Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

KONSTRUKSI MUTAN PROTEIN FOSFATASE ptc2D Saccharomyces cerevisiae DENGAN METODE PENGGANTIAN GEN TARGET DENGAN POLYMERASE CHAIN REACTION (PCR) Hermansyah Hermansyah
Molekul Vol 6, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.072 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2011.6.1.84

Abstract

Yeast Saccharomyces cerevisiae is an excellent model to studi genes function of eukarotic cells such as study of gene encoding protein phosphatase PTC2. Novel phenotypic caused by mutated gene is an important step to study function of gene. In this study constructed mutant of PTC2 gene encoding protein phosphatase. Method that used in this construction was replacement of target gene (PTC2) with auxotroph marker Candida albicans HIS3 by Polymer Chain Reaction (PCR) or called by PCR-mediated disruption. Mutant colonies which grew in selective medium SC without histidine were confirmed by PCR amplification. By using 1% Agarose gel electrophoresis the result showed that size of ptc2D::CgHIS3 transformant was 3.52 kb while wild type strain was 2.9 kb, indicated thatptc2D::CgHIS3 has integrated on chromosome V replacing PTC2 wild type.
UJI POTENSI ANTIPLASMODIUM EKSTRAK BUAH PARE (Momordica charantia L.) TERHADAP Plasmodium falcifarum Susilawati Susilawati; Hermansyah Hermansyah
Molekul Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.755 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2014.9.1.145

Abstract

Malaria masih menjadi salah satu penyakit endemis dan masalah kesehatan utama di Indonesia.  Buah pare (Momordica charantia L.) secara tradisional sering digunakan sebagai obat.   Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji potensi antiplasmodium in vitro ekstrak buah pare terhadap Palsmodium falciparum sehingga dapat digunakan sebagai obat anti malaria.   Buah pare diekstrak dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol.  Uji aktivitas antiplasmodium dilakukan secara pengamatan mikroskopik pada kultur strain P. falcifarum  3D7. Berdasarkan hasil pengujian, sampel ekstrak metanol buah pare memiliki aktivitas penghambatan terhadap pertumbuhan parasit P. falciparum 3D7. Kekuatan aktivitas antimalaria dengan nilai IC50 = 0,39 µg/mL.
AKTIVITAS LARVASIDA EKSTRAK METANOL BUAH PARE (Momordica charantia L.) TERHADAP LARVA Aedes aegypti Susilawati Susilawati; Hermansyah Hermansyah
Molekul Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.661 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2015.10.1.171

Abstract

Demam berdarah masih menjadi salah satu penyakit endemis dan masalah kesehatan utama di Indonesia. Buah pare(Momordica charantia L.) secara tradisional sering digunakan sebagai obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas larvasida ekstrak metanol buah pare (Momordica charantia L.) terhadap larva Aedes aegypti dan mengetahui nilai LC50.  Buah pare diekstrak dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol. Uji efektifitas larvasida dilakukan dengan menghitung jumlah larva uji yang mati setelah terpapar ekstrak buah pare dalam waktu tertentu. Berdasarkan hasil pengujian, sampel ekstrak metanol buah pare memiliki aktivitas larvasida terhadap larvaAedes aegypti. Nilai LC50 ekstrak metanol buah pare untuk tiap waktu pajanan berbeda.
PENENTUAN KADAR ETANOL HASIL FERMENTASI SECARA ENZIMATIS DETERMINATION OF ETHANOL CONTENT FROM ENZYMATIC FERMENTATION Hermansyah Hermansyah; Novia Novia
Molekul Vol 9, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.621 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2014.9.2.159

Abstract

Pengembangan sumber energi terbarukan bioetanol membutuhkan metode analisis produk bioetanol secara cepat dan akurat.  Pada penelitian ini akan dilakukan pengukuran etanol produksi fermentasi hidrolisat dari tandan kosong kelapa sawit (TKKS), ampas tebu, dan jerami padi. Reaksi didasarkan pada reaksi enzimatis.Etanol dioksidasi oleh nikotinamida-adenin dinukleotida (NAD+) menjadi asetaldehid dalam keberadaan enzim alkohol dehidrogenase (ADH), dan asetaldehid secara kuantitatif dioksidasi menjadi asam asetat dengan keberadaan aldehid dehidrogenase (Al-DH).  NADH yang terbentuk ditentukan absorbansinya dengan spektrofotometer 334 nm, 340 nm, atau 365 nm.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi yang dlakukan selama dua hari sudah menghasilkan etanol dengan kadar masing-masing 0,1368% (v/v); 0,1317% (v/v); dan 0,1149% (v/v) dari hidrolisat TKKS, jerami padi, dan ampas tebu. 
Keanekaragaman dan perilaku menggigit nyamuk sebagai vektor potensial filariasis di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan Rini Pratiwi; Chairil Anwar; Salni Salni; Hermansyah Hermansyah; Novrikasari Novrikasari
Jurnal Entomologi Indonesia Vol 16 No 2 (2019): July
Publisher : Perhimpunan Entomologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (950.49 KB) | DOI: 10.5994/jei.16.2.91

Abstract

Filariasis is a chronic infectious disease caused by filarial worms and transmitted by various types of mosquitoes such as Mansonia, Anopheles, Culex, Aedes, and Armigeres. This study aims to determine the diversity and biting behavior of mosquito species as the potential vector of filariasis transmission in Banyuasin Regency, South Sumatera. The research was conducted for 12 hours from 18.00 to 06.00 with human landing collection method and animal biting trap in December 2016. The results showed that the mosquito diversity in the studied area was high with 16 species of mosquitoes successfully identified in which Ma. uniformis (47.28%), Cx. tritaeniorhynchus (23.89%) and Cx. vishnui (14.48%) were the most dominant mosquitoes collected. The result also showed that the biting behaviour of Ma. uniformis was found to be more active outdoors than indoor with man biting rate (MBR) of 100,50 mosquitoes per night and man hour density (MHD) of 11,90 which was the highest of all captured species. Further parity rate analysis supported the collecting result by showing the estimated age of Ma. uniformis population which was 31.8 days and positively confirmed M. uniformis as a vector of filariasis transmission
Asam Folat: Peran dalam Metabolisme dan Metode Pemeriksaan Subandrate Subandrate; Medina Athiah; Safyudin Safyudin; Ella Amalia; Irsan Saleh; Hermansyah Hermansyah; Dwirini Retno Gunarti
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i1.p51-62.2022

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui peran asam folat dalam metabolisme dan metode pemeriksaan asam folat serum. Metode: Artikel ini dibuat dengan mengumpulkan sumber rujukan dari Sinta, Google Scholar, Pubmed, dan ScienceDirect.  Artikel-artikel yang berisi mengenai asam folat (folic acid) atau folat (folate) dan metode pemeriksaan  asam folat (folate detection method, folate analysis method) tahun 2005-2020 dikumpulkan kemudian dibahas dan ditarik kesimpulan secara umum. Hasil: Bentuk aktif asam folat, tetrahidrofolat, berperan dalam metabolisme purin, pirimidin (timin), dan metionin dengan cara mendonorkan unit satu karbon (metil, metilen, metenil, formimino atau formil). Kadar asam folat serum normal adalah 6-20 ng/ml. Beberapa metode digunakan untuk memeriksa kadar asam folat serum yakni mikrobiologi, HPLC dan protein binding assay. Metode mikrobiologi merupakan baku emas, tetapi membutuhkan waktu yang lama, mudah terkontaminasi dan perlu tenaga mikrobiologi khusus.  Metode HPLC memberikan hasil yang lebih cepat, tetapi mahal dan kurang sensitif. Metode protein binding assay merupakan metode baru yang menggunakan protein ikat folat. Metode ini memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang baik. Kekurangan pada metode ini adalah penyimpanan reagen dan kalibrasi. Kesimpulan: Asam folat dibutuhkan dalam metabolisme nukleotida dan asam amino. Metode pemeriksaan asam folat diharapkan dapat dikembangkan untuk pemeriksaan asam folat yang lebih sederhana, murah dan cepat.
AMPLIFIKASI PCR DOMAIN D1/D2 28S rDNA MENGGUNAKAN PRIMER ITS1 DAN ITS4 SAMPEL DNA DARI Candida tropicalis YANG DIISOLASI DENGAN METODE PENDINGINAN Hermansyah Hermansyah; Novian Sutami; Miksusanti Miksusanti
Indonesian Journal of Pure and Applied Chemistry Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.548 KB) | DOI: 10.26418/indonesian.v1i1.26037

Abstract

The purpose of this research was to isolated DNA from the yeast C. tropicalis with freeze thawing method -200 C conducted on 3 colonies of C. tropicalis.  Each colony   threated variations of cooling, 3x15 minutes, 3x25 minutes and 3x35 minutes, to break the cell walls.  Subsequently all the samples amplified with 3 variations of PCR cycles, 15 cycles, 25 cycles and 35 cycles, after all of the samples isolated by freeze thawing method -200 C. Its was known that sample A15 has the smallest concentration of DNA yeast C. tropicalis, ie 50 µg/mL, while sample C35 had the largest concentration of DNA yeast C. tropicalis, ie 225 µg/mL. The result of the research indicated that the best condition can be reached in 3x35 minutes. On 35th cycle has clearer C. tropicalis DNA bands than the 25th and 15th PCR cycle. C. tropicalis DNA bands at 35th cycles there were 7 DNA bands were detected and bright bands on a long 35 minutes cooling. In the 25th and the 15th cycle, there was no DNA bands were detected in all samples. Based on the results obtained, the amplification process must be carried out at least 35 times cycles so that the C. tropicalis DNA bands can be detected.
Pembuatan dan Penyuluhan Virgin Coconut Oil di Desa Tanjung Seteko Indralaya dan Manfaatnya Untuk Kesehatan Nurlisa Hidayati; Hermansyah Hermansyah; Ferlinahayati Ferlinahayati; Addy Rachmat; Ahmad Fatoni
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i7.6192

Abstract

 ABSTRAK Telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat Desa Tanjung Seteko Indralaya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang: pengolahan buah kelapa menjadi virgin coconut oil (VCO) dan demonstrasi pembuatan dan pemanfaatan VCO. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diikuti 20 orang ibu rumah tangga dan remaja putri yang berasal dari desa Tanjung Seteko. Kegiatan yang dilaksanakan adalah memperkenalkan teknologi pembuatan VCO. Selain itu dilakukan juga diskusi dan demonstrasi penggunaan VCO sebagai ramuan yang berguna bagi kesehatan. Penyuluhan yang dilakukan mendapat tanggapan yang positif dari masyarakat. Kegiatan diskusi dan tanya jawab juga mendapat perhatian yang tinggi dari masyarakat. Masyarakat merasa senang karena mendapatkan pengetahuan dan keterampilan tentang teknologi pembuatan VCO. Dengan diberikannya penyuluhan masyarakat juga menjadi faham cara membuat ramuan berbahan dasar VCO. Masyarakat juga berharap kegiatan pengabdian dapat berlangsung secara berkelanjutan, sehingga wawasan mereka akan terus bertambah baik. Kata Kunci: Pembuatan, Penyuluhan, VCO ABSTRACT Community service activities in Tanjung Seteko village Indralaya have been carried out. The purpose of this activity is to provide information to the public about: processing coconuts into virgin coconut oil (VCO) and demonstrations of making and using VCO. This community service activity was attended by 20 housewives and young women from Tanjung Seteko village. The activity carried out to introduce the technology of making Virgin Coconut Oil. In addition, discussions and demonstrations on the use of VCO as an ingredient that is useful for health were also held. The counseling carried out received a positive response from the community. Discussion and question and answer activities also received high attention from the community. People are happy because they get knowledge and skills about VCO manufacturing technology. By providing public education, they also understand how to make VCO-based ingredients. The community also hopes that service activities can take place in a sustainable manner, so that their knowledge will continue to improve. Keywords: Making, Counseling, VCO
Pembelajaran Pengukuran Menggunakan Pendekatan Matematika Realistik Untuk Peserta Didik SD Negeri 04 Indralaya Selatan Anita Desiani; Sugandi Yahdin; Hermansyah; Ali Amran; Bambang Suprihatin; Muhammad Azwar Annas; Mega Tiara Putri; Carolina Rahman; Alga Mahida
BAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): BAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LLDikti Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/baktivol2iss1pp21-32

Abstract

Matematika merupakan sebuah pelajaran yang cukup sulit bagi banyak peserta didik. Sistem pembelajaran yang diajarkan bisa menjadi faktor peserta didik menyukai pelajaran Matematika. Salah satu metode belajar yang mudah dipahami dan mengasyikkan untuk peserta didik yaitu metode pembelajaran Matematika realistik. Kegiatan pembelajaran dengan pendekatan Matematika Realistik dilakukakan di Sekolah Dasar Negeri 04 Indralaya Selatan di desa Beti yang memiliki 68 peserta didik dan 11 guru. Kegiatan ini diberikan pada sisa kelas 2 dan kelas 3 karena proses pengajaran ini difokuskan pada materi pengukuran. Kegiatan ini dilakukan dengan cara pemberian materi, latihan dan diskusi. Untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa dilakukan pre-test dan post-test untuk materi Matematika pengukuran yang telah diberikan.  Dari hasil pre-test dan post-test yang diberikan terlihat pemahaman siswa kelas 2 dan kelas 3 meningkat. Hal ini dapat diliat dari skor yang diperoleh sebelum dilakukan kegiatan yaitu rata-rata hanya 66.33 poin. Hasil setelah dilakukan kegiatan skor rata-rata dari peserta naik menjadi 80. Hal ini menunjukan pembelajaran Matematika pengukuran dengan pendekatan Matematika realistik mampu membantu dan meningkatkan minat dari siswa dalam mempelajari Matematika terutama bagi siswa kelas 2 dan kelas 3 SD Negeri 04 Indralaya.
Treatment of Wastewater from Rubber Industry Using Calcium Carbide Residue Adsorbent and Hybrid Membrane UF – RO Susi Susanti; Subriyer Nasir; Hermansyah Hermansyah; Agung Mataram
Sriwijaya Journal of Environment Vol 4, No 1 (2019): PLANT AND FORESTRY
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.465 KB) | DOI: 10.22135/sje.2019.4.1.37

Abstract

Hybrid UF – RO membrane technology is one of the new technologies of separation wastewater from the rubber industry to decrease turbidity and heavy metal contents such as iron and zinc. This technology is being used to replace the conventional installation process of wastewater treatment. Processing wastewater treatment from the rubber industry with the hybrid UF – RO membrane can produce permeate with quality standards, making it possible to be recycled as domestic water for water process in the industry. The technology of wastewater treatment from the rubber industry in this experiment involved the pre-treatment stage, using sand filter and adsorption using calcium carbide residue. The operating variables by flow rate into the UF and RO were 7 and 14 L.Min-1 and operation time were 15 to 90 minutes. The results of this study showed that the percentage reduced were 62.73% for turbidity, 83.28% for iron and 88.89% for zinc, respectively. Finally, it can be concluded that calcium carbide residue was potential to reduced turbidity and heavy metals such as iron and zinc from rubber industry wastewater.