Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEENGGANAN MASYARAKAT MEMBAYAR ZAKAT MELALUI BAZNAS KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Yuliani, Meri; Meliza, Dian; Fitrianto, Fitrianto
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang sistem pengumpulan zakat oleh BAZNAS Kabupaten Kuantan Singingi, analisis faktor-faktor penyebab keengganan masyarakat dalam membayar zakat melalui BAZNAS Kabupaten Kuantan Singingi dan untuk mengetahui kebijakan yang ditempuh oleh BAZNAS Kabupaten Kuantan Singingi dalam menarik masyarakat (Non PNS) untuk membayar zakatnya melalui BAZNAS. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) dengan teknik analisa data yang digunakan adalah deskriftif kualitatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem pengumpulan zakat oleh BAZNAS Kabupaten Kuantan Singingi menggunakan 2 (dua) sistem yaitu pertama, zakat lansung dijemput oleh pihak BAZNAS kepada muzakki dan kedua, muzakki menyetor lansung zakatnya ke BAZNAS Kuantan Singingi. Sedangkan faktor-faktor yang menyebabkan keengganan masyarakat untuk membayar zakat melalui BAZNAS Kuansing adalah Masyarakat ingin bayar sendiri zakatnya kepada mustahiq yang di kehendakinya dan juga disebabkan kurangnya tingkat kepercayaan masyarakat tersebut kepada BAZNAS, kemudian juga disebabkan muzakki kurang mengerti bagaimana prosedur ataupun cara pembayaran zakat melalui BAZNAS Kabupaten Kuantan Singingi. Kebijakan yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Kuantan Singingi dalam menarik muzakki atau masyarakat untuk membayar zakatnya melalui BAZNAS dengan gencar mensosialisasikan keberadaan BAZNAS itu sendiri kepada masyarakat. Kata Kunci : Keenganan, Masyarakat, Zakat, BAZNAS.
PENGELOLAAN ASET WAKAF OLEH LNW IBADURRAHMAN DURI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN UMMAT Fitrianto, Fitrianto
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 1 (2017): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.545 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v9i1.10

Abstract

LNW Ibadurrahman  merupakan salah satu Nazir wakaf yang mengelola harta wakaf di Duri. Tata kelola wakaf oleh LNW Ibadurrahman melalui 16 (enam belas ) jenis program  wakaf uang tunai seperti, wakaf perkebunan,balai latihan kerja, rumah yatim, pendidikan pesantren belading, Maqdis Ibad, pembebas Riau Menghafal, Warung Maqdis, Koperasi Ibadurrahman, TK maqdis, dan Bisnis Tiketing Haji dan Umrah. Melalui  enam belas program wakaf uang tersebut,  LNW Ibadurrahman menggunakannya langsung uang wakaf sesuai dalam  membangun, mengelola dan memproduktifkan infrastruktur sebagai aset wakaf. Sedangkan program  wakaf uang tunai  lainnya diproduktifkan sebagai aset wakaf yang menghasilkan nilai surplus wakaf seperti usaha perkebunan karet, perkebunan sawit dan permodalan bisnis (Koperasi, tiketing dan Warung Maqdis). LNW Ibadurrahman menggunakan nilai surplus wakaf yang ada dalam pemberdayaan aset-aset wakaf dan kesejahteraan ummat
PENGELOLAAN ASET WAKAF OLEH LNW IBADURRAHMAN DURI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN UMMAT Fitrianto Fitrianto
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 1 (2017): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.545 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v9i1.10

Abstract

LNW Ibadurrahman  merupakan salah satu Nazir wakaf yang mengelola harta wakaf di Duri. Tata kelola wakaf oleh LNW Ibadurrahman melalui 16 (enam belas ) jenis program  wakaf uang tunai seperti, wakaf perkebunan,balai latihan kerja, rumah yatim, pendidikan pesantren belading, Maqdis Ibad, pembebas Riau Menghafal, Warung Maqdis, Koperasi Ibadurrahman, TK maqdis, dan Bisnis Tiketing Haji dan Umrah. Melalui  enam belas program wakaf uang tersebut,  LNW Ibadurrahman menggunakannya langsung uang wakaf sesuai dalam  membangun, mengelola dan memproduktifkan infrastruktur sebagai aset wakaf. Sedangkan program  wakaf uang tunai  lainnya diproduktifkan sebagai aset wakaf yang menghasilkan nilai surplus wakaf seperti usaha perkebunan karet, perkebunan sawit dan permodalan bisnis (Koperasi, tiketing dan Warung Maqdis). LNW Ibadurrahman menggunakan nilai surplus wakaf yang ada dalam pemberdayaan aset-aset wakaf dan kesejahteraan ummat
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEENGGANAN MASYARAKAT MEMBAYAR ZAKAT MELALUI BAZNAS KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Meri Yuliani; Dian Meliza; Fitrianto Fitrianto
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.15 KB) | DOI: 10.25299/jtb.2018.vol1(2).2665

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang sistem pengumpulan zakat oleh BAZNAS Kabupaten Kuantan Singingi, analisis faktor-faktor penyebab keengganan masyarakat dalam membayar zakat melalui BAZNAS Kabupaten Kuantan Singingi dan untuk mengetahui kebijakan yang ditempuh oleh BAZNAS Kabupaten Kuantan Singingi dalam menarik masyarakat (Non PNS) untuk membayar zakatnya melalui BAZNAS. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) dengan teknik analisa data yang digunakan adalah deskriftif kualitatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem pengumpulan zakat oleh BAZNAS Kabupaten Kuantan Singingi menggunakan 2 (dua) sistem yaitu pertama, zakat lansung dijemput oleh pihak BAZNAS kepada muzakki dan kedua, muzakki menyetor lansung zakatnya ke BAZNAS Kuantan Singingi. Sedangkan faktor-faktor yang menyebabkan keengganan masyarakat untuk membayar zakat melalui BAZNAS Kuansing adalah Masyarakat ingin bayar sendiri zakatnya kepada mustahiq yang di kehendakinya dan juga disebabkan kurangnya tingkat kepercayaan masyarakat tersebut kepada BAZNAS, kemudian juga disebabkan muzakki kurang mengerti bagaimana prosedur ataupun cara pembayaran zakat melalui BAZNAS Kabupaten Kuantan Singingi. Kebijakan yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Kuantan Singingi dalam menarik muzakki atau masyarakat untuk membayar zakatnya melalui BAZNAS dengan gencar mensosialisasikan keberadaan BAZNAS itu sendiri kepada masyarakat.
PENGELOLAAN ASET WAKAF UANG oleh LEMBAGA NAZIR WAKAF IBADURRAHMAN DURI dalam MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN UMMAT Fitrianto Fitrianto
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 4, No 1 (2014): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.416 KB) | DOI: 10.24014/jiik.v4i1.4766

Abstract

LNW Ibadurrahman  merupakan salahsatu Nazir wakaf yang mengelola harta wakaf di Duri. Wakaf merupak Ibadah maliyah memiliki nilai ekonomi dan sosial. Harta  yang boleh diwakaf itu termasuk benda bergerak maupun tidak bergerak yang dapat digunakan dalam membagun infrastruktur dalam berbagai aspek dalam mensejahterakan umat. Tatakelola wakaf oleh LNW Ibadurrahman melalui 16 (enem belas ) jenis program  wakaf uang tunai seperti, wakaf perkebunan,balai latihan kerja, rumah yatim, pendidikan pesantren belading, Maqdis Ibad, pembeba Riau Menghafal, Warung Maqdis, Koperasi Ibadurrahman, TK maqdis,dan Bisnis Tiketing Haji danUmrah. Melalui  enam belas program wakaf uang tersebut,  LNW Ibadurrahman menggunakannya langsung wang wakaf sesuai dengan mauquf alainya dalam  membangun, mengelola dan memproduktifkan infrastruktur sebagai aset wakaf. Sedangkan program  wakaf uang tunai  lainnya diproduktifkan sebagai aset wakaf yang menghasilkan nilai surflus wakaf seperti usaha perkebunan karet, perkebunan sawit dan permodalan bisnis (Koperasi, tiketing dan Warung Maqdis). LNW Ibadurrahman menggunakan nilai surflus wakaf yang ada dalam pemberdayaan aset-aset wakaf dan kesejahteraan ummat
TRANSFORMASI ZAKAT dalam MEMBANGUN SOSIO-EKONOMI UMAT BEBAS RIBA Fitrianto Fitrianto
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 3, No 1 (2013): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.965 KB) | DOI: 10.24014/jiik.v3i1.4744

Abstract

BAZNAS Propinsi Riau dan LAZ Swadaya Ummah institusi zakat rasmi dan dikenal masyarakat di Pekanbaru Riau dalam pengurusan uang zakat umat. Uang zakat yang telah terkumpul disimpan di rekening bank sebelum disalurkan kepada asnaf dan pihak bank biasanya memanfaatkan dana tersebut sebagai modal jangka pendek. BAZNAS dan LAZ sebagai lembega yang kuasa dalam pemberdayaan zakat secara berterusan, ianya telah menyalurkan zakat untuk keperluan kosumtif dan produktif. BAZNAS Propinsi Riau dalam penyaluran zakat produktif untuk modal kerja kepada golongan asnaf secara cuma-cuma. Manakalah LAZ Swadaya Ummah menyalurkan zakat produktif pada pinjaman modal kerja secara bergulir berpandukan akad al-qard dalam transaksi ekonomi syariah kepada golongan asnaf dan non asnaf secara berkumpulan.
Pemberdayaan Anak Jalanan Berbasis Kesehatan, Spritual, dan Kemandirian Sosial yessi harnani; Agus Alamsyah; Fitrianto Fitrianto
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i3.11536

Abstract

Street children are a real phenomenon part of life that causes complex problems, not only social problems but also health problems. The existence of street children in the city of Pekanbaru often makes people restless because they often make noise and disturb the surrounding community. The purpose of this service is to provide assistance and guidance to street children to live healthy and productive lives. This community service activity was carried out at the Pekanbaru City Shelter for 15 street children. The duration of the activity is 3 months. Partners in this activity are the Pekanbaru City Social and Funeral Service and Harapan Raya Health Center Pekanbaru City. The results of the activity are 1) Providing mental spiritual strengthening guidance, 2) Increasing knowledge of street children about adolescent reproductive health, the dangers of free sex, HIV AIDs and peer counselor training, 3) Facilitating VCT and STD examinations, 4) Providing special skills such as making organic fertilizers from household waste. The enthusiasm of street children to participate in this activity is quite high. This is evident from their seriousness in participating in all stages of this activity and it can be seen that there is an increase in the knowledge of street children both about religion, reproductive health, HIV AIDs and VCT test results which show that all street children are negative for HIV AIDs and none have sexually transmitted diseases ( STD).
Pemahaman Dan Minat Dosen Serdos (dosen yang bersertifikat) Dalam Menunaikan Zakat Profesi Melalui Pemotongan Bendaharawan Uniks Fitrianto fitrianto; Dian Melisa; Meri Yuliani
Finest : Jurnal Riset dan Pengembangan Ekonomi Islam Vol 4, No 2 (2020): Finest: Jurnal Riset dan Pengembangan Ekonomi Islam
Publisher : Finest : Jurnal Riset dan Pengembangan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam menuntut umatnya untuk mencari kurnia Allah SWT berupa rezeki yang baik lagi halal, setelah rezeki dimiliki dan dikuasai dari hasil dari kerjakerasnya disengbut sebagai harta kekayaan. Maka oleh itu harta kekayaan dari setiap hasil kerja dan usaha seorang muslim itu ada kewajiban zakat dan ini deikenal dengan zakat profesi.Profesi dimaksud adalah kerja yang dilakukan dengan keilmuan dan skill baik yang bersertifikat maupun tidak serta objek usaha itu harus juga halal. Pendapatan dari kerja profesi tersebut berupa imbalan honororium, gaji baik itu teratur maupun tidak baru dituntut hak zakat atasnya jika telah memenuhi nisab setara dengan nisab zakat emas dan perdagangan sesuai dengan ketentuan fatwa majelis ulama Indonesia. Pemotongan gaji sebagai pendapatan kerja profesi karyawan (dosen dan Staff) di UNIKS sebagai Zakat profesi yang pemotongan melalui bagian keuangan/ bendahara. Dosen Unik yang telah serdos sampai tahun 2019 berjumlah 50 orang. Maka berdasarkan pada hasil analisa bahwa dosen serdos dan karyawan yang membayar zakat karena mempunyai mengetahui tentang wajib zakat pada pendapatan kerja (zakat profesi) dengan membaca atau dengan pengetahuan keilmuan sebanyak 25 orang berkisar 59.5%, memperoleh pengetahuan melalui ceramah ustaz sebanyak 9 orang dan berkisar 21,3%,  melalui informasi teman sejawat yang berpengetahuan agama Islam sebanyak 5 orang  dan berkisar 12 % dan melalui tim sosialisai  sebanyak 3 orang dan berkisar 7,1%.Sedangkan minat dosen dan karyawan UNIKS dalam menunaikan zakat profesinya melalui pemotongan bendahara dan disalurkan ke UPZ  UNIKS sebanyak 32 orang dan berkisar 76 %, dan sebanyak 10 orang dan berkisar 24% mengetahui zakat tetapi belum menunaikan zakat karena belum sampai nisab dari pendapatan profesi dari gaji di uniks.
The Influence Of Self-Motivation And Entrepreneurship Learning On Students' Interest In Shari'ah Banking Study Program For Entrepreneurship Adinda Putri; Dian Meliza; Fitrianto Fitrianto
Rangkiang: Journal of Islamic Economics and Business Vol. 1 No. 1 (2023): Islamic Economic
Publisher : Denisya Smart Consulting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70072/rangkiang.v1i1.8

Abstract

The aim of this study is to determine the influence of self-motivation and learning in entrepreneurship courses on students' interest in the Shariah banking entrepreneurship program. The population in this research is students who have taken entrepreneurship courses. A sample of 47 respondents was used for this research. Data collection was done through observation, interviews, questionnaires and documentation measured using a Likert scale. Data analysis was carried out using the multiple linear regression method with the help of SPSS software. The results of this research show that self-motivation has a significant influence on students' interest in entrepreneurship with a significant value of 0.015 <0.05. Entrepreneurship learning has a significant influence on students' interest in entrepreneurship with a significant value of 0.000 < 0.05. Self-motivation and entrepreneurship learning simultaneously influence interest in entrepreneurship among students in the Sharia Banking Study Program. This is shown by the value Fcount > Ftable, namely with a significant value of 11.579 > 3.21
Program Lembaga Amil Zakat (LAZ) Swadayah Ummah Pekanbaru Dalam Membangun Kesejahteraan Umat Fitrianto Fitrianto
IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita Vol 1 No 1 (2012): IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita - June
Publisher : LPPM ISNJ Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh seorang hamba atas hartanya untuk dibagihkan kepada orang yang berhak menerimanya. Amalan ini merupakan sebagai tanda kesempurnaan Islam seorang mukmin. Harta zakat tersebut agar lebih bermanfaat disalurkan melalui amil zakat atau lembaga Amil Zakat. Lembaga Amil Zakat yang diakui secara Hukum Positif berdasarkan UU No.23 Thn 2012 di Pekanbaru diantaranya adalah Lembaga Amil Zakat (LAZ) Swadayah Ummah. LAZ Swadayah Ummah Pekanbaru tetap akses operasinya tidak terlepas dengan kekuatan pendanaaan. Pendirian LAZ beropersi dalam bidang social keagamaan yang program utamanya seperti menghimpun, mendistribusikan dan memberdayakan harta zakat, wakaf, hibah, aqiqah, qurban dan dana social dari masyarakat lainnya. Harta yang telah terhimpun pada LAZ Swadayah Ummah didistribusikan kepada sasaran sesuai dengan tujuan penggunaan harta. Harta Zakat disalurkan dengan Model konsumtif dan produktif. Pendistribusian zakat konsumtif seperti untuk memenuhi keperluan hidup bagi pakir, miskin dan muallaf, ibnu sabil, kost dan peralat sekolah pelajar fakir dan miskin. Serta di distribusian pada model Produktif seperti, pemberian Modal kerja, Modal atau peralatan niaga, modal bibit pertanian, Modal Peternakan hewan bagi mustahik dan lainnya. Sedangkan Harta aqiqah, qurban, waqaf dan social lainnya disalurkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bantuan harta zakat yang diterima masyarakat berpotensi untuk memenuhi keperluan hidup dan meningkatkan sosioekonomi umat.