Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Aktualisasi Karya Loose Parts Siswa Melalui Pameran Virtual Berbasis Media Sosial Zahid Zufar At Thaariq; Reno Nurdiyanto; Jasmine Nurul Izza; Devi Mariya Sulfa; Fikri Aulia; Alby Aruna; Dhimas Adhitya Wijanarko
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i3.6599

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan keterampilan siswa-siswi SMP Negeri 4 Malang melalui pameran virtual berbasis media sosial, mempromosikan potensi kreativitas siswa-siswi, dan menggunakan media sosial sebagai wadah untuk berbagi karya. Metode dalam pengabdian ini meliputi sosialisasi dan pendampingan dalam merancang dan membangun karya loose parts. Peserta pengabdian yaitu siswa SMP Negeri 4 Malang sebanyak 20 siswa. Tahapan kegiatan meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahapan evaluasi. Tahap persiapan (define dan design) dimulai dari pembentukan ide dan rancangan media sosial. Tahap pelaksanaan (develop) dilakukan dengan mengembangkan media sosial untuk digunakan sebagai pameran karya oleh siswa. Tahap evaluasi (deploy) merupakan tahap akhir kegiatan untuk mengevaluasi ketercapaian pelaksanaan dan luaran dari PKM. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu siswa dapat mengembangkan keterampilan kreatif, kerja tim, menciptakan rasa kolaborasi sesama rekan, dan pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam menginspirasi siswa untuk terlibat lebih aktif, serta mempromosikan potensi siswa di SMP Negeri 4 Malang melalui pameran virtual berbasis media sosial. 
Measuring the quality of adaptive environments in instruction based on student perceptions Zahid Zufar At Thaariq; Dedi Kuswandi; Made Duananda Kartika Degeng
Inovasi Kurikulum Vol 21, No 1 (2024): Inovasi Kurikulum, February 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i1.62255

Abstract

Adaptive learning has been identified as a means of creating a student-centered environment that is more fulfilling in multiple aspects. Such an environment prioritizes the facilitation of students' interests in learning. The present study employs quantitative research methods to measure the quality of the adaptive learning environment at Wahid Hasyim Junior High School, as perceived by 144 students, using factor analysis techniques. The findings reveal several factors that are integral to the adaptive learning environment. Firstly, student interaction is deemed crucial, emphasizing interactive and personalized elements. Secondly, teachers' course delivery of learning is determined by design, models, strategies, and resources, with media use having a lesser impact. Thirdly, contextualized content and engaging instructional techniques are key factors in discovering and organizing learning materials. Finally, collaboration support is recognized as an essential factor. These conclusions can inform educational improvement initiatives at Wahid Hasyim Junior High School. AbstrakPembelajaran adaptif telah diidentifikasi sebagai cara untuk menciptakan lingkungan yang berpusat pada peserta didik yang lebih memuaskan dalam berbagai aspek. Lingkungan seperti ini memprioritaskan fasilitas minat peserta didik dalam belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif untuk mengukur kualitas lingkungan belajar adaptif di SMP Wahid Hasyim, seperti yang dipersepsikan oleh 144 peserta didik, dengan menggunakan teknik analisis faktor. Temuan penelitian ini mengungkapkan beberapa faktor yang menjadi bagian integral dari lingkungan belajar adaptif. Pertama, interaksi peserta didik dianggap penting, dengan penekanan yang signifikan pada elemen interaktif dan personal. Kedua, penyampaian pembelajaran oleh guru ditentukan oleh desain, model, strategi, dan sumber daya, dengan penggunaan media yang memiliki dampak yang lebih kecil. Ketiga, konten yang kontekstual dan teknik pembelajaran yang menarik diidentifikasi sebagai faktor kunci dalam penemuan dan pengorganisasian materi pembelajaran. Terakhir, dukungan kolaborasi diakui sebagai faktor penting. Kesimpulan-kesimpulan ini memiliki potensi untuk menginformasikan inisiatif peningkatan pendidikan di SMP Wahid Hasyim.Kata Kunci: Lingkungan adaptif; pembelajaran; pendidikan; persepsi peserta didik.