Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search
Journal : Jurnal Inovator

Analisa Temperatur dan Waktu Terhadap Hasil Bahan Bakar Minyak Dengan Proses Pirolisis Sampah Kantong Plastik Novarini .; Darmuji .; Hilda Porawati
Jurnal Inovator Vol 1 No 2 (2018): Optimasi Produksi
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.778 KB) | DOI: 10.37338/ji.v1i2.22

Abstract

Sampah jenis kantong plastik adalah jenis sampah plastik Low-Density Poly Ethylene (LDPE) yang keberadaannya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo Kota Jambi tidak terjamah oleh pemulung dikarenakan tidak dapat dijual kembali. Kondisi ini mengakibatkan pemusnahan sampah jenis kantong plastik ini dilakukan dengan cara dibakar. Pemusnahan sampah plastik dengan cara pembakaran (incineration) beresiko terhadap lingkungan, sebab dengan pembakaran akan muncul polutan dari emisi gas buang CO2, CO, NOx, dan SOx serta beberapa partikular pencemar lainnya selain sifat dari sampah plastik umumnya yang tidak bisa terurai oleh mikroorganisme di tanah. Usaha untuk meminimalisasi pencemaran lingkungan akibat sampah jenis kantong plastik akan dibuat proses pengolahan menggunakan metode pirolisis menggunakan reaktor dengan temperatur 250 ºC - 450 ºC dan tekanan 65 psi - 65 psi serta kondensor yang hemat energi berbahan yang memiliki konduktivitas thermal tinggi untuk menghasilkan bahan bakar minyak sebagai sumber energi. Volume bahan bakar minyak maksimum didapatkan dengan waktu pirolisis 6 jam sejumlah 2.560 ml pada temperatur 450 ºC. Hasil pengujian untuk parameter density, Spesific Gravity, kandungan air, titik nyala dan nilai kalor menunjukkan bahwa bahan bakar minyak yang dihasilkan memenuhi standar baku mutu bahan bakar minyak Indonesia.
Mesin Pengiris Tempe Semi Otomatis Jenis Disc Cutter Vertical Hilda Porawati
Jurnal Inovator Vol 4 No 2 (2021): Analisa Kinerja Mesin
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/ji.v4i2.205

Abstract

Rempeyek Ilham adalah salah satu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Jambi yang bergerak dibidang produksi rempeyek tempe. Peningkatan kapasitas irisan tempe dilakukan dengan cara membuat mesin pengiris tempe otomatis dengan menggunakan pisau penggiris jenis disc cutter vertical. Metode pengirisan adalah dengan menggunakan mekanisme porong engkol yang menghasilkan gerakan resciprocating dengan arah gerakan 2 arah yaitu arah transfersal dan arah longitudenal. Ketebalan irisan diatur dengan stopper dengan bantuan mekanisme pegas pendorong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin pemotong tempe dengan waktu potongan 1 menit 37 detik, jumlah rata-rata irisan yang didapat dengan ukuran 2 mm sebanyak 83,8 irisan dan untuk ukuran diatas 2 mm (2,1 mm-3 mm) sebanyak 68 irisan, serta sisa potongan tempe rata-rata panjangnya adalah 5,6 cm.
Analisis Alat Uji Impak Metode Izod pada Bengkel Politeknik Jambi Hilda Porawati
Jurnal Inovator Vol 1 No 1 (2018): Teknologi Proses
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.346 KB) | DOI: 10.37338/ji.v1i1.7

Abstract

Uji impak Izod merupakan salah satu metode pengujian impak menggunakan teknik kantilever, impak Izod memungkinkan untuk digunakan baik bahan logam maupun non-logam. Aspek panjang lengan pendulum, beban pendulum dan jenis material mengimplikasikan pengaruh tertentu pada hasil pengujian impak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji Alat uji impak Izod yang dirancang pada Bengkel Politeknik Jambi, pengujian dilakukan untuk spesimen Baja ST 37 dan Besi Cor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alat uji impak Izod yang dirancang hanya cocok digunakan untuk spesimen Besi Cor, hal ini dikarenakan sifat getas dari Besi Cor, sedangkan untuk spesimen Baja ST 37 hanya mengalami patah ulet. Dengan hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pemanfaatan Alat uji impak yang telah dirancang untuk menentukan tipe spesimen yang sesuai sekaligus batasan dari Alat uji
Perancangan Tabung Reaktor pada Kompor Berbahan Bakar Kaleng Bekas Sukadi .; Hilda Porawati
Jurnal Inovator Vol 2 No 2 (2019): Peningkatan Kemanfaatan Produk
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.791 KB) | DOI: 10.37338/ji.v2i2.70

Abstract

Salah satu contoh jenis sampah logam yang dapat dikelola adalah Alumunium seperti kemasan kaleng minuman ringan bekas. Salah satu cara teknologi yang dapat dikembangkan untuk mengolah sampah kemasan kaleng minuman ringan bekas (soft drink) tersebut adalah dengan cara daur ulang. Proses daur ulang yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan proses hidrolisis yaitu mencampurkan air, NaOH dan potongan kaleng bekas. Proses hidrolisis membutuhkan komponen utama yaitu berupa reaktor hidrolisis. Dalam penelitian ini telah dirancang reaktor hidrolisis untuk produksi gas hidrogen dengan desain tekanan operasional 300 psi, dimensi reaktor adalah diameter 300 mm x 600 mm tinggi. Ketebalan dinding 1,21 mm. dan material reaktor dari plat JIS G 3116.
Rancang Bangun Alat Penyuling Minyak Atsiri Tumbuhan Nilam Metode Distilasi Air dan Uap Hilda Porawati; Ari Kurniawan
Jurnal Inovator Vol 2 No 1 (2019): Teknologi Bahan Baku
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.37338/ji.v2i1.38

Abstract

Indonesia merupakan pemasok minyak atsiri tumbuhan nilam terbesar di pasaran dunia. Minyak atsiri tumbuhan nilam dapat menahan atau mengikat aroma wangi-wangian bahan pewangi lain sehingga bau wangi lebih tahan lama. Minyak atsiri tumbuhan nilam mempunyai peluang yang baik karena permintaan selalu meningkat, seiring dengan jumlah penduduk yang semakin meningkat dan kebiasaan masyarakat cenderung memakai kosmetik dan wewangian sebagai salah satu bentuk dari gaya hidup masyarakat, maka kebutuhan minyak wangi menjadi meningkat tiap tahunnya. Membuat alat penyuling minyak atsiri tumbuhan nilam dengan metode distilasi air dan uap untuk menghasilkan minyak atsiri dari tumbuhan nilam. Metode yang digunakan adalah metode distilasi air dan uap. Metode penyulingan distiasi air dan uap ini dapat menghasilkan uap dan panas yang stabil, karena tekanan uap yang konstan. Hasil rancang bangun alat penyuling ini dapat menghasilkan minyak atsiri dari tumbuhan nilam. Rancang Bangun Alat Penyuling Minyak Atsiri Tumbuhan Nilam dengan skala 2 kg bahan tumbuhan nilam dan 20 liter air. Tabung ketel dibuat dari bahan plat alumunium. Ukuran yang digunakan adalah tinggi ketel 800 mm, diameter 300 mm alat penyuling minyak atsiri tersebut menggunakan bahan bakar gas.
Rancang Bangun Alat Pencetak Rempeyek Bulat Diameter 90mm Hilda Porawati; Ahmad Imam Rifa'i; Gentur Pressa Reforandika; Fahrur Razi Ramadhan
Jurnal Inovator Vol 5 No 1 (2022): Teknologi proses Manufaktur
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/ji.v5i1.209

Abstract

Produk rempeyek sangat disukai masyarakat sehingga banyak pengolah yang memproduksinya yang dijual diberbagai tempat mulai pasar tradisional maupun pasar modern. Penerapan teknologi tepat guna untuk peningkatan kapasitas produksi sangat dibutuhkan oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dalam penelitian ini rancang bangun alat penggoreng rempeyek telah dibuat dengan menggunakan cetakan bulat yang memiliki 10 cetakan rempeyek dengan sistem pengungkit pegas yang dioperasikan secara manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil penggorenggan memiliki diameter 90 mm dan ketebalan cetakan 2 mm dan berjumlah 10 buah keping dalam sekali proses penggorengan. Penggunaan material stainles pada cetakan menyebabkan adonan lengket pada tahap penggorengan rempeyek.
Rancang Bangun Alat Pelubang Tanah Portabel untuk Mendukung Efisiensi Kerja Petani Porawati, Hilda; Mazwan, Mazwan; Sianipar , Hotland Christian; Bijaksono, Bayu Adit
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i1.477

Abstract

Pembuatan lubang tanam merupakan salah satu tahap penting dalam proses budidaya tanaman. Namun, di kalangan petani skala kecil, proses ini umumnya masih dilakukan secara manual, yang membutuhkan waktu dan tenaga besar serta berpotensi menyebabkan kelelahan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji alat pelubang tanah portabel yang dapat meningkatkan efisiensi kerja petani. Metode yang digunakan meliputi perancangan komponen mekanik, proses fabrikasi, dan pengujian kinerja di lapangan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini mampu mempercepat proses pelubangan tanah dengan rata-rata waktu 9,4 detik per lubang, meningkat 57,5% dibandingkan metode manual. Selain itu, bentuk lubang yang dihasilkan lebih seragam, dan tingkat kelelahan operator menurun. Berdasarkan hasil tersebut, alat pelubang tanah portabel ini dinilai efektif, ergonomis, dan layak digunakan sebagai teknologi tepat guna untuk mendukung mekanisasi pertanian skala kecil.
Rancang Bangun Alat Sintesis Serbuk Biji Pinang Menjadi Tinta Batik Hilda Porawati; Sandi Yudha Barri Zaqy; Andika; Rizki Prastyo
Jurnal INOVATOR Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v6i1.2

Abstract

Batik is Indonesia's cultural heritage where each region has its own characteristic style and different batik motifs. Batik dyes can be obtained from synthetic dyes and natural dyes. In this research is the synthesis of betel nut powder with wax and paraffin into batik ink. The synthesis was carried out on a tool that had been made with the main components, namely a reservoir, a heating system, an automatic stirrer system and temperature readings using a bimetal thermometer. The results showed that the solvent and wax will melt at a temperature of 90oC to 110oC. The mixture of areca nut powder with wax and paraffin produces a dark brown color that can be used as a natural dye for batik
Analisa Temperatur dan Waktu Terhadap Hasil Bahan Bakar Minyak Dengan Proses Pirolisis Sampah Kantong Plastik Novarini; Darmuji; Hilda Porawati
Jurnal INOVATOR Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v1i2.102

Abstract

Plastic bag type waste is a type of Low-Density Poly Ethylene (LDPE) plastic waste whose presence in Talang Gulo Final Disposal Site in Jambi City is not touched by scavengers because it cannot be resold. This condition resulted in the destruction of this type of plastic bag waste by burning it. Destruction of plastic waste by means of incineration is risky to the environment because pollutants will emit pollutants from CO2, CO, NOx, and SOx exhaust emissions as well as some other pollutants in addition to the general nature of plastic waste which cannot be decomposed by microorganisms on the ground. Efforts to minimize environmental pollution due to plastic bag type waste will be processed using a pyrolysis method using a reactor with temperatures of 250ºC - 450ºC and 65 psi - 65 psi as well as energy-efficient condensers that have high thermal conductivity to produce fuel oil as energy sources. The maximum volume of fuel oil is obtained by a 6hour pyrolysis time of 2,560 ml at a temperature of 450 ºC. The test results for density parameters, specific gravity, water content, flash point, and heating value indicate that the fuel produced meets Indonesian fuel quality standards.
Rancang Bangun Alat Penyuling Minyak Atsiri Tumbuhan Nilam Metode Distilasi Air dan Uap Hilda Porawati; Ari Kurniawan
Jurnal INOVATOR Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v2i1.115

Abstract

Indonesia is the largest supplier of essential patchouli oil on the world market. Patchouli essential oil cant hold or bind the fragrance of other fragrance ingredients so that the smell is longer lasting. Patchouli plant essential oils have a good chance because demand is always increasing population and the habits of the people tend to use cosmetics and fragrances as one form of people’s lifestyles, then the need for perfume is increasing every year. Make distillatory essential oil patchouli plant with water and steam distillation method to produce essential oils from patchouli.  The method used is the water and steam distillation method according, this method of distillation can produce steam and heat which is stable because of the constan vapor. The results of  the design  of   this  distiller  can  produce  essential oils from  patchouli. The design of patchouli essential oil refining equipment, the method used is steamed, with a scale of 2 kg patchouli and 20 liters of water. The kettle tube is made from aluminum plate the size used is a diameter of 300 mm. the results of the design of the refiner can produce essential oils from patchouli. The essential oil refiner uses gas fuel.