Claim Missing Document
Check
Articles

Karakterisasi toner elektrofotografi dari pigmen hitam karbon aktif cangkang kelapa sawit menggunakan metode emulsi agregasi (EA) berbahan styrene acrylic dan vynil pyrrolidone Piza Piza; Delovita Ginting; Romi Fadli Syahputra; Ayu Risti Candini; Leli Nurhamiyah
Jurnal Litbang Industri Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v14i1.8278.25-34

Abstract

Toner adalah tinta bubuk yang terdiri dari polimer dan pewarna yang digunakan sebagai tinta dalam percetakan elektrofotografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi sifat-sifat toner elektrofotografi dari pigmen toner karbon aktif cangkang kelapa sawit menggunakan metode Aggregation Emulsion (EA) dengan penggunaan polimer Styrene Acrylic dan Vinyl Pyrrolidine. Toner yang dihasilkan diharapkan memiliki potensi sebagai alternatif yang berkelanjutan dan ramah lingkungan dalam aplikasi elektrofotografi. Komposisi pembuatan toner pada penelitian ini terdiri dari karbon aktif, bubuk besi dan styrene akrilik atau vynil pirrolidine. Varibael komposisi dalam proses pembuatan toner yaitu TB1 (14,7:1,8:2,4), TB2 (13,3:1,8:2,4), TB3 (14,7:1,8:2,4 ), TB4 (13,3:1,8:2,4).Penelitian ini meliputi serangkaian karakterisasi, termasuk analisis morfologi partikel, pengukuran distribusi ukuran partikel, uji citra dan uji coba cetak. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa toner yang dihasilkan memiliki distribusi partikel sampel toner TB2 yang memperoleh ukuran rata-rata 6,759 µm. Uji cetak menunjukkan performa cetak yang baik pada toner TB2 dengan tingkat uji cetak gambar yang optimal dengan nilai RGB terkecil. Temuan ini mengindikasikan bahwa pigmen toner karbon hitam yang dihasilkan dari cangkang kelapa sawit melalui metode EA dengan penggunaan polimer Styrene Acrylic dan Vinyl Pyrrolidine memiliki potensi untuk digunakan dalam aplikasi elektrofotografi sebagai alternatif yang ramah lingkunganHasil penelitian ini mengungkapkan bahwa toner yang dihasilkan memiliki distribusi partikel sampel toner TB2 diperoleh ukuran rata-rata 6,759 µm. Uji cetak menunjukkan performa cetak yang baik pada toner TB2 dengan tingkat uji cetak gambar yang optimal dengan nilai RGB terkecil. Temuan ini mengindikasikan bahwa pigmen toner karbon hitam yang dihasilkan dari cangkang kelapa sawit melalui metode EA dengan penggunaan polimer Styrene Acrylic dan Vinyl Pyrrolidine memiliki potensi untuk digunakan dalam aplikasi elektrofotografi sebagai alternatif yang ramah lingkungan Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa toner yang dihasilkan memiliki distribusi partikel sampel toner TB2 diperoleh ukuran rata-rata 6,759 µm. Uji cetak menunjukkan performa cetak yang baik pada toner TB2 dengan tingkat uji cetak gambar yang optimal dengan nilai RGB terkecil. Temuan ini mengindikasikan bahwa pigmen toner karbon hitam yang dihasilkan dari cangkang kelapa sawit melalui metode EA dengan penggunaan polimer Styrene Acrylic dan Vinyl Pyrrolidine memiliki potensi untuk digunakan dalam aplikasi elektrofotografi sebagai alternatif yang ramah lingkungan
Fabrication of a lithium-ion battery separator from cellulose acetate of empty palm fruit bunches with the addition of PVDF Rismadani Haryanti; Romi Fadli Syahputra; Delovita Ginting
Indonesian Physics Communication Vol 21, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkfi.21.2.115-120

Abstract

The separator is a crucial element in lithium-ion batteries that is positioned between the anode and cathode. Its primary function is to prevent direct contact between the electrodes, hence avoiding electrical short circuits. Lithium ion battery separators are typically composed of polyvinylidene fluoride (PVDF) and polyacrylonitrile (PAN) polymers, which possess excellent ionic conductivity and mechanical qualities. Nevertheless, these polymers and materials possess numerous drawbacks, necessitating adjustments for their further development. The objective of this study is to examine the impact of incorporating novel polymers into the constituents of the separator. The alteration utilises a novel polymer called cellulose, specifically the cellulose derivative known as cellulose acetate. The cellulose acetate utilised is derived from the empty fruit bunches of oil palm trees. Cellulose acetate offers several benefits, including affordability, the ability to selectively adsorb substances, solubility in a wide range of solvents (particularly organic solvents), hydrophilicity, and its origin from renewable sources. The separator was fabricated using the reflux process, which involved mixing 5.6 g of PVDF and 0.7 g of Al(OH)3 with varying amounts of CA (0.1 g, 0.2 g, and 0.3 g). The conducted tests include the thickness test, elongation test, and PSA test. According to the test results, the separator is viable and complies with the standards.
Enhanced Performance of Solid Polymer Electrolyte Separator Lithium Battery with Cellulose Acetate From Empty Palm Fruit Bunch Coated Al2O3-Polyacrylic Acid Ginting, Delovita; Perdana, Fitra; Syahputra, Romi Fadli; Ismail, Noor Maizura
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v13n2.p160-173

Abstract

As lithium battery technology improves, it becomes more important to have solid polymer electrolyte dividers that work better. The objective of this study is to enhance the efficiency of solid polymer electrolyte separators in lithium batteries. This research aims to expand the limits of innovation in hybrid separator development by utilizing empty palm fruit bunches (OPFEB) as a plentiful source of cellulose acetate. This approach enhances ion transfer by increasing the number of pores in the separator. However, there are challenges to achieving the desired levels of optimal ionic conductivity. In order to address these constraints, this study presents a novel Al2O3-PAA inert ceramic oxide coating treatment that is applied to the separator by a spin coating technique. An electron microscope was utilized to observe the pore structure of the separator. Additionally, the separator underwent physical, mechanical, thermal, and cyclic voltammetry tests. The findings of this research indicate a significant increase in the physical properties, particularly the porosity and mechanical strength. The thermal shrinkage of the Al2O3-PAA coated separator is below 10% when exposed to a temperature of 140 oC for 30 minutes. The Cyclic Voltammetry test results demonstrate a pronounced loop curve, indicating an improvement in the ionic conductivity of the Al2O3-PAA coated separator. The findings of this study provide a method to enhance the efficiency of  separator performance at high temperatures while maintaining safety and long battery life.
Aplikasi Karbon Aktif Cangkang Kelapa Sawit (Elaeis guineensis) sebagai Pigmen Toner Hitam pada Elektrofotografi dengan Polimer Stirena Akrilik-Vinil Pirrolidine Candini, Ayu Risti; Ginting, Delovita; Syahputra, Romi Fadli; Piza, Piza; Nurhamiyah, Leli
POSITRON Vol 14, No 1 (2024): Vol. 14 No. 1 Edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/positron.v14i1.70064

Abstract

Toner merupakan campuran pigmen atau pewarna, serbuk logam, dan polimer. Tujuannya adalah menghasilkan toner elektrofotografi yang memanfaatkan cangkang kelapa sawit sebagai karbon aktif untuk zat pewarna dan melihat pengaruh komposisi bahan polimer stirena akrilik dan vynil pirrolidine yang digunakan untuk pembuatan toner. Metode pembuatan karbon aktif melibatkan aktivasi fisika dan kimia cangkang kelapa sawit, diikuti oleh penyesuaian ukuran partikel dan proses pirolisis. Proses pembuatan toner dengan metode agregasi emulsi kimia yang memiliki keunggulan, seperti menghasilkan ukuran partikel toner yang kecil, lebih sempit, dan efisiensi toner yang lebih tinggi. Analisis ukuran partikel (PSA) pada sampel karbon aktif menunjukkan bahwa ukuran partikelnya sudah berada dalam rentang mikropartikel yakni nilai rata-rata partikel diperoleh 2,1223 µm dan karakterisasi fisis meliputi kadar air, kadar zat menguap, kadar karbon terikat sudah memenuhi SNI 06-3730-1995. Hasil pengujian ukuran partikel sampel toner TE2 diperoleh nilai rata-rata partikel 22,0323 µm dan merupakan hasil cetak optimum dengan nilai red green blue rata-rata 30,6355 yang menandakan warna yang dihasilkan mendekati hitam. Hasil penelitian juga menunjukkan polimer vinil pirrolidine memiliki pengaruh optimum terhadap kualitas cetak dan ukuran partikel lebih kecil. Aplikasi karbon aktif cangkang kelapa sawit dalam elektrofotografi pada penelitian ini menawarkan solusi berkelanjutan dan inovatif untuk pengembangan toner hitam yang ramah lingkungan
Pendampingan Penggunaan Simulasi Interaktif Phet Bagi Guru Ipa Sma Muhammadiyah 1 Di Kota Pekanbaru Sebagai Solusi Inovatif Pembelajaran Pada Masa Pandemi Fitri, Yulia; Novia Gesriantuti; Shabri Putra Wirman; Delovita Ginting; Neneng Fitrya; Sri Fitria Retnawaty; Elsie; Romi Fadli Syahputra; Israwati Harahap; -, Yeeri Badrun; Nopripa Herlina; Laras Sita Widara; Sri Mulyani; Viviana Lubis
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 8 No. 1 (2024): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v8i1.5626

Abstract

SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru merupakan salah satu institusi sekolah menengah atas yang dikelola oleh Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah kota Pekanbaru. Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala Sekolah dan Guru IPA SMA MUTU Pekanbaru tentang pembelajaran IPA ditemukan beberapa permasalahan diantaranya: belum ada media alternatif yang tepat, relevan dengan kompetensi dasar untuk mendukung pembelajaran IPA dan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi multimedia dalam pembelajaran IPA masih kurang. Tujuan kegiatan Pengabdian di SMA MUTU Pekanbaru ini adalah PkM yang dilaksanakan berupa pendampingan mitra menggunakan simulasi interaktif PhET sebagai solusi inovatif pembelajaran pada masa pandemi secara luring dan daring. Pendampingan penggunaan simulasi interaktif PhET bagi guru IPA SMA Muhammadiyah 1 di kota Pekanbaru sebagai solusi inovatif pembelajaran pada masa pandemi berjalan lancar, memperoleh respons yang positif, mampu meningkatkan keterampilan dan rasa percaya diri guru. Selama pelatihan berlangung, guru-guru antusias, peserta berperan aktif selama workshop berlangsung, peserta berperan aktif selama pendampingan, peserta aktif bertanya mengenai materi yang di paparkan, peserta banyak meminta materi diluar modul yang di sediakan.. Beberapa indikator keberhasilan dalam pelatihan ini diantaranya meningkatnya pemahaman guru tentang simulasi interaktif PhET, mampu menggunakan simulasi interaktif PhET, peningkatan kualitas dan profesionalisme guru.
Physical characteristics of water paint with the addition of bintaro extract additives Syahputra, Romi Fadli; Wulandari, Surya; Ginting, Delovita
Indonesian Physics Communication Vol 21, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkfi.21.3.275-280

Abstract

The addition of additives to paint aims to improve the quality and usability of paint. Natural additives, such as bintaro seed extract, have potential as anti-bacterial and anti-fungal agents. This study aims to investigate the physical properties of commercial paints added with bintaro seed extract. The physical properties tested were changes in density and adhesion. While the chemical content was characterized using HPLC and FTIR. The extraction process includes drying to grinding the bintaro seeds into powder, followed by extraction using a ratio of bintaro powder and 96% (m/v) ethanol 1:3. Bitaro extract obtained was added to commercial watercolors (100 ml) with variations of 5, 10 and 15 ml. The paint is applied to the surface of the multiplex wood evenly by pre-heating it at 40°C. The adhesion analysis was carried out using the help of ImageJ software to determine the ratio of the gray value of the image before and after the adhesion test using the cross-cut technique. It was observed that the increase in bintaro seed extract caused a decrease in paint adhesion.
Composite Modification of Water Hyacinth Fiber in the Production of Decorative Particle Boards by Spray-Coating Utilizing a Silane Coupling Agent Sasmita, Sasmita; Ginting, Delovita; Syahputra, Romi Fadli
Photon: Jurnal Sain dan Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v15i1.6806

Abstract

Water hyacinth is a waste in waters that can damage the balance of aquatic ecosystems because of its rapid growth, which can reach 3% in a day. One utilization of water hyacinth waste is to be used as filler material for decorative particleboard. This study aims to look at the physical and mechanical characteristics of particleboard with surface coating treatment using silane coupling agent solution.. Water hyacinth fiber was selected as an alternative filler material for the particle board composite due to its abundant availability and potential fiber properties. The surface of the particle boards was modified using a silane coupling agent (KH550) to enhance the bond quality between components. The water hyacinth powder was first alkalized with NaOH and distilled water (1:5) for 1 hour, then mixed with epoxy resin in a 40:60 weight ratio. The compaction process was carried out using a hydraulic hot press at 2 bar pressure and 50°C temperature for 10 minutes. The resulting particle boards were tested for density, moisture content, water absorption, and thickness swelling. Flexural testing was conducted in accordance with ASTM D790-03, and tensile strength testing followed ASTM D638-14. Surface morphology was observed using a scanning electron microscope (SEM). The results showed that the application of a silane coupling agent improved the bond between the matrix and filler, and the produced particle boards met the quality standards for density, moisture content, water absorption, thickness swelling, flexural strength, and tensile strength.
Membran Polimer Elektrolit dari Selulosa Asetat Tandan Kosong Kelapa Sawit dan TiO2 dengan Metode Spin Coating untuk Aplikasi Separator Baterai Lithium Ismaliyah, Dhea; Ginting, Delovita; Syahputra, Romi
Journal of Research and Technology Vol. 10 No. 2 (2024): JRT Volume 10 No 2 Des 2024
Publisher : 2477 - 6165

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jrt.v10i2.1360

Abstract

Separator dalam baterai litium-ion memegang peran krusial dalam mencegah kontak langsung antara elektroda positif dan negatif, yang dapat menyebabkan bahaya kebakaran. Penelitian ini dilakukan dengan mengusulkan penggunaan limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS), sumber alami yang kaya selulosa, untuk menghasilkan selulosa asetat yang diaplikasikan sebagai bahan dasar dalam pembuatan membran polimer elektrolit. Membran ini diintegrasikan ke dalam baterai sebagai pemisah yang berfungsi ganda, tidak hanya sebagai penghalang fisik tetapi juga sebagai media transportasi antara anoda dan katoda. Penelitian ini merupakan eksperimen dengan desain satu faktor yang variabelnya melibatkan kombinasi polivinilidena fluorida (PVDF), selulosa asetat (CA), dan titanium dioksida (TiO2) dengan komposisi berbeda: PVDF (2.8%:0%), PVDF:CA (2.8%: 12%), dan tiga variasi PVDF:CA:TiO2 (dengan konsentrasi TiO2 0.75%, 0.65%, dan 0.55%). Metode pengumpulan data meliputi uji fisik (porositas, ketebalan, dan voltametri siklik), uji mekanis (kekuatan tarik dan biodegradabilitas), serta pengamatan morfologi menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM, Hitachi TEM 3000 Series). Analisis menunjukkan bahwa membran dengan komposisi PVDF:CA:TiO2 (2.8%:12%:0.75%) memiliki sifat mekanis optimal, kekuatan tarik terbaik 61.8854 MPa dan porositas tertinggi 57%. Penambahan TiO2 dan selulosa asetat tidak hanya meningkatkan kekuatan mekanis dan porositas tetapi juga mempercepat proses biodegradabilitas dengan penurunan berat hingga 68% menjadikannya efektif sebagai separator dalam baterai litium-ion.
Fabrikasi Papan Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan Penambahan Bahan Fluoresensi Fosfor Husna, Ropiqotul; Yana, Debi; Kusmawati, Intan; Aisah, Nurul; Ginting, Delovita; Syahputra, Romi Fadli
JMPM (Jurnal Material dan Proses Manufaktur) Vol. 7 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jmpm.v7i2.19615

Abstract

Serat bahan alam dapat dijadikan pengganti material komposit yang ramah lingkungan. Serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan salah satu serat alam hasil pengolahan industri kelapa sawit yang tersedia dalam jumlah yang besar. Pemfaatan serat TKKS sebagai papan serat yang inovatif belum banyak dikaji secara fisis. Penambahan zat aditif fluorosensi memberikan keunggulan produk kayu maupun papan serat agar memiliki nilai estetika yang tinggi. Tujuan penelitian ini memfabrikasi biokomposit papan serat inovatif berbasis serat TKKS dengan penambahan bahan fluoresensi fosfor. Papan serat difabrikasi dengan metode hand lay-up dan cold compaction. Komposisi utama papan serat terdiri atas serat TKKS, resin epoxy, dan 5 g bubuk posfor. Kandungan serat TKKS divariasikan mulai dari 76% sampai 86%. Hasil pengujian fisis menunjukkan nilai densitas papan serat berkisar 0,34 - 0,59 g/cm³ dan daya serap airnya 105,22 - 156,475%. Nilai kapasitas panas spesifik papan serat berikisar 0,34 - 2,2 J/g˚C dan konduktivitas termalnya 0,001-0,002 W/mK. Sementara, besar bending strength sebesar 1,30 – 6,42 Mpa yang relatif sebanding dengan papan serat bio-komposit. Penambahan fosfor berpengaruh terhadap sifat termal papan serat, sehingga cukup baik bila diaplikasikan sebagai bio-insulator yang memiliki fitur fluorosensi.
Fabrication of Palm Leaf Fiber Board Biocomposite for Thermal Insulation Material Kusmawati, Intan; Yana, Debi; Husna, Ropiqotul; Aisah, Nurul; Syahputra, Romi Fadli; Ginting, Delovita
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 2 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v21i2.17003

Abstract

Utilizing palm frond biomass for the production of composite materials will have a positive impact on managing palm oil plantation waste. Palm frond fiber biocomposite products have been proven to have good mechanical properties. However, exploration of other physical properties, especially thermal insulation properties, has not been widely studied. As a non-conducting material, palm frond fiber has the potential to have good thermal insulation properties. This study aims to fabricate palm frond biocomposite fiberboard, which has potential as a thermal biocomposite material. Fiberboard is made using the manual hand lay-up technique and cold compaction using a press machine. The characteristics under consideration for the fiberboard in concern encompass its physical, mechanical, and thermal properties. The main ingredients utilized in the fabrication of fiberboard predominantly comprise palm frond fiber and epoxy resin, with five distinct sample variants denoted as PSP-1 (84% fiber:16% resin), PSP-2 (83% fiber:17% resin), PSP-3 (82% fiber:18% resin), PSP-4 (81% fiber:19% resin), and PSP-5 (80% fiber:20% resin). The experimental results obtained from the testing of physical parameters indicated that the density of fiberboard exhibited a range of values spanning from 0.28 g/cm3 to 0.55 g/cm3. Similarly, the fiberboard's water absorption capacity varied between 107.25% and 194.00%. The water absorption abilities display significant variability, as indicated by a large standard deviation ranging from 28.15% to 80.35%. When the density of fiberboard is high, its water absorption capacity tends to be low. Furthermore, the mechanical tests revealed that the fiberboard's flexural strength showed a range of values spanning 1.10-5.42 MPa. The magnitude of specific heat capacity for fiberboard is calculated to be between 2.1-3.5 J/g ̊C, while the thermal conductivity lies within the range of 0.001-0.0020 W/mK
Co-Authors -, Yeeri Badrun Ade Fitri Adila Fitri Yani Yani Agun Pranata Ahmad Nurhuda Aisah, Nurul Andika Thoibah Andri Saputra Anggraini, Wresni Anggreani, Selvia Anita, Sofia Ariyani Ayu Risti Candini Basdyo, Doni Candini, Ayu Risti Dadang Syarif Sihabudin Sahid Dalimunthe, Latipa Hannum Dedi Irawan Dedi Irawan Defrianto Defrianto Delovita Ginting, Delovita Dino Yanuardi Doni Basdyo Elsie Erman Taer Fahturrahman, Fauzan Haryana bin Mohd Hairi Haryana Hairi Haryana Hairi Herlina, Noftripa Husna, Rofiqotul Husna, Ropiqotul Ismail, Noor Maizura Ismaliyah, Dhea ISRAWATI HARAHAP Iwantono Iwan Barnawi Khaikal Ramadhan Kusmawati, Intan Lailatul Munawaroh Laras Sita Widara Leli Nurhamiyah Lestari, Dinda Lubis, Viviana Mesra Sania Moh Danil Hendry Gamal Moh Danil Hendry Gamal Mubarak Mubarak Neneng Fitrya Nopripa Herlina Novia Gesriantuti Nurfi Hikma Nurhamiyah, Leli Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa, Okfalisa Piza Piza Piza, Piza Putra, Rendy Pratama Rachmawati Rachmawati Rahmadani, Nofia Ramy Fitrah Izzah Retnawaty, Sri Fitra Riad Syech Ridho Kurniawan Rifardi Rina Amelia Rismadani Haryanti Roby Ikhsan Ros Meri S. P. Dewi Saktioto Saktioto Sasmita Sasmita Shabri Putra Wirman Sri Fitria Retnawaty Sri Mulyani Syamsudhuha Syamsudhuha Tri Adelia Vepy Asyana Viviana Lubis Viviana Lubis Wahyu Candra Welly, Indah Sri Wirdatul Jannah wirdatul jannah Wresni Anggraini Wulandari, Surya Yan Soerbakti Yan Soerbakti Yan Soerbakti Yan Soerbakti Yana, Debi Yani, Adila Fitri Yeeri Badrun Yoli Zairmi Yona Purnama Rezki Yulia Fitri Yulia Fitri Yunita I. Lubis Zairmi, Yoli Zamri Zamri Zulkarnain Zulkarnain