Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Kualitas gonad bulubabi Tripneustis gratilla dengan pakan rumput laut yang berbeda Agnette Tjendanawangi; Nicodemus Dahoklory
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol. 18 No. 2 (2019): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Indonesian Society of Scientific Aquaculture (ISSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3501.109 KB) | DOI: 10.19027/jai.18.2.214-221

Abstract

ABSTRACT Gonad quality of sea urchin Tripneustis gratilla is influenced by consumed seaweed type. Therefore, this study was conducted to determine the type of seaweed as potential source of carotenoids and produce a good quality of sea urchin gonad. The study was conducted in two phases, namely first phase was to obtain the content of carotenoids and β-carotene from several species of seaweed; and second phase was to testify the seaweed that produced high quality of sea urchin gonad.This study used completely randomized design with 4 treatmens of macroalgae diets, namely: 1. Enhalus sp., 2. Sargassum sp., 3. Ulva sp., and 4. Eucheuma sp. Each treament was repeated three times. Measured parameters were gonad weight, gonad maturity index, gonad color quality, and gonad texture. The study result showed that Enhalus contained the highest carotenoid and β-carotene content with 1409.53 and 639.37 mg/kg respectively. The highest gonad weight was 2.8 g; gonad color and texture was good (score 3); and the highest gonad maturity index was 5.4% that obtained from sea urchin fed with Enhalus. Therefore, this study concludes that Enhalus is potential source of carotenoids for sea urchin T. gratilla diet that will produce a good quality of gonad. Keywords: carotenoid, diet, gonad quality, sea urchin, seaweed.
Efektivitas suplementasi ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) pada pakan komersial terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan benih ikan bawal bintang (Trachinotus blochii) Monika Karnini Emba; Agnette Tjendanawangi; Yuliana Salosso
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 5, No 2 (2026)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v5i2.8480

Abstract

Benih ikan bawal bintang (Trachinotus blochii) cukup rentan mengalami kematian karena daya tahan tubuh yang belum kuat dan stabil.Salah satu strategi peningkatan imunitas atau daya tahan tubuh benih ikan bawal bintang adalah melalui penggunaan imunostimulan dari bahan alami, salah satunya bahan alami temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak temulawak dalam pakan komersial terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan benih ikan bawal bintang. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode rancangan acak lengkap (RAL). Hasil uji ANOVA dari penelitian ini, mengindikasikan bahwa penambahan ekstrak temulawak pada pakan komersial bagi benih ikan bawal bintang memiliki nilai terbaik dari perlakuan D (3% ekstrak temulawak), dimana hasil laju pertumbuhan spesifik yang paling besar yaitu 5,82%/hari, pertumbuhan berat mutlak paling besar yaitu 7,2 gram, pertumbuhan panjang mutlak paling besar yaitu 5,73 cm, nilai dari rasio konversi pakan paling rendah yaitu 1,10 dan efisiensi pakan paling besar yaitu 74,3% dengan tingkat kelulushidupan mencapai 100% pada semua perlakuan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak temulawak dalam pakan komersial berpengaruh signifikan dibanding kontrol terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan benih ikan bawal bintang.
Substitusi Pakan Komersial dengan Tepung Biji Kelor (Moringa oleifera) untuk Pertumbuhan dan Kelulushidupan Benih Ikan Bandeng (Chanos chanos) Sil Paulus Sare; Agnette Tjendanawangi; Nicodemus Dahoklory
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 6, No 2 (2025): April 2026 (In progress)
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v6i2.7543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh substitusi tepung biji kelor (Moringa oleifera) dalam pakan komersial terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan benih ikan bandeng (Chanos chanos). Penelitian dilakukan selama dua bulan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan persentase substitusi tepung biji kelor, yaitu 25%, 20%, 15%, dan 10%, masing-masing tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan berat mutlak, tingkat kelangsungan hidup (SR), dan laju pertumbuhan spesifik (SGR). Hasil penelitian menunjukkan tingkat kelangsungan hidup mencapai 100% pada semua perlakuan. Pertumbuhan berat mutlak tertinggi diperoleh pada perlakuan 25% sebesar 15,23 g, diikuti perlakuan 20% sebesar 14,23 g, perlakuan 15% sebesar 13,71 g, dan perlakuan 10% sebesar 13,60 g. SGR tertinggi juga terdapat pada perlakuan 25% sebesar 1,36% per hari. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa substitusi pakan komersial dengan tepung biji kelor hingga 25% mampu meningkatkan pertumbuhan benih ikan bandeng tanpa menurunkan tingkat kelangsungan hidup.Kata kunci: Moringa oleifera, Chanos chanos, tepung biji kelor, pakan komersial, pertumbuhan, kelulushidupan