Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Partner Relationship Management Architecture Design For SME During Pandemic Era Soesanto, Daniel; Tresna Absari, Dhiani
Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2021): Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi (August)
Publisher : Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/saintek.v2i2.4567

Abstract

Abstract—The pandemic situation encourages every business, including small and medium scale, to transform towards an online business. This is done to be able to continue to reach customers and carry out existing business processes well. However, with the reduction or disappearance of face-to-face meetings, the quality of the relationship decreases both on the customer and business partner side. This research focuses on the relationship with business partners, where the exchange of information and data is not optimal in this section, and even errors can occur. Many studies have tried to optimize relationship management with business partners, but none have focused on small and medium-sized businesses during this pandemic. SME's need to manage their business relationships. However, according to research that has been done, many of these business models do not realize the importance of this, and only focus on selling.. This research aims to design PRM architecture designs for small and medium-scale enterprises in this pandemic era. This research resulted in an e-marketplace design that implements PRM for SMEs by applying a recommendation system for distributors to provide the right product to each reseller. Through the results of initial trials conducted by users, both from distributors and resellers, it is easier to understand each other's needs with this e-marketplace. Keywords: SMEs, PRM, channel management, recommendation system, pandemic Abstrak—Situasi pandemi mendorong setiap bisnis, termasuk skala kecil dan menengah, untuk bertransformasi menuju bisnis online. Hal ini dilakukan untuk dapat terus menjangkau pelanggan dan menjalankan proses bisnis yang ada dengan baik. Namun, dengan berkurangnya atau hilangnya pertemuan tatap muka, kualitas hubungan menurun baik di sisi pelanggan maupun mitra bisnis. Penelitian ini berfokus pada hubungan dengan mitra bisnis, dimana pertukaran informasi dan data tidak optimal pada bagian ini, bahkan kesalahan dapat terjadi. Banyak penelitian telah mencoba mengoptimalkan manajemen hubungan dengan mitra bisnis, tetapi tidak ada yang fokus pada usaha kecil dan menengah selama pandemi ini. Padahal sebenarnya SME pun sangat perlu mengelola relasi bisnisnya. Namun menurut riset yang pernah dilakukan, bisnis model ini banyak yang belum menyadari pentingnya hal tersebut, dan hanya fokus pada menjual. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain arsitektur PRM untuk usaha kecil dan menengah di era pandemi ini. Penelitian ini menghasilkan desain e-marketplace yang mengimplementasikan PRM untuk UKM dengan menerapkan sistem rekomendasi bagi distributor untuk menyediakan produk yang tepat untuk setiap reseller. Melalui hasil uji coba awal yang dilakukan oleh pengguna, baik dari pihak distributor maupun reseller menjadi dimudahkan untuk lebih saling memahami kebutuhan masing-masing dengan adanya e-marketplace ini. Kata kunci: SMEs, PRM, channel management, sistem rekomendasi, pandemi
Sistem Praktik Dokter Online Berbasis Website di Masa Pandemi Tresna Absari, Dhiani; Soesanto, Daniel
Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2022): Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi (February)
Publisher : Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/saintek.v3i1.4843

Abstract

Abstract—The pandemic period, which has been running for approximately two years, has brought many changes to everyone's lifestyle, including in Indonesia. All forms of mobility that used to be easy to do have turned into limitations during the pandemic. One of the activities that is important but full of limitations is conducting an examination at a doctor's practice. Patients and doctors during this pandemic, of course, feel worried if there is a crowd or accumulation of patients in the doctor's waiting room. In addition, various print media, such as patient medical histories, are also a source of concern because they can be a medium for transmitting the virus. Mobile technology and the growing website should be seen as an opportunity to make this easier. The contribution of this research is to develop a website-based online doctor practice system design that can help facilitate doctors' private practice activities both for patients and for doctors themselves. The validation results show that the system design developed can make it easier for patients to register and visit more safely during a pandemic. As for doctors, it was found that doctors felt very helpful in tracing the patient's medical history safely, completely, and easily. Keywords: doctor, website, online, pandemic Abstrak—Masa pandemi yang telah berjalan kurang lebih dua tahun, telah membawa banyak perubahan pada pola hidup setiap orang, termasuk di Indonesia. Segala bentuk mobilitas yang dulunya dapat dilakukan dengan mudah, berubah menjadi penuh keterbatasan pada masa pandemi. Salah satu kegiatan yang penting namun penuh keterbatasan adalah melakukan pemeriksaan pada praktik dokter. Pasien maupun dokter pada masa pandemi ini, tentunya merasa khawatir apabila terjadi kerumunan atau penumpukan pasien pada ruang tunggu dokter. Selain itu berbagai media cetak seperti riwayat medis pasien, juga menjadi sumber kekhawatiran karena dapat menjadi media dalam penularan virus. Teknologi mobile dan website yang semakin berkembang harus dipandang sebagai salah satu peluang untuk mempermudah hal ini. Kontribusi dari penelitian ini adalah mengembangkan sebuah desain sistem praktik dokter online berbasis website yang dapat membantu mempermudah aktivitas praktik pribadi dokter baik bagi pasien maupun bagi dokter itu sendiri. Hasil validasi menunjukkan bahwa desain sistem yang dikembangkan dapat mempermudah pasien dalam melakukan pendaftaran dan kunjungan dengan lebih aman di masa pandemi. Sedangkan bagi dokter, didapatkan bahwa dokter merasa sangat terbantu dalam melakukan penelurusan riwayat medis pasien secara aman, lengkap, dan mudah. Kata kunci: dokter, website, online, pandemi
Pembuatan Mobile E-Learning Berbasis Android Liliana, Liliana; Soesanto, Daniel; Rahardjo, Kevin Sebastian
Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2024): Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi (August) - In Progress
Publisher : Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/saintek.v5i2.6630

Abstract

Abstract—E-Learning utilizes information and communication technology for learning. Most universities use e-learning-based websites. However, currently website-based e-learning is not enough because of technological developments which have resulted in more and more smartphone users and require Android-based mobile applications to improve learning. In this study, distributing questionnaires and making observations on similar systems. Based on the results of the questionnaire, the problems faced are that students do not know or forget if there is an assignment and there is no communication feature that can be used in e-learning. From these problems, an e-learning mobile application was created so that lecture materials and assignments can be accessed via smartphones and help communication. The application is developed with Angular Ionic framework with MySQL DBMS. The main features created are creating resources, creating reminders and notifications, sending assignments and quizzes, and private chat and group chat features. Based on the results of trials and evaluations, it was found that the end of the application was that it could assist lecturers in delivering material, perform assignments or quizzes and assist students in accessing material and doing quizzes via smartphones. In addition, the application made also helps students communicate with lecturers through chat. Keywords: android, e-learning, mobile Abstrak—E-Learning memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pembelajaran. Pada universitas umumnya menggunakan e-learning berbasis website. Namun, saat ini e-learning berbasis website belum cukup karena perkembangan teknologi mengakibatkan pengguna smartphone semakin banyak dan membutuhkan aplikasi mobile berbasis android untuk meningkatkan pembelajaran. Pada penelitian ini, disebarkan kuesioner dan dilakukan pengamatan pada sistem sejenis. Berdasarkan hasil kuesioner, masalah yang dihadapi yaitu mahasiswa tidak tahu atau lupa jika ada tugas serta belum adanya fitur komunikasi yang dapat digunakan pada e-learning Dari permasalahan tersebut, dibuat aplikasi mobile e-learning sehingga materi dan tugas perkuliahan dapat diakses melalui smartphone serta membantu komunikasi mahasiswa dengan dosen. Aplikasi dikembangkan dengan Bahasa pemrograman typescript dengan framework ionic angular dengan DBMS MySQL. Fitur utama yang dibuat adalah membuat resource perkuliahan, membuat pengingat dan notifikasi, mengirim dan menerima tugas serta quiz, dan fitur private chat dan group chat. Berdasarkan hasil uji coba serta evaluasi, didapatkan kesimpulan bahwa aplikasi yang dibuat dapat membantu dosen dalam menyampaikan materi, tugas, quiz serta melakukan penilaian tugas ataupun quiz dan membantu mahasiswa dalam mengakses materi serta mengerjakan tugas serta quiz melalui smartphone. Selain itu, aplikasi yang dibuat juga membantu komunikasi mahasiswa dengan dosen melalui chat. Kata kunci: android, e-learning, mobile
Model Pembelajaran Interaktif Berbasis Internet of Things untuk Meningkatkan Literasi Bencana pada Anak Usia Sekolah Dasar Louk, Maya Hilda Lestari; Handani, Felix; Liliana; Limanto, Susana; Soesanto, Daniel
Jurnal Informatika dan Sistem Informasi Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Informatika dan Sistem Informasi
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/juisi.v11i1.5693

Abstract

Abstrak: Gempa bumi dan angin puting beliung merupakan dua jenis bencana alam yang sering terjadi di Indonesia dan kerap menimbulkan kerusakan signifikan serta korban jiwa. Tingginya angka korban sering kali disebabkan oleh kurangnya edukasi kebencanaan sejak dini, terutama di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini mengusulkan sebuah model pembelajaran interaktif berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan literasi bencana pada anak usia sekolah dasar, khususnya terkait gempa bumi dan angin puting beliung. Sistem yang dikembangkan terdiri dari maket edukatif yang dilengkapi dengan sensor getar dan anemometer untuk mendeteksi simulasi guncangan dan hembusan angin. Sensor ini terhubung ke sebuah platform website edukasi yang menampilkan data real-time serta materi pembelajaran interaktif. Simulasi dilakukan dengan bantuan alat seperti kipas angin dan pengering rambut untuk mensimulasikan kondisi angin kencang, sedangkan guncangan dilakukan oleh pendidik secara langsung. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berjalan dengan baik dan efektif membantu guru dalam menyampaikan materi edukasi kebencanaan secara lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Model ini berpotensi menjadi media pembelajaran yang inovatif dalam mendukung program mitigasi bencana di lingkungan pendidikan dasar.
Implementation of Software as a Service to Increase the Scalability of the Merdeka Belajar Policy in Indonesia Soesanto, Daniel; Liliana; Louk, Maya Hilda Lestari; Handani, Felix
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 25 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jtp.v25i2.33911

Abstract

Merdeka Learning is one of the breakthroughs in education carried out by the Government of Indonesia. One form of activity from Merdeka Learning is student exchange. However, not all universities in Indonesia have implemented e-learning properly due to the high cost of developing and implementing this system. Software as a Service (SaaS) is a fork of Cloud Computing that can create configurable systems for use by multiple users, especially for multi-scheme SaaS. This research develops a multi-scheme SaaS-based e-learning system with an iterative method for nine months to increase the scalability of this e-learning. Trials using the black box testing method were conducted on 15 officers and 36 students from 10 tertiary institutions. Respondents were asked to use various features of the system. The results of interviews after the trial stated that the system could assist in dealing with the online learning process at their universities. From this study, it can be concluded that multi-tenancy can be used in the development of e-learning to support the independent campus program on a website basis.
Akselerasi Daya Saing Industri Mikro Berbasis Inovasi Dan Ekonomi Hijau Di Desa Selotapak Mojokerto Setyaningrum, Idfi; Gunawan, Gunawan; Soesanto, Daniel
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i3.1882

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha rumah tangga Camilan RIA di Desa Selotapak, Kabupaten Mojokerto, melalui pengembangan pemasaran digital dan efisiensi produksi berbasis ekonomi hijau. Program ini mencakup pelatihan pemanfaatan media digital, pemberian teknologi tepat guna berupa oven, mixer, grinder, dan sealer otomatis, serta inovasi pengelolaan limbah produksi menjadi produk bernilai tambah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan pemasaran digital yang memperluas jangkauan pasar, peningkatan kapasitas produksi hingga 30–40% lebih efisien, serta pengurangan limbah dengan pemanfaatan remahan keripik menjadi produk turunan. Selain itu, re-desain kemasan ramah lingkungan berhasil meningkatkan daya tarik produk dan mendukung prinsip keberlanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berdampak positif pada produktivitas, daya saing, dan kesadaran ekonomi hijau mitra, serta berpotensi direplikasi pada industri rumah tangga lain di wilayah sekitar.