Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Arastirma

Pengaruh Kompensasi dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Energizer Indonesia Darmadi Darmadi; N Lilis Suryani; Ratna Sari
Jurnal Arastirma Vol 2, No 1 (2022): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/arastirma.v2i1.16866

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Energizer Indonesia baik secara parsial maupun secara simultan. Metode. Penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif asosiatif. Populasi adalah seluruh karyawan PT. Energizer Indonesia yaitu 399 orang dan menggunakan sampel sebanyak 200 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan angket (kuesioner). Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi sederhana dan berganda, koefisien determinasi, dan uji hipotesis.Hasil. Terdapat pengaruh yang signifikan antara kompensasi terhadap kinerja karyawan PT. Energizer Indonesia. Terdapat pengaruh signifikan antara pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Energizer Indonesia. Terdapat pengaruh signifikan secara simultan antara kompensasi dan pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Energizer Indonesia.Implikasi. Agar Asuransi kesehatan yang karyawan terima harus sesuai dengan biaya berobat yang di butuhkan karyawan. Diharapkan para seluruh peserta ikut berpartisipasi dalam pelatihan karena akan meningkatkan volume pekerjaan untuk mencapai target  kinerja.
Pengaruh Budaya Organisasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan di Divisi Likuid Pada Pt.Eagle Indo Pharma-Tangerang Darmadi Darmadi; N Lilis Suryani; Ratna Sari
Jurnal Arastirma Vol 1, No 1 (2021): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1091.968 KB) | DOI: 10.32493/arastirma.v1i1.10062

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di divisi likuid pada PT.Eagle Indo Pharma-Tangerang, untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di divisi likuid pada PT.Eagle Indo Pharma-Tangerang, dan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di divisi likuid pada PT.Eagle Indo Pharma-Tangerang.Metode. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, regresi linier sederhana, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis.Hasil. Pengujian hipotesis secara parsial variabel budaya organisasi (X1) diperoleh nilai thitung > ttabel (30,719 > 2,001) hal tersebut juga diperkuat dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Artinya budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Uji statistik variabel disiplin kerja (X2) diperoleh nilai nilai thitung > ttabel (40,651 > 2,001) hal tersebut juga diperkuat dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Artinya disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Pengujian hipotesis secara simultan diperoleh nilai Fhitung > Ftabel atau (74,894 > 3,15) hal ini juga diperkuat dengan nilai probability signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Maka dapat diakatakan bahwa budaya organisasi dan disiplin kerja berpengaruh signifikan secara simultan terhadap kinerja karyawan. Koefisien determinasi diperoleh nilai R Square sebesar 0,694, artinya variabel budaya organisasi dan disiplin kerja secara bersama-sama memiliki kontribusi pengaruh sebesar 69,4% terhadap kinerja karyawan. Sedangkan sisanya sebesar 30,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Implikasi. Pemimpin lebih meningkatkan pengawasannya terhadap para karyawan dan karyawan lebih menyadari akan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam bekerja. Dengan demikian akan menghasilkan hasil kerja yang berkualitas.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan Darmadi Darmadi; N Lilis Suryani; Iman Syatoto
Jurnal Arastirma Vol 2, No 2 (2022): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/arastirma.v2i2.23180

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan.Metode. Penelitian ini menggunakan metode asosiatif. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan yang berjumlah 81 orang Metode analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi sederhana dan berganda, koefisien determinasi, uji t dan uji F.Hasil.   Hasil penelitian menunjukan bahwa, secara parsial variabel Gaya Kepemimpinan  tidak  berpengaruh  signifikan  terhadap  Kinerja  dengan menunjukan hasil uji thitung  = 0,714 sedangkan ttabel  = 1,99085 ( thitung  < ttabel  ) dengan taraf signifikasi 0,477. Secara parsial variabel Lingkungan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja dengan menunjukan hasil thitung = 10,557 sedangkan ttabel = 1,99085 ( thitung  > ttabel  ) dengan taraf signifikasi 0,000. Secara simultan variabel Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja dengan menunjukan Fhitung = 57,561 lebih besar dari Ftabel = 3,11 dengan signifikasi 0,000. Maka dapat dikatakan Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Kinerja Pegawai Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan.  Koefisien Determinasi diperoleh sebesar 0,596, maka dapat disimpulkan bahwa Gaya Kepemimpinan (X1)  dan  Lingkungan  Kerja  (X2)  berpengaruh  terhadap  Kinerja  (Y)  sebesar 59,6% sedangkan sisanya sebesar 40,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diuji dalam penelitian ini.Implikasi. Kepala  Suku  Dinas  seharusnya  lebih  memperhatikan  dalam  memberikan arahan maupun solusi mengenai berjalannya tugas dan fungsi perusahaan agar pegawai dapat melaksanakannya sesuai dengan instruksi dengan baik karena sangat berpengaruh pada kinerja pegawai dan juga prestasi perusahaan. Oleh sebab itu, Kepala Suku Dinas disarankan dapat meningkatkan kualitas kepemimpinannya. 
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan Darmadi Darmadi; N Lilis Suryani; Iman Syatoto
Jurnal Arastirma Vol 2, No 2 (2022): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/arastirma.v2i2.23180

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan.Metode. Penelitian ini menggunakan metode asosiatif. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan yang berjumlah 81 orang Metode analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi sederhana dan berganda, koefisien determinasi, uji t dan uji F.Hasil.   Hasil penelitian menunjukan bahwa, secara parsial variabel Gaya Kepemimpinan  tidak  berpengaruh  signifikan  terhadap  Kinerja  dengan menunjukan hasil uji thitung  = 0,714 sedangkan ttabel  = 1,99085 ( thitung  < ttabel  ) dengan taraf signifikasi 0,477. Secara parsial variabel Lingkungan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja dengan menunjukan hasil thitung = 10,557 sedangkan ttabel = 1,99085 ( thitung  > ttabel  ) dengan taraf signifikasi 0,000. Secara simultan variabel Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja dengan menunjukan Fhitung = 57,561 lebih besar dari Ftabel = 3,11 dengan signifikasi 0,000. Maka dapat dikatakan Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Kinerja Pegawai Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan.  Koefisien Determinasi diperoleh sebesar 0,596, maka dapat disimpulkan bahwa Gaya Kepemimpinan (X1)  dan  Lingkungan  Kerja  (X2)  berpengaruh  terhadap  Kinerja  (Y)  sebesar 59,6% sedangkan sisanya sebesar 40,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diuji dalam penelitian ini.Implikasi. Kepala  Suku  Dinas  seharusnya  lebih  memperhatikan  dalam  memberikan arahan maupun solusi mengenai berjalannya tugas dan fungsi perusahaan agar pegawai dapat melaksanakannya sesuai dengan instruksi dengan baik karena sangat berpengaruh pada kinerja pegawai dan juga prestasi perusahaan. Oleh sebab itu, Kepala Suku Dinas disarankan dapat meningkatkan kualitas kepemimpinannya. 
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada Pt Satria Antaran Prima (Sap) Jakarta Timur Darmadi Darmadi; Priehadi Dhasa Eka; Eni Puji Astuti; Rima Handayani; Angga Pratama
Jurnal Arastirma Vol 3, No 2 (2023): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/arastirma.v3i2.32008

Abstract

Tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Satria Antar Prima (SAP) secara parsial maupun simultan.Metode. penelitian menggunakan metode peneltian kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel jenuh yakni menggunakan seluruh populasi yang berjumlah 68 orang sebagai sampel. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi, dan uji hipotesis.Hasil.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif antara variabel gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan secara simultan, dimana hasil uji f sebesar fhitung 81,922 > ftabel 3,138.Implikasi. Seorang pimpinan harus lebih baik lagi dalam mengendalikan bawahannya agar karyawannya bisa bekerja lebih optimal pimpinan harus memberikan tugas pekerjaan sesuai dengan tugas yang diterima karyawan sehingga karyawan tidak merasa terbebani dengan banyaknya tugas yang diberikan yang membuat pekerjaan juga lebih efisien dan efektif.