Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Dengan Tingkat Kecemasan Masyarakat Berisiko Tsunami Ida Rahmawati; Fernalia Fernalia; Vike Pebri Giena; Rangga Padli Ramadhan
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 7 (2022): Volume 4 Nomor 7 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.503 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v4i7.6516

Abstract

ABSTRACT Tsunami is a natural disaster that needs attention, because it threatens life, economy, property loss and loss of life. This study aims to determine the relationship between knowledge and the level of community anxiety at tsunami risk in the coastal area of Bengkulu City. Research design using Cross Sectional. The population in this study is the people who live on the coast of Bengkulu City. The sample of this research is the coastal community of Berkas RT 06 RW 02 Bengkulu City taken by total sampling technique and obtained as many as 39 respondents. The data used are primary data and secondary data. Data were analyzed using univariate analysis and bivariate analysis. The statistical test used the Spearman Rank correlation test (P) p=rho. The results of this study indicate that most of the community, namely 29 people (74.4%) have good knowledge about tsunamis. While the level of public anxiety is mostly still experiencing mild anxiety, namely 17 people (43.6%). There is a significant relationship between knowledge and the level of public anxiety in RT 06 RW 02 in the Pasar File sub-district, Bengkulu city, p-value = 0.009 <0.05 significant. The limitation of this research is the small number of samples used for cross sectional studies. It is hoped that further researchers can increase the number of respondents and expand the research area in coastal areas which is not limited to one community location. This research contributes to efforts to increase tsunami disaster preparedness and mitigation in coastal areas. Keyword : Anxiety, Knowledge, Tsunami ABSTRAK Tsunami merupakan bencana alam yang perlu mendapat perhatian, karena mengancam jiwa, ekonomi, kerugian harta benda dan kehilangan nyawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan tingkat kecemasan masyarakat berisiko tsunami. Desain penelitian menggunakanCross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang berada di pesisir pantai Kota Bengkulu. Sampel penelitian ini adalah Masyarakat pesisir pantai kelurahan Berkas RT 06 RW 02 Kota Bengkulu diambil dengan teknik total sampling dan didapatkan sebanyak 39 responden. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Uji statistic menggunakan uji korelasi Rank Spearman ( P ) p=rho. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar masyarakat yaitu 29 orang (74,4%) mempunyai pengetahuan baik tentang tsunami. Sedangkan tingkat kecemasan masyarakat sebagian besar masih mengalami cems ringan yaitu 17 orang (43,6%). Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan tingkat kecemasan masyarakat di RT 06 RW 02 di kelurahan pasar berkas kota Bengkulu p-value=0,009<0,05 signifikan. Keterbatasan penelitian ini adalah masih sedikit jumlah sampel yang digunakan untuk studi cross sectional. Diharapkan agar peneliti selanjutnya dapat menambah jumlah responden dan memperluas area penelitian pada daerah pesisir pantai yang tidak terbatas pada satu lokasi masyarakat. Penelitian ini berkontribusi dalam upaya peningkatan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana tsunami di daerah pesisir pantai. Kata Kunci : Kecemasan, Pengetahuan, Tsunami
UPAYA PENCEGAHAN DAN PENGURANGAN RISIKO PENULARAN COVID-19 PADA KELOMPOK NELAYAN DI KELURAHAN MALABERO KOTA BENGKULU Rina Aprianti; Ida Rahmawati; Dwi Putri Sulistiyaningsih; Vike Pebri Giena; Susilo Wulan; Hanifah Hanifah; Gemala Refoliza; Oki Yestiani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada Vol. 3 No. 1 (2021): Juni : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47859/wuj.v3i1.68

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Belum adanya obat dan juga terapi yang sesuai untuk menurunkan angka suspositif Covid-19, WHO merekomendasikan kepada seluruh penduduk di dunia untuk dapat mewaspadai penyebaran Covid-19 dengan melakukan beberapa tindakan pencegahan seperti menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan. Sektor informal seperti kelompok nelayan pada daerah pesisir pantai berpotensi terjadi penyebaran virus Covid 19 dikarenakan beberapa aktifitas masyarakat setempat seperti pelelangan ikan, berlayar, serta berkumpul mebuat jala dan perahu. Tujuan: kegiatan ini bertujuan sebagai upaya pencegahan dan mengurangi risiko terpapar virus Covid-19. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pembagian masker dan penyuluhan kesehatan langsung pada masyarakat pesisir pantai khususnya kelompok nelayan. Masker yang diberikan adalah masker medis sekali pakai. Hasil: peran aktif para kelompok nelayan pada saat pelaksanaan kegiatan, tampak dari keinginan mereka menggunakan masker saat diberikan. Kesimpulan: diharapkan dengan dilaksanakan kegiatan ini dapat mengurangi penyebaran Covid-19 dan para kelompok nelayan lebih mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah demi pencegahan Covid-19.
PELATIHAN MANAGEMENT DISASTER GEMPA BUMI UNTUK MAHASISWA SIAGA BENCANA (PERWAGANA) BENGKULU Ida Rahmawati; Vike Pebri Giena; Dwi Putri Sulistyaningsih; Rina Aprianti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada Vol. 2 No. 2 (2020): Desember: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.128 KB) | DOI: 10.47859/wuj.v2i2.180

Abstract

Latar belakang : Provinsi Bengkulu merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang berisiko terkena gempa bumi dan tsunami karena terletak di pesisir Samudera Hindia.Lokasi tersebut merupakan pertemuan dua lempeng besar dan berada dekat zona subduksi tektonik Sunda yang sewaktu-waktu dapat bertabrakan. Dalam upaya mencegah terjadinya bencana, diperlukan kesiapsiagaan dari setiap sektor termasuk perguruan tinggi untuk mengurangi risiko bencana. Tujuan: meningkatkan pengetahuan mahasiwa Perhimpunan Mahasiswa Siaga Bencana (PERWAGANA) mengenai manajemen bencana gempa bumi. Metode: terdiri dari empat sesi yaitu: pre test, ceramah, praktek, dan post test. Penyerahan materi dilakukan dengan cara ceramah dan melakukan keterampilan penanggulangan bencana gempa bumi. Hasil: pengetahuan  mahasiswa meningkat setelah diberikan pelatihan mngemen disaster gempa bumi.Kesimpulan: Penanggulangan bencana gempa merupakan salah satu upaya pencegahan dan tindakan preventif yang dilakukan oleh dosen STIKES Tri Mandiri Sakti melalui kegiatan edukasi kesehatan dan simulasi dengan sasaran mahasiswa agar siap turun ke lapangan.
Hubungan Dukungan Keluarga dan Peran Kader Dengan Pemanfaatan Posyandu Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Karangnanding Kabupaten Bengkulu Tengah Vike Pebri Giena; Pawiliyah Pawiliyah; Erwin Efrianto
Jurnal Kesehatan Medika Udayana Vol. 7 No. 01 (2021): April : Jurnal Kesehatan Medika Udayana
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.682 KB) | DOI: 10.47859/jmu.v7i01.7

Abstract

Background: Population. To realize healthy and quality elderly, health promotion must be carried out as early as possible, one of them through the formation and development of elderly posyandu groups. Purpose: This study aims to study the relationship of family support and the role of health volunteer with the use of posyandu for the elderly in the working area of ??Karangnanding Health Center, Karang Tinggi District, Bengkulu Tengah Regency. Methods: This research uses analytic survey design with cross sectional approach. The population in the study were all elderly people who participated in the Posyandu for the elderly in the working area of ??Karangnanding Health Center as many as 53 people. Sampling in this study using a total sampling technique. Data collection in this study uses primary and secondary data. Data analysis was performed univariately and bivariately. Results: The results obtained: (1) There is a relationship of family support with the use of posyandu for the elderly in the working area of ??Karang Nanding Health Center, with a moderate relationship category; (2) There is a relationship between the role of health volunteer and the use of posyandu for the elderly in the working area of ??Karangnanding Health Center, with the category of moderate relationship; (3) There is a relationship between the role of health volunteer and family support with the use of posyandu for the elderly in the working area of ??Karang Nanding Health Center, with a very close relationship category. Conclusion: The role of health volunteer and family support are factors related to the utilization of posyandu for the elderly. With the support from their families, the elderly tend to be more active in participating in posyandu activities for the elderly. Latar Belakang: Indonesia termasuk negara yang akan masuk ke penduduk struktur tua dengan persentase penduduk lansia mencapai 7,6% dari total penduduk. Untuk mewujudkan lansia sehat dan berkualitas, harus dilakukan pembinaan kesehatan sedini mungkin salah satu melalui pembentukan dan pembinaan kelompok posyandu lansia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan dukungan keluarga dan peran kader dengan pemanfaatan posyandu lansia lansia  di wilayah kerja Puskesmas Karangnanding Kecamatan Karang Tinggi  Kabupaten Bengkulu Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain  survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh lansia yang mengikuti posyandu lansia di wilayah kerja wilayah kerja Puskesmas Karangnanding sebanyak 53 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian didapatkan: Ada hubungan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia  di wilayah kerja Puskesmas Karang Nanding, dengan kategori hubungan sedang;  Ada hubungan peran kader dengan pemanfaatan posyandu lansia lansia  di wilayah kerja Puskesmas Karangnanding, dengan kategori hubungan sedang; Ada hubungan kategori peran kader sedang dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia lansia  di wilayah kerja Puskesmas Karang Nanding, dengan kategori hubungan sangat erat. Simpulan: Peran Kader dan Dukungan keluarga adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan posyandu lansia. Dengan dukungan dari keluarga para lansia cenderung lebih aktif dalam mengikuti kegiatan posyandu lansia.
Penyuluhan tentang Gempa Bumi dengan Media Leaflet pada Masyarakat di Kelurahan Malabero Kota Bengkulu Dwi Putri Sulistiya Ningsih; Ida Rahmawati; Rina Aprianti; Susilo wulan; Vike Pebri Giena; Yulita Elvira
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada Vol. 4 No. 2 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47859/wuj.v4i2.232

Abstract

Background: An earthquake is a natural calamity that cannot be avoided, occurs unexpectedly, and cannot be correctly estimated at its epicenter. Earthquakes can be predicted in the range of times that allow them to occur, but not their exact moment of occurrence or strength. Counseling is carried out to prepare the community to be able to deal with earthquake disasters when they occur. Purpose: To improve community preparation in the event of an earthquake disaster. Methods: Community service activities include employing leaflet media to provide earthquake catastrophe advice. People residing in earthquake-prone areas, such as Malabero Village and Bengkulu City, were targeted for the exercise. Results: Before and after receiving earthquake disaster preparedness counseling, there is an improvement in community understanding. Conclusion: By delivering health education using leaflets as a medium for health promotion, the public's understanding of readiness in coping with seismic disasters can be increased.
Webinar Edukasi NAPZA dan Kesehatan Reproduksi pada Remaja Melalui Zoominar Vike Pebri Giena; Ida Rahmawati; Rafidaini Sazarni Ratiyun; Loren Juksen; Ayu Nabilla Azzara; Nimi Haryanti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada Vol. 4 No. 2 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47859/wuj.v4i2.250

Abstract

Latar belakang: Penyalahgunaan NAPZA didunia terus mengalami kenaikan dimana hampir 12% (15,5 juta jiwa sampai dengan 36,6 juta jiwa) dari pengguna adalah pecandu berat. Word Drug Report tahun 2012 melaporkan penggunaan NAPZA meningkat dikarenakan produksi opium mengalami peningkatan setiap tahunnya. Ganja menduduki peringkat pertama yang disalahgunakan di tingkat global dengan angka pravalensi 2,3% dan 2,9% per tahun. Beberapa masalah kesehatan yang terjadi pada remaja berkaitan dengan perilaku yang berisiko, yaitu merokok, minum-minuman beralkohol, penyalahgunaan narkoba, dan melakukan hubungan seksual pranikah. Perilaku berisiko pada remaja mengacu pada segala sesuatu yang berkaitan dengan perekembangan kepribadian dan adaptasi sosial dan remaja. Tujuan: untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan bahaya narkoba dan seks bebas dikalangan remaja. Metode: Kegiatan sosialisasi online Bahaya Narkoba dan Kesehatan Reproduksi Remaja dilaksanakan di kalangan remaja. Sosialisasi dilaksanakan dengan cara menyajikan pamflet, room google meeting, ppt materi NAPZA. Pelaksanaan kegiatan dilakukan sebanyak 3 sesi dengan rincian kegiatan sebagai berikut: Sesi pertama pembukaan acara yang dibuka oleh moderator, dilanjutkan sesi kedua dengan pemberian materi tentang NAPZA dan Kesehatan Reproduksi Remaja, dan sesi ketiga yaitu penutupan. Hasil: Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan baik dan lancar. Hasil kegiatan yang diperoleh adalah adanya peningkatan pengetahuan dan pehaman remaja tentang bahaya narkoba dan kesehatan sistem reproduksi. Simpulan: Setelah dilakukan sosialisasi kepada remaja kemampuan remaja dalam mengenal NAPZA dan kesehatan reproduksi remaja meningkat sehingga diharapkan dapat meningkatkan generasi yang baik tanpa narkoba dan seks bebas.
Relationship Between Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) Knowledge With Nurse Skills in Doing Initial As-sessment in The Emergency Room Rahmawati, Ida; Giena, Vike Pebri; Keraman, Buyung; Haryanti, Nimi
Holistic Nursing Plus Vol. 1 No. 2 (2023): Holistic Nursing Plus
Publisher : Sahabat Publikasi Kuu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58439/hnp.v1i2.46

Abstract

Background: The handling of emergency patients is very important for a nurse to master, because quick, precise and accurate actions will determine the patient's survival. Delay in handling in just a minute greatly affects the prognosis because brain injury and heart systems in a long time can cause biological death while clinical death can occur afterwards. Purpose : This study aims to study the relationship between BTCLS (Basic Trauma Cardiac Life Support) knowledge and skills in performing an initial assessment in the emergency room. Methods: This study used a cross sectional approach. The population in this study were all nurses in the emergency room of RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. The sampling technique used total sampling with a total of 31 nurses. This study used primary data obtained from filling out a nurse's knowledge questionnaire regarding BTCLS and observation using a checklist to assess the initial assessment. Results: The level of knowledge about BTCLS in the low was 1 person (3.2%), fair knowledge of BTCLS was 10 people (32.3%), and good knowledge of BTCLS was 20 people (64.5%). The skills of nurses in carrying out the initial assessment were found in the low category of 5 people (16.1%), fair category for 10 people (32.3%), and good for 16 people (51.6%). This study used the Somers'd test to obtain a correlation coefficient = 0.391 with a p-value = 0.013 <0.05 which is significant, then Ho is rejected and Ha is accepted. Conclusion: There is a relationship between nurses' knowledge about BTCLS with skills in conducting initial assessments in the emergency room. Because the value of the correlation coefficient lies in the interval 0.20-0.40, the relationship category is weak.
PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP SIKAP KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT PADA BENCANA BANJIR DI DESA TANJUNG KECAMATAN HAMPARAN RAWANG PROVINSI JAMBI Giena, Vike Pebri; Wahyuni, Sela; Hanifah; Rahmawati, Ida
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 9 No. 2 (2022): Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v9i2.150

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek media audio visual terhadap sikap kesiapsiagaan masyarakat dalam bencana banjir. Metode: Studi ini adalah studi pra-eksperimental dengan satu kelompok pretest - posttest. Anggota masyarakat di desa Tanjung, Kecamatan Hamparan Rawang, Provinsi Jambi, direkrut dalam penelitian ini dengan menggunakan sampel purposive. Orang dewasa dari komunitas yang berjumlah 77 orang direkrut dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 14 item. Data dianalisis dengan menggunakan wilcoxon signed rank test. Hasil: Studi pra-eksperimental ini menunjukkan bahwa penyediaan media audio visual sebagai edukasi bencana banjir berdampak pada sikap kesiapsiagaan masyarakat. ( = 0.000 <  = 0.05). Media audio visual sebagai salah satu media pembelajaran untuk memberikan edukasi tentang kesiapsiagaan banjir berkorelasi positif dengan sikap masyarakat. Sikap secara positif terkait dengan pendidikan dari media audio visual. Simpulan: Media audio visual ternyata efektif untuk meningkatkan sikap masyarakat terhadap kesiapsiagaan bencana banjir. program pendidikan bencana banjir melalui media audio visual harus ditingkatkan dan dirancang lebih baik dalam studi masa depan.
Hubungan Status Perkawinan Dengan Depresi pada Wanita Bekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Betungan Kota Bengkulu Giena, Vike Pebri
JURNAL NERS LENTERA Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v8i1.2376

Abstract

Pendahuluan: Menurut data Badan Pusat Statistik peningkatan jumlah angkatan kerja di dominasi oleh kaum perempuan sebesar 155,4 ribu. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan status perkawinan dengan depresi di wilayah kerja Puskesmas Betungan Kota Bengkulu Tahun 2017. Penelitian dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Betungan Kota Bengkulu. Metode: Desain penelitian ini adalah cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah wanita bekerja di wilayah kerja Puskesmas Betungan Kota Bengkulu. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian terdapat 6 orang wanita bekerja belum kawin mengalami depresi ringan, 12 orang wanita bekerja sudah kawin mengalami depresi ringan, 11 orang wanita bekerja janda mengalami depresi ringan. Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan cukup banyak wanita bekerja yang mengalami depresi, namun masih dalam kategori depresi ringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah wanita bekerja yang berstatus janda paling sedikit dibandingkan dengan wanita bekerja yang belum kawin dan sudah kawin. Namun persentase wanita bekerja yang berstatus janda yang mengalami depresi paling tinggi diantara wanita bekerja yang belum kawin dan kawin. Kesimpulan: Ada pengaruh hubungan yang signifikan antara status perkawinan dengan depresi pada wanita bekerja di wilayah kerja puskesmas Betungan Kota Bengkulu Tahun 2018 dengan kategori hubungan sedang.