Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Kualitas Bakteriologi (Fecal Coliform) Mata Air Desa Toobaun Kabupaten Kupang Sarifan, Gracyana Putri; Semiun, Chatarina Gradict; Mamulak, Yulita Iryani
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 1 (2025): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v6i1.530

Abstract

Springs are groundwater that comes out on its own to the surface of the earth. Water sources originating from springs are generally suitable for direct consumption because they undergo natural purification. However, the high demand for clean water causes springs to experience anthropogenic pressure, which can reduce the quality of spring water. The study aimed to determine the Bacteriological quality of spring water in Toobaun village. The method used in this study was the Most Probable Number (MPN), using a series of five tubes with a variety of 5-5-5. The test included three stages, namely the prediction test, the confirmation test, and the complete test. The data obtained were presented in the form of a table, then compared with the MPN table value and analyzed descriptively by comparing the MPN value with the water quality standard, namely PP No. 22 of 2021 (class I). The results of the study showed that the Fecal Coliform value found was 220 MPN/100ml and did not meet the quality standards of PP No. 22 of 2021 (Class I). In the complete test using EMBA media, three types of bacteria were found that had characteristics similar to Escherichia coli and Salmonella sp. Klebsiella sp. Based on the results of water testing at the Toobaun spring, it cannot be consumed directly without first being processed.
UJI KANDUNGAN GIZI TAMBELO (Bactronophorus sp.) YANG DIBUDIDAYAKAN DI SUNGAI SIMATALU OLEH MASYARAKAT DESA SIMATALU KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI PROVINSI SUMATERA BARAT Salembeheu, Bernadus Esli; Banilodu, Leonardus; Semiun, Chatarina Gradict
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 3 No 1 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i1.54

Abstract

Gizi merupakan komponen penting dalam bahan pangan untuk menunjang kesehatan manusia. Salah satu bahan pangan yang dikonsumsi adalah makanan tradisional dari desa Simatalu yaitu Tambelo. Makanan khas Tambelo ini belum diketahui kandungan gizinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadungan gizi yang terdapat pada Tambelo (Bactronophorus sp.) hasil pembudidayaan masyarakat desa Simatalu. Sampel Tambelo segar diperolehdarisungaiSimatalu yang merupakanhasilbudidaya. Sampel tersebut kemudian dianalisis kandungan karbohidrat, protein, lemak, dan mineral yang dilakukan di Laboratorium Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang.Penetapan kandungan kabohidrat menggunakan metode Spektrofotometri, protein menggunakan metode Kjeldahl, dan lemak menggunakan metode Soxhlet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadungan gizi Tambelo memiliki presentase gizi rata-rata karbohidrat 1,49%, protein 0,46% dan, lemak 6,4%. Kandungan gizi Tambelo yang dibudidayakan masyarakat desa Simatalu memiliki presentase karbohidrat dan protein yang rendah. Hal ini dipengaruhi oleh faktor media (kayu) tempat Tambelo hidup.
Keanekaragaman Pohon Riparian di Beberapa Mata Air Desa Soba Kabupaten Kupang Bano, Emiliana Eka; Laynurak, Yoseph M; Semiun, Chatarina Gradict; Mamulak, Yulita Iryani
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 4 No 3 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i3.281

Abstract

Vegetasi pohon riparian merupakan salah satu komposisi penyususun ekosistem riparian yang memiliki peranan vital dalam menjaga keanekaragaman hayati. Pohon riparian dapat ditemukan di sekitar sumber mata air. Tujuan penelitian ini untuk  mengetahui keanekaragaman vegetasi pohon riparian di mata air desa Soba kecamatan Amarasi Barat kabupaten Kupang. Metode yang di gunakan adalah Point-Quarter, dengan penarikan transek menjadi empat kuadran pengamatan. Di setiap kuadran dicatat jenis dan jumlah pohon, kemudian dilakukan pengukuran terhadap tinggi, diameter dan stratifikasi pohon, dan indeks lingkungan (Indeks Naturalness dan Indeks Hemeroby). Data yang di peroleh di analisis untuk memperoleh Indeks Kekayaan Jenis Margalef, Indeks Nilai Penting, dan Indeks Keankeragaman Shanon-Wiener. Hasil penelitian ditemukan 16 jenis pohon riparian dari 11 famili meliputi Euphorbiaceae, Arecaceae, Fabaceae, Myrtaceae, Annonaceae, Meliaceae, Menispermaceae, Moraceae, Malvaceae, Verbenaceae, dan Anacardiaceae. Famili Arecaceae merupakan jenis pohon riparian yang paling sering dijumpai. INP tertinggi mata air Oe Kou  dan Oe Kiu ditemukan pada pohon pinang (Areca sp.), dan mata air Oras pada pohon Kananga (Cananga odorata). Keanekaragaman vegetasi pohon riparian pada ketiga mata air desa Soba tergolong buruk dan sangat buruk, sedangkan  kekayaan jenis tergolong rendah sampai sedang.