Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

MELATIH SISWA MENERAPKAN TEKNIK MEMBACA SQ3R DAN MEMBUAT CATATAN GRAPHIC POSTORGANIZERS DALAM PEMBELAJARAN SAINS Tomo Djudin
Guru Membangun Vol 36, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Ikatan Keluarga Alumni FKIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.736 KB) | DOI: 10.26418/gm.v36i2.34371

Abstract

Ikhtiar untuk membantu siswa menjadi warga negara yang melek sains dan teknologi dan meningkatkan hasil belajar di sekolah dapat dilakukan melalui pelatihan proses membaca, menulis, dan membuat catatan  (yang bermakna) secara terintegrasi dalam proses pembelajaran. Ketiga kemampuan  ini perlu dilakukan sejak jenjang pendidikan dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Air Terhadap Hasil Belajar dan Retensinya Pada Materi Gelombang Mekanik Tiara; Tomo Djudin; Hamdani
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 4 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v4i4.2453

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dampak dari pendekatan pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) terhadap kualitas hasil belajar dan retensi dalam kajian gelombang mekanik. Penelitian ini mengaplikasikan desain pra-eksperimental bertipe Pretest-Posttest-Retest one group design, dengan memilih 35 pelajar dari kelas XI IPA 2 di SMAN 9 Pontianak sebagai sampel, yang dianalisa dengan teknik purposive sampel. Instrumen penelitian terdiri dari 5 soal esai. Dari hasil penelitian, peningkatan hasil belajar disaksikan melalui angka awal pretest yang hanya mencapai 43,42 dalam klasifikasi rendah, beranjak meningkat pada posttest menjadi 78,71 dengan klasifikasi tinggi. Uji statistik Paired Sample T-test membuktikan adanya disparitas hasil belajar yang berarti antara sebelum dan setelah penerapan skema pedagogis Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) dalam konteks materi gelombang mekanik. Selanjutnya, kapabilitas retensi siswa pasca-pembelajaran melalui model AIR mencatatkan persentase nilai yang impresif, yakni 91%, dalam klasifikasi sangat tinggi. Efikasi dari model pembelajaran AIR dalam merangsang hasil belajar siswa dinilai sangat positif, dengan indikator effect size sejumlah 2, dan dalam konteks penguatan kapabilitas retensi, efikasi model AIR diukur dengan nilai effect size sebesar 0,6 yang termasuk dalam klasifikasi sedang. Dengan demikian, temuan ini dapat dijadikan sebagai sebuah opsi strategis untuk memaksimalkan hasil belajar serta retensi siswa melalui penerapan model pembelajaran AIR.
Penerapan Problem Based Learning dengan Pendekatan Teaching at the Right Level pada Pembelajaran Energi Alternatif di Kelas X SMA Nadia Salsabila; Tomo Djudin; Ray Cinthya Habellia
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/fdythz02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) terhadap hasil belajar peserta didik pada materi energi alternatif. Penelitian menggunakan desain one group pre-test–post-test dengan subjek sebanyak 26 peserta didik kelas X A SMA Negeri 1 Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang. Implementasi pendekatan TaRL dilakukan dengan cara mengelompokkan peserta didik ke dalam tiga tingkat kemampuan rendah, sedang, dan tinggi berdasarkan hasil asesmen diagnostik awal berupa rata-rata nilai asesmen sumatif mata pelajaran fisika pada topik energi. Instrumen penelitian berupa tes uraian sebanyak lima butir soal yang mengukur indikator kognitif mulai dari mengingat (C1) hingga mengevaluasi (C5). Data diperoleh melalui pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik paired sample t-test untuk melihat perbedaan hasil belajar dan menghitung nilai effect size untuk mengukur tingkat efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 32,15 dan post-test sebesar 84,15. Nilai t sebesar 19,807 dengan signifikansi 0,000 (<0,05) menunjukkan perbedaan yang bermakna setelah penerapan pembelajaran. Nilai effect size sebesar 4,17 termasuk dalam kategori tinggi, menandakan efektivitas pembelajaran yang kuat. Hasil ini mengindikasikan bahwa kombinasi model PBL dan pendekatan TaRL efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik serta dapat dijadikan strategi pembelajaran adaptif yang membantu guru menyesuaikan materi dan pendampingan berdasarkan tingkat kemampuan peserta didik untuk mencapai pembelajaran yang lebih merata dan bermakna.