Ania Citraresmini
Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi, BATAN Jln. Raya Cinere-Pasar Jumat, Lebak Bulus, Jakarta Selatan

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Efek Iradiasi Gamma Co-60 dan Ultraviolet terhadap Karakteristik dan Kemampuan Pelarutan Fosfat dan Kalium Aspergillus costaricaensis dan Staphylococcus pasteuri Maulinda, Restiana; Anas, Iswandi; Widyastuti, Rahayu; Citraresmini, Ania
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 14 No. 1: Januari 2026 (In Press)
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v14i1.248

Abstract

Radiasi gamma Co-60 dan ultraviolet berpotensi untuk meningkatkan kemampuan mikroba dalam melarutkan fosfat dan kalium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh radiasi gamma Co-60 dan ultraviolet terhadap karakteristik serta indeks kelarutan fosfat dan kalium Aspergillus costaricaensis dan Staphylococcus pasteuri. Tahap penelitian terdiri dari iradiasi gamma Co-60 (dosis 0; 5; dan 10 kGy) dan ultraviolet (lama penyinaran 0; 1; dan 5 jam). Hasil menunjukkan bahwa iradiasi gamma Co-60 dan ultraviolet menyebabkan perubahan karakteristik pada mutan A. costaricaensis dan mutan S. pasteuri, meliputi kecepatan pertumbuhan, jumlah koloni, ukuran, warna, dan bentuk koloni. Menariknya, perlakuan ultraviolet tidak mengakibatkan perubahan karakteristik koloni bila dibandingkan dengan induknya. Indeks pelarutan fosfat dan kalium mutan A. costaricaensis masing-masing berkisar 2,06–2,12 dan 2,15–2,23. Sementara itu, mutan S. pasteuri menunjukkan indeks pelarutan fosfat 2,22–2,50 dan kalium 2,06–2,33.
Peran Biochar-silika dan Pupuk Anorganik Tunggal dalam Meningkatkan Ketersediaan Fosfor dan Hasil Padi Sawah Muhammad, Fadlan Atalla; Rival, Rival; Citraresmini, Ania; Sofyan, Emma Trinurani; Joy, Benny
Soilrens Vol 23, No 2 (2025)
Publisher : Dept Ilmu Tanah & Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/soilrens.v23i2.69718

Abstract

Rice productivity in Inceptisols is often constrained by high phosphate fixation and low nutrient efficiency, despite high total nutrient reserves. This study aimed to evaluate the effectiveness of silicaenriched biochar in improving soil chemical properties and maintaining rice yield under reduced N, P, K fertilization. A field experiment was arranged in a Randomized Block Design with two factors: silicaenriched biochar (0, 1.25, and 2.5 t ha-1) and N, P, K fertilizer dosages (0, 50%, and 100% of the  recommended dose). Observed parameters included Cation Exchange Capacity (CEC), available phosphorus, total soil silica, and yield components. The results showed a significant interaction between treatments on soil chemical properties, particularly CEC and pH. Application of 2.5 t ha-1 silica-enriched biochar independently increased available phosphorus by 24.3% and total soil silica by 5.9% compared to the control, likely due to phosphate desorption mechanisms. Agronomically, while N, P, K fertilizer was the dominant factor for yield, the combination of 2.5 t ha-1  silica-enriched biochar  with 50% N, P, K dosage produced Milled Dry Grain (MDG) yields that were statistically comparable to the 100% N, P, K treatment. This indicated that silica-enriched biochar can substitute up to 50% of inorganic fertilizer requirements without compromised yield
Serapan Tembaga (Cu) Dan Hasil Tanaman Tomat Sebagai Respons Terhadap Pemupukan N, P, K Dan Pupuk Majemuk Mikro Pada Inceptisols Jatinangor Sofyan, Emma Trinurani; Solihin, Eso; Citraresmini, Ania; Widiantini, Fitri; Utami, Rahma Dyah
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 25, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v25i1.9369

Abstract

Secara umum, Inceptisols merupakan jenis tanah dengan kondisi kesuburan yang masih terbatas terutama terkait ketersediaan unsur hara mikro, sehingga dapat membatasi pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Praktik pemupukan yang hanya mengandalkan unsur hara makro sering kali belum mampu mencapai produktivitas optimal apabila tidak didukung oleh pupuk majemuk mikro, khususnya tembaga (Cu). Penelitian ini dirancang untuk mengevaluasi pengaruh pupuk N, P, K yang dikombinasikan dengan pupuk majemuk mikro melalui aplikasi foliar terhadap penyerapan Cu dan hasil tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) pada Inceptisols di Jatinangor, serta menentukan kombinasi pupuk yang paling efektif. Percobaan dilaksanakan pada bulan September hingga Desember 2025 di Lahan Percobaan Cileles, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran. Penelitian disusun menggunakan rancangan acak kelompok dengan enam perlakuan dan empat ulangan, yaitu tanpa pupuk (kontrol); 1 dosis rekomendasi N, P, K; 1 N, P, K + ½ majemuk mikro; 1 N, P, K + 1 majemuk mikro; 1 N, P, K + 1½ majemuk mikro; serta ¾ N, P, K + 1 majemuk mikro. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa pemberian kombinasi pupuk N, P, K dan pupuk majemuk mikro memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatan serapan Cu serta hasil tanaman tomat. Perlakuan berupa ¾ dosis N, P, K yang dikombinasikan dengan 1 dosis pupuk majemuk mikro menghasilkan penyerapan Cu tertinggi sebesar 25,71 mg tanaman⁻¹ serta komponen hasil terbaik, meliputi bobot buah per petak 10,42 g, bobot buah rata-rata 58,75 g, dan diameter buah 45,6 mm.