Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS SURAT DINAS (SURAT UNDANGAN RESMI DAN SURAT SK DOSEN MENGAJAR) YANG DIKELUARKAN TAHUN 2010 OLEH LEMBAGA STKIP-PGRI PONTIANAK Arni Arni
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v4i1.35

Abstract

Menulis surat yang baik, selain harus mempunyai pengetahuan yang cukup, juga harus menguasai ketepatan dalam pemilihan kata-kata, kepandaian  menyusun kalimat dalam alinea yang baik. Masalah dalam penelitian ini yaitu: penulisan surat dinas (surat undangan resmi dan surat SK Beban Mengajar) yang dikeluarkan tahun 2010 oleh lembaga STKIP PGRI Pontianak ditinjau dari bagian-bagian surat, penggunaan bahasa Indonesia dalam menulis surat dinas (surat undangan resmi dan surat SK Beban Mengajar) yang dikeluarkan tahun 2010 oleh lembaga STKIP PGRI Pontianak, tujuan dalam penelitian ini mendeskripsikan penulisan surat dinas (surat undangan  resmi dan surat SK Beban Mengajar) yang dikeluarkan tahun 2010 oleh lembaga STKIP PGRI Pontianak ditinjau dari bagian-bagian surat. Mendeskripsikan penggunaan bahasa Indonesia dalam menulis surat dinas (surat undangan resmi dan surat SK Beban Mengajar) yang dikeluarkan tahun 2010 oleh lembaga STKIP PGRI Pontianak.Kesimpulan dari penelitian ini sebagai berikut: bagian-bagian surat dinas (surat undangan dan surat SK Beban Dosen Mengajar) yang dikeluarka tahun 2010 oleh lembaga STKIP-PGRI Pontianak ada beberapa bagian yang masih salah dalam penulisannya, yaitu: tanggal surat, alamat yang dituju, isi surat, NIP dan tembusan surat. Sedangkan penempatan bagian-bagian surat yang lain dari penulisannya sudah benar, dapat disimpulkan secara umum dikategorikan cukup. Kata kunci: Menulis, Surat Dinas, Mengajar, Surat Keterangan (SK).
Pengembangan Model PBL (Project Based Learning) Berbasis Potensi Lokal dalam Pembelajaran Menulis Teks Drama di SMA Negeri Kabupaten Kubu Raya Fitriani Fitriani; Arni Arni
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.613

Abstract

This research is motivated by the low ability to write drama texts of high school students in Kubu Raya Regency, West Kalimantan, which is still below the KKM. The low ability of students to write drama texts is caused by students' lack of interest and students' difficulty in determining drama themes. The learning model used by teachers is still not in line with expectations. The learning model is still not varied. Such conditions indicate gaps that need to be resolved. The Project Based Learning model based on local potential is an alternative for improving the ability to write drama texts. This research aims to describe the profile of learning to write drama texts, design a Project Based Learning model based on local potential in learning to write drama texts and develop a Project Based Learning model based on local potential in learning to write drama texts as well as the responses of participants after this model is implemented. This R&D research uses the Plomp model which consists of stages, preliminary investigation, design, realization/construction, test, evaluation and revision, implementation. Data collection techniques in this research were observation, questionnaires, interviews and tests. The data analysis used was qualitative descriptive. The test results of the implementation of the Project Based Learning model based on local potential in learning to write drama texts at SMAN Kubu Raya Regency, West Kalimantan can improve the ability to write drama texts. The final Project Based Learning model based on local potential in learning to write drama texts is a guide to the Project Based Learning model based on local potential in learning to write drama texts.
Konstruksi Religiusitas Perempuan Intelektual dalam Novel Di Balik Kesabaran Cinta dan Relevansinya terhadap Pembelajaran Sastra di Perguruan Tinggi Ramadhan Kusuma Yuda; Fitriani Fitriani; Arni Arni; Nur Haliza
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 9, No 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v9i2.38955

Abstract

Abstract: This study aims to describe the construction of religiosity among intellectual women in Leni Va’s novel Di Balik Kesabaran Cinta and to examine its relevance to literature education in higher education. The novelty of this study lies in its focus on analyzing religiosity in relation to the representation of intellectual women, as well as its relevance to literature education in the Contemporary Literature course, using qualitative methods with a literary studies approach, as this approach allows for a deep and interpretive understanding of textual meaning. The research data consists of the novel’s text containing religious values, collected through documentary study using the read-and-note technique. Data analysis was conducted using content analysis through the following steps: data reduction, categorization, interpretation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that religiosity is represented through the characters’ patience, steadfast faith, moral responsibility, and ability to face various life challenges. These findings hold practical relevance for literature education, particularly for student activities such as discussions, value analysis, and reflection, which enhance appreciation for literary works while fostering character development.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi religiusitas perempuan intelektual dalam novel Di Balik Kesabaran Cinta karya Leni Va serta menelaah relevansinya terhadap pembelajaran sastra di perguruan tinggi. Adapun kebaruan penelitian terletak pada fokus analisis religiusitas yang dihubungkan dengan representasi perempuan intelektual, sekaligus relevansi terhadap pembelajaran sastra dalam mata kuliah Sastra Mutakhir menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian sastra karena pendekatan ini memungkinkan penafsiran makna teks secara mendalam dan interpretatif. Data penelitian berupa teks novel yang memuat nilai-nilai religiusitas, yang dikumpulkan melalui studi dokumentasi dengan teknik baca-catat. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi melalui langkah-langkah berupa reduksi data, kategorisasi, interpretasi, kemudian penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas direpresentasikan melalui sikap kesabaran, keteguhan iman, tanggung jawab moral, serta kemampuan tokoh dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Temuan tersebut memiliki relevansinya secara aplikatif dalam pembelajaran sastra, terutama untuk kegiatan diskusi, analisis nilai, dan refleksi mahasiswa meningkatkan apresiasi terhadap karya sastra sekaligus membentuk karakter.
Analisis Mantra Pengobatan "Tawar" Pada Masyarakat Dayak Limbai Kabupaten Melawi Kalimantan Barat (Kajian Semiotik) Yelsi Fitri; Arni Arni; Ramadhan Kusuma Yuda
Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2025): Ksatra
Publisher : LPPM STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/75pp8h56

Abstract

This study aims to describe the meanings of icons, indices, and symbols in the “tawar” healing mantras of the Dayak Limbai community in Melawi Regency, West Kalimantan. This research employs a descriptive qualitative method with Charles Sanders Peirce’s semiotic approach. The data consist of ten healing mantras obtained through interviews and audio-recording techniques. The findings reveal 16 icons, 18 indices, and 18 symbols. Icons represent resemblance, indices indicate causal relationships, and symbols reflect cultural conventions and spiritual beliefs. These results indicate that the “tawar” mantra functions as traditional medicine as well as a form of local wisdom that can be integrated into Indonesian language learning.
Pengaruh Penggunaan Model Picture and Picture terhadap Keterampilan Menulis Teks Prosedur pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Kota Pontianak Devi Devi; Arni Arni; Try Hariadi
Anufa Ikaprobsi Vol 3 No 1 (2025): Juni
Publisher : Ikaprobsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63629/anufa.v3i1.179

Abstract

Keterampilan menulis teks prosedur masih menjadi persoalan yang menonjol di kalangan siswa SMP, termasuk di SMP Negeri 2 Kota Pontianak. Siswa kerap mengalami kesulitan dalam mengorganisasi langkah-langkah, menggunakan bahasa yang tepat, serta menyusun teks secara runtut. Masalah ini menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran inovatif yang mampu memfasilitasi pemahaman struktur teks secara lebih konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Picture and Picture terhadap keterampilan menulis teks prosedur siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kota Pontianak. Metode yang digunakan adalah penelitian kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas VII yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data diperoleh melalui tes menulis, observasi aktivitas belajar, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi hasil tulisan. Analisis data dilakukan secara kuantitatif untuk mengukur perbedaan hasil belajar dan secara kualitatif untuk menggali faktor pendukung perubahan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Picture and Picture memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan menulis teks prosedur. Siswa yang belajar dengan model ini mampu menghasilkan teks yang lebih runtut, kohesif, serta sesuai dengan kaidah kebahasaan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Lebih jauh, model ini juga meningkatkan motivasi belajar dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Kesimpulannya, model Picture and Picture terbukti efektif sebagai alternatif strategi pembelajaran bahasa Indonesia yang tidak hanya memperkuat kompetensi literasi, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif siswa dalam kelas.
Model Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Keterampilan Interpersonal untuk Meningkatkan Kesantunan Tindak Tutur Mahasiswa PBSI Fitriani Fitriani; Arni Arni; Lelita Ayu Rahmawati
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v14i2.10403

Abstract

This study aims to describe the course profile of the Pragmatics subject, specifically on speech act politeness, and to identify learning obstacles experienced by Indonesian Language and Literature Education (PBSI) students at UPGRI Pontianak. A mixed-methods approach was employed, integrating qualitative and quantitative techniques. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, enrichment book evaluation sheets, and student response questionnaires. Qualitative data from observations, interviews, and expert and student feedback were analyzed thematically, while the feasibility of the enrichment book was examined using descriptive statistics based on average validation and trial scores. The findings indicate that the Pragmatics course emphasizes students’ competencies in understanding and applying speech act politeness across academic, social, and digital contexts. However, several obstacles were identified, including the abstract nature of pragmatic theories, cultural variability in politeness interpretation, limited exposure to authentic discourse analysis, the influence of digital and colloquial language, mother tongue interference, and insufficient practice supported by contextual and local examples.
KONSTRUKSI NILAI BUDI PEKERTI DALAM CERPEN TERKEPUNG GONGGONGAN BAGI PENDIDIKAN KARAKTER REMAJA Ramadhan Kusuma Yuda; Arni Arni; Fitriani Fitriani; Rifki Hilman
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 17, No 1 (2026): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v17i1.6270

Abstract

ABSTRAKRepresentasi nilai budi pekerti dalam sastra anak menghadapi persoalan utama berupa kecenderungan penyajian nilai secara normatif tanpa menjelaskan proses konstruksinya dalam struktur cerita. Cerpen Terkepung Gonggongan karya Rindi Yani menghadirkan konflik yang memungkinkan penelusuran pembentukan makna moral secara naratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi nilai budi pekerti dalam cerpen tersebut serta relevansinya bagi pendidikan karakter remaja. Penelitian menggunakan metode analisis struktural-naratif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tanggung jawab dan keberanian dikonstruksi melalui hubungan kausal antara alur konflik, penokohan, dan situasi ujian karakter yang dialami tokoh utama, serta diperkuat melalui interaksi sosial. Nilai dibangun secara implisit melalui perkembangan peristiwa dan perubahan sikap tokoh, sehingga merepresentasikan proses transformasi karakter dalam struktur naratif.Kata Kunci: konstruksi nilai, budi pekerti, cerpen, pendidikan karakter, remajaABSTRACTThe representation of moral values in children’s literature faces a major challenge: the tendency to present values normatively without explaining their construction within the narrative structure. Rindi Yani’s short story Terkepung Gonggongan presents a conflict that allows for a narrative exploration of the formation of moral meaning. This study aims to analyze the construction of moral values in this short story and its relevance to character education for adolescents. The study employs a structural-narrative analysis method with a qualitative approach. The results indicate that the values of responsibility and courage are constructed through causal relationships between the conflict plot, characterization, and the character-testing situations experienced by the protagonist, and are reinforced through social interactions. These values are built implicitly through the progression of events and changes in the characters’ attitudes, thereby representing a process of character transformation within the narrative structure.Keywords: value construction, morals, short stories, character education, teenagers
PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA PADA MASYARAKAT DI TEPIAN SUNGAI KAPUAS KOTA PONTIANAK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBAHASA Elva Sulastriana; Netti Yuniarti; Sri Kusnita; Herlina Herlina; Try Hariadi; Arni Arni
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2026): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v10i2.11003

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di wilayah tepian Sungai Kapuas, Kota Pontianak. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih dominannya penggunaan bahasa daerah dalam komunikasi sehari-hari masyarakat, serta kurangnya kesadaran dalam menerapkan bahasa Indonesia yang baik dan benar, khususnya dalam konteks formal maupun sosial. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan bahasa Indonesia secara tepat melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Metode pelaksanaan terdiri atas tiga tahap: persiapan (observasi dan wawancara), pelaksanaan program (sosialisasi, edukasi kebahasaan, dan pendampingan interaktif), serta evaluasi (penilaian perubahan sikap dan praktik berbahasa). Sasaran kegiatan PKM ini adalah 15 orang masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terbentuknya sikap positif, serta meningkatnya kebanggaan terhadap bahasa nasional. Kegiatan ini berdampak positif dalam membangun kebiasaan berbahasa yang sesuai kaidah dan meningkatkan kemampuan komunikasi masyarakat.