Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Journal of The Civil Engineering Student

Pengaruh Stabilisasi Kapur Terhadap Parameter Kuat Geser Tanah Lempung Ekspansif Suci Rahmaneta; Munirwansyah Munirwansyah; Banta Chairullah
Journal of The Civil Engineering Student Vol 2, No 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, April 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah sebagai tempat ditumpukannya suatu konstruksi harus memiliki kekuatan yang stabil dalam menahan beban.  Tanah yang tersedia di alam terkadang memiliki sifat ekspansif yang tidak dapat langsung digunakan untuk kebutuhan konstruksi, sehingga diperlukan suatu tindakan stabilisasi kimiawi dengan kapur untuk memperbaiki sifat tanah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kapur terhadap kuat geser tanah lempung yang berasal dari Meunasah Rayeuk. Tanah dicampur kapur dengan persentase 0%, 3%, 6%, 9%, dan 12% dari berat kering tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sudut geser (ϕ) tertinggi dicapai pada campuran 12% kapur yaitu sebesar 32,7°. Nilai kohesi (c) tertinggi dicapai pada campuran kapur 3% yaitu sebesar 1,55 kg/cm2, selanjutnya nilai kohesi mengalami penurunan. Kombinasi sudut geser (ϕ) dan nilai kohesi (c) menunjukkan bahwa kekuatan geser tanah meningkat sejalan dengan penambahan kapur sampai 3% dan selanjutnya mengalami penurunan.
Analisis Perbandingan Daya Dukung Pondasi Bored Pile Menggunakan Data N-SPT dan Hasil PDA Test Pada Jop Proyek Pembangunan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi II Irma Nurdiah; Banta Chairullah M; Devi Sundary
Journal of The Civil Engineering Student Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 September 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v4i2.21365

Abstract

Banyak metode yang dapat digunakan untuk perhitungan daya dukung pondasi. Setiap metode dengan asumsi yang berbeda-beda cenderung menghasilkan besaran daya dukung yang berbeda. Tujuan penelitian untuk mengetahui daya dukung pondasi bored pile pada JOP pembangunan jalan tol Sigli-Banda Aceh menggunakanan data N-SPT dan mengetahui metode mana yang mendekati hasil aktual uji PDA sebagai kontrol kapasitas dukung tiang. Analisis daya dukung pondasi menggunakan metode Meyerhoff, Luciano Decourt dan Sosrodarsono. Pada titik BH-6/tiang No.4 A4 hasil daya dukung yang mendekati hasil aktual uji PDA diperoleh dengan metode Meyerhoff sebesar 910,6 ton. Titik BH-7/tiang No.6 P1 metode Meyerhoff dengan Qult sebesar 1001,6 ton mendekati hasil daya dukung aktual uji PDA. Pada BH-8/tiang No.1 A1 hasil daya dukung dengan metode Sosrodarsono mendekati hasil aktual uji PDA yaitu sebesar 1111,8 ton.
Pengaruh Penambahan Aspal Emulsi Terhadap Nilai CBR Tanah Glee Geunteng Aceh Besar Ani Safitri; Banta Chairullah M; Halida Yunita
Journal of The Civil Engineering Student Vol 3, No 3 (2021): Volume 3, Nomor 3, Desember 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v3i3.13937

Abstract

Tanah yang ada di alam terkadang tidak dapat langsung digunakan sebagai bahan bangunan atau tempat berdirinya bangunan. Hal ini dikarenakan dengan berbagai keterbatasan sifat yang dimiliki oleh  tanah tersebut terutama tanah lempung. Usaha yang dapat dilakukan untuk memperbaiki sifat tanah yaitu dengan cara teknik stabilisasi yaitu dengan mencampur bahan-bahan additive dalam tanah asli. Pada penelitian ini digunakan bahan aditif aspal emulsi yang berasal dari PT. Perdana Dinamika Persada, tipe CSS-1h (Cationic slow setting). Tanah yang digunakan  dalam penelitian berasal dari Glee Geunteng Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Pemilihan lokasi ini karena tanah tersebut sering digunakan sebagai bahan timbunan bangunan dan badan jalan. Penelitian ini dilakukan dengan cara pencampuran tanah asli dan aspal emulsi pada variasi 0%, 3%, 6%, 9%, dan 12% dari berat kering tanah. Pengujian yang  dilakukan pada penelitian ini terdiri dari pengujian berat jenis, batas cair, batas plastis, pembagian butiran, dan pemadatan (standard proctor), serta pengujian CBR. Tanah Glee Geunteng yang diteliti ini menurut klasifikasi AASHTO tergolong kedalam kelompok A-6 (2) dan menurut USCS termasuk ke dalam golongan SC, di mana indeks plastisnya 12,65%. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pada tanah asli hingga penambahan aspal emulsi 12%  nilai CBR mengalami penurunan dari  35,96% menjadi 8,71%.
Pengaruh Penambahan Bottom Ash Terhadap Parameter Kuat Geser Tanah Lempung Desa Beureugang Kaway XVI Aceh Barat Evidasari . .; Banta Chairullah; Halida Yunita
Journal of The Civil Engineering Student Vol 3, No 2 (2021): Volume 3, Nomor 2, Agustus 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v3i2.13487

Abstract

Abstrak Tanah merupakan dasar dari suatu konstruksi bangunan sipil yang berfungsi menerima dan menahan beban dari suatu struktur di atasnya. Sifat-sifat tanah di masing-masing daerah berbeda dan tidak semua tanah layak untuk digunakan sebagai tanah dasar konstruksi sebelum dilakukan perbaikan. Tindakan yang dapat dilakukan untuk memperbaiki sifat tanah tersebut antara lain dengan cara stabilisasi kimiawi menggunakan bahan campuran limbah batu bara (bottom ash). Sampel tanah yang distabilisasi merupakan tanah lempung yang berasal dari Desa Beureugang, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan bottom ash terhadap sifat plastisitas dan kuat geser tanah. Penambahan bottom ash dilakukan dengan variasi 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat kering tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bottom ash pada tanah lempung Desa Beureugang berpengaruh pada batas-batas Atterberg dan nilai kuat geser tanah. Nilai indeks plastisitas (PI) terendah dicapai pada penambahan 10% bottom ash yaitu 20,35% dari yang sebelumnya 24,90%. Untuk Nilai sudut geser (ϕ) tertinggi dicapai pada campuran 20% bottom ash yaitu sebesar 37,2°, sedangkan nilai sudut geser (ϕ) terendah dicapai pada tanah tanpa campuran bottom ash yaitu sebesar 17,4°. Nilai kohesi (c) tertinggi dicapai pada campuran bottom ash 10% yaitu sebesar 0,89 kg/cm2, sedangkan nilai kohesi (c) terendah dicapai pada campuran bottom ash 20% yaitu 0,53 kg/cm2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan campuran bottom ash secara umum menyebabkan sudut geser meningkat, namun menyebabkan nilai kohesi turun dikarenakan berkurangnya daya lekat antar partikel tanah. 
Stabilisasi Tanah Jalan Elak Kota Lhokseumawe dengan Abu Vulkanik terhadadap Indeks Plastisitas Tanah Titi Zahara; Munirwansyah Munirwansyah; Banta Chairullah
Journal of The Civil Engineering Student Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 Desember 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v4i3.22282

Abstract

Tanah lempung adalah tanah yang memiliki kekuatan daya dukung tanah yang lemah dan memiliki potensi kembang susut yang tinggi dikarenakan sangat peka terhadap perubahan kadar air. Tanah ini harus distabilisasi terlebih dahulu jika ingin digunakan sebagai subgrade agar tidak terjadi kerusakan seperti retak, jalan bergelombang dan lain sebagainya. Pada penelitian ini, bahan stabilisasi yang digunakan adalah abu vulkanik Gunung Burni Telong dengan persentase 7,5%, 10%, 12,5% dan 15%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh abu vulkanik terhadap nilai PI tanah dan mendapatkan batas minimum nilai kepadatan tanah saat di lapangan. Adapun pengujian yang dilakukan di laboratorium adalah kadar air tanah asli, analisa ukuran butiran tanah, batas-batas Atterberg, berat jenis, pemadatan (standar proctor). Tanah borrow area Jalan Elak dikategorikan sebagai kelompok A-7-5 (34) berdasarkan sistem AASHTO dan kelompok CH berdasarkan sistem USCS. Kadar air tanah asli diperoleh sebesar 29,38%. Nilai berat jenis meningkat dari 2,65 menjadi 2,69 pada persentase 15%. Nilai PI menurun dari 32,19% menjadi 26,60% pada persentase 12,5%.
ANALISIS KLASIFIKASI METODE USCS DAN PARAMETER KUAT GESER PADA TANAH URUG DI KECAMATAN INDRAPURI Ananda, Fadhlurrahman Ilhan; Sundary, Devi; Sungkar, Munira; Chairullah, Banta
Journal of The Civil Engineering Student Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 Juni 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v6i2.30234

Abstract

Tanah merupakan komponen dari struktur bawah bangunan yang sangat penting. Lemah kuatnya tanah sangat berpengaruh pada kondisi keamanan bangunan. Ketika suatu proyek memerlukan tambahan tanah untuk mencapai elevasi tertenu, maka diperlukan tanah urug dari lokasi lain. Pada beberapa konstruksi tanah urug harus diperhatikan karakteristiknya sesuai dengan fungsi bangunan. Faktor-faktor yang diperhatikan untuk menggunakan tanah urug adalah lokasi tanah urug, jenis tanah, sifat fisis ataupun sifat mekanisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis tanah yang biasa diambil dan digunakan pada konstruksi di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar menggunakan metode USCS (Unified Soil Classfication System). Penelitian ini menggunakan sampel tanah dari 4 (empat) quarry yang terdapat di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar.
Stabilisasi Tanah Clay Shale Terhadap Nilai CBR Unsoaked Sabrina, Azzahra; Yudhyantoro, Yus; Chairullah, Banta
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 Desember 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i4.28152

Abstract

Pembangunan Jalan Tol Sigli – Banda Aceh merupakan salah satu proyek infrastruktur penting yang sedang dikerjakan di wilayah Aceh. Pelaksanaan pekerjaan cut and fill melibatkan perubahan kontur lahan asli untuk menciptakan tinggi permukaan sesuai desain konstruksi jalan tol. STA 12+400 mengakibatkan kelongsoran di beberapa tempat. Terjadinya longsor karena di bawah lapisan tanah dasar (subgrade) adalah lapisan lunak yang mempunyai daya dukung rendah. Stabilisasi tanah clay shale menggunakan bahan tambah (additive) yaitu kapur, yang mempunyai tujuan untuk merubah sifat-sifat tanahnya, mengurangi kelunakan tanah dan juga meningkatkan daya dukung tanahnya. Pada penelitian ini menggunakan campuran kapur dengan persentase 3%, 6%, 9%, dan 12%. Untuk mengetahui daya dukung tanah clay shale maka dilakukan pengujian California Bearing Ratio (CBR) tanpa rendaman (unsoaked) bertujuan untuk mengetahui daya dukung tanah atau tanah dasar (subgrade) dalam kondisi kering atau tidak terendam dalam pembangunan konstruksi. Berdasarkan hasil pengujian CBR semakin meningkatnya seiring pertambahan persentase campuran kapur, dimana nilai CBR tanah asli (0%) kapur sebesar 2,67%. Pada nilai CBR campuran kapur 3% sebesar 3,07%. Pada nilai CBR campuran kapur 6% sebesar 3,34%. Pada nilai CBR campuran kapur 9% sebesar 3,66%. Pada nilai CBR campuran kapur 12% sebesar 4,14%. CBR 5% dikategorikan termasuk ke dalam kategori buruk. Penambahan variasi campuran kapur 3%, 6%, 9%, dan 12 % memperoleh hasil meningkatnya nilai CBR unsoaked, dengan demikian peningkatannya tidak terlalu signifikan hanya sebesar 45%. Kapur terhadap tanah clay shale tidak terlalu berpengaruh besar terhadap nilai CBR unsoaked.
Pemetaan Kapasitas Dukung Ultimit Tanah berdasarkan Data Cone Penetration Test (CPT) Pada Kecamatan Syiah Kuala menggunakan Aplikasi ArcGIS Urrahmi, Nadya; Sungkar, Munira; M, Banta Chairullah
Journal of The Civil Engineering Student Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 April 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v4i1.19203

Abstract

Suatu  perencanaan  pondasi  dikatakan  benar  apabila  besaran  daya  dukung  tanah tidak  dilampaui  oleh  beban  yang  diteruskan  oleh  pondasi  ke  tanah.  Apabila kekuatan  tanah  dilampaui,  maka  terjadinya  keruntuhan  tanah  sehingga menyebabkan  kerusakan  atau  kegagalan  konstruksi  yang  berada  di  atas  lapisan tanah  pendukung  pondasi.  Tujuan  dari  penulisan  ini  adalah  untuk  memperoleh sebaran  nilai  daya  dukung  tanah  pada  wilayah  Kecamatan  Syiah  Kuala.  Data sekunder yang digunakan adalah data Cone Penetration Test (CPT) diperoleh dari Laboratorium  Mekanika  Tanah  Universitas  Syiah  Kuala  dan  Universitas Muhammadiyah  Aceh.  Lokasi  pengambilan  data  CPT  berjumlah  24  titik  yang tersebar  di  beberapa  desa  dalam  Kecamatan  Syiah  Kuala  dengan  menggunakan Global Positioning System (GPS). Daya dukung ultimit dihitung berdasarkan data CPT  dengan  menggunakan  metode  Schmertmann  (1978)  yang  diplot   dalam bentuk  peta  sebaran  daya  dukung  ultimit  yang  dibatasi  untuk  pondasi  dangkal. Hasil dari data penelitian ini nilai daya dukung paling tinggi berada di kedalaman 2  meter  lokasi  gedung  IKA  USK  (Kopelma  Darussalam)  sebesar  50,6  kg/cm2 dengan  prediksi  tanah  lempung  keras  dengan  kategori  daya  dukung  tinggi, sedangkan  nilai  daya  dukung  yang  paling  rendah  berada  di  Tower  Fren (Lamgugob)  pada  kedalaman  2  meter  sebesar  6,54  kg/cm2    prediksi  tanah  pasir lepas dengan kategori daya dukung rendah .
Pengaruh Campuran Abu Vulkanik Terhadap Nilai Parameter Kuat Geser Tanah Lempung Munirwansyah, Munirwansyah; Chairullah, Banta; Suni, Amalia
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 Juni 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i2.22235

Abstract

Analisis Stabilisasi Pengaruh Campuran Semen Terhadap Nilai CBR Unsoaked Dengan Tanah Lempung Jalan Tol Sigli – Banda Aceh Saputra, Aulianda; Chairullah, Banta; Sungkar, Munira
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 Desember 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i4.27058

Abstract

Tanah merupakan material penting dalam konstruksi dengan sifat fisik dan mekanis yang harus dipertimbangkan. Pengujian di laboratorium diperlukan untuk memilih tanah yang sesuai dengan peruntukannya. Tanah lempung sering digunakan dalam tanah timbunan, namun memiliki sifat buruk seperti rendahnya permeabilitas dan kuat geser yang rendah. Data primer diperoleh dari hasil pemeriksaan langsung di laboratorium, Sementara data sekunder diperoleh dari berbagai sumber seperti instansi terkait, studi literatur, dan konsultasi. Hasil penelitian menunjukkan tanah di Kawasan Jalan Tol Sigli – Banda Aceh KM 12 masuk dalam kelompok tanah lempung anorganik dengan plastisitas rendah hingga sedang (lempung kurus) berdasarkan klasifikasi sistem USCS, dan dalam golongan A-6 (7) atau tanah berlempung dengan plastisitas rendah menurut klasifikasi sistem AASHTO. Pengujian pemadatan menghasilkan kadar air optimum (OMC) sebesar 19,2%, yang digunakan untuk seluruh variasi persentase semen pada pengujian CBR tidak terendam. Oleh karena itu, tanah di lokasi tersebut masih memerlukan perbaikan lebih lanjut sebelum dapat digunakan untuk konstruksi jalan.