Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Peredaman Noise pada Deteksi BEMF Motor BLDC Sensorless Menggunakan Digital Filter Wanto, Sulis; Purwanto, Era; Qudsi, Ony Asrarul
INOVTEK - Seri Elektro Vol 3, No 3 (2021): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v3i3.2248

Abstract

Brushless direct current motor (BLDC) merupakan motor synchronous AC 3 fasa dan dapat disebut permanent magnet synchronous motor (PMSM) yang mempunyai tegangan back electromotive force (BEMF) gelombang trapezoidal. Untuk kendali motor BLDC menggunakan field oriented control (FOC), pada metode ini memanfaatkan arus stator pada motor BLDC dengan fluks motor dan torsi motor menggunakan kontrol PI untuk menjaga arus yang diukur tetap pada nilai referensi atau nilai set point. Pada motor BLDC sensorless menggunakan rangkaian deteksi BEMF yang difungsikan sebagai sensor tegangan untuk mendeteksi tegangan BEMF, tetapi sinyal yang dihasilkan memiliki noise yang cukup tinggi. Maka, sinyal tegangan back electromotive force (BEMF) akan diolah dan diperbaiki menggunakan digital filter finite impulse respone filter (FIR) sehingga sinyal BEMF menjadi sinyal ideal yang akan memudahkan saat menentukan komutasi. Pada pengujian dengan menggunakan filter FIR sebelum dilakukan filtering gelombang tegangan BEMF memiliki frekuensi sebesar 34,76 Hz kemudian direduksi dengan menghilangkan noise pada gelombang menjadi 21,25 Hz di mana mendekati gelombang trapezoidal yang ideal, maka membuat sinyal tegangan BEMF dapat mempermudah dalam penentuan komutasi untuk switching mosfet inverter 3 fasa.
Pengaturan Kecepatan Motor BLDC (Brushless Direct Current) Dengan Vector Control Agustian, Singgih; Purwanto, Era; Qudsi, Ony Asrarul
INOVTEK - Seri Elektro Vol 3, No 1 (2021): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v3i1.1852

Abstract

Motor Brushless Direct Current (BLDC) bisa disebut juga dengan PMSM (Permanent Magnet Synchronous Motor) merupakan motor synchronous AC 3 fasa. Synchoronous berarti medan magnet yang dibangkitkan oleh stator dan medan magnet yang dibangkitkan oleh rotor berputar pada frekuensi yang sama. Perbedaan motor BLDC dengan motor PMSM adalah pada BEMF nya, motor BLDC memiliki BMEF berbentuk trapezoid sedangkan motor PMSM memiliki BMEF bentuk sinusoidal. Vector control, juga sering disebur Field Oriented Control (FOC) adalah metode Variable Frequency Control (VFC) yang mana arus stator pada motor listrik AC 3 fasa diidentifikasi dengan dua komponen ortogonal yaitu flux magnet motor dan torsi yang divisualisasikan dengan vector. Kontrol P-I digunakan untuk menjaga komponen arus yang diukur pada nilai referensi. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, dengan set point 1000 rpm, diperoleh nilai rise time 21,937 ms, overshoot 0,85 %, settling time 15,4 tanpa beban dan diperoleh nilai rise time 21,94 ms, overshoot 0,847 %, settling time 15,386 berbeban.
Pengaturan Kecepatan Motor Induksi Tiga Fasa Dengan Metode Direct Torque Control Alvi, Vania Kurnia; Wahjono, Endro; Qudsi, Ony Asrarul
INOVTEK - Seri Elektro Vol 2, No 3 (2020): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v2i3.1731

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan pengaturan kecepatan motor induksi tiga fasa dengan vector control menggunakan metode Direct Torque Control. Pada metode vector control, pengaturan kecepatan dapat dilakukan dengan mudah karena sistem dibuat seolah-olah menyerupai karakteristik motor DC, di mana pengaturan fluks dan torsi dapat dilakukan secara terpisah. Sistem pada metode Direct Torque Control, didasarkan pada pengaturan fluks dan torsi menggunakan Estimator DTC untuk menghasilkan nilai fluks dan torsi estimasi. Selanjutnya, keluaran dari estimator beserta sektor sudut fluks stator akan menentukan vektor tegangan yang sesuai dengan metode switching Sinusoidal Pulse Width Modulation Inverter, sehingga keluaran dari inverter dapat mengatur kecepatan putaran motor. Untuk memperbaiki hasil respon kecepatan putaran motor digunakan kontroler PID. Penelitian ini dilakukan melalui simulasi menggunakan MATLAB. Motor induksi yang digunakan, memiliki daya 4 KW dengan tegangan 400 Vrms dan kecepatan putaran nominal 1430 RPM. Pengujian dilakukan pada kondisi tanpa beban dan juga berbeban untuk mengetahui performansi sistem. Hasil simulasi menunjukkan nilai rise time 0,08 detik, nilai settling time 0,37 detik, dan nilai overshoot mencapai 14,11 %.
Desain dan Simulasi CUK Konverter untuk Pengisian Baterai Lead Acid dan Estimasi SoC Baterai A'yun, Rifki Qurotul; Purwanto, Era; Qudsi, Ony Asrarul
INOVTEK - Seri Elektro Vol 4, No 3 (2022): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam, penggunaan energi surya sebagai sumber energi alternatif dapat menjadi solusi atas kenaikan harga minyak bumi. Panel surya tidak hanya tidak terbatas, tetapi juga tidak menyebabkan polusi. Potensi energi surya di Indonesia sebesar 4,8 KWh/m2 atau 112.000 GWp, namun pemanfaatannya baru sekitar 10 MWp. Pemerintah menargetkan terpasang 0,87 GW pada 2025. Oleh karena itu, riset energi surya harus diperkuat untuk mempersiapkan pengembangan energi surya yang lebih besar di masa mendatang. Baterai diperlukan untuk menyimpan energi yang dihasilkan oleh panel surya dalam realisasi pembentukan pemanfaatan energi matahari. Penggunaan baterai harus memperhatikan cara pengisian baterai, lama pengisian dan State of Charge (SOC). Maka dirancanglah sebuah penelitian mengenai pengisian baterai menggunakan cuk konverter dan estimasi SOC. DC-DC konverter jenis cuk ini berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan tegangan masukannya dengan mengatur tegangan pengisian baterai sehingga dijaga konstan pada tegangan 14,6V menggunakan kontrol PI. SOC atau level pengisian baterai akan diestimasi dengan metode coulomb counting, sehingga pengisian baterai tidak akan mengalami overcharge atau pengisian yang berlebihan yang dapat mempersingkat usia pemakaian baterai. Dengan bantuan simulasi yang dibuat dengan perangkat lunak Matlab, tegangan keluaran konverter dapat dijaga konstan pada 14,6 V dengan mengatur nilai Kp 5 dan Ki 2972,65. Estimasi SOC baterai terbukti lebih cepat menacapai 100% ketika arus keluaran konverter nilainya lebih besar atau pada kondisi iradiasi tinggi.
Perbandingan Respon Kecepatan dan Torsi Pada Pengaturan Kecepatan Motor Induksi 3 Fasa Menggunakan Metode Vector Control dan Scalar Control Nuur, Moch Ridwan; Arif, Yahya Chusna; Qudsi, Ony Asrarul
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 16 No. 2 (2022)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jeeccis.v16i2.684

Abstract

Pengaturan kecepatan motor induksi tiga fasa sangat diperlukan pada aspek industri.Ada dua jenis metode yang umum digunakan untuk mengatur kecepatan motor induksi,yaitu vector control dan scalar control.Scalar control yang digunakan pada jurnal ini adalah metode v/f konstan dan vector control dengan metode field oriented control (FOC).Dengan karakteristik motor induksi yang torsi dan kecepatannya tidak linier,maka kedua metode digunakan untuk mengoptimalkan torsi dan kecepatan yang dihasilkan motor induksi.Kedua metode tersebut perlu diaplikasikan melalui inverter tiga fasa untuk mengatur motor induksi tiga fasa tersebut melalui teknik switching SPWM atau SVPWM.Untuk mencapai respon optimal digunakan sebuah kontroler dengan jenis PI kontroler.Sehingga kedua metode dapat dibandingkan kecepatannya dalam mengatur kecepatan dan torsi motor induksi tiga fasa untuk berbagai keperluan.