Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

KECANDUAN INTERNET DAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA Siti Hayani; Dahlia Dahlia; Maya Khairani; Zaujatul Amna
Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah Vol 5, No 2: Juli 2022
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/s-jpu.v5i2.27441

Abstract

Prokrastinasi akademik dapat terjadi di kalangan mahasiswa dikarenakan adanya dampak negatif dari layanan internet yang tidak terkontrol dan berdampak terhadap berkurangnya fokus belajar mahasiswa. Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya prokrastinasi akademik adalah kecanduan internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecanduan internet dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 101 subjek (42 laki-laki dan 59 perempuan) dengan rentang usia berkisar antara 1825 tahun yang dipilih menggunakan Purposive Sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan thubungan positif dan signifikan antara kecanduan internet dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa dengan nilai p=0,000 (p0,05) dan koefisien korelasi (r)=0,500. Semakin tinggi kecanduan internet akan semakin tinggi prokrastinasi akademik pada mahasiswa, dan sebaliknya semakin rendah kecanduan internet maka semakin rendah prokrastinasi akademik pada mahasiswa.
DUKUNGAN SOSIAL DAN KESEPIAN LANSIA DI BANDA ACEH Chika Jonita Lestarie Pospos; Dahlia Dahlia; Maya Khairani; Afriani Afriani
Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah Vol 5, No 1: Januari 2022
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/s-jpu.v5i1.25115

Abstract

Lansia merupakan tahap akhir perkembangan manusia yang kerap dikaitkan dengan terjadinya penurunan fungsi fisik dan masalah kesehatan. Hal ini membuat lansia menjadi terbatas dalam berinteraksi dengan orang lain dan lingkungan sosialnya dan rentan mengalami kesepian. Salah satu hal yang banyak diteliti dan memiliki pengaruh dalam mengurangi rasa kesepian pada lansia yaitu dukungan sosial. Adanya dukungan sosial dari orang-orang di sekitar lansia akan membuat lansia merasa diterima dan dihargai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan kesepian pada lansia. Penelitian ini melibatkan 80 lansia (36 laki-laki dan 44 perempuan) yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel purposif. Data penelitian dikumpulkan melalui Social Support Questionnaire (SSQ) dan University of California Los Angeles (UCLA) Loneliness Scale Version 3. Analisis data menggunakan statistik parametrik dengan teknik korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif dan tidak signifikan antara dukungan sosial dengan kesepian (nilai korelasi Social Support Questionnaire Number dengan kesepian r=- 0.130, dan korelasi Social Support Questionnaire Satisfaction dengan kesepian r=- 0.101 (p˃0.05). Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan kesepian pada lansia di Banda Aceh. i
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI AKADEMIK DENGAN PRESTASI AKADEMIK PADA SISWA SMA DI BANDA ACEH Siti Farah Wahyuni; Dahlia Dahlia
Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah Vol 3, No 2: Juli 2020
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/s-jpu.v3i2.17612

Abstract

Keberhasilan siswa dalam dunia pendidikan salah satunya dapat dilihat dari prestasiakademik. Keyakinan seseorang terhadap kemampuannya dalam melaksanakantugas akademik seperti mempersiapkan diri untuk ujian dan mengerjakan tugastugasmerupakan faktor yangdapat meningkatkan prestasi akademik.Ini sering juga disebut sebagai efikasi diri akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan antara efikasi diri akademik dengan prestasi akademik pada siswa SMAdi Banda Aceh. Populasi dalam penelitian adalah siswa SMA di Kota Banda Aceh, sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 274 siswa dari tiga SMA di KotaBanda Aceh dengan rentang usia 15-17 tahun. Pengumpulan data menggunakan Skala Efikasi Diri Akademik yang disusun oleh peneliti berdasarkan aspek-aspek efikasi diri akademik yang dikemukakan oleh Zajacova, Lynch, dan Espenshade (2005), dan prestasi akademik diperoleh dari nilai rata-rata rapor semester akhir siswa yang menjadi lokasi tempat penelitian. Analisis data menggunakan analisis korelasi Spearman-Brown Formula dengan hasil koefisien korelasi r=0.011 dan nilai signifikansi p=0.850 (p0.05). Hasil ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara efikasi diri akademik dengan prestasi akademik pada siswa SMA di Banda Aceh. 
PENERAPAN TEKNIK PANEN DAN PASCAPANEN KOPI ARABIKA KALOSI PRODUK UNGGULAN KABUPATAN ENREKANG Reta, .; Dahlia, .; Sumule, Ophirtus; Larekeng, Halimah
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 6 NO. 2 MEI 2021
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v6i2.13947

Abstract

ABSTRAK Pengolahan pasca panen yang baik dan benar akan memberikan dampak yang baik bagi kualitas sebuah tanaman. Demikian pula buah kopi bila budidaya tepat dan proses pengolahan pasca panen tepat dan benar maka kualitas kopi akan baik. Melihat permintaan pasar yang tinggi akan kopi Indonesia dan khususnya kopi daerah Kabupaten Enrekang tepatnya di Kecamatan Baroko Desa Benteng Alla, maka petani kopi Arabika Kalosi di Benteng Alla Utara harus menambah informasi dan pengetahuannya akan proses pasca panen buah kopi, petani kopi harus berbenah dan melakukan perbaikan. Petani Kopi Arabika Kalosi yang berada di Desa Benteng Alla Utara merupakan mitra dari tim PPPUD Politani pangkep berkolaborasi dengan Universitas Hasanuddin. Mitra memiliki kendala seperti keterbatasan pengetahuan, keterbatasan alat dan teknologi dalam pengolahan pasca panen, dan pemasaran produk. Dengan pendampingan dan pendidikan yang diberikan maka permasalahan mitra dapat dipecahkan bersama. Meningkatnya pengetahuan petani dalam tahapan pemahaman tentang budidaya kopi, pengolahan pasca panen kopi sangat berperan penting dalam menentukan kualitas dan cita rasa kopi. Dengan edukasi dan monitoring yang tetap dilakukan maka petani menjadi paham tahapan proses pengolahan pasca panen. Dengan dukungan Hibah DRPM Kemenristekdikti skema Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD), melakukan pendampingan dan pendidikan bagi petani kopi Arabika Kalosi di Desa Benteng Alla Utara dengan memberikan bantuan bibit kopi varietas Line S 795 dan alat kupas kulit tanduk (huller) agar petani dapat memproses lebih lanjut memproses hasil kebun mereka dimana selama ini dijual dalam bentuk gabah kemudian dapat dijual dalam bentuk green bean. Kata kunci: Kopi arabika kalosi, pemberdayaan petani, PPPUD. ABSTRACT Good post-harvest processing will give a good impact on the quality of a plant. Likewise, if the coffee is right and the post-harvest processing is right and right, the quality of the coffee will be good. Seeing the high market demand for Indonesian coffee and especially Enrekang regional coffee, Arabika coffee Kalosi farmers must add information and knowledge to the post-harvest process of coffee fruit, coffee farmers must improve and make improvements. Arabika Coffee Kalosi Farmers who are in the Village Benteng Alla Utara are partners of the PPPUD team Pangkep State Polytechnic of Agriculture collaboration with Hasanuddin University. Partners have constraints such as limited knowledge, limited tools and technology in post-harvest processing, and product marketing. With the assistance and education provided, partner problems can be solved together. Increased knowledge of farmers in the stages of understanding about coffee cultivation, post-harvest processing of coffee is very important in determining the quality and taste of coffee. By continuing education and monitoring, farmers will understand the stages of post-harvest processing. With the support of the Ministry of Research and Technology DRPM Grant, the Community Partnership Program (PPPUD) scheme provides assistance and education for Arabika coffee Kalosi farmers in the village of Benteng alla Utara by providing assistance with a coffee seeds and huller peel so that farmers can further process their garden products which have been sold as grain. Then it can be sold as a green bean. Keywords: Arabica coffee kalosi, farmer empowerment, PPPUD.
Ketakutan akan Kegagalan dan Prokrastinasi pada Mahasiswa Bidikmisi Maulidya Maulidya; Dahlia Dahlia; Marty Mawarpury; Risana Rachmatan
Syiah Kuala Psychology Journal Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/skpj.v2i1.29697

Abstract

Pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia tetapi beberapa individu terkendala biaya. Pemerintah kemudian menyiapkan beasiswa Bidikmisi yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang mampu secara akademik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi. Mahasiswa Bidikmisi wajib memiliki IPK minimal 3,00 tetapi masih banyak mahasiswa Bidikmisi memiliki IPK 3,00 karena melakukan prokrastinasi dalam penyelesaian tugas. Salah satu penyebab individu melakukan prokastinasi adalah adanya ketakutan akan kegagalan yang merupakan perasaan terancam menghadapi keadaan yang memungkinkan terjadinya kegagalan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan ketakutan akan kegagalan dengan prokrastinasi pada mahasiswa Bidikmisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik penarikan sampel purposive sehingga diperoleh sampel sebanyak 233 mahasiswa Bidikmisi yang memiliki IPK 3,00. Pengumpulan data menggunakan adaptasi Tuckman Procrastination Scale dan adaptasi The Performance Failure of Appraisal Inventory. Hasil analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment menunjukkan nilai (r)=0,288 dengan nilai (p)=0,000 (p 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara ketakutan akan kegagalan dengan prokrastinasi pada mahasiswa Bidikmisi. Artinya, semakin tinggi ketakutan akan kegagalan maka semakin tinggi prokrastinasi, begitu juga sebaliknya. Ketakutan akan kegagalan yang muncul diakibatkan mahasiswa Bidikmisi kurang yakin akan kemampuan diri dan menghindari penilaian negatif dari orang lain sehingga melakukan prokrastinasi.Education plays an important role in improving Indonesia's human resources, but some individuals are constrained by costs. The government provides Bidikmisi scholarship for students who are academically capable but have economic limitations. Bidikmisi students are required to have a minimum GPA of 3.00, but there are still many Bidikmisi students who have a GPA 3.00 because they procrastinate in completing their assignments. One of the causes of individuals committing procastination is the fear of failure, which is a feeling of being threatened by facing circumstances that allow failure to occur. The purpose of this study was to determine the relationship between fear of failure and procrastination in Bidikmisi students. This study uses a quantitative approach with pusposive sampling technique therefore 233 Bidikmisi students who have a GPA 3.00 were selected. Data collection uses the adaptation of the Tuckman Procrastination Scale and the adaptation of The Performance Failure of Appraisal Inventory. The results of data analysis using the Pearson Product Moment Correlation shows the value of the correlation coefficient (r)=0.288 with a significance value (p)=0.000 (p 0.05). This shows that there is a relationship between fear of failure and procrastination in Bidikmisi students. That is, the higher the fear of failure, the higher the procrastination, and vice versa. The fear of failure that arises is caused by Bidikmisi students not being confident in their own abilities and avoiding negative judgments from other people, resulting in procrastination.