2 processes of preserving test objects: CBR without soaking (unsoaked) for 0 days and 7 days and CBR soaked (soaked) for 4 days. The mixture variations used were 10%, 15%, 20% palm fiber ash and 7.5% cement. The MDD value was 1.468 g and OMC was 22%. The CBR value without soaking the original soil increased from 10.34% to 18.05% at 7 days of curing. The highest CBR value was obtained in a mixture of 10% palm fiber ash and 7.5% cement at 20.30% at 0 days of curing. The highest CBR value was obtained in a mixture of 10% palm fiber ash and 7.5% cement at 57.34% at 7 days of curing. The soaking CBR value tended to increase from 2.21% to 31.02% in the variation of 20% palm fiber ash and 7.5% cement mixture. The swelling potential value tends to decrease from 0.312% to 0.062%.
Pengaruh Dampak Kerusakan Jalan Terhadap Kecelakaan Lalu Lintas (Studi Kasus : Jalan Siak-Perawang) Yoga Raeko Aminnulloh; Roza Mildawati; Sri Hartati Dewi
SAINSTEK Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v11i1.193

Abstract

Ruas Jalan Siak-Perawang terletak di Provinsi Riau yang menghubungkan antara Kabupaten Siak, Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten  Kepulauan Meranti ke Kota Pekanbaru sebagai pusat pemerintahan dan Ibu Kota Provinsi Riau, seiring dengan terus meningkatnya jumlah penduduk sehingga dari tahun ke tahun volume arus lalu lintas semangkin meningkat dan berdampak pada banyaknya kerusakan jalan sehingga dikhawatirkan akan memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Untuk mengetahui jenis kerusakan dengan tingkat kerusakan atau nilai kondisi perkerasan lentur yang terjadi di Jalan Siak-Perawang Kabupaten Siak, maka dilakukan penelitian dengan metode PCI. Sistem penilaian kondisi perkerasan jalan menggunakan metode PCI berdasarkan jenis, tingkat, dan kadar kerusakan yang terjadi. sedangkan untuk mengetahui hubungan kerusakan jalan dengan kecelakaan lalu lintas menggunakan analisa korelasi pearson product moment. Jenis kerusakan yang dapat ditemukan pada ruas jalan Perawang-Siak antara lain tambalan (patching), retak memanjang (longitudinal cracking), lubang (potholes), amblas (depression), retak kulit buaya (alligator cracking), alur (rutting), pelepasan butir (raveling), dan kegemukaan (bleeding). Hasil dari analisis kondisi ruas jalan Siak-Perawang menunjukkan bahwa nilai Pavement Condition Index (PCI) adalah sedang (Fair) dengan nilai PCI 52.35, untuk nilai Pavement Condition Index per segmen  500 m yaitu, untuk STA 36+000-36+500 = 49.2 kategori sedang (Fair), STA 36+500-37+000 = 42.2 kategori sedang (Fair), STA 37+000-37+500 = 53.6 kategori sedang (Fair), dan STA 37+500-38+000 = 64.4 kategori sedang (Fair). Hasil dari Analisa Korelasi Pearson Product Moment adalah,  r = 0,522 , maka artinya hubungan cukup kuat dan t hitung ? t tabel atau 0.865 ? 4.303, maka Ho diterima, artinya tidak signifikan.
Microsoft Excel Program Training at the Dumai Petroleum Vocational School, Riau Province Fitrianti Fitrianti*; Adi Novriansyah; Roza Mildawati; Sri Hartati Dewi; Firdaus Agus
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i4.15265

Abstract

Education at the Vocational High School (SMK) level is an important alternative for students to develop their skills and be ready to face competition in an increasingly competitive job market. SMK graduates have technical skills and are ready to enter work sectors related to procedures and routines. In Riau Province, the upstream oil and gas industry provides opportunities for SMK graduates to participate in this sector. SMK Migas in Duri City and Dumai City were established to prepare students for positive contributions to the oil and gas industry around the region. The development of technology, especially in the field of information technology, encourages the industry to apply the technology in every aspect of its operations. Modernization and digitalization also affect the oil and gas industry sector, which includes exploration and exploitation activities. The oil and gas industry requires reliable human resources (HR), given the density of capital and technology in this sector. However, companies tend to look for experienced workers, so SMK graduates need to have skills that can be directly used in the oil and gas industry. The transition to an increasingly advanced technological era requires SMK graduates to have the ability to adapt to technology, especially in the use of computers as a means of work and learning. Behave=adaptive Being able to operate the Microsoft Office program package is an important requirement for every individual who uses a computer, either in the form of a personal computer (PC) or laptop. Laptops are also the main device for freelance engineers in conducting engineering analysis from simple to complex.
PENGARUH PEMANFAATAN LIMBAH ABU FIBER KELAPA SAWIT TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU K-125 Roza Mildawati
Jurnal TeKLA Vol 5, No 1 (2023): Vol. 5 No. 1 Juli 2023
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/tekla.v5i1.3070

Abstract

Sering dijumpai material utama dalam pembuatan suatu konstruksi seperti dalam pembangunan jalan, jembatan, gedung dan dinding penahan tanah adalah beton. Semen merupakan salah satu bahan penyusun beton, dimana kandungan oksida pada semen terdiri dari kapur (CaO) 60%-70%, silika (SiO2) 17%-25%, yang mana kandungan tersebut juga terdapat pada abu fiber kelapa sawit yang terdiri dari Silika (SiO2) sebesar 38,2%, kapur (CaO) 12% yang diketahui dari pengujian di UPT. Laboratorium Universitas Diponegoro. Fiber kelapa sawit merupakan limbah yang dihasilkan dari pengolahan pemerasan buah sawit pada proses kempa (press), fiber kelapa sawit biasanya dibuang begitu saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan fiber kelapa sawit terhadap kuat tekan beton.Abu fiber kelapa sawit digunakan sebagai pengganti sebagian semen, dengan komposisi campuran 15% dan 20% abu fiber kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan SNI 03-2834-2000 untuk mix design beton. Benda uji berupa silinder denga diameter 15 cm dan tinggi 30 cm, benda uji dirawat pada umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari.Kuat tekan rata-rata beton tanpa penambahan abu fiber kelapa sawit umur 28 hari adalah 130,566 kg/cm2 . Penambahan abu fiber kelapa sawit dengan persentase 15% dapat meningkatkan kuat tekan beton dari mutu rencana K-125 dengan nilai kuat tekan beton 188,719 kg/cm2 , sedangkan pada persentase 20% penambahan abu fiber kelapa sawit nilai kuat tekan beton menurun dibandingkan dengan persentase 15% tetapi masih mencapai mutu rencana K-125 dengan nilai kuat tekan beton 125,510 kg/cm2 . Dapat disimpulkan bahwa abu fiber kelapa sawit dapat dimanfaatkan pada campuran beton mutu K-125.
Pelatihan Strategi Promosi Media Sosial Kelompok Wanita Tani Beringin Indah Kiki Joesyiana*; Haznil Zainal; Arief Rifa’i Harahap; roza mildawati; Nanik Yuzalmi; Sri Wahyuni
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i5.15369

Abstract

Jejaring sosial adalah jenis teknologi yang memungkinkan orang untuk secara instan berinteraksi satu sama lain melalui jaringan internet melalui berbagai media sosial yang dapat diakses oleh setiap orang yang memiliki akun media sosial. Dengan media sosial, para pelaku usaha tidak lagi mempermasalahkan keterbatasan jarak, tempat, dan waktu. Komunikasi pemasaran sekarang menggunakan media sosial. Anggota kelompok wanita tani dapat menggunakan media sosial sebagai strategi pemasaran untuk memasarkan produk pertanian mereka. Media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan yang lainnya dengan banyak pengguna telah menjadi tempat di mana setiap orang dapat masuk dan memposting apa pun yang mereka inginkan. Kelompok Wanita Tani Beringin Indah merupakan salah satu Kelompok yang di bentuk untuk memfasilitasi para ibu-ibu di perumahan beringin indah (terutama yang sudah pensiun dan berusia) agar tetap produktif dan memiliki kegiatan di hari tua mereka. KWT Beringin Indah baru berusia 1 tahun, banyak yang bisa di hasilkan dari kegiatan KWT ini. Meskipun cenderung baru, namun semangat ibu-ibu anggota KWT. Untuk memperkenalkan produk hasil pertanian dari KWT beringin indah. Dari fenomena permasalahan mitra, maka tim pengabdian masyarakat yang beranggotakan dosen-dosen program studi manajemen memutuskan untuk memberikan pelatihan tentang bagaimana strategi promosi dengan pemanfaatan media sosial bagi kelompok wanita tani beringin indah.