Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Penanaman Nilai Karakter dalam Pembelajaran Literasi Bahasa Inggris Berbasis Digital bagi Siswa MA Pesantren Mizanul Ulum Ratnawati Ratnawati; Sulastri Sulastri
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.640

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan motivasi siswa dalam menggalakkan kegiatan literasi bahasa Inggris sebagai kebutuhan di masa depan. Para siswa diberikan pelatihan literasi bahasa Inggris berbasis digital dengan menanamkan nilai-nilai karakter didalamnya. PkM ini juga bertujuan untuk memanfaatkan penggunaan media digital dalam pembelajaran bahasa Inggris. Semakin marak budaya literasi bahasa Inggris mampu mendukung mitra dalam pengembangan kemampuan bahasa Inggris di masa yang akan datang. Kegiatan PkM ini terdiri atas tiga tahapan yakni persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam tahapan pelaksanaan, terdapat tiga tahapan yang diawali dengan tahap pembiasaan dengan pemaparan materi terkait literasi bahasa Inggris dan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, dilanjutkan dengan tahap pelatihan literasi dalam bentuk praktik membaca, menulis dan berbicara, serta melafalkan dengan baik. Selanjutnya diikuti dengan tahap pengembangan yang menerapkan metode demonstrasi berupa praktik mandiri berupa pembuatan proyek bahasa Inggris. Nilai-nilai karakter yang terkandung dalam setiap materi pembelajaran berupa pengembangan diri yang mencakup kepercayaan diri, etika berkomunikasi, religius, sopan santun, keterampilan sosial, tanggung jawab, dan ketekunan serta kemauan untuk belajar. Projek akhir yang dihasilkan oleh siswa yakni video project storytelling. Para siswa mengalami pengalaman belajar yang menyenangkan karena mereka juga mempraktikkan bahan literasi tersebut di depan kelas. Urgensi dari kegiatan pelatihan ini berupa kesadaran mitra akan pentingnya literasi bahasa Inggris untuk masa depannya dengan berbasis digital dan mitra mampu memetik nilai-nilai karakter serta mampu menerima dan menyebarkan informasi yang baik dan bijak berteknologi.
Pelatihan English Speaking Skill Melalui Metode Fun Learning Bagi Siswa Madrasah Aliyah Pesantren Mizanul Ulum Abdollah Abdollah; Ahdan Ahdan; Sulastri Sulastri
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.662

Abstract

Pembelajaran materi bahasa Inggris melalui metode fun learning sangat efektif diimplementasikan di sekolah-sekolah khususnya di sekolah yang berlokasi di pedesaan. Pengabdian yang berjudul “Pelatihan English Speaking Skill melalui metode Fun Learning bagi Siswa Madrasah Aliyah MIzanul Ulum” bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdi dan mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sekaligus meningkatkan minat, excited dan antusiasme siswa untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris sehingga nantinya dapat mengembangkan kemampunannya, serta mendapatkan berbagai pengalaman dan pencerahan baru yang dapat menjadi motivasi dalam proses pembelajaran bahasa Inggris. Mitra yang menjadi sasaran dalam program pengabdian ini adalah siswa Madrasah Aliyah Mizanul Ulum. Selama menerapkan English speaking skill, siswa disupport untuk menggunakan metode fun learning sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dalam pembelajaran tersebut. Metode pelaksanaan yang akan diimplementasikan terdiri dari 4 tahap yaitu survey lapangan, koordinasi dengan masyarakat, pelaksanaan program dan tahap evaluasi. Materi yang disampaikan nantinya melalui metode role play, ceramah, tanya jawab dan demonstrasi dengan melibatkan 18 peserta. Hasil kegiatan pengabdian selama 3 kali perteman telah memberikan perubahan yang sangat signifikan, yang terlihat pada ssiwa, seperti peningkatan self confidence dalam menggunakan bahasa Inggris sehari-hari yang menunjukkan bahwa pendekatan pengajaran yang digunakan dalam kegiatan tersebut berhasil. Ini menunjukkan bahwa metode fun learning efektif untuk diimplementasikan pada speaking skill dalam membantu siswa untuk berkomunikasi dengan lebih baik.
Implementasi Strategi Cooperative Learning dalam Pembelajaran English Day Bagi Siswa MTs Wihdatul Ulum Andi Hudriati; Sulastri Sulastri; Ratnawati Ratnawati
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.686

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada siswa dalam hal peningkatan kemampuan bahasa Inggris dalam aktifitas sehari-hari (English Day). Para siswa diberikan pelatihan English Day (ED) dengan mengimplementasikan strategi cooperative learning. Kegiatan PkM ini terlaksana melalui tiga tahapan penting yakni persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahapan persiapan, tim pengabdi melakukan observasi awal untuk memperoleh gambaran tentang kondisi real di lapangan serta kebutuhan selama pelatihan ED melalui strategi Cooperative Learning (CL). Selanjutnya, tahap pelaksanaan diawali dengan membentuk beberapa kelompok sebagai implementasi strategi cooperative learning. Materi awal yang disajikan adalah self-introduction, masing-masing kelompok memberikan pertanyaan secara berantai kepada anggota kelompok lain sehingga mereka terlatih untuk melakukan percakapan dalam bahasa Inggris. Daily routine menjadi topik pembahasan selanjutnya yang mengajarkan siswa tentang pentingnya tanggung jawab dalam mengelola rutinitas harian mereka. Topik selanjutnya yakni good habit. Materi ini memberikan pemahaman kepada siswa terkait kebiasaan baik yang dapat mendorong refleksi diri dan kesadaran akan perilaku mereka sehari-hari. Pemberian contoh konkret tentang kebiasaan baik dapat membantu siswa memahami betapa pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan pribadi. Describing people menjadi materi terakhir dalam kegiatan PkM ini. Materi ini disajikan dengan menggunakan media audio visual aids (AVA) agar siwa lebih fokus dalam menarasikan karakteristik teman-temannya. Saat menyusun deskripsi, penting untuk menyajikan gambaran yang seimbang dan positif serta mengenali keunikan dan potensi siswa. Penggunaan AVA dianggap efektif untuk menyajikan materi dengan cara yang menarik. Dari kegiatan ini, para siswa sangat termotivasi dan semangat dalam belajar dikarenakan pengalaman belajar yang baru dan menyenangkan. Urgensi dari kegiatan ini berupa kesadaran dari insan pendidik untuk menumbuhkan semangat belajar siswa dengan didukung metode dan strategi belajar yang tepat.
Pelatihan Penggunaan Media Pembelajaran Online di Pesantren Mizanul Ulum Sanrobone Kabupaten Takalar Andi Puspitasari; Nia Kurniati; Mardiyyah Hasnawai; Sulastri
Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/intisari.v1i2.80

Abstract

Tuntutan global saat ini menuntut dunia pendidikan agar senantiasa menyesuaikan perkembangan teknologi terhadap usaha dalam peningkatan mutu pendidikan. Dalam peningkatan mutu mengajar dan mutu pembelajaran di era globalisasi, guru sebaiknya menguasai program komputer agar mampu memanfaatkan teknologi yang telah tersedia dan memudahkan dalam mengajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan penggunaan pembelajaran online bagi siswa di Pesantren Mizanul Ulum Sanrobone Kabupaten Takalar sehingga dapat mengembangkan informasi dan teknologi dalam proses pembelajaran. Metode pelaksanaan dalam pelatihan pembelajaran online dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu survei lokasi dan melakukan kerjasama dengan mitra kerja di sekolah, mengadakan sosialisasi tentang pembelajaran online di sekolah, pelaksanaan pelatihan pembelajaran online, dan evaluasi. Adapaun hasil yang dicapai yaitu peserta memahami pentingnya penerapan IT dalam proses pembelajaran, peserta mampu menggunakan media pembelajaran online seperti zoom app, dan google meet, peserta mampu melaksanakan aktivitas pembelajaran secara online dengan menggunakan zoom app dan google meet.
Pelatihan Bahasa Inggris Melalui Platform Berbagi Video Bagi Siswa TPA Jannatul Firdaus Ratnawati Ratnawati; Sulastri Sulastri
Madaniya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.785

Abstract

Pelatihan Bahasa Inggris melalui Platform Berbagi Video (Youtube) bagi siswa Taman Pendidikan Alqur’an (TPA) Jannatul Firdaus merupakan sebuah program yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris pada siswa TPA di Jannatul Firdaus. Program ini memanfaatkan platform berbagi video (Youtube) sebagai media pembelajaran yang menarik dan efektif. Kegiatan ini meliputi tiga tahapan yakni analisis kebutuhan, implementasi pelatihan, dan evaluasi hasil. Pelatihan ini menerapkan metode demonstrasi berupa praktik mandiri dan berkelompok untuk kegiatan membaca, menulis, dan berbicara bahasa Inggris bagi siswa TPA. Penggunaan Youtube dalam pembelajaran juga terbukti memberikan fleksibilitas dan aksesibilitas yang lebih besar bagi siswa, terlihat dari kemampuan mereka menyerap materi yang diberikan. Selain itu, siswa juga memperoleh pengalaman belajar yang baru dan mampu menambah motivasi belajar. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa TPA dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan global di masa depan, serta memberi kesadaran akan pentingnya ilmu pengetahuan khususnya bahasa Inggris.
Peningkatan Kompetensi Guru terhadap Penguatan Pendidikan Karakter Siswa Melalui Metode Fun English di SD Kalukuang II Makassar Syamsidar Syamsidar; Sulastri Sulastri; Abdollah Abdollah; Salim Hasan
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1137

Abstract

Guru sebagai tenaga pendidik memiliki tanggung jawab terhadap perkembangan peserta didik. Kompetensi guru harus dikembangkan secara berkelanjutan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dan pemahaman menggunakan Fun English terhadap Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di SD Negeri Kalukuang II Makassar. Sebelum pengabdian dilaksanakan, terlebih dahulu tim pengabdi melakukan observasi awal dan berdiskusi mengenai pelaksanaan workshop yang berfokus pada PPK, topik materi yang disepakati, dan jadwal kegiatan. Selama proses PKM berlangsung, mitra didukung untuk menggunakan metode Fun English sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dalam pengabdian yaitu meningkatkan kompetensi guru dengan Penguatan Pendidikan Karakter (PKK). Metode pelaksanaan yang sudah diimplementasikan terdiri dari 4 tahap yaitu survei lapangan, koordinasi dengan masyarakat, pelaksanaan program dan tahap evaluasi. Substansi Materi yang disampaikan nantinya melalui metode role play, ceramah, tanya jawab dengan melibatkan guru bahasa Inggris di SD Negeri Kalukuang II Makassar. Tim pengabdi berupa menyajikan materi secara excited dengan memberikan praktik langsung yang dapat bermanfaat dalam proses kegiatan mengajar di kelas yang pada akhirnya memberikan benefit yang besar terhadap peningkatan kompetensi.
Dampak Pembelajaran Bahasa Inggris Bermuatan Karakter Terhadap Siswa SDN Kalukuang 2 Makassar Ratnawati Ratnawati; Sulastri Sulastri
Madaniya Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1254

Abstract

Pembentukan karakter siswa menjadi penting ditanamkan sejak dini dengan mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam pembelajaran bahasa Inggris. Pada tingkat sekolah dasar, integrasi nilai-nilai karakter menjadi strategi yang efektif dalam membentuk sikap siswa. Kegiatan ini dilakukan di SDN Kalukuang 2 Makassar dengan subjek siswa kelas V sebanyak 30 orang dengan tujuan untuk mengetahui dampak pembelajaran. Bahasa Inggris yang dirancang dengan muatan karakter terhadap sikap siswa. Metode yang digunakan mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Inggris bermuatan karakter dengan pendekatan pembelajaran yang kontekstual yang menggabungkan nilai-nilai karakter dapat meningkatkan sikap positif siswa di antaranya kedisiplinan, tanggung jawab, kerjasama, dan kesantunan siswa. Guru dan siswa menyambut positif pendekatan ini karena mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan bermakna. Kegiatan ini merekomendasikan integrasi nilai karakter secara konsisten dalam pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar.
The Exploring University Students' Speaking Skills Through Think Pair Share Method in Online Learning Sulastri Sulastri; Ratnawati Ratnawati; Mujahidah Mujahidah; St. Asriati. Am
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 1 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i1.6133

Abstract

This quantitative research study analyzed the implementation of the TPS method on students' speaking skills. Twenty-seven students in the English education program at Universitas Muslim Indonesia participated in the study, which applied a speaking test and observation sheet to collect data on participants speaking skills. The study analyzed the implementation of TPS on students' speaking skills in terms of accuracy and fluency dealing with vocabulary and Grammar, as well as smoothness and self-confidence. The findings revealed that the use of the TPS method was able to improve students' speaking abilities. The result of the students' mean score in speaking accuracy in terms of vocabulary in cycle I was 6.85, and in cycle II, it was 7.97, which was improved by 1.12. Grammar in cycle I was 6.59; in cycle II, it was 7.73; it was improved to 1.14. Speaking fluency in terms of smoothness in cycle I was 7.10; cycle II was 8.22, it was improved to 1.12. Self-confidence in cycle I was 6.62, and cycle II was 8.54. It was improved to 1.92. The study concluded that the TPS method improved students' speaking skills of students. These findings contributed to understanding the potential benefits of the TPS method for improving students' speaking skills.
Character Development of Students through an English Literacy Program Based on Storytelling Sulastri Sulastri; Ratnawati Ratnawati; Abdollah Abdollah; Andi Hudriati; St. Asriati. Am
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.7391

Abstract

The literacy program is a strategy implemented by schools worldwide with the aim of making their citizens literate for a lifetime. This research aims to determine: 1) the implementation of character development of students through an English literacy program based on storytelling, 2) the integration of character development of students through an English literacy program based on storytelling. This research used qualitative descriptive methods with data collection and analysis techniques through observation, interviews, and documentation. The subjects of this research were two teachers acting as model teachers and students from classes X-1 and X-3. The research was conducted at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Makassar in the first semester of the 2023/2024 academic year. Before conducting the research, the researcher and teachers discussed the implementation process of the learning, the timeline of activities, and the agreed-upon topics. The results of this research were as follows: 1) the implementation of character development began with a prayer before starting the English literacy program based on storytelling. It was then followed by reviewing narrative text material, Q&A sessions, assignment, and finally, performing storytelling to foster the characters of discipline, hard work, responsibility, and creativity with a percentage ranging from 78.86 (good category) to 87.68 (very good category). This indicated that all students actively participated in each stage of the program, emphasizing the importance of character education, as clearly stated in Surah al-Qalam, verse 4. 2) English teachers at MAN 2 Kota Makassar have integrated character development into English language learning. It was included in lesson planning, material selection, media usage, classroom management, and assessment. In addition, English teachers have a comprehensive understanding of English language learning based on storytelling. This literacy program could foster the character of students as education and habituation in their daily activities.