Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Rancang Bangun Z-Source Inverter 1 Fasa Menggunakan Metode Maximum Boost Control Untuk Suplai Motor Induksi 1 Fasa Indra Ferdiansyah; sutedjo Sutedjo; Era Purwanto; Gigih Prabowo; R. Akbar Nur Apriyanto; Putu Agus Mahadi Putra
JST (Jurnal Sains Terapan) Vol 7, No 1 (2021): JST (Jurnal Sains Terapan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jst.v7i1.1122

Abstract

Penelitian mengenai elektronika daya semakin berkembang, salah satunya yaitu Z-source inverter sebagai alternatif konsep konversi daya guna meningkatkan tegangan tanpa adanya penambahan topologi peningkat tegangan (single stage) sebelum dihubungkan ke inverter. Penambahan topologi peningkat tegangan menimbulkan rugi-rugi switcing yang cukup besar yang dapat menurunkan nilai efisiensi.  Oleh karena itu, diperlukan desain topologi yang dapat beroperasi sebagai boost converter serta mengurangi rugi-rugi tegangan.  Z-source Inverter merupakan perkembangan dari Voltage Source Inverter dengan penambahan rangakain sumber impedansi dan kontrol penyalaan menggunakan Maximum Boost Control. Maximum Boost Control merupakan sinusoidal PWM (SPWM) yang dimodifikasi dengan menambahkan kondisi Shoot Through Zero State serta meminimalkan nilai index modulation (M) dan memaksimalkan nilai Boost (B) dengan faktor peningkat tegangan (B) sebesar 3.27 kali untuk suplai motor induksi 1 fasa. Dimana dari tegangan masukan inverter DC 96 Volt langsung dapat dinaikan menjadi tegangan AC 223.9 Volt hanya dengan satu kali topologi dengan efisiensi mencapai 90%.
Hardware Implementation of Maximum Power Point Tracking Using Fuzzy Logic-Based Zeta Converter at PV 100Wp Sutedjo Sutedjo; Afifuddin Rizqi; Endro Wahjono
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol 7, No 1 (2022): January 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (969.621 KB) | DOI: 10.24114/cess.v7i1.29477

Abstract

Sebagai sumber energi terbarukan fotovoltaik berkembang pesat. Fotovoltaik memiliki karakteristik arus dan tegangan non-linier, memiliki nilai daya maksimum pada tegangan optimal, dan bergantung pada kondisi lingkungan seperti suhu dan radiasi. Jadi ada kekhawatiran tentang pasokan listrik yang tidak mencukupi untuk penerangan jalan. Untuk mendapatkan daya maksimum pada setiap iradiasi, diperlukan rangkaian DC-DC converter yang dikendalikan dengan metode pelacakan titik daya maksimum (Maximum Power Point Tracking/MPPT). Oleh karena itu diusulkan MPPT khusus berbasis fuzzy logic. Dengan mengatur mikrokontroler ARM STM32F4 didapatkan duty cycle terbaik pada rangkaian konverter Zeta, sehingga memaksimalkan daya keluaran fotovoltaik dan menghasilkan daya keluaran terbaik. Hasil dari MPPT Fuzzy akan dibandingkan dengan MPPT P&O. Berdasarkan pengujian integrasi secara hardware, MPPT Fuzzy mendapatkan nilai rata – rata  akurasi 97.16% terhadap daya maksimal, dan MPPT P&O mendapatkan nilai rata – rata akurasi 91.84% terhadap daya maksimal.
Desain Buck Converter untuk Pengaturan Kecepatan Motor DC dengan Kontrol PI Dane Dane; Sutedjo Sutedjo; Ony Asrarul Qudsi
PoliGrid Vol 2, No 2 (2021): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.074 KB) | DOI: 10.46964/poligrid.v2i2.774

Abstract

Motor DC merupakan motor yang membutuhkan suplai tegangan searah untuk dapat mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Kontrol PI digunakan agar kecepatan motor DC tetap konstan walaupun terdapat gangguan. Pada penelitian ini dibuat alat pengaturan kecepatan motor DC dengan kontrol PI. Pada alat ini sumber berasal dari jala-jala PLN 220 V yang kemudian disearahkan dengan uncontrolled full wave rectifier 1 phase dan dihubungkan pada buck converter. Keluaran buck converter lalu dihubungkan dengan motor DC 24 Volt 120 Watt yang telah dikopel pada pulley pereduksi putaran. Pada kondisi close loop dengan kontrol PI dengan setpoint 430 rpm, Kp 2, dan Ki 30 menghasilkan rise time 1,2 detik dan settling time 9 detik. Ketika diberi gangguan penurunan tegangan sumber dari 220Vac ke 200Vac kecepatan turun hingga 405 rpm dan setelah 9,6 detik kecepatan mampu menuju setpoint 430 rpm dengan error gangguan 2,29%.
Identifikasi Gangguan Open Circuit Dan Short Circuit Pada Instalasi Photovoltaic Array Dengan MPPT Berbasis Artificial Neural Network Khalin Khalin; Sutedjo Sutedjo; Dimas Okky Anggriawan
Energi & Kelistrikan Vol 14 No 1 (2022): Energi dan Kelistrikan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/energi.v14i1.1554

Abstract

In the field of photovoltaic, the last few years have been very hotly discussed and researched as a new renewable source to produce electricity that cannot be exhausted. In the development effort there must be some problems arising from the existence of a new system. As with open circuit and short circuit interference. Therefore, The Identification of Open Circuit and Short Circuit Interference in Photovoltaic Array Installation with MPPT Based Artificial Neural Network is present to solve the problem. For identification of the location of the disruption is carried out on each photovoltaic string by knowing the voltage and current when there is an open circuit or short circuit interference, as well as the output power of the MPPT is used to determine the type of interference that occurs. Identification of interference using the Artificial Neural Network method with the purpose of this system can find out the location of interference and the type of open circuit or short circuit interference in photovoltaic array installations with MPPT. So that it is easy to know the location of the disturbance that is useful to maximize handling quickly and precisely. Keywords: Photovoltaic array, open circuit, short circuit, MPPT, Artificial Neural Network ABSTRAK Dalam bidang photovoltaic, beberapa tahun terakhir sangat hangat menjadi perbincangan dan penelitian sebagai sumber baru terbarukan untuk menghasilkan energi listrik yang tidak bisa habis. Dalam upaya pengembangnnya pasti ada beberapa permasalahan yang timbul dari adanya sistem baru. Seperti halnya adanya gangguan open circuit dan short circuit. Maka dari itu, Identifikasi Gangguan Open Circuit dan Short Circuit pada Instalasi Photovoltaic Array dengan MPPT Berbasis Artificial Neural Network hadir untuk menyelesaikan masalah tersebut. Untuk identifikasi lokasi gangguan dilakukan pada setiap string photovoltaic dengan mengetahui tegangan dan arus ketika terjadi gangguan open circuit maupun short circuit, serta daya keluaran dari MPPT digunakan untuk mengetahui jenis gangguan yang terjadi. Identifikasi gangguan menggunakan metode Artificial Neural Network dengan tujuan sistem ini dapat mengetahui lokasi gangguan dan jenis gangguan open circuit atau short circuit pada instalasi photovoltaic array dengan MPPT. Sehingga memudahkan untuk mengetahui lokasi gangguan yang berguna untuk memaksimalkan penanganan secara cepat dan tepat. Kata kunci: Photovoltaic array, open circuit, short circuit, MPPT, Artificial Neural Network
Rancang Bangun Prototipe Rumah DC Sistem Off Grid Berbasis Fuzzy Logic Regina Salsabila; Sutedjo Sutedjo; Moch. Machmud Rifadil
Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET) Vol. 5 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajet.v5n2.p54-61

Abstract

Indonesia memiliki potensi yang besar sebagai penghasil sumber energi terbarukan, salah satunya energi surya. Energi surya tidak selalu menghasilkan daya yang stabil, hal ini dikarenakan kontiniutas energi yang bergantung pada siklus dan kondisi iklim. Untuk terjaganya kontiniutas energi maka, pada proyek akhir ini dirancang Prototype Rumah DC 200 watt dengan tujuan konsep rancangan tersebut dapat digunakan pada Rumah DC. Rumah DC menggunakan sumber panel surya yang nantinya akan terhubung ke SEPIC konverter yang berfungsi sebagai charging battery dengan tegangan output 14,4 V untuk charging baterai dengan tegangan input 18 V dari solar panel akan diturunkan tegangannya melalui SEPIC konverter sesuai dengan nilai duty cycle yang diatur pada mosfet untuk mengisi daya baterai sesuai dengan perhitungan kebutuhan beban baterai lead acid 12V/140 Ah. Sistem charging battery menggunakan metode CV (constant voltage) dengan diberikan algoritma fuzzy logic. Hasil dari proyek akhir dengan cara simulasi pada SEPIC konverter telah dikontrol menggunakan algoritma fuzzy dengan metode charging constant voltage, set point 14,4 V sehingga dengan algoritma fuzzy dapat digunakan untuk charging baterai. Pada pengujian hardware, tegangan charging baterai dapat dikontrol menggunakan logika fuzzy dengan tegangan charging rata - rata 14,4 V dengan keadaan iradiasi yang berbeda. Oleh karena itu desain ini dapat digunakan untuk Rumah DC 12 V/200 watt
Alat Pemutus kWh Meter 1 Phasa Pelanggan Yang Terlambat Pembayaran Dengan Fitur Android Luki Mahendra; Sutedjo Sutedjo; Rizqa Arvioneta; Rachma Prilian E
Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET) Vol. 5 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajet.v5n2.p48-53

Abstract

Energi listrik adalah sumber tenaga yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari terutama pada saat ini. Hampir semua peralatan yang digunakan menggunakan listrik sehingga energi listrik berubah menjadi kebutuhan utama masyarakat. Sebagai pengguna energi listrik yang disediakan oleh PLN, maka terdapat kewajiban yang harus dilakukan yaitu pembayaran. Pembayaran untuk pelanggan tegangan rendah 1 phasa dilakukan setiap tanggal 1 hingga 20 setiap bulannya. Pada umunya pemutusan aliran listrik ini dilakukan langsung oleh petugas di lapangan. Pada saat pelaksanaan didapatkan beberapa kendala yang menyebabkan aliran listrik tidak bisa diputus salah satunya adalah pintu pagar yang terkunci. Pada penelitian ini dirancang sebuah alat pemutus aliran listrik yang mampu dikontrol jarak jauh menggunakan smartphone petugas. Alat pemutus ini menggunakan relay sebagai pemutus arus listrik pada sisi pelanggan serta dilengkapi oleh buzzer yang akan menyala beberapa detik yang berfungsi warning Ketika pelanggan belum melakukan pembayaran hingga h-1 dan LCD yang berfungsi untuk menampilkan perameter penggunaan pelanggan. Dengan adanya alat ini mampu menekan angka tunggakan pembayaran tagihan listrik pelanggan ke PLN.
Manajemen dan Pemantauan Energi Motor BLDC pada Mobil Listrik Berbasis IoT Aditya Ilham Pradana; Eka Prasetyono; Ony Asrarul Qudsi; Era Purwanto; Sutedjo Sutedjo; Syechu Dwitya Nugroho; Lucky Pradigta S.R.; Diah Septi Y.
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Vol 7 No 4: November 2018
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1103.969 KB)

Abstract

This paper presents a system design as a management and monitoring of energy consumption in BLDC motors that are applied to electric vehicle. Energy consumption settings are applied using the Pulse Amplitude Modulation principle by adjusting the input voltage on a BLDC motor. This setting uses a DC-DC converter with Buck Converter topology. This converter is designed with a maximum current capability of 20 A and an output voltage that varies from a range of 24 V - 56 V. To ensure the output voltage is always on the set point, the duty cycle of Buck Converter is set using proportional controls. The regulated energy consumption is monitored with modern technology, namely by using low energy components and with the IoT Devices principle. Based on the results obtained, this method can reduce energy consumption up to 36%, as well as monitoring stable energy consumption at reading sensor.
Desain dan Impelementasi Multilevel Inverter Tiga Tingkat Untuk Mereduksi Harmonisa Bagus Afif Nasrudin; Sutedjo Sutedjo; Endro Wahjono
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 12, No 2 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v12i2.16638

Abstract

Suplai kualitas daya listrik yang baik merupakan elemen yang sangat dibutuhkan bagi peralatan listrik. Umumnya inverter konvensional menghasilkan THD tegangan dan arus yang cukup tinggi yang mana berpengaruh pada meningkatnya rugi-rugi akibat harmonisa sehingga efisiensi yang dihasilkan semakin turun. Oleh karena itu diusulkan sebuah sistem terdiri dari baterai sebagai sumber dc yang digunakan untuk mensuplai multilevel inverter yang merupakan salah satu jenis inverter yang memiliki bentuk gelombang tegangan maupun arus yang bertingkat. Multilevel inverter dimodulasi dengan metode Alternate Phase Opposition Disposition (APOD-PWM) yang mana teknik modulasi ini membutuhkan masing-masing dari empat bentuk sinyal pembawa untuk bentuk gelombang keluaran inverter tiga tingkat dengan masing-masing sinyal pembawa digeser fasanya sebesar 120˚ dari sinyal yang berdekatan secara bergantian. Dari data hasil pengujian, multilevel inverter 3 tingkat dapat mengubah 36 VDC  menjadi 15.6 Vrms AC yang kemudian dinaikkan tegangannya oleh trafo step-up menjadi 215 Vrms AC dengan persentase error 2.2%. Keluaran dari multilevel inverter tiga tingkat setelah melalui filter dengan beban lampu pijar 400 Watt menghasilkan THD tegangan sebesar 7,4% dan THD arus sebesar 7.6%.
Sistem Monitoring Kecepatan Otoped Listrik Menggunakan Baterai LiFePO4 sebagai Transportasi Alternatif Ahmad Firyal Adila; Rafli Maulana Abdullah; Irianto Irianto; Diah Septi Yanaratri; Sutedjo Sutedjo; Renny Rakhmawati Renny Rakhmawati
Jurnal JEETech Vol. 6 No. 1 (2025): Nomor 1 May
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/jeetech.v6i1.6103

Abstract

Autoped has become a popular alternative in environmentally friendly urban transportation. It uses batteries as the main power source to drive their electric motors. However, efficient and optimal battery usage is essential to maintain the performance and durability of autoped. This study aims to design a speed monitoring system for autoped using LiFePO4 batteries by considering variations in user loads. This monitoring system informs autoped drivers about the speed when used and battery usage. This electric autoped is equipped with a DC brushed motor with a specification of 24 Volt/500 Watt. The speed is measured using a metal proximity sensor that functions without direct contact, thus ensuring consistent measurements and reducing the risk of errors due to physical interaction. In addition, a load cell sensor with a maximum weight measurement of 100 kg is used to classify user's weight which is divided into three variations: 35-45 kg, 46-55 kg, and 56-65 kg. As the main energy source, this system uses a LiFePo4 battery with a specification of 24 Volt/36 Ah. The system was tested on a flat track on the campus, where the scooters were used to support environmentally friendly mobility around the campus area. This test ensured that the designed speed monitoring system was able to provide real-time data on scooter performance based on user weight, as well as support increased efficiency of battery energy use.