Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Faktor Penghambat Implementasi Model Problem Based Learning dengan Pendekatan Saintifik Bagi Anak Usia Dini Beata Palmin; Maria Rahayu Anwar
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.3166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penghambat implementasi pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan saintifik bagi anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data adalah observasi, FGD dan studi dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah 10 orang pendidik anak usia dini di Gugus Popo, Kecamatan Satarmese Utara. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis naratif menggunakan interaktif model dari Milles dan Huberman yang terdiri dari empat tahapan: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penghambat implementasi pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan saintifik bagi anak usia dini mencakup tiga faktor utama, yaitu, minimnya pemahaman pendidik dalam merencanakan pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan saintifik, kurangnya keterampilan melaksanakan kegiatan main berbasis pemecahan masalah dengan pendekatan saintifik dan minimnya kreativitas pendidik dalam menyediakan fasilitas penunjang pembelajaran. Karena itu, kegiatan pembelajaran sehari-hari masih didominasi oleh pendidik (teacher center) dengan metode drilling dan Lembar Kerja Siswa
Intercorrelation of Factors which Determine the Early Childhood Education Quality Petrus Redy Partus Jaya; Felisitas Ndeot; Beata Palmin; Maria Fatima Mardina Angkur
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 14, No 1 (2023): MAY 2023
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.308 KB) | DOI: 10.17509/cd.v14i1.56230

Abstract

This research aims to describe the intercorrelation between various components of early childhood education (PAUD) quality. The PAUD quality components were reviewed based on the 8 National PAUD Standards (SNP-AUD). The study was conducted on 43 PAUD institutions in the districts of Manggarai, West Manggarai, and East Manggarai. Data were collected using a questionnaire consisting of 50 questions that covered various scopes of SNP-AUD. Each question's response was measured on a Likert scale and accompanied by a description of each level based on the substance of the instrument's statement. Data were analyzed using Path Analysis techniques. The study's results showed that the Teacher and Education Personnel standard was a significant determinant factor in determining children's growth and development, with a determinant coefficient of 83.7%. However, this factor's determination was not direct but through its correlation with other factors within the process component. Therefore, efforts to improve PAUD teacher qualifications, competencies, and quality need to be done simultaneously and comprehensively with various aspects that determine PAUD process quality, such as improving the ability to develop and design a contextual curriculum, improving pedagogical abilities and learning strategies, as well as improving the ability to accurately and meaningfully assess children's development.
Upaya Mengembangkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 4-5 Tahun melalui Permainan Ular Tangga Maria Fatima Mardina Angkur; Theresia Alviani Sum; Beata Palmin; Venancia Claudia Nahim
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3190

Abstract

Perkembangan anak tentunya harus diperhatikan secara optimal dan perlu dikembangkan secara optimal melalui berbagai praktik yang tentunya dapat meningkatkan kognisinya karena saat masih kecil anak merupakan masa emas. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan penggunaan mainan ular tangga untuk meningkatkan kemampuan berhitung 1 sampai 10 pada anak kelompok A. Penelitian ini merupakan penelitian kelas dua putaran dimana setiap putaran terdiri dari tiga kali pertemuan. Proses ini meliputi perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan (monitoring) serta refleksi. Subyek penelitian ini adalah anak kelompok A (4-5 tahun) yang berjumlah 11 anak dan 3 dan 8 laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan membaca anak dari Pra Tindakan sampai Siklus 2. Penelitian ini menunjukkan bahwa guru hendaknya meningkatkan produktivitasnya dalam pemilihan dan penggunaan bahan pembelajaran.
Pelatihan Mendesain Kegiatan Main Berbasis Metode Proyek bagi Anak Usia Dini Palmin, Beata; Fatima Mardina Angkur, Maria; Rahayu Anwar, Maria
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v4i2.304

Abstract

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas pendidik PAUD di Gugus Gracia dalam mendesain kegiatan main berbasis metode proyek bagi anak usia dini.  Metode yang digunakan dalam kegiatan ini  adalah metode PAR (Participatory Action Research), yang terdiri dari tahap persiapan dan penjajakan masalah, tahap pelaksanaan, tahap monitoring dan evaluasi. Metode ini dianggap relevan dengan tujuan kegiatan yang berorientasi pada pemberdayaan mitra untuk memenuhi kebutuhan dan penyelesaian masalah berkaitan dengan kurangnya kompetensi dalam mendesain kegiatan main berbasis proyek bagi anak usia dini. Peserta kegiatan terdiri dari 20 orang pendidik yang berasal dari tujuh lembaga PAUD yang tergabung dalam gugus Gracia di kecamatan Langke Rembong. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kompetensi pendidik dalam mendesain kegiatan main berbasis metode proyek bagi anak usia dini yang dibuktikan dengan desain kegiatan main berbasis proyek dengan topik yang berbeda sesuai karakteristik masing-masing lembaga. Kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kepada pihak  terkait, dalam hal ini para pengurus Himpaudi Kabupaten Manggarai dalam memfasilitasi kegiatan serupa guna meningkatkan mutu dan kualitas pembelajaran anak usia dini sejalan dengan  tuntutan perubahan kurikulum merdeka di PAUD.